• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kemenkum Riau dan BNI Bersinergi Fasilitasi Pencatatan Hak Cipta Gratis bagi Pelaku Kreatif dan UMKM
Dibaca : 119 Kali
Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
Dibaca : 134 Kali
Intensifkan Pendampingan, Kemenkum Riau Dorong JDIH Berkualitas dan Terintegrasi
Dibaca : 131 Kali
Program MALIKA, PDC Edukasi Warga Desa Bangko dan Duri Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Lilin Aromaterapi
Dibaca : 158 Kali
Mafirion: Jangan Berikan KSO ke Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
Dibaca : 237 Kali

  • Home
  • Hukrim

Lahan GKPN Digarap Orang Suruhan, Sabar Lubis: Kami Sudah Melaporkan ke Polda

Zulmiron
Sabtu, 18 September 2021 19:19:22 WIB
Cetak
Puluhan anggota pemilik lahan GKPN kembali turun ke lapangan.

Kampar, Hariantimes.com - Sengketa lahan milik anggota Gabungan Koperasi Pegawai Negeri (GKPN) hingga kini tak kunjung selesai. 

Buktinya, puluhan anggota pemilik lahan GKPN kembali turun ke lapangan memastikan tanah mereka telah digarap pihak-pihak yang mengklaim pemilik lahan di perbatasan Desa Rimbo Panjang dengan Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kampar, Sabtu (18/09/2021) siang.

“Lihatlah! mereka sudah merusak tanah, kebun dan pondok kami dengan alat berat. Mereka ini orang suruhan,” kata anggota GKPN yang sekarang dipercaya sebagai Ketua Keluarga Pemilik Lahan Kavlingan Rimbo Panjang Sabar Lubis
menunjukkan kondisi lahan yang sudah dibersihkan. 

Di lokasi terlihat ada kanal yang digali cukup besar, memutuskan jalur jalan dari kawasan kavlingan di Jalan Suka Mulia menuju Jalan Manunggal. Ini adalah akses warga pemilik lahan untuk masuk dan keluar ke jalan raya Pekanbaru-Bangkinang. 

Sabar Lubis menjelaskan, dalam beberapa hari ini alat berat bekerja membuat kanal dan merusak tanaman. Mereka bekerja dengan kawalan orang-orang suruhan yang disebut pemilik lahan bernama M Syafii dan Jefry Noer. 

“Kavlingan milik Daryanti sudah dieskavator, tanaman habis semua. Termasuk pondok milik Mayor Sunardi juga sudah dihancurkan,” lanjut Sabar Lubis seraya mengaku bersama teman-teman pemilik lahan kavlingan tidak terima atas perlakuan tersebut. Pasalnya tanah yang diklaim sudah jelas secara surat menyurat adalah kavlingan GKPN yang dimulai sejak tahun 1985 lalu. Di sana para pensiunan terdiri dari PNS, anggota AURI, dosen dan guru sudah melunasi pada tahun 1989 yang lalu. 

“Kami sudah melaporkan ke Polda terkait perusakan tersebut, tapi ditolak oleh polisi,” kata Sabar Lubis. 

Sebelumnya, menurut Sabar Lubis, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kampar telah menyatakan bahwa lahan tersebut adalah milik anggota GKPN. Jumlahnya ada sekitar 3.334 kavlingan dengan luas lahan berkisar 178 hektar.
Pada tahun lalu, BPN Kampar bahkan sudah menurunkan tim ke lokasi kavlingan, karena ada beberapa oknum mengklaim sepihak atas ribuan kavlingan GKPN Riau tersebut. 

Konflik lahan GKPN ini terjadi berawal dengan adanya pemekaran Desa Tarai Bangun dari Desa Rimbo Panjang. Sehingga lokasi tersebut saat ini masuk oada wilayah Desa Tarai Bangun. 

“Mereka itu memanfaatkan pemekaran ini untuk merubah peta tanah. Tapi itu tak bisa dibohongi, sebab sekarang sudah jelas kedudukannya dinyatakan BPN,” timpal Sabar lagi. 

Dari pantauan kondisi lapangan, terlihat beberapa alat berat bekerja. Mulai dari mesin traktor tanah untuk menebas tanaman warga, juga excavator untuk menggali kanal. Dari sana sejumlah orang suruhan berjaga, wajahnya adalah orang-orang dari Indonesia Timur. Sedangkan ampang-ampang masuk kawasan, berdiri sebuah pos dengan bendera Pemuda Pancasila. 

Saat itu, nyaris terjadi baku hantam antara anggota GKPN dengan orang suruhan Syafi'i. Namun, hal masih bisa di redam dengan baik. Sehingga hal-hal yang diinginkan bisa dihindari. 

“Saya datang ingin bertanya siapa sebenarnya yang menyuruh mereka memasuki lahan kami dan merusak. Menurut yang kami tahu, Syafii dan Jefry Noer. Tapi sampai kami tunggu dari kedua orang itu tak pernah mau bertemu. Kita ingin adu surat kepemilikan supaya jelas,” ujar Sabar Lubis lebih lanjut. 

Karena tak ada niat baik untuk duduk semeja, Sabar mengaku akan mengumpulkan pemilik lahan guna membuat laporan kembali ke Polda Riau. Pihaknya akan membuat pengaduan langsung ke Satgas Mapia Tanah agar menjadi atensi. “Nanti kami juga mau ke DPRD Riau, minta agar DPRD yang memanggil pihak-pihak terkait menjelaskan duduk perkara masalah tanah kavlingan tersebut,” pungkasnya. 

Untuk diketahui,  kavlingan ini dibuka tahun 1980-an. Setelah reformasi banyak pihak yang melakukan klaim atas lahan ini. Mulai warga tempatan, pendatang penggarap, datuk-datuk, sampai oknum mantan bupati. Mereka memasukkan alat berat, merusak tanaman, menghancurkan batas sempadan tanah dan lokasi, sampai membuat parit dan batas sempadan baru. 

Penyerobotan ini sudah beberapa kali terjadi sampai juga nyaris terjadi beberapa kali kerusuhan di lapangan. Mereka pergi dan datang lagi. Ketika pemilik GKPN agak keras, sampai menggelandang operator alat berat dan memperkaranya ke kantor polisi mereka menghilang. 

“Sekarang ketika suasana agak sepi, ketika orang-orang sibuk menghadapi musim corona mereka datang lagi. Pakai preman bayaran. Sekarang ada tiga alat berat di lokasi GKPN-3. Mereka menghancurkan lagi batas sempadan kavlingan. Kami sudah buat laporan ke polisi,” kata Sabar Lubis. (*)

Penulis: Zulfilmani


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Perambah Mangrove Ditangkap, Bupati Rohil: Harus Jadi Efek Jera

Geram Lihat Mangrove Dirusak, Kapolda Riau: Tidak Ada Toleransi

Irjen Pol Herry: Tak Ada Ampun bagi Perusak Alam

Tak Kunjung Tuntas, DPRD Pekanbaru Bawa Kasus Mafia Tanah Sudirman ke Jamintel, DPR dan Menteri ATR

Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia

BBKSDA Riau Dua Truk Bermuatan Kayu Olahan di Kawasan Suaka Margasatwa Teluk Meranti

Perambah Mangrove Ditangkap, Bupati Rohil: Harus Jadi Efek Jera

Geram Lihat Mangrove Dirusak, Kapolda Riau: Tidak Ada Toleransi

Irjen Pol Herry: Tak Ada Ampun bagi Perusak Alam

Tak Kunjung Tuntas, DPRD Pekanbaru Bawa Kasus Mafia Tanah Sudirman ke Jamintel, DPR dan Menteri ATR

Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia

BBKSDA Riau Dua Truk Bermuatan Kayu Olahan di Kawasan Suaka Margasatwa Teluk Meranti



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kemenkum Riau dan BNI Bersinergi Fasilitasi Pencatatan Hak Cipta Gratis bagi Pelaku Kreatif dan UMKM
18 Agustus 2026
Perkuat Akses Keadilan, Kemenkum Riau dan Kejati Riau Bangun Sinergi Layanan Hukum bagi Masyarakat
18 Agustus 2026
Intensifkan Pendampingan, Kemenkum Riau Dorong JDIH Berkualitas dan Terintegrasi
18 Agustus 2026
Program MALIKA, PDC Edukasi Warga Desa Bangko dan Duri Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Lilin Aromaterapi
18 Agustus 2026
Mafirion: Jangan Berikan KSO ke Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
17 Agustus 2026
PLN UID Riau dan Kepri Pastikan Listrik Andal di Berbagai Wilayah
17 Agustus 2026
Lewat PLN Mobile, PLN Promo Merdeka Day Berupa Diskon Biaya Tambah Daya 50 Persen
17 Agustus 2026
Teras Kopi Jalan Sumatera Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba
17 Agustus 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Hadiri Penyerahan Remisi Umum
17 Agustus 2026
Peringati HUT ke-81 RI, Kakanwil Kemenkum Riau Ajak Seluruh Pegawai Terus Jaga Persatuan
17 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kemenkum Riau Percepat Pelindungan IG Talas Ungu Sinaboi dan Terasi Bagan Rohil
  • 2 Kakanwil Kemenkum Riau Dampingi Peserta PKA Angkatan LXXVII sebagai Mentor Aksi Perubahan
  • 3 Tim Perpustakaan El-Hayaah MAN 1 Pekanbaru Stand Teredukatif di Festival Literasi Provinsi Riau 2026
  • 4 Hadapi Era AI dan UU ITE, PWI Dumai Perkuat Kompetensi Wartawan
  • 5 Kemenkum Riau Perkuat Harmonisasi Rencana Kerja Perangkat Daerah Pelalawan Tahun 2027
  • 6 Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet
  • 7 PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar
  • 8 Buka SIEXPO 2026, Plt Gubri: Kita Bersyukur Harga Sawit Sudah Kembali Sekitar Rp3.500/Kg
  • 9 PPI Lestarikan Kekayaan Budaya Melalui Karya Sastra
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved