• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB
Dibaca : 204 Kali
Lepas Kontingen PPSN VI 2026 Menuju Jatim, Syahruddin: Berkompetisi dengan Baik dan Jaga Kekompakkan
Dibaca : 231 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Kawal SKD Calon Taruna Poltekpin Hari Kedua di BKN Pekanbaru
Dibaca : 204 Kali
Tim Dosen Unilak Bantai Kemdikdasmen dengan Skor Fantastis 10-0
Dibaca : 214 Kali
Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina
Dibaca : 250 Kali

  • Home
  • Nasional

Safjur Batch 2 Diikuti 400 Lebih Wartawan se Indonesia

Dirjen IKP: Jaga Ruang Digital dari Berbagai Konten Negatif

Zulmiron
Kamis, 02 September 2021 22:01:10 WIB
Cetak
Safjur Batch 2 Diikuti 400 Lebih Wartawan se Indonesia.

Jakarta, Hariantimes.com - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bekerjasama dengan PT Astra International menggelar Safari Jurnalistik (Safjur) di Lantai 4 Sekretariat PWI Pusat Gedung Dewan Pers secara daring, Kamis (02/09/2021). 

Safari Jurnalistik yang diikuti oleh lebih dari 400 wartawan di seluruh Indonesia ini adalah batch kedua di tahun 2021 setelah sebelumnya dilaksanakan Agustus 2021 lalu. 

Di batch kedua ini menghadirkan keynote speaker Dirjen Informasi dan Kebijakan Publik, Kominfo RI Usman Kansong, narasumber Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari, Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat yang juga Pemred sariagri.id, Nurjaman Mochtar dan Penanggung Jawab kumparan.com, Arifin Asydhad dengan moderator Ahmed Kurnia Soeriawidjaja selaku Direktur Safari Jurnalistik PWI Pusat. 

Dalam webinar yang mengangkat tema Masa Depan Media Pasca Digitalisasi Televisi dan Era 5G dengan sub topik Kiat Membesarkan Portal Berkelas Juara, Dirjen IKP menekankan soal bagaimana menggunakan teknologi dengan tepat dan benar. Bagaimana melalui teknologi informasi kita mampu mengorkestrasi dan menggerakkan harmoni komunikasi publik pemerintah agar dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

“Saya kira tantangan kita era digital adalah bagaimana memerangi apa yang sering kita dapatkan yakni yang kita sebut hoaks, disinformasi dan malinformasi yang tentu saja ini harus kita perhatikan melalui berbagai program dan berbagai langkah," sebut Dirjen Informasi dan Kebijakan Publik, Kominfo RI Usman Kansong.

Dirjen IKP Usman Kansong menjelaskan, salah satu ihwal penting dalam orkestrasi komunikasi publik adalah dengan mencegah beredarnya hoaks maupun kabar bohong dengan melakukan literasi digital. 

Untuk itu, komitmen menjaga ruang digital dari berbagai konten negatif. Salah satunya menuntut tanggung jawab dan kontribusi dari platform digital di Indonesia.

Pada sisi lain, Usman Kansong mewakili Kementerian Komunikasi dan Informatika mengingatkan pentingnya beralih ke TV digital.  

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang masih belum memahami perubahan teknologi siaran televisi terestrial dari analog ke digital, yang secara bertahap akan dimulai tahun depan. Karena masih ada masyarakat yang mengira siaran televisi terestrial digital adalah sama dengan siaran televisi kabel atau layanan streaming. 

"Siaran televisi digital ini bukan streaming lewat gawai, bukan televisi berlangganan, bukan TV box yang harus terhubung ke internet. Siaran televisi digital ini tetap terestrial, free to air, tapi menggunakan sistem digital," kata Usman

"Jadi free to air (gratis), tidak perlu biaya langganan, berbeda dengan televisi kabel atau televisi berbayar," jelas Usman Kansong.

Migrasi siaran televisi terestrial dari analog ke digital, menurut Usman adalah sebuah keharusan, seperti perkembangan jaringan dari 4G ke 5G. Pemerintah beberapa waktu lalu mengumumkan perubahan jadwal penghentian siaran televisi terestrial analog, atau analog switch off, tahap pertama dari semula 17 Agustus 2021 menjadi 30 April 2022.

Sementara pembicara lainnya, Nurjaman mengatakan, saat ini platform media digital berkembang sangat pesat seiring berkembangnya teknologi dan juga dengan kehadiran platform lain yang semakin banyak sehingga mengharuskan media harus tampil kreatif dan inovatif.

“Salah satu kunci untuk tetap bertahan adalah beradaptasi dengan mengikuti kemajuan dunia digital. Apalagi saat era teknologi 5G telah mulai diaplikasikan,” ujar Nurjaman. 

Ibaratnya, tambahnya, seperti nyamuk yang merupakan makhluk purba tapi dia mampu hidup bertahan sampai sekarang karena dia mampu beradaptasi.

Sebelumnya, Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari saat menyampaikan welcome speech menjelaskan, kegiatan Safari Jurnalistik batch 2 ini merupakan agenda rutin PWI untuk menambah wawasan wartawan mengenai jurnalistik, terutama terkait tantangan yang harus dihadapi media di era 5G dan beralihnya televisi dari analog ke digital. 

Atal berpesan kepada para pengelola media dan jurnalis untuk selalu adaptif terhadap kemajuan zaman. Sembari terus menjaga profesionalisme dalam bekerja, apalagi tahun ini dihadapkan dengan tahun politik.

"Jadi, safari jurnalistik ini perlu untuk meningkatkan juga pengetahuan dan keterampilan wartawan. Sebab narasumber yang hadir ini orang-orang hebat ada Pak Nurjaman dan Pak Arsyad yang melahirkan portal berita juara," Jelasnya. 

Sementara itu, Pemred kumparan.com, Arifin Asydhad menyampaikan bagaimana cara Kumparan dapat bertahan dan menjadi salah satu portal berita juara. 

Menurutnya jika ingin membangun media yang besar, maka sejak awal harus konsisten mengatur langkah dan strategi untuk menjadi besar.

“Konsisten dengan visi & misi media Anda. Kualitas dan kredibilitas konten tidak boleh dinegosiasikan, harus tetap tinggi.” jelasnya.

Selain itu menurutnya, pageview bukanlah segalanya, Jangan menjadi media yang mengejar klikbai yang mengakibatkan media menjadi pencuri konten dan mengutip media sosial hal tersebut secara tidak langsung akan menurunkan kualitas media sekaligus kualitas jurnalisme Indonesia.

Pada bagian lain, Head of Corporate Communication PT Astra International Boy Kelana Soebroto menyambut baik kerja sama dengan Sekolah Jurnalis PWI.

Menurutnya, Safari Jurnalistik ini bentuk dukungan dan komitmen PT Astra Internasional untuk ikut meningkatkan wawasan dan profesionalisme wartawan Indonesia. 

Safari Jurnalistik ini merupakan program reguler PWI Pusat yang difokuskan pada pengenalan perkembangan jurnalistik, baik regulasi maupun teknologi. Pihaknya pun berharap kerjasama seperti ini dapat terus berlangsung termasuk kerjasama bidang pendidikan dimana PT Astra Internasional membuka beasiswa bagi mahasiswa untuk berkuliah di kampus yang telah mereka dirikan yaitu, Politeknik Manufatktur Astra.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB

Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina

Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan

Buka IGIC 2026, Menag: Mari Kita Jadikan Masjid sebagai Meeting Point

Kerja ke Jepang, Wamenaker: Skill Bahasa Asing Itu Penting

Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah

Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB

Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina

Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan

Buka IGIC 2026, Menag: Mari Kita Jadikan Masjid sebagai Meeting Point

Kerja ke Jepang, Wamenaker: Skill Bahasa Asing Itu Penting

Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB
27 September 2026
Lepas Kontingen PPSN VI 2026 Menuju Jatim, Syahruddin: Berkompetisi dengan Baik dan Jaga Kekompakkan
27 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Kawal SKD Calon Taruna Poltekpin Hari Kedua di BKN Pekanbaru
27 September 2026
Tim Dosen Unilak Bantai Kemdikdasmen dengan Skor Fantastis 10-0
27 September 2026
Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina
26 September 2026
Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan
26 September 2026
Buka IGIC 2026, Menag: Mari Kita Jadikan Masjid sebagai Meeting Point
26 September 2026
Juara Umum PORSENIJAR Riau 2026, Kontingen PGRI Siak Borong 7 Medali Emas
26 September 2026
Mahadar: Mari Perkuat Solidaritas dan Persaudaraan Guru
26 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Implementasi Pedoman dan Aplikasi SIKIDA
25 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan
  • 2 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Pelindungan Rahasia Dagang
  • 3 Lubuk Larangan Garuda Mas Manggopoh Jadi Destinasi Wisata Alam dan Edukasi
  • 4 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris
  • 5 Kakanwil Kemenkum Riau Berikan Masukan Perubahan Permenkum Nomor 11 Tahun 2026
  • 6 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI
  • 7 FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
  • 8 PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Perkenalkan Inovasi HARMONITAS
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved