• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris
Dibaca : 208 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Berikan Masukan Perubahan Permenkum Nomor 11 Tahun 2026
Dibaca : 206 Kali
Kanwil Riau Perkuat Layanan AHU melalui Koordinasi dengan Ditjen AHU
Dibaca : 215 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI
Dibaca : 210 Kali
FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
Dibaca : 302 Kali

  • Home
  • Ekonomi

Harga TBS Anjlok Petani Plasma Kuansing Mengeluh

Redaksi
Rabu, 31 Oktober 2018 04:57:21 WIB
Cetak
Truk sedang mengangkut TBS
TELUK KUANTAN, HarianTimes.com - Para pemilik kebun plasma kelapa sawit di Desa Muara Langsat Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuansing menjerit dalam beberapa bulan terakhir. Pasalnya, harga jual tandan buah sawit (TBS) terus anjlok. Hingga pekan ke empat Oktober harga jual TBS di tingkat pabrik masih terbilang rendah, di kisaran Rp1.500 hingga Rp1.400 per kilogramnya.

Tidak seperti lazimnya, ketika produksi hasil panen buah kelapa sawit mengalami kenaikan seperti saat ini, harga jual biasanya merangkak naik dan sedikit melegakan para petani. Namun kenyataan di lapangan, pabrik kelapa sawit masih saja membeli sawit dengan harga di bawah Rp1.500 per kilogram dari para petani.

Ketua Koperasi Unit Desa (KUD) Langgeng unit Desa Muara Langsat, Armises Purlansep mengatakan, harga jual TBS petani plasma ditempatnya saat ini Rp1.400 per kilogram. Para petani kebun plasma sangat mengeluhkan terhadap harga TBS kelapa sawit tersebut.

"Mungkin bukan hanya petani plasma KUD Langgeng saja yang mengalami hal seperti ini. Tapi hampir seluruh petani turunnya harga TBS kelapa sawit dan mau dijual kemana hasil panennya. Sedangkan pihak perusahaan dalam membeli TBS kelapa sawit sangat terbatas," kata Armises, dikantornya, pada Sabtu (27/10) kemarin.

Ia mengatakan, mengatasi hal tersebut, pihaknya selaku pengurus KUD telah melakukan musyawarah dengan anggota KUD dan petani lainnya. Dengan menata ulang antrian dan usulan penyesuaian pembatasan atau kuota TBS kelapa sawit yang masuk ke pabrik pengolahan PT. CRS. 

"Entah sampai kapan kondisi ini bisa normal lagi, kita tak tahu juga. Sudah hampir empat bulan harga TBS mengalami penurunan terus. Harga TBS perkilo yang sebelumnya mencapai Rp1.900, kini hanya dikisaran Rp1.400 hingga Rp1.500 saja. Kita sebagai petani mau tidak mau harus menjual dengan harga tersebut, kalau tidak buah akan membusuk dan tidak ada harganya dan petani tentu akan lebih merugi lagi," ungkapnya.

Sementara Kadir, petani sawit setempat menjelaskan, anjloknya harga kelapa sawit membuat perekonomian keluarganya menjadi tidak stabil. Selama ini keluarganya hanya menggantungkan hidup dari hasil perkebunan sawit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

"Harga sawit anjlok, wah, terasa betul dampak bagi kami. Maka itu kami harap Pemerintah terkait membantu mencari solusi bagi masyarakat dan membuat harga sawit kembali normal bahkan meningkat dari sebelumnya. Sehingga kesejahteraan masyarakat pun kembali membaik," harap Kadir.(hrp)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026

Jaga Hubungan dengan Pelanggan agar Tetap Loyal, Kunci Keberhasilan Wirausaha

Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Akhmad Munir: Modal Ventura Harus Diperkuat

Program MALIKA, PDC Edukasi Warga Desa Bangko dan Duri Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Lilin Aromaterapi

Lewat PLN Mobile, PLN Promo Merdeka Day Berupa Diskon Biaya Tambah Daya 50 Persen

Huawei dan BSSN Perbarui MoU Kerjasama Strategis

FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026

Jaga Hubungan dengan Pelanggan agar Tetap Loyal, Kunci Keberhasilan Wirausaha

Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Akhmad Munir: Modal Ventura Harus Diperkuat

Program MALIKA, PDC Edukasi Warga Desa Bangko dan Duri Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Lilin Aromaterapi

Lewat PLN Mobile, PLN Promo Merdeka Day Berupa Diskon Biaya Tambah Daya 50 Persen

Huawei dan BSSN Perbarui MoU Kerjasama Strategis



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris
17 September 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Berikan Masukan Perubahan Permenkum Nomor 11 Tahun 2026
17 September 2026
Kanwil Riau Perkuat Layanan AHU melalui Koordinasi dengan Ditjen AHU
17 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI
17 September 2026
FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
16 September 2026
PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides
16 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkenalkan Inovasi HARMONITAS
16 September 2026
Silaturahmi dengan SMSI Riau, Fikri Fardhian: Media Mitra Strategis dalam Menyampaikan Informasi yang Akurat ke Masyarakat
16 September 2026
Di Tengah Disrupsi AI, Syahrul Aidi: Kolaborasi Jadi Kunci Menjaga Pers
16 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Bantuan Hukum Pro Bono bagi Tahanan dan Pelaksanaan Pidana Alternatif
16 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Direktur PKH Kemenhut Apresiasi Kolaborasi Siak Tangani Karhutla
  • 2 Jajaran Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Edisi ke-14
  • 3 Kabut Asap Bukan Bencana Alam, Ini Kejahatan Lingkungan Tahunan Berulang
  • 4 PT Arara Abadi dan IKPP Kolaborasi dengan TNI/Polri-Upika Padamkan Api di Lahan Masyarakat
  • 5 Assoc Prof Dr Dodi Sukma Dekan Terpilih Fahutsain Unilak
  • 6 Melalui Perseroan Perorangan, Kanwil Kemenkum Riau Dorong UMKM Dumai Naik Kelas
  • 7 Evaluasi IRH 2026, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Reformasi Hukum Daerah yang Lebih Substantif dan Berdampak
  • 8 Pimpin Apel Pagi, Kakanwil Kemenkum Beri Penghargaan Pegawai Teladan
  • 9 Karhutla Belum Terkendali, Tiga Titik Kebakaran di Riau Masih Jadi Fokus Penanganan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved