• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB
Dibaca : 212 Kali
Lepas Kontingen PPSN VI 2026 Menuju Jatim, Syahruddin: Berkompetisi dengan Baik dan Jaga Kekompakkan
Dibaca : 239 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Kawal SKD Calon Taruna Poltekpin Hari Kedua di BKN Pekanbaru
Dibaca : 212 Kali
Tim Dosen Unilak Bantai Kemdikdasmen dengan Skor Fantastis 10-0
Dibaca : 221 Kali
Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina
Dibaca : 256 Kali

  • Home
  • Sosialita

Derita Tumor Ganas di Bagian Otot Lutut Belakang

Indah Butuh Biaya Operasi ke RSCM Jakarta

Redaksi
Selasa, 02 Oktober 2018 00:59:13 WIB
Cetak
Novita Indah Sari (21), hanya bisa duduk dan berbaring saja di rumah.
Pekanbaru, Hariantimes.com - Novita Indah Sari (21), hanya bisa duduk dan berbaring saja di rumah.

Apa pasal? Perempuan Kelahiran Desa Giti, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), 01 November 1997 ini sedang mengidap penyakit tumor ganas pada pembuluh darah di bagian otot lutut belakang. 

Penyakit tumor ganas pada pembuluh darah di bagian otot lutut belakang sudah diderita Indah sejak tahun 2013 lalu sampai sekarang.

Menurut Devi Mardia, awal sakit yang diderita Indah ini karena hal sepele. Dimana bermula Indah bermain-main dengan temannya. Saat itu, Indah dalam posisi berdiri. Tiba-tiba ada temannya dari belakang menyundul lipatan lutut belakang bagian kiri kaki Indah dengan lutut depan kaki temannya itu. Karena diperlakukan seperti itu, Indah meringis dan merintih kesakitan sambil menangis. 

"Awal sakitnya itu dari tahun 2013, karena hal sepele, yakni main-main yang berdiri. Terus ada teman dari belakang yang ngelutut kaki Indah. Jadi habis itu Indah nangis, katanya sakit kali. Kirain ibu aku, kaki Indah terkilir. Jadi Indah dibawa ke tukang urut. Udah sampai beberapa tukang urut. tapi gak ada perubahan. Malah ada seperti urat yang menonjol.
Karena tidak ada perubahan, oleh ibu adek aku itu dibawa ke rumah sakit. Ada dokter yang bilang penyakitnya kelenjar, ada yang bilang di saraf," beber Devi Mardia menceritakan asal mula penyakit yang diderita adiknya saat ini.

Karena belum dapat kepastian, sebut Devi, Indah dibawa berobat ke alternatif. Karena sudah mulai ada pembengkakan, kaki Indah diurut lagi sama orang alternatif itu. Namun otot kaki Indah bengkaknya semakin membesar. Tidak itu saja, muncul ada urat-urat warna merah dari kaki Indah yang bengkak itu.

"Karena sakitnya udah gak tertahan, Indah dibawa ke rumah sakit di Ujung Batu. Lalu dokter menyarankan dioperasi. Waktu operasi, Indah pendarahan. Dokternya menghentikan operasi tesebut. Lalu merujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad di Pekanbaru," terang Devi.

Setelah operasi itulah, sebut Devi, dokter yang di Ujung Batu baru bilang kalau itu tumor. Sebelum di operasi dia bilang, ini operasi ringan. 

"Jadi ibu aku sampai kaget juga mendengarnya," ujar Devi.

Sampai di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, tutur Devi, kata dokter itu tumor dibagian otot. Bahkan katanya tidak ada dokter ahli di Sumatera. Adanya di Pulau Jawa.

"Dokter pun ngasih rujukkan ke rumah sakit yang ada di Jawa. Ibu aku pilih RS Cipto Mangunkusumo (RSCM). Namun kami sekeluarga sekarang bingung memikirkan dana untuk biaya berobat Indah jika dibawa ke RSCM. Karena memang kondisi keuangan keluarga lagi tidak ada sama sekali. Kalau penyakit Indah tidak segera diobati, maka kondisi Indah yang sudah parah akan semakin parah lagi. Dan saat ini, Indah membutuhkan dana untuk operasi di Jakarta. Untuk itu, kami mohon bantuan dari kerabat, teman-teman Indah dan para donatur dapat membantu biaya berobat Indah ke rumah sakit. Jika ada yang berniat dan ingin membantu dapat menghubungi keluarga kami di nomor hp 082386298082," ujar Devi.

Sekarang, sebut Devi, adiknya Indah dirawat di rumah keluarganya. Karena RSUD Arifin Achmad Pekanbaru sudah tidak sanggup dan mengajukan rujukkan ke RSCM Jakarta.

Tetapi, Indah belum diberangkatkan, karena terkendala dana. Sumber keuangan hanya berasal dari ibunya sendiri yang bekerja sebagai buruh harian lepas. Sedangkan ayahnya sudah meninggal tahun 2006 silam.

"Saya mohon uluran tangan teman-teman di luar sana untuk membantu Indah melawan penyakitnya. Karena seribu pun sangatlah berarti," tutur Devi.(ron)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Lepas Kontingen PPSN VI 2026 Menuju Jatim, Syahruddin: Berkompetisi dengan Baik dan Jaga Kekompakkan

Kanwil Kemenkum Riau Kawal SKD Calon Taruna Poltekpin Hari Kedua di BKN Pekanbaru

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Implementasi Pedoman dan Aplikasi SIKIDA

Kanwil Kemenkum Riau dan Universitas Riau Tingkatkan Kapasitas ASN

Kanwil Kemenkum Riau Dukung Pemutakhiran Data dan Pengembangan Kompetensi Secara Elektronik

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Dialog Interaktif dan Penguatan Evaluasi Kinerja Kemenkum

Lepas Kontingen PPSN VI 2026 Menuju Jatim, Syahruddin: Berkompetisi dengan Baik dan Jaga Kekompakkan

Kanwil Kemenkum Riau Kawal SKD Calon Taruna Poltekpin Hari Kedua di BKN Pekanbaru

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Implementasi Pedoman dan Aplikasi SIKIDA

Kanwil Kemenkum Riau dan Universitas Riau Tingkatkan Kapasitas ASN

Kanwil Kemenkum Riau Dukung Pemutakhiran Data dan Pengembangan Kompetensi Secara Elektronik

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Dialog Interaktif dan Penguatan Evaluasi Kinerja Kemenkum



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB
27 September 2026
Lepas Kontingen PPSN VI 2026 Menuju Jatim, Syahruddin: Berkompetisi dengan Baik dan Jaga Kekompakkan
27 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Kawal SKD Calon Taruna Poltekpin Hari Kedua di BKN Pekanbaru
27 September 2026
Tim Dosen Unilak Bantai Kemdikdasmen dengan Skor Fantastis 10-0
27 September 2026
Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina
26 September 2026
Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan
26 September 2026
Buka IGIC 2026, Menag: Mari Kita Jadikan Masjid sebagai Meeting Point
26 September 2026
Juara Umum PORSENIJAR Riau 2026, Kontingen PGRI Siak Borong 7 Medali Emas
26 September 2026
Mahadar: Mari Perkuat Solidaritas dan Persaudaraan Guru
26 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Implementasi Pedoman dan Aplikasi SIKIDA
25 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Siswa Kelas VI MI Assidiqiyah Siak Lolos ke Final Cabang Tartil Al-Qur’an Putra MTQ Nasional 2026
  • 2 Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Pelindungan Rahasia Dagang
  • 4 Lubuk Larangan Garuda Mas Manggopoh Jadi Destinasi Wisata Alam dan Edukasi
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris
  • 6 Kakanwil Kemenkum Riau Berikan Masukan Perubahan Permenkum Nomor 11 Tahun 2026
  • 7 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI
  • 8 FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
  • 9 PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved