• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
Dibaca : 162 Kali
Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
Dibaca : 371 Kali
Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
Dibaca : 269 Kali
Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta
Dibaca : 279 Kali
Libatkan 1.711 Peserta, Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Gaungkan Toleransi dan Siak Hijau
Dibaca : 275 Kali

  • Home
  • Riau

Pemprov Riau Terus Komitmen Tangani Konflik Satwa Liar dan Masyarakat

Zulmiron
Jumat, 27 November 2020 19:59:21 WIB
Cetak
Gubri Drs H Syamsuar MSi dalam acara peluncuran dan bedah buku Bonita Hikayat Sang Raja karya Haidir Anwar Tanjung oleh KLHK RI di gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat, Jumat (27/11/2020).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus berkomitmen untuk melakukan penanganan terhadap konflik satwa liar dan manusia yang melibatkan multipihak. 

Mulai dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Pemerintah Kabupaten/Kota,  unsur TNI dan Polri, serta masyarakat dan bahkan awak media, sehingga upaya penanganan yang dilakukan berjalan baik.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, konflik satwa liar dengan masyarakat masih terus terjadi, termasuk di wilayah Provinsi Riau. Khusus konflik Harimau Sumatera dan Gajah Sumatera menempati jumlah kasus tertinggi. Sesuai data Balai Besar KSDA Riau sampai Oktober 2020 tercatat konflik Harimau Sumatera sebanyak 20 kasus dan Gajah Sumatera 37 kasus,” kata Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar MSi dalam acara peluncuran dan bedah buku Bonita Hikayat Sang Raja karya Haidir Anwar Tanjung oleh KLHK RI di gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat, Jumat (27/11/2020).

Menurut Gubri, konflik manusia dengan satwa liar ini merupakan masalah kompleks yang menimbulkan kerugian baik materi, bahkan pada beberapa kasus menyebabkan korban jiwa manusia atau terbunuhnya satwa liar. Sehingga mengakibatkan akan muncul preseden buruk bagi kinerja dan dukungan masyarakat terhadap upaya konservasi satwa liar yang menjadi sorotan masyarakat global.
 
“Dalam kesempatan ini, kami juga mendorong agar pemerintah dan para pihak terus melakukan kajian untuk lebih memahami kehidupan satwa liar terutama harimau. Sehingga tindakan penanganan dan pencegahan konflik dapat dilakukan dengan lebih sistematis, berkelanjutan dan efektif,”sebut Syamsuar sembari menerangkan, strategi yang tidak kalah penting dalam menangani konflik ini adalah perbaikan tata kelola kawasan konservasi dan upaya rehabilitasi maupun kebijakan restorasi ekosistem. Hal ini dimaksudkan untuk mempertahankan dan mengembalikan fungsi hutan sebagai habitat satwa liar. 

"Munculnya konflik merupakan indikasi bahwa kawasan yang menjadi habitat dan wilayah jelajahnya terganggu. Sehingga satwa menjelajah sampai ke pemukiman dan perkebunan masyarakat yang mengakibatkan terjadinya konflik. Dan salah satu tujuan pembangunan Provinsi Riau adalah untuk mewujudkan Pembangunan Berwawasan Lingkungan, yang kita canangkan dengan icon Riau Hijau," papar Gubri seraya menambahkan, konsep pembangunan Riau Hijau selain mengedepankan upaya restorasi ekosistem ketimbang kegiatan ekstraktif, juga diarahkan pada perbaikan tutupan lahan dan kualitas daerah tangkapan air di wilayah hulu, dalam rangka mempertahankan dan memulihkan daya dukung lingkungan hidup, agar dapat kembali berfungsi sebagai sistem penyangga kehidupan.

"Pada tatanan strategi dan arah kebijakan, akan didorong upaya peningkatan konservasi SDA, keanekaragaman hayati, peningkatan kualitas DAS serta rehabilitasi hutan dan lahan," ujar Syamsuar sembari berkeyakinan dengan dukungan seluruh elemen, baik Kementerian/Lembaga terkait dan para pihak, upaya ini akan mampu mendukung komitmen Pemerintah dalam penyelamatan dan perlindungan satwa liar, sekaligus penyelesaian secara permanen kasus konflik satwa dan manusia. 

"Pada gilirannya tatanan kehidupan masyarakat pun akan semakin baik di masa mendatang sejalan dengan kelestarian habitat satwa liar dan perbaikan kualitas lingkungan hidup," ucapnya.(advertorial)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Ombudsman Riau Terima 610 Akses Layanan, Bambang: Pemda dan Isu Kelistrikan Paling Banyak Dilaporkan

Terima Pengurus PWI Riau, SF Hariyanto: Acara Porwanas Nanti Kita Dukunglah

Kanwil Kemenkum Riau Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Seleksi

Kurangi Sengketa Informasi Publik, Komisioner KI Riau Intensifkan Pembinaan PPID Kabupaten/Kota

Langgar Ketentuan Keimigrasian, Warga Malaysia Dideportasi

PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides

Ombudsman Riau Terima 610 Akses Layanan, Bambang: Pemda dan Isu Kelistrikan Paling Banyak Dilaporkan

Terima Pengurus PWI Riau, SF Hariyanto: Acara Porwanas Nanti Kita Dukunglah

Kanwil Kemenkum Riau Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Seleksi

Kurangi Sengketa Informasi Publik, Komisioner KI Riau Intensifkan Pembinaan PPID Kabupaten/Kota

Langgar Ketentuan Keimigrasian, Warga Malaysia Dideportasi

PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
25 Oktober 2026
Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
24 Oktober 2026
Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
24 Oktober 2026
Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta
24 Oktober 2026
Libatkan 1.711 Peserta, Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Gaungkan Toleransi dan Siak Hijau
24 Oktober 2026
Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri
23 Oktober 2026
Edison Manik: Momen Pulang Kampung untuk Mengabdi di Riau
23 Oktober 2026
Rudi Hendra Pakpahan Titipkan Estafet Kepemimpinan ke Edison Manik
23 Oktober 2026
Nel Ikhwan: Jejak Langkahnya Mampu Membawa Energi Baru dan Memperkuat Sinergi Lintas Sektoral
23 Oktober 2026
Kemenag Siak Gelar Kemah 2026 Kerukunan, Kemah Madrasah, dan Kemah Ekoteologi
22 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kanwil Kemenkum Riau Koordinasikan Penyelesaian Sengketa dan Pemetaan Rawan Pelanggaran dengan Polda Riau
  • 2 Koalisi Masyarakat Sipil Riau Gandeng Fraksi Partai Demokrat Dorong Kaukus Parlemen Hijau
  • 3 Perkuat Sinergi Kampus dan Industri, UIR dan PT APGWI Teken MoU dan PKS
  • 4 Tingkatkan Kemampuan Qari dan Qariah, LPTQ Siak Buat Pelatihan Gratis
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Dalami Strategi Pemerataan Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat
  • 6 Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi 13 Ranperbup Inhil
  • 7 IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max
  • 8 Ribuan Pelari Ramaikan Siak Run 2026, Pemkab Siak Dorong Sport Tourism
  • 9 LAM Riau Dorong Budaya Melayu Diakui UNESCO
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved