• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Persiapan Peacemaker Training 2026
Dibaca : 216 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang
Dibaca : 210 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat Kurang Mampu
Dibaca : 190 Kali
Kakanwil Tanda Tangani Addendum Kontrak Bantuan Hukum Periode II Bersama 22 LBH
Dibaca : 215 Kali
Kemenkum Riau Ikuti CoP BPSDM Hukum
Dibaca : 217 Kali

  • Home
  • Nasional

2.817.496 Juta Lamaran CPNS 2018 Selesai Diverifikasi

476.937 Pelamar tak Lolos Administrasi

Redaksi
Sabtu, 20 Oktober 2018 16:50:21 WIB
Cetak
Ilustrasi
Jakarta, Hariantimes.com - Dari 2.817.496 dokumen pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah selesai diverifikasi, 476.937 dokumen pelamar gagal menapaki tahap seleksi selanjutnya. 

Itu membuktikan, betapa tidak mudahnya untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dimana pada tahap verifikasi saja, dokumen banyak peserta yang gagal memenuhi syarat ditetapkan.

“Dari yang diverifikasi, yang memenuhi persyaratan berjumlah 2.340.559 atau 83,1 persen. Sementara yang tidak memenuhi persyaratan 476.937 atau 16,9 persen,” ungkap Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (20/10/2018).

Seperti diketahui, sejak penutupan pendaftaran pada 15 Oktober 2018 lalu, masing-masing instansi melakukan verifikasi terhadap dokumen para pelamar. Sementara jumlah keseluruhan pelamar yang masuk mencapai 3.627.981 orang. Dengan demikian, jumlah yang gagal verifikasi berpeluang bertambah. 

Pelamar CPNS yang berhasil lolos verifikasi dokumen, katanya, akan diumumkan di akun masing-masing dengan tulisan ‘selamat Anda lulus tahap verifikasi’.

Ridwan menyebutkan ada beberapa faktor yang membuat pelamar tidak lolos administrasi. Salah satu kesalahan utama adalah kesalahan pelamar dalam melampirkan dokumen.

“Dokumen yang diunggah salah atau tidak lengkap, misalnya surat tanda registrasi untuk tenaga kesehatan, banyak yang tidak melampirkan,” ungkapnya.

Selain permasalahan dokumen, sebut Ridwan, kesalahan lain yang dilakukan oleh pelamar adalah salah memilih formasi. Dia mengatakan ada pelamar yang melamar dengan latar belakang pendidikan yang tidak sesuai.

“Misalnya untuk guru madrasah itu harusnya SPd (sarjana pendidikan) atau SPdi (sarjana pendidikan Islam), tapi ada beberapa instansi yang hanya ambil SPd. Maka pelamar SPdi yang merasa bisa dan memasukkan lamaran akan terpental,” jelasnya.

Kesalahan terakhir, ungkap Ridwan, adalah berkaitan dengan identitas pelamar. Sering kali menurutnya ada kesalahan karena ketidaksesuaian dengan data kependudukan yang ada.

“Jadi memang faktor-faktor ini disebabkan literasi pelamar tidak begitu baik. Langsung melamar saja,” katanya.

Menurut Ridwan, semua instansi pembuka rekrutmen CPNS wajib mengumumkan hasil seleksi administrasi paling lambat 21 Oktober 2018. Jika tidak maka setiap instansi akan menanggung dampaknya.

“Pejabat pembina kepegawaiannya (PPK) sudah disurati oleh kepala BKN. Ada jika terlambat mengumumkan maka SKD dan SKB-nya belakangnya,” katanya.

Sebelumnya, instansi pembuka seleksi CPNS dapat mengumumkan hasil seleksi administrasi lebih cepat dari 21 Oktober. Para pelamar dapat melihat hasil seleksi administrasi dengan melakukan login ke masing-masing akun. Sistem seleksi CPNS nasional (SSCN) teranyar ini memungkinkan bagi pelamar untuk mengetahui status kelulusannya.

“Masing-masing pelamar coba login, tapi tidak harus setiap menit. Setengah hari sekali mungkin. Lihat di akunnya masing-masing apakah lolos atau tidak. Atau yang lebih mudah, kami mewajibkan juga instansi untuk melakukan pengumuman di website masing-masing,” tuturnya.

Instansi-instansi dengan pelamar terbanyak memiliki pekerjaan banyak untuk melakukan verifikasi. Seperti diketahui, terdapat lima instansi yang memiliki pelamar terbanyak, yakni Kemenkumham sebanyak 487.071 orang, Kemenag 265.264, Kemenristek-Dikti 60.593, Kejagung 50.823, dan Kemenhub 37.717.

“Instansi dengan pelamar terbanyak hari-hari ini harus bekerja keras melakukan verifikasi, dengan sekuat-kuatnya dan dibantu kanwil setempat. Mudah-mudahan tanggal 21 Oktober itu bisa selesai,” ungkapnya.

Sementara itu, Deputi Bidang SDM Aparatur Kemenpan-RB Setiawan Wangsaatmaja mengatakan bahwa Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS 2018 menyiapkan 873 titik lokasi tes yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

Setiawan mengatakan, selain fasilitas CAT dari BKN, Panselnas juga akan menggunakan fasilitas CAT ujian nasional berbasis komputer (UNBK) milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Dari jumlah itu, 237 titik di antaranya milik atau yang diusahakan oleh BKN. Lalu, 636 titik merupakan fasilitas UNBK Kemendikbud. Dengan jumlah itu, pelamar diharapkan semakin dekat dengan lokasi tes CPNS Tahun 2018,” ujarnya.

Setiawan mengatakan lokasi tes CPNS yang dikoordinasikan BKN antara lain kantor BKN pusat, sejumlah kantor regional BKN, dan UPT BKN. Selain itu, juga beberapa lokasi milik kementerian/lembaga yang tersebar di berbagai daerah.(*/ron)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

PWI dan Bakom Sepakat Perkuat Literasi Informasi dan Industri Pers

Menuju HPN 2027, PWI Half Marathon 2026 Siap Menggebrak Bandar Lampung

Jaga Ketahanan Nasional, PWI Perkuat Sinergi dengan Lemhannas

PWI Luncurkan Website Terintegrasi, Cak Munir: Diharapkan Bergulir Konsisten

RUPSLB Perpanjangan Masa Jabatan Presdir dan CEO Indosat

Nasaruddin Umar: Saya Merasa Tidak Pantas untuk Dipilih Jadi Pimpinan Imam Besar

PWI dan Bakom Sepakat Perkuat Literasi Informasi dan Industri Pers

Menuju HPN 2027, PWI Half Marathon 2026 Siap Menggebrak Bandar Lampung

Jaga Ketahanan Nasional, PWI Perkuat Sinergi dengan Lemhannas

PWI Luncurkan Website Terintegrasi, Cak Munir: Diharapkan Bergulir Konsisten

RUPSLB Perpanjangan Masa Jabatan Presdir dan CEO Indosat

Nasaruddin Umar: Saya Merasa Tidak Pantas untuk Dipilih Jadi Pimpinan Imam Besar



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Persiapan Peacemaker Training 2026
06 November 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang
06 November 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Akses Keadilan bagi Masyarakat Kurang Mampu
06 November 2026
Kakanwil Tanda Tangani Addendum Kontrak Bantuan Hukum Periode II Bersama 22 LBH
06 November 2026
Kemenkum Riau Ikuti CoP BPSDM Hukum
06 November 2026
Ruang Fiskal Menyempit, Kebutuhan Pembangunan Meningkat
06 November 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi dengan Ditjen AHU
05 November 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual dan Optimalisasi Royalti Musik
05 November 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Indikasi Geografis
04 November 2026
Cetak Paralegal Muda, Kanwil Kemenkum Riau Bekali 40 Mahasiswa UIN Suska Akses Keadilan
04 November 2026
TERPOPULER +
  • 1 Buka Musda V MUI Siak, Syamsurizal: Semoga Lahir Gagasan-Gagasan Besar
  • 2 139 ASN Kemenag Riau Ikuti Asesmen Pro ASN
  • 3 Lima Madrasah Kota Pekanbaru Promosikan Produk dan Budaya Riau di IES 2026
  • 4 Himpunan Siompu Kampar Riau Audiensi dengan Anggota DPD RI, Didis Mardisna: Semoga Bisa Berkolaborasi di Banyak Program
  • 5 Perkuat Pengelolaan JDIH, Kanwil Kemenkum Riau Terima Konsultasi DPRD Inhu
  • 6 Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bengkalis
  • 7 Afni: Patut Diwariskan dan Menjadi Inspirasi bagi Generasi Sekarang
  • 8 Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
  • 9 RDP Pansus DPRD Riau, Koalisi Masyarakat Sipil Minta Hapus Green Policing Peninggalan Heryman
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved