• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Gelar Pembekalan Posbankum Desa dan Kelurahan, Kemenkum Riau Perkuat Akses Keadilan
Dibaca : 181 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Digitalisasi Pengelolaan Magang Melalui Inovasi MagangKUM
Dibaca : 203 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Layanan Transportasi Publik yang Berkepastian Hukum
Dibaca : 183 Kali
Raih 100 Ribu Anggota, ABPEDNAS Catat Tonggak Sejarah Baru
Dibaca : 186 Kali
Transformasi Saksi Bisu Sejarah Migas, Tepian Batang Mandau Jadi Magnet Wisata dan Hidupkan Ekonomi Warga
Dibaca : 229 Kali

  • Home
  • Ekonomi

Harga Anjlok Saat Panen, Petani Sering Kalah dengan Tengkulak

Zulmiron
Kamis, 24 September 2020 20:05:33 WIB
Cetak
Silaturahmi dengan anggota Kelompok Tani Berjaya, Desa Sumber Jaya, Siak Kecil, Bengkalis, membahas persiapan program PSR.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Hingga saat ini, nasib petani di tanah air belum juga menunjukkan tanda-tanda perbaikan yang signifikan.

Hal ini karena pemerintah, baik pusat maupun daerah belum sepenuhnya berpihak kepada para petani. Buktinya, sejumlah kebijakan yang dikeluarkan masih sering bersifat parsial. Bahkan hanya berorientasi proyek tanpa melihat kebutuhan riil petani.

“Pemerintah semestinya menempatkan petani pada posisi yang terhormat dan penting. Sebab selama ini, sektor pertanian terbukti telah berulang kali menyelamatkan negara ini dari kehancuran saat krisis. Termasuk saat pendemi Covid-19 seperti sekarang. Hanya sektor pertanian yang menunjukkan pertumbuhan yang positif,” ujar Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Pewarta Pertanian Indonesia, Satria Utama Batubara terkait peringatan Hari Tani Nasional yang jatuh pada Kamis (24/09/2020).

Selama ini, beber Satria, kelompok petani hanya menjadi objek program yang dilakukan pemerintah. Ironisnya, program yang dilakukan juga tidak benar-benar didasari data yang valid di lapangan dan kebutuhan petani tersebut. Akibatnya banyak program di bidang pertanian yang tidak tepat sasaran atau terhenti di tengah jalan. Tapi bagi instansi terkait itu tidak jadi masalah.

"Yang penting programnya dijalankan, bisa dibuat pertanggungjawabannya, soal hasil urusan belakang. Ini yang sering terjadi selama ini,” katanya.

Meski di Indonesia sudah ada Undang-undang No.19 tahun 2013 tentang Perlindungan Petani, sebut Satria, namun implementasi UU tersebut masih jauh dari harapan. Jangankan melaksanakan amanat UU Perlindungan Petani, upaya mensosialisasikannya saja masih minim. 

"Saya sudah coba bertanya pada sejumlah kelompok tani di Riau. Umumnya mereka tidak tahu ada UU ini.  Bahkan beberapa ASN yang bekerja di Dinas Pertanian pun tak tahu. Ini kan ironis,” tegas Satria.

Di moment peringatan Hari Tani tahun 2020 ini, sambung Satria, DPP APPI mendesak agar dilakukannya program lahan pertanian berkelanjutan, reformasi agraria dan transformasi pertanian ekologi. Kemudian, perbaikan sistem pasar yang lebih menguntungkan petani dan pengembangan sistem pangan dengan daya lokal yang lebih beragam.

Sementara itu, Ketua Seknas Badan Usaha Milik Petani (BUMP) Kordinator Wilayah Provinsi Riau, Alexander Pranoto, berharap di Hari Tani Nasional 2020 ini, pemerintah mendukung program penguatan Lembaga Ekonomi Petani. Menurutnya, sudah saatnya petani juga menguasai persoalan keekonomian produk pertanian agar mereka tidak menjadi korban sekelompok orang yang memanfaatkan kelemahan posisi tawar para petani.

“Sering saya temui, para petani di Riau jadi lemah semangatnya untuk bertani karena meski hasil pertaniannya bagus, namun harga anjlok saat panen. Petani sering kalah dengan pihak tengkulak atau makelar yang sering semena-mena menetapkan harga,” ungkapnya.

Hal ini semestinya dapat diatasi jika kelembagaan perekonomian petani, seperti koperasi dapat mengambil peran lebih. Namun pada praktiknya, koperasi yang dibentuk petani kurang mampu melakukannya karena berbagai masalah di tubuh kepengurusan koperasi tersebut.

“Hal inilah yang coba kami carikan solusinya melalui kelembagaan Badan Usaha Milik Petani (BUMP). Seknas BUMP berupaya menguatkan kelembagaan perekonomian petani dengan membentuk Lembaga Ekonomi Petani yang lebih profesional, memiliki link yang baik dengan pasar, serta lebih mudah bekerjasama dengan pihak perbankan,” terang Alex.

Untuk Riau sendiri, Seknas BUMP Korwil Riau telah membantu memfasilitasi pendirian BUMP, yakni di Kabupaten Kuantas Singingi. 

“Ada dua BUMP yang sudah berdiri, yakni PT Apkarkusi Mutiara Nagori dan PT Trans Agro Lestari. Ini adalah dua korporasi yang sahamnya milik petani dan dikelola dengan prinsip korporasi profesional. Mudah-mudahan dengan semangat kemandirian dari para petani di daerah ini kita bisa melihat bagaimana kesejahteraan petani dapat ditingkatkan,” harapnya.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Menuju Pasar Ekspor, Pucuk Rebung-PHR Sukses Berkolaborasi Berdayakan UMKM Riau

PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional

Indosat Tampilkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara

Indosat Ooredoo Hutchison Catat Pertumbuhan Double-Digit pada Laba Bersih

Hadirkan AIvolusi5G, Indosat Perkuat Kualitas dan Keamanan Jaringan di Medan

Percepat Pembangunan Daerah, Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Pembiayaan Syariah dengan BRK Syariah

Menuju Pasar Ekspor, Pucuk Rebung-PHR Sukses Berkolaborasi Berdayakan UMKM Riau

PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional

Indosat Tampilkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara

Indosat Ooredoo Hutchison Catat Pertumbuhan Double-Digit pada Laba Bersih

Hadirkan AIvolusi5G, Indosat Perkuat Kualitas dan Keamanan Jaringan di Medan

Percepat Pembangunan Daerah, Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Pembiayaan Syariah dengan BRK Syariah



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Gelar Pembekalan Posbankum Desa dan Kelurahan, Kemenkum Riau Perkuat Akses Keadilan
02 Juni 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Digitalisasi Pengelolaan Magang Melalui Inovasi MagangKUM
02 Juni 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Layanan Transportasi Publik yang Berkepastian Hukum
02 Juni 2026
Raih 100 Ribu Anggota, ABPEDNAS Catat Tonggak Sejarah Baru
02 Juni 2026
Transformasi Saksi Bisu Sejarah Migas, Tepian Batang Mandau Jadi Magnet Wisata dan Hidupkan Ekonomi Warga
02 Juni 2026
KWQ Salurkan 107 Mushaf Al-Qur’an ke Santri Ponpes Imam Malik
01 Juni 2026
Berpacu dengan Angin dan Asap, Tim Manggala Agni Kepung Tiga Titik Karhutla di Riau
01 Juni 2026
Melalui Semangat Hari Lahir Pancasila, Jajaran Kemenkum Riau Tegaskan Komitmennya Jaga Persatuan dan Perdamaian
01 Juni 2026
Pantang Surut, Manggala Agni Sumatera Terus Gempur Karhutla di Empat Titik Rawan
31 Mei 2026
Perkuat Ketahanan Pangan. Polres Siak Kelola 93,6 Hektar Lahan Jagung
30 Mei 2026
TERPOPULER +
  • 1 Jemaah Haji Riau Mulai Dipulangkan 4 Juni 2026, Defizon: Dibagi Jadi Dua Gelombang Penerbangan
  • 2 Perkuat Silaturahmi Insan Pers, PWI Riau Sembelih 6 Ekor Sapi dan 1 Ekor Kambing,
  • 3 Jemaah Haji Siak di Arafah, dr Atika: Semua dalam Kondisi Stabil
  • 4 Disdik Siak dan Densus 88 Ajak Sekolah Berperan Aktif Jaga Generasi Muda Terhadap Pengaruh Paham Radikal
  • 5 Program Magang Nasional Batch 2 Resmi Ditutup, Menaker: Jadi Bekal Masuk Dunia Kerja
  • 6 Idul Adha 1447 H, PWI Riau Sembelih 6 Ekor Sapi dan 1 Ekor Kambing
  • 7 Kemnaker dan Kowani Perkuat Sinergi untuk Peningkatan Keterampilan dan Akses Kerja Perempuan
  • 8 Jelang Musim Kemarau, RAPP Dukung Upaya Pemkab Pelalawan Perkuat Pencegahan Karhutla
  • 9 Wujud Peduli Lingkungan, Siswa MAN 5 Kampar Ubah Minyak Jelantah Jadi Biodiesel
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved