• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
Dibaca : 186 Kali
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 448 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 669 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 673 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 585 Kali

  • Home
  • Sosialita

Kapolresta Pekanbaru Ajak Masyarakat Bersinergi Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Zulmiron
Sabtu, 09 Januari 2021 23:14:09 WIB
Cetak
Diskusi Penguatan Pembauran Kebangsaan Bersama Tokoh Masyarakat, Suku, Agama, Etnis dan Paguyuban se Kota Pekanbaru.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol H Nandang Mu'min Wijaya SIK SH mengajak seluruh komponen masyarakat saling bersinergi menjaga kondusifitas dan Kamtibmas dalam situasi terkini.

Penegasan itu, disampaikan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol H Nandang Mu'min Wijaya SIK MH dalam Diskusi Penguatan Pembauran Kebangsaan Bersama Tokoh Masyarakat, Suku, Agama, Etnis dan Paguyuban se Kota Pekanbaru di Aula MDI komplek perkatoran Kemenag Kota Pekanbaru, Sabtu (09/01/2021) sore.

Hadir dalam diskusi tersebut Kepala Badan Kesbang Polinmas Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian, Ketua FPK Kota H Suraji SH, Kasat Intelkam Kompol Yanu, Bimmas Polresta Pekanbaru Akp Supriyanto, Kapolsek Bukit Raya Akp Arry Prasetyo SH MH para narsum dan tamu undangan lainnya.

Dikatakan Kapolresta, kondisi geografis penduduk Kota Pekanbaru saat ini sangat majemuk, karena diisi berbagai lapisan masyarakat dari berbagai suku, etnis, adat dan agama yang saat ini bersama-sama beraktivitas dalam mengisi pembangunan di Kota Pekanbaru.

"Mari kita bersinergi bersama untuk saling menjaga kondusifitas kamtibmas bersama-sama dengan masyarakat di lingkungan kita. Sehingga dengan terpeliharanya situasi yang kondusif, setidaknya aktivitas yang kita lakukan dapat berjalan dengan baik untuk mengisi pembangunan di negeri yang kita cintai ini," ucap Kapolresta. 

Pada kesempatan itu, Kapolresta juga mengatakan, diskusi yang digelar ini merupakan kegiatan pembauran kebangsaan bersama antar tomas, suku, etnis dan paguyuban se Kota Pekabaru ini, ajang silahturahmi merupakan mitra bersama dengan pihaknya, untuk menjaga situasi yang kondusif dan kamtibmas di tengah-tengah masyarakat.

Selama beberapa tahun terakhir ini, sebut Kapolresta, banyak gejolak yang timbul di tengah masyarakat. Sehingga tidak sedikit masyarakat Kota Pekanbaru, mengalami gangguan kamtibmas. Baik terjadinya kejahatan kriminal dan timbulnya konflik sosial di tengah masyarakat yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan komponen kebangsaan.

"Namun syukurlah hal itu masih bisa kita redam bersama dengan persatuan dan kesatuan bersama tokoh masyarakat, agama, etnis dan paguyuban yang sudah kita jalin bersama selama ini," ujar Kapolresta seraya juga menyebutkan, Negara Indonesia berdiri bukan karena satu suku, etnis dan agama. Namun dapat berdiri berkat persatuan dan kesatuan bersama lapisan masyarakat yang majemuk untuk saling mendukung kemajuan bangsa dan tanah air.

"Semuanya bersatu padu untuk membangun negara yang kita cintai ini dan tidak terlepas dari peran tokoh-tokoh pejuang anak bangsa dari berbagai suku, etnis dan agama yang bersatu padu untuk menjaga keutuhan negara kita selama ini," ulas Kapolresta.

Tidak sampai disitu, Kapolresta juga mengatakan, dalam merebut kemerdekaan bangsa Indonesia dari tangan penjajah yang sudah diraih saat ini, bukan dari salah satu suku, etnis, agama atau atau golongan saja. Namun karena tekad kebersamaan antar segala suku, tokoh dan agama, maka kemerdekaan dapat diraih dari tangan para penjajah tersebut.

"Mari kita bersama bersatu dan tetap saling menerima perbedaan itu. Karena kita ini adalah satu ikatan dengan yang lainnya secara berkesinambungan dalam mengisi pembangunaan di negeri ini dan NKRI yang kita cintai ini," ajak Kapolresta sembari menegaskan, jangan ada siapapun yang ingin mencoba untuk sengaja yang merusak tatanan persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI yang sudah terjalin dan kondusif selama ini. 

"Itu tidak boleh dibiarkan dan akan menjadi musuh kita bersama untuk melawannya," tegas Kapolresta.

Terakhir Kapolresta juga mengingatkan bagi siapa yang berani mencoba-coba untuk mengoyak persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI, pihaknya bersama TNI-POLRI dan komponen masyarakat akan berhadapan untuk melawannya.

Pantauan, dalam diskusi tersebut, Kapolresta juga sempat mengutarakan bagaimana langkah-langkah dan upaya pihak Pemerintah, Polri, TNI dan komponen masyarakat, untuk bersama-sama bersinergi menjaga kondusifitas kamtibmas dari konflik sosial yang dapat memecah persatuan dan kesatuan NKRI di tengah masyarakat.

Acara tersebut berlangsung lancar, aman dan kondusif dengan antusias yang tinggi para narsum dan peserta serta tetap memperhatikan protokol kesehatan yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga selesai sekira pukul 12.00 WIB siang.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
24 Maret 2026
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 2 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 3 Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
  • 4 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 5 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 6 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 7 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 8 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 9 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved