• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Bupati Siak Afni Zulkifli Terima Penghargaan SIEXPO Award 2026
Dibaca : 217 Kali
Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet
Dibaca : 254 Kali
Lestarikan Tradisi Menolak Bala, Pemkab Siak Matangkan Pelaksanaan Ghatib Beghanyut
Dibaca : 252 Kali
Karhutla Kerumutan dan Sungai Guntung Hilir Belum Padam, Ferdian: Tim Hadapi Sejumlah Tantangan
Dibaca : 240 Kali
Besok Malam Dilantik, Amran Tambi Siapkan PKDP Riau Lebih Solid dan Berdaya Guna
Dibaca : 236 Kali

  • Home
  • Riau

Transformasi Saksi Bisu Sejarah Migas, Tepian Batang Mandau Jadi Magnet Wisata dan Hidupkan Ekonomi Warga

Zulmiron
Selasa, 02 Juni 2026 12:48:04 WIB
Cetak
Transformasi Saksi Bisu Sejarah Migas, Tepian Batang Mandau Jadi Magnet Wisata dan Hidupkan Ekonomi Warga.

Bengkalis, Hariantimes.com – Selama puluhan tahun, riak air Sungai Mandau menjadi saksi bisu lalu lalang perahu dan deru aktivitas harian warga Desa Balai Pungut. 

Namun hari ini, urat nadi perairan bekas jalur logistik industri minyak dan gas (migas) di wilayah Duri ini telah bersalin rupa menjadi tumpuan harapan baru, yakni sebuah ruang wisata keluarga berbasis masyarakat yang hidup dan mulai mengalirkan kemandirian ekonomi bagi warga setempat.

Sebelum transformasi ini bermula, potensi wisata alam dan nilai sejarah yang begitu besar di kawasan Tepian Batang Mandau seolah terlelap dalam rutinitas harian. Aktivitas wisata di desa masih sangat terbatas, tidak dikelola secara rutin, dan hanya ramai sesekali saat momentum libur panjang.

Minimnya fasilitas membuat warga sekitar belum bisa memetik manfaat ekonomi secara optimal, sehingga sebagian besar dari mereka harus terus menggantungkan hidup pada pendapatan harian yang tidak menentu. Ada kecemasan kolektif bahwa potensi besar kampung halaman mereka akan selamanya terkubur seiring waktu.
Titik balik itu hadir ketika PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) masuk sebagai pendukung melalui Program Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat. Melalui intervensi yang terukur, PHR mendorong penguatan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan masyarakat setempat dengan pemberian sarana dan prasarana seperti sampan, dayung sampan, alat memancing, dan pelampung. Selain itu, masyarakat juga diberikan pelatihan manajemen usaha kuliner dan community based tourism.

Dukungan ini tidak sekadar memberikan bantuan fisik, melainkan berfokus pada penguatan tata kelola kawasan Tepian Batang Mandau, pembukaan area kuliner lokal, hingga memfasilitasi aktivitas wisata harian seperti penyewaan sampan dan perahu wisata untuk menghidupkan geliat ekonomi yang berkelanjutan.

Mendapatkan momentum tersebut, Erwin, Ketua Pokdarwis Desa Wisata Balai Pungut, bergerak cepat menggalang semangat warga. Erwin mengatakan bahwa perubahan ini memberikan dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat sekitar. Warga mulai bahu-membahu mengatur jadwal operasional perahu wisata, menegakkan standar kebersihan tepian sungai, serta belajar memberikan pelayanan terbaik bagi pelancong.
Tidak hanya itu, kaum perempuan dan pelaku usaha mikro mulai menangkap peluang dengan menggelar lapak kuliner serta jajanan lokal, memanfaatkan arus kunjungan wisatawan yang kini datang silih berganti setiap hari.

“Sekarang sungai ini bukan hanya tempat kami beraktivitas sehari-hari, tapi juga mulai menjadi sumber penghasilan masyarakat. Sedikit demi sedikit kampung kami mulai hidup dari wisata yang kami kelola bersama,” ujarnya.

Selain wisata alam dan kuliner, Balai Pungut juga menawarkan nilai tambah berupa cerita sejarah kawasan Sungai Mandau yang berkaitan dengan perkembangan awal industri minyak dan gas (migas) di wilayah Mandau.

Tak hanya itu, Desa Balai Pungut juga memiliki potensi wisata budaya dan wisata religi. Di kawasan ini terdapat rumah adat tradisional serta makam tokoh ulama besar yang dikenal sebagai penyebar agama Islam pertama di wilayah Mandau.

Kekayaan budaya tersebut semakin hidup melalui berbagai agenda masyarakat yang rutin digelar setiap tahunnya, seperti festival pacu sampan yang diselenggarakan pada bulan Agustus dan November. Selain itu, beragam kegiatan dan event budaya lainnya juga turut menjadi daya tarik yang memperkuat identitas Balai Pungut sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan masyarakat.

Baca Juga :
  • Jadi Etalase Sejarah di Gerbang Riau, Kejayaan Kerajaan Siak Hadir di Bandara SSK II
  • Buka SIEXPO 2026, Plt Gubri: Kita Bersyukur Harga Sawit Sudah Kembali Sekitar Rp3.500/Kg
  • Dinilai Beratkan Media Startup, SMSI Riau Minta Permenkum 49 Tahun 2025 Dikaji Ulang

Manager Community Involvement & Development (CID) PHR, Iwan Ridwan Faizal, mengatakan bahwa Balai Pungut menunjukkan potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat yang tumbuh dari kekuatan lokal.

“Ketika masyarakat terlibat sebagai bagian utama dalam pengelolaan wisata, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan dari sisi pariwisata, tetapi juga mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. Balai Pungut menjadi salah satu contoh bagaimana potensi sungai dapat berkembang menjadi destinasi wisata yang tumbuh bersama masyarakat secara berkelanjutan,” kata Iwan.

Dengan kombinasi wisata sungai, kuliner lokal, dan suasana desa yang masih alami, Balai Pungut kini mulai dilirik sebagai destinasi alternatif bagi wisata keluarga yang ingin menikmati pengalaman berbeda di kawasan Sungai Mandau lebih dekat dengan alam, lebih dekat dengan kehidupan masyarakat lokal.
Kerja keras berbasis swadaya ini mulai membuahkan dampak nyata yang mengubah wajah desa. Kawasan Tepian Batang Mandau kini telah menjelma menjadi ruang wisata keluarga yang nyaman dan representatif. Kehadiran wisatawan harian secara langsung mendongkrak omzet pelaku UMKM kuliner lokal yang kini memiliki sumber penghasilan tambahan yang stabil setiap harinya. Lebih dari itu, identitas Desa Balai Pungut kini kian kokoh di peta pariwisata daerah, bukan lagi sekadar desa tepian sungai biasa, melainkan destinasi wisata sungai berbasis masyarakat yang bangga akan warisan sejarah dan budayanya.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Bupati Siak Afni Zulkifli Terima Penghargaan SIEXPO Award 2026

Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet

Karhutla Kerumutan dan Sungai Guntung Hilir Belum Padam, Ferdian: Tim Hadapi Sejumlah Tantangan

Buka SIEXPO 2026, Plt Gubri: Kita Bersyukur Harga Sawit Sudah Kembali Sekitar Rp3.500/Kg

Dinilai Beratkan Media Startup, SMSI Riau Minta Permenkum 49 Tahun 2025 Dikaji Ulang

Usai 34 Hari Perawatan Intensif, Gajah "Jovi" Tutup Usia di PLG Minas

Bupati Siak Afni Zulkifli Terima Penghargaan SIEXPO Award 2026

Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet

Karhutla Kerumutan dan Sungai Guntung Hilir Belum Padam, Ferdian: Tim Hadapi Sejumlah Tantangan

Buka SIEXPO 2026, Plt Gubri: Kita Bersyukur Harga Sawit Sudah Kembali Sekitar Rp3.500/Kg

Dinilai Beratkan Media Startup, SMSI Riau Minta Permenkum 49 Tahun 2025 Dikaji Ulang

Usai 34 Hari Perawatan Intensif, Gajah "Jovi" Tutup Usia di PLG Minas



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Bupati Siak Afni Zulkifli Terima Penghargaan SIEXPO Award 2026
08 Agustus 2026
Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet
07 Agustus 2026
Lestarikan Tradisi Menolak Bala, Pemkab Siak Matangkan Pelaksanaan Ghatib Beghanyut
07 Agustus 2026
Karhutla Kerumutan dan Sungai Guntung Hilir Belum Padam, Ferdian: Tim Hadapi Sejumlah Tantangan
07 Agustus 2026
Besok Malam Dilantik, Amran Tambi Siapkan PKDP Riau Lebih Solid dan Berdaya Guna
07 Agustus 2026
Kemenkum Riau Dorong Terwujudnya Kabupaten Layak Anak
07 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dukung Transformasi Digital dan Percepatan Layanan Hukum
07 Agustus 2026
Agung Nugroho: SIEXPO 2026 Perkuat Ekosistem Industri Sawit dan Pariwisata Pekanbaru
07 Agustus 2026
Kemenkum Riau dan Pemkab Meranti Perkuat Perlindungan Kopi Liberika dan Sagu
07 Agustus 2026
Mewujudkan Keadilan Restoratif, Kemenkum Riau Perkuat Sinergi PK Bapas dan Penyuluh Hukum
07 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 PPI Lestarikan Kekayaan Budaya Melalui Karya Sastra
  • 2 Prabowo Ajak Jajaran Kadin Indonesia Perkuat Kolaborasi antara Pemerintah dan Dunia Usaha
  • 3 Ingin Lanjut S2 Komunikasi? UIR Buka Pendaftaran hingga 22 Agustus 2026
  • 4 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Komunikasi dan Transformasi Organisasi
  • 5 Menteri PPN/Bappenas Prof Rachmat Pambudy Keynote Speaker SIEXPO 2026 di Pekanbaru
  • 6 Evaluasi Kinerja Semester I 2026, Kanim Pekanbaru Raih Penghargaan Humas Most Popular
  • 7 Pianisril-Zulkifli Ali Juarai Fun Pingpong Competition SKK Migas-EMP-PWI Riau
  • 8 Fun Pingpong Competition Perkuat Kemitraan PWI Riau, SKK Migas dan EMP
  • 9 1 Agustus, Menag Ajak Masyarakat Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved