• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
Dibaca : 260 Kali
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 542 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 741 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 737 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 636 Kali

  • Home
  • Sosialita

Bersama Pakar Perkotaan, Kedubes Coffee Obrolkan Banjir dan Sampah di Pekanbaru

Redaksi
Rabu, 24 Juni 2020 23:55:16 WIB
Cetak
Satria Utama Batubara saat memandu obrolan bersama pakar perkotaan dan tata ruang Riau Dr Ir Muhammad Ikhsan.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Potret Kota Pekanbaru di usianya yang ke-236 dikupas tuntas dalam acara obrolan santai di Kedubes Coffee Pekanbaru, Rabu (24/06/2020). 

Tampil sebagai narasumber dalam obrolan tersebut, pakar perkotaan dan tata ruang Riau Dr Ir Muhammad Ikhsan.

Obrolan di Kedubes Coffee tersebut berlangsung santai dan hangat. Buktinya, sejumlah pengunjung yang sedang menikmati kopi aren di kedai kopi yang berlokasi di Jalan Arrosyidin, Arengka, Pekanbaru itu, juga ikut nimbrung dan bertanya kepada Dr Muhammad Ikhsan.

Menurut Dr Ikhsan, banjir yang kerap terjadi di Pekanbaru jika hujan turun lebat disebabkan karena selama ini tidak ada perencanaan yang baik dalam pembangunan drainase. Sehingga antara satu drainase dengan drainase yang lain banyak yang terputus atau tidak mengalir hingga ke sungai-sungai yang ada di tengah kota.

"Ini diperparah dengan banyak sungai dan saluran drainase yang dirusak oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab demi mendapatkan keuntungan dalam pembangunan kawasan perumahan atau pertokoan," katanya.

Untuk mengatasi persoalan klasik tersebut, menurut Ikhsan, sesungguhnya tidak sulit asal ada kemauan dan didukung kebijakan anggaran. Namun yang paling penting, perencanaannya harus matang. 

"Harus dibuat masterplan yang baik berdasarkan data yang valid di lapangan. Mana kawasan yang selama ini jadi langganan banjir, mana kawasan yang drainasenya bermasalah, mana yang aliran sungainya menyempit, sehingga nantinya pembangunan yang dilakukan benar-benar terarah," jelasnya.

Ikhan mengakui, sudah ada upaya yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru ke arah itu. Masterplan penanganan banjir sudah disusun. Namun, hal itu harus ditindaklanjuti dengan kebijakan anggaran. 

"Saya berharap agar anggaran untuk mengatasi banjir ini jadi prioritas, jangan melulu untuk membiayai perkantoran Pemko yang baru di Tenayan," katanya.

Menurut Ikhsan, penataan sungai-sungai yang ada di dalam kota perlu dilakukan secara serius. Karena selain akan dapat menjadi salah satu solusi atas persoalan banjir, juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana wisata.

"Jadi konsep water front city itu, bukan hanya diterapkan di sungai Siak, tapi juga-sungai-sungai yang ada di dalam kota, seperti sungai Sail. Kalau aliran sungai Sail dan anak-anak sungainya dibersihkan dan dikelola dengan baik, maka bisa jadi sarana wisata. Masyarakat bisa wisata air, naik perahu atau mengayuh kano menyusuri sungai tersebut," jelasnya.

Terkait pengelolaan sampah, Ikhsan mengungkapkan, perlu partisipasi publik untuk ikut serta dalam pengelolaan sampah. 

"Salah satu ciri masyarakat metropolis adalah tingkat kesadaran akan lingkungannya yang baik dan mau berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Tidak ada salahnya jika diwaktu-waktu tertentu membuat gerakan hari bebas sampah atau gerakan bersih-bersih sungai. Ini tentu akan sangat membantu. Atau paling tidak diawali dari rumah dengan melakukan gerakan pemilahan sampah yang organik dan nonorganik," ungkapya.(*)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
24 Maret 2026
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
  • 2 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 3 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 4 Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
  • 5 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 6 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 7 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 8 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 9 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved