• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
PDC Himpun 100 Kantong Darah di Aksi Kemanusiaan Sempena HUT ke-45
Dibaca : 118 Kali
Universitas Abdurrab dengan Skor 3-1, Tim Unilak Juara Group
Dibaca : 121 Kali
RUPSLB Perpanjangan Masa Jabatan Presdir dan CEO Indosat
Dibaca : 154 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100
Dibaca : 147 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan SIKIDA
Dibaca : 144 Kali

  • Home
  • Ekonomi

Harga TBS Anjlok Petani Plasma Kuansing Mengeluh

Redaksi
Rabu, 31 Oktober 2018 04:57:21 WIB
Cetak
Truk sedang mengangkut TBS
TELUK KUANTAN, HarianTimes.com - Para pemilik kebun plasma kelapa sawit di Desa Muara Langsat Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuansing menjerit dalam beberapa bulan terakhir. Pasalnya, harga jual tandan buah sawit (TBS) terus anjlok. Hingga pekan ke empat Oktober harga jual TBS di tingkat pabrik masih terbilang rendah, di kisaran Rp1.500 hingga Rp1.400 per kilogramnya.

Tidak seperti lazimnya, ketika produksi hasil panen buah kelapa sawit mengalami kenaikan seperti saat ini, harga jual biasanya merangkak naik dan sedikit melegakan para petani. Namun kenyataan di lapangan, pabrik kelapa sawit masih saja membeli sawit dengan harga di bawah Rp1.500 per kilogram dari para petani.

Ketua Koperasi Unit Desa (KUD) Langgeng unit Desa Muara Langsat, Armises Purlansep mengatakan, harga jual TBS petani plasma ditempatnya saat ini Rp1.400 per kilogram. Para petani kebun plasma sangat mengeluhkan terhadap harga TBS kelapa sawit tersebut.

"Mungkin bukan hanya petani plasma KUD Langgeng saja yang mengalami hal seperti ini. Tapi hampir seluruh petani turunnya harga TBS kelapa sawit dan mau dijual kemana hasil panennya. Sedangkan pihak perusahaan dalam membeli TBS kelapa sawit sangat terbatas," kata Armises, dikantornya, pada Sabtu (27/10) kemarin.

Ia mengatakan, mengatasi hal tersebut, pihaknya selaku pengurus KUD telah melakukan musyawarah dengan anggota KUD dan petani lainnya. Dengan menata ulang antrian dan usulan penyesuaian pembatasan atau kuota TBS kelapa sawit yang masuk ke pabrik pengolahan PT. CRS. 

"Entah sampai kapan kondisi ini bisa normal lagi, kita tak tahu juga. Sudah hampir empat bulan harga TBS mengalami penurunan terus. Harga TBS perkilo yang sebelumnya mencapai Rp1.900, kini hanya dikisaran Rp1.400 hingga Rp1.500 saja. Kita sebagai petani mau tidak mau harus menjual dengan harga tersebut, kalau tidak buah akan membusuk dan tidak ada harganya dan petani tentu akan lebih merugi lagi," ungkapnya.

Sementara Kadir, petani sawit setempat menjelaskan, anjloknya harga kelapa sawit membuat perekonomian keluarganya menjadi tidak stabil. Selama ini keluarganya hanya menggantungkan hidup dari hasil perkebunan sawit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

"Harga sawit anjlok, wah, terasa betul dampak bagi kami. Maka itu kami harap Pemerintah terkait membantu mencari solusi bagi masyarakat dan membuat harga sawit kembali normal bahkan meningkat dari sebelumnya. Sehingga kesejahteraan masyarakat pun kembali membaik," harap Kadir.(hrp)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

KADIN dan Bea Cukai Buka Jalan UMKM Dumai Tembus Pasar Ekspor

Anindya Bakrie: Modal, Teknologi dan Inovasi Harus Mengalir ke Daerah

Puluhan UMKM Ikuti Bimtek Peningkatan Kewirausahaan di Matur

MoU Disiapkan di Rapimprov, Kadin Riau-Pegadaian Perkuat Sinergi

FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026

Jaga Hubungan dengan Pelanggan agar Tetap Loyal, Kunci Keberhasilan Wirausaha

KADIN dan Bea Cukai Buka Jalan UMKM Dumai Tembus Pasar Ekspor

Anindya Bakrie: Modal, Teknologi dan Inovasi Harus Mengalir ke Daerah

Puluhan UMKM Ikuti Bimtek Peningkatan Kewirausahaan di Matur

MoU Disiapkan di Rapimprov, Kadin Riau-Pegadaian Perkuat Sinergi

FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026

Jaga Hubungan dengan Pelanggan agar Tetap Loyal, Kunci Keberhasilan Wirausaha



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
PDC Himpun 100 Kantong Darah di Aksi Kemanusiaan Sempena HUT ke-45
30 September 2026
Universitas Abdurrab dengan Skor 3-1, Tim Unilak Juara Group
30 September 2026
RUPSLB Perpanjangan Masa Jabatan Presdir dan CEO Indosat
30 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100
30 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan SIKIDA
30 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Daerah
30 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
30 September 2026
KADIN dan Bea Cukai Buka Jalan UMKM Dumai Tembus Pasar Ekspor
30 September 2026
Jaga Situasi Tetap Kondusif, Polda Riau Perkuat Deteksi Dini dan Patroli
29 September 2026
26 Siswa MAN 1 Pekanbaru Lolos Semifinal Gen Halal Championship 2026
29 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kanwil Kemenkum Riau Gelar Rapat Pengharmonisasian Ranperbup Bengkalis tentang Standar Harga Satuan
  • 2 Suara Qurani Rizki Arya Dinata dari Meranti Tembus ke Final MTQ Nasional 2026
  • 3 Siswa Kelas VI MI Assidiqiyah Siak Lolos ke Final Cabang Tartil Al-Qur’an Putra MTQ Nasional 2026
  • 4 Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Pelindungan Rahasia Dagang
  • 6 Lubuk Larangan Garuda Mas Manggopoh Jadi Destinasi Wisata Alam dan Edukasi
  • 7 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris
  • 8 Kakanwil Kemenkum Riau Berikan Masukan Perubahan Permenkum Nomor 11 Tahun 2026
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved