• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Optimalisasi Capaian Kinerja B09, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Rapat Anev Kinerja Kemenkum
Dibaca : 184 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Gelar Wawancara Analisis dan Evaluasi 17 Perda di Enam Pemda
Dibaca : 200 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Evaluasi Kebijakan Pelayanan Pewarganegaraan
Dibaca : 183 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Penyusunan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah Kuansing
Dibaca : 182 Kali
Anindya Bakrie: Modal, Teknologi dan Inovasi Harus Mengalir ke Daerah
Dibaca : 200 Kali

  • Home
  • Sosialita

Jalani New Normal, Media Harus Lebih Kreatif, Adaptif dan Melakukan Mitigasi

Zulmiron
Jumat, 24 Juli 2020 19:58:57 WIB
Cetak
Managing Director Imogen PR sekaligus Principal ICI Jojo S Nugroho.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Pandemi Covid-19 tidak hanya mengubah cara kerja jurnalisme. Tapi juga bisnis media secara keseluruhan. 

Agar bisa bertahan menjalani kehidupan normal baru (New Normal), industri media harus lebih kreatif, adaptif dan melakukan mitigasi yang tepat dalam menjalani kondisi new normal.
 
Demikian terungkap dalam hasil riset media yang dikeluarkan oleh Imogen Communications Institute (ICI), Kamis (23/07/2020). 

"Dalam survei terbarunya mereka menemukan bahwa pandemi Covid-19 paling berpengaruh terhadap pemasukan dan pendapatan bisnis media. 70,2 persen persen responden menjawab, bahwa perusahaannya telah terdampak oleh Pandemi. Yang paling banyak dikeluhkan adalah menurunnya pemasukan iklan serta berkurangnya sponsor dan user,” ungkap Managing Director Imogen PR sekaligus Principal ICI Jojo S Nugroho.
 
Dalam riset yang bertema Transformasi Jurnalisme dan Nasib Bisnis Media Di New Normal ini, melibatkan 124 jurnalis media massa di 10 kota Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Palembang, Medan, Pekanbaru, Makassar, Banjarmasin, Samarinda dengan metode kuantitatif maupun kualitatif. 

Hasil temuan penelitian ini mampu memberikan gambaran transformasi proses kerja media dan skala krisis yang dihadapi bisnis media, untuk memberikan insight bagi institusi maupun bisnis di sektor lain untuk bersama-sama bertahan dalam menghadapi tantangan dan krisis.
 
“Media masih akan terus ada walau tergerus waktu dan kondisi pandemi. Tapi diperlukan berbagai strategi adaptasi, mitigasi dan navigasi yang tepat untuk mengarahkan perusahaan media melalui kondisi ini. Oleh karena itu, perusahaan media perlu mengeluarkan berbagai arahan dan kebijakan yang mampu menunjang produktivitas, menjaga fungsi fundamental media dan tetap mengutamakan keamanan dan kesehatan,” jelas Jojo.
 
Menurutnya, segala cara adaptasi yang dilakukan perusahaan dan pekerja media, bukan semata-mata untuk mempertahankan bisnis, tapi juga dibutuhkan untuk tetap memenuhi hak publik akan informasi. 

“Transformasi cara kerja jurnalisme bukan hanya bentuk adaptasi untuk menyelamatkan bisnis, namun bentuk tanggung jawab pekerja media guna memastikan setiap orang bisa mendapatkan dan mengakses informasi dalam situasi apapun,” ungkap Jojo yang juga Ketua Umum Asosiasi Perusahaan PR Indonesia (APPRI).

Jojo menambahkan, media juga bisa berkolaborasi dengan para praktisi Public Relation atau humas. Karena mereka juga memiliki kepentingan agar media tetap bertahan. Media dan humas bisa merumuskan produk atau jasa yang bisa mengakomodir kebutuhan humas untuk mempublikasikan informasi, sekaligus memberikan pemasukan kepada media.
 
“Komodifikasi berita di media massa selama ini sesuatu yang enggan untuk dibahas. Namun pada prakteknya terjadi di jalur belakang. Nah sekarang saatnya untuk dibahas bareng agar industri media bisa bertahan,” kata Jojo.

Dalam kesempatan sama, Sekjen Asosiasi Perusahaan Pengiklan Indonesia (APPINA) Musa Chandra mengakui, pengiklan saat ini memang banyak memakai sosial media dan influencer. Akan tetapi, efektivitas dari pendekatan ini sangat tergantung pada ekspektasi jumlah jangkauan dan juga kesesuaian brand dengan influencernya.
 
“Pemilihan sosial media dan influencer memang meningkat pesat belakangan ini, karena dapat diukur melalui konversi dengan potensi penjualan yang diciptakan melalui investasi iklan. Sosial media dan Influencer harus bersinergi, sosial media akan lebih mudah diterima atau menjangkau lebih banyak para calon konsumennya, sedangkan Influencer sebagai virality ataupun creative storyteller dengan gaya bahasa masing-masing,” paparnya.
 
Lalu bagaimana solusinya agar media konvensional dapat kembali dipilih menjadi target pengiklan, Musa menjelaskan, tujuan dari pengiklan adalah menjangkau sebanyak mungkin para (calon) konsumennya. Sehingga media televisi masih tetap menjadi pilihan dibanding media lain.
 
“Ini adalah perang dari eyeball dan perhatian atau attention. Para pengiklan ingin menjangkau sebanyak mungkin konsumen. Jangkauan media adalah hal pertama yang harus dicapai dan diverifikasi, sebelum kita semua dapat berdiskusi mengenai dampak positif yang mungkin dibawa oleh media tersebut untuk menimbulkan minat dan permintaan masyarakat. Media konvensional seperti televisi tetap menjadi pilihan kami,” jelasnya.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Optimalisasi Capaian Kinerja B09, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Rapat Anev Kinerja Kemenkum

Kanwil Kemenkum Riau Gelar Wawancara Analisis dan Evaluasi 17 Perda di Enam Pemda

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Evaluasi Kebijakan Pelayanan Pewarganegaraan

Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Penyusunan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah Kuansing

Kepala SMPN 1 Mempura Winda Harniati Tampil Membawakan Syair Melayu

Abu Rokhmad Sebut Penghulu dan Penyuluh Dua Sayap Pesawat Bimas Islam

Optimalisasi Capaian Kinerja B09, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Rapat Anev Kinerja Kemenkum

Kanwil Kemenkum Riau Gelar Wawancara Analisis dan Evaluasi 17 Perda di Enam Pemda

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Evaluasi Kebijakan Pelayanan Pewarganegaraan

Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Penyusunan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah Kuansing

Kepala SMPN 1 Mempura Winda Harniati Tampil Membawakan Syair Melayu

Abu Rokhmad Sebut Penghulu dan Penyuluh Dua Sayap Pesawat Bimas Islam



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Optimalisasi Capaian Kinerja B09, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Rapat Anev Kinerja Kemenkum
24 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Gelar Wawancara Analisis dan Evaluasi 17 Perda di Enam Pemda
24 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Evaluasi Kebijakan Pelayanan Pewarganegaraan
24 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Penyusunan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah Kuansing
24 September 2026
Anindya Bakrie: Modal, Teknologi dan Inovasi Harus Mengalir ke Daerah
24 September 2026
Kaukus Parlemen Hijau Riau Segera Dideklarasikan, Fraksi PKS Nyatakan Dukungan
24 September 2026
Kepala SMPN 1 Mempura Winda Harniati Tampil Membawakan Syair Melayu
24 September 2026
Abu Rokhmad Sebut Penghulu dan Penyuluh Dua Sayap Pesawat Bimas Islam
23 September 2026
Tuan Rumah ICoSTech 2026, UIR Perkuat Kolaborasi Riset Dan Inovasi Internasional
23 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Gelar Rapat Pengharmonisasian Ranperbup Bengkalis tentang Standar Harga Satuan
23 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris
  • 2 Kakanwil Kemenkum Riau Berikan Masukan Perubahan Permenkum Nomor 11 Tahun 2026
  • 3 FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
  • 4 PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Perkenalkan Inovasi HARMONITAS
  • 6 Silaturahmi dengan SMSI Riau, Fikri Fardhian: Media Mitra Strategis dalam Menyampaikan Informasi yang Akurat ke Masyarakat
  • 7 Di Tengah Disrupsi AI, Syahrul Aidi: Kolaborasi Jadi Kunci Menjaga Pers
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Bantuan Hukum Pro Bono bagi Tahanan dan Pelaksanaan Pidana Alternatif
  • 9 Perkenalkan Diri ke PWI, Fikri Fardhian: Hubungan PHR dengan Insan Pers Harus Terjalin Seperti Saudara
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved