• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Tinjau Kondisi TPI Pasir Tiku, Mahyeldi: Keberadaan Pabrik Es Dinilai Penting
Dibaca : 155 Kali
Puluhan UMKM Ikuti Bimtek Peningkatan Kewirausahaan di Matur
Dibaca : 158 Kali
Juara II MTQ Nasional 2026, Afif Muhammad Thoifur Dapat Hadiah Umrah
Dibaca : 216 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Seleksi
Dibaca : 220 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Tekankan Dedikasi dan Integritas
Dibaca : 209 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Dosen Faperta UIR, Limetry Diana Raih Doktor dari IPB dengan Riset Sawit Rakyat

Zulmiron
Rabu, 13 Agustus 2025 16:50:00 WIB
Cetak
Dosen Faperta UIR, Limetry Diana Raih Doktor dari IPB dengan Riset Sawit Rakyat.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Universitas Islam Riau (UIR) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan akademik.

Terbaru, dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian UIR, Limetry Diana berhasil meraih gelar doktor setelah mempertahankan disertasi berjudul “Efisiensi Produksi dan Kesenjangan Teknologi Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Bersertifikasi ISPO dan Non-ISPO di Provinsi Riau: Pendekatan Stochastic Meta-frontier” pada Sidang Promosi Doktor di Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor (IPB), Selasa (12/08/2025).

Dalam sidang yang berlangsung khidmat tersebut, Limetry Diana memaparkan hasil penelitiannya yang mengkaji perbedaan efisiensi produksi dan kesenjangan teknologi antara perkebunan kelapa sawit rakyat yang sudah bersertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan yang belum ISPO dengan pendekatan analisis Stochastic Meta-frontier.

Wakil Rektor I UIR, Prof Dr Ir Fathurrahman MSc yang juga Dekan Fakultas Pertanian, turut hadir memberikan dukungan langsung.

Baca Juga :
  • Muliardi: Prestasi Ini Jadi Inspirasi bagi Peserta Didik Lainnya
  • 5.282 Mahasiswa Baru UIR Ikuti Rangkaian Kegiatan PKKMB 2026
  • KWQ Serahkan 40 Wakaf Al-Qur’an ke Siswa SMAN 1 Pekanbaru

Selain Fathurrahman hadir pula Syafii Samosir, anggota DPRD Kampar yang juga ayah dari Limetry Diana.

Fathurrahman Menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut dan menegaskan bahwa keberhasilan Limetry Diana menjadi motivasi bagi dosen-dosen UIR lainnya untuk menempuh pendidikan hingga jenjang tertinggi.

Dathurrahman, menjelaskan, dalam disertasinya, Limetry Diana memaparkan posisi strategis Provinsi Riau sebagai salah satu sentra produksi kelapa sawit terbesar di Indonesia.

Sektor perkebunan ini, kata Fathurrahman, telah memberikan kontribusi signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan rumah tangga petani, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Tanah Melayu.

“Untuk memenuhi tuntutan pasar global terhadap praktik keberlanjutan, pemerintah mewajibkan penerapan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Sertifikat ini dirancang untuk memastikan praktik produksi yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kapasitas produksi, efisiensi manajerial, dan daya tawar petani dalam rantai nilai kelapa sawit nasional,” ujar Fathurrahman usai menghadiri Sidang Promosi Doktor Limetry Diana di IPB, Selasa (12/08/2025).

Namun, lanjutnya, meski sifatnya wajib, tingkat adopsi sertifikasi ISPO di kalangan petani masih rendah. Berdasarkan temuan penelitian Limetry, hingga kini baru sekitar 19 sertifikat yang diterbitkan untuk lahan seluas 9.344 hektare di Provinsi Riau.

“Kondisi ini mengindikasikan adanya perbedaan perilaku produksi dan tingkat efisiensi antara petani yang bersertifikat dengan yang belum,” tambah Fathurrahman.

Di tempat terpisah, Dr Limetry Diana menjelaskan, penelitian disertasinya dilakukan di Kabupaten Siak. Daerah ini dipilih karena memiliki jumlah rumah tangga petani sawit dan kepemilikan sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) terbesar di Provinsi Riau.

“Siak merupakan wilayah strategis dalam produksi kelapa sawit. Pemilihannya memberikan gambaran yang komprehensif mengenai dampak sertifikasi ISPO terhadap kinerja produksi tandan buah segar (TBS),” kata Limetry.

Studi ini mencakup tiga desa dengan karakteristik petani dan pola kemitraan yang berbeda, yakni Desa Empoang Pandan (petani swadaya bersertifikat ISPO dan non-ISPO), Desa Keranji Guguh (petani kemitraan non-ISPO), serta Desa Mandiangin (petani kemitraan ISPO).

Hasil penelitian menunjukkan, produksi TBS petani bersertifikat ISPO dipengaruhi secara signifikan oleh penggunaan pupuk kimia, umur tanaman, serta interaksi antara luas lahan dengan umur tanaman dan antara umur tanaman dengan pupuk organik. Sebaliknya, produksi petani non-ISPO dipengaruhi oleh umur tanaman, tenaga kerja, pupuk kimia, serta interaksi antara umur tanaman dengan pupuk kimia.

Limetry juga mengungkapkan bahwa variabel sosial-ekonomi seperti usia, tingkat pendidikan, pengalaman bertani, dan jumlah tanggungan keluarga tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat inefisiensi teknis. Namun, pola pengelolaan kebun terbukti berperan dalam meningkatkan inefisiensi teknis, khususnya pada petani non-ISPO.

Berdasarkan temuan tersebut, Limetry merekomendasikan perlunya kebijakan terpadu yang tidak hanya menekankan kepatuhan terhadap sertifikasi, tetapi juga fokus pada peningkatan kapasitas teknis, akses terhadap teknologi, dan dukungan pembiayaan bagi petani. “Pelatihan khusus dalam pemupukan dan pengelolaan umur tanaman perlu diperkuat guna mendorong produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat di Provinsi Riau,” tegasnya.

Dalam menyelesaikan disertasinya, Limetry Diana dibimbing oleh tiga promotor, yakni Prof Dr Ir Hermanto Siregar MEc, Prof Dr Ir Bonar Sinaga Marulitua MA dan Prof Dr Ir Dedi Budiman Hakim MAEc. Sebelum mengikuti sidang terbuka, Limetry terlebih dahulu menjalani ujian tertutup pada 30 Juli 2025.

Pada Sidang Promosi Terbuka, ia diuji oleh tiga penguji, dua di antaranya adalah Prof Dr Ir Harianto MS dari Departemen Agribisnis IPB, dan Prof (R) Dr Ir Saptana MSi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Muliardi: Prestasi Ini Jadi Inspirasi bagi Peserta Didik Lainnya

5.282 Mahasiswa Baru UIR Ikuti Rangkaian Kegiatan PKKMB 2026

KWQ Serahkan 40 Wakaf Al-Qur’an ke Siswa SMAN 1 Pekanbaru

UIR Bersama Komisi X DPR RI dan Kemdiktisaintek Gelar Workshop Pemanfaatan AI dalam Penelitian dan Pembelajaran

Assoc Prof Dr Dodi Sukma Dekan Terpilih Fahutsain Unilak

14 Dosen Unilak Sandang Jabatan Lektor Kepala

Muliardi: Prestasi Ini Jadi Inspirasi bagi Peserta Didik Lainnya

5.282 Mahasiswa Baru UIR Ikuti Rangkaian Kegiatan PKKMB 2026

KWQ Serahkan 40 Wakaf Al-Qur’an ke Siswa SMAN 1 Pekanbaru

UIR Bersama Komisi X DPR RI dan Kemdiktisaintek Gelar Workshop Pemanfaatan AI dalam Penelitian dan Pembelajaran

Assoc Prof Dr Dodi Sukma Dekan Terpilih Fahutsain Unilak

14 Dosen Unilak Sandang Jabatan Lektor Kepala



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Tinjau Kondisi TPI Pasir Tiku, Mahyeldi: Keberadaan Pabrik Es Dinilai Penting
21 September 2026
Puluhan UMKM Ikuti Bimtek Peningkatan Kewirausahaan di Matur
21 September 2026
Juara II MTQ Nasional 2026, Afif Muhammad Thoifur Dapat Hadiah Umrah
21 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Seleksi
21 September 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Tekankan Dedikasi dan Integritas
21 September 2026
Kurangi Sengketa Informasi Publik, Komisioner KI Riau Intensifkan Pembinaan PPID Kabupaten/Kota
21 September 2026
MoU Disiapkan di Rapimprov, Kadin Riau-Pegadaian Perkuat Sinergi
21 September 2026
Langgar Ketentuan Keimigrasian, Warga Malaysia Dideportasi
20 September 2026
Siak Half Marathon 2026 Dilaunching, Syamsurizal: Jadi Iven Olahraga Tahunan dan Bisa Terus Berkembang
20 September 2026
Muliardi: Prestasi Ini Jadi Inspirasi bagi Peserta Didik Lainnya
20 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
  • 2 PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Perkenalkan Inovasi HARMONITAS
  • 4 Silaturahmi dengan SMSI Riau, Fikri Fardhian: Media Mitra Strategis dalam Menyampaikan Informasi yang Akurat ke Masyarakat
  • 5 Di Tengah Disrupsi AI, Syahrul Aidi: Kolaborasi Jadi Kunci Menjaga Pers
  • 6 Perkenalkan Diri ke PWI, Fikri Fardhian: Hubungan PHR dengan Insan Pers Harus Terjalin Seperti Saudara
  • 7 Syahrul Aidi Dorong Pemprov Riau Perkuat Kerjasama Pendidikan, Tenaga Kerja dan Investasi dengan Jepang
  • 8 MNK Rokan Tonggak Baru Pionir Pengembangan MNK Indonesia oleh Pertamina
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Persiapkan Mediasi Dugaan Pelanggaran Indikasi Geografis Kopi Liberika Meranti
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved