• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Mafirion: Jangan Berikan KSO ke Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
Dibaca : 212 Kali
PLN UID Riau dan Kepri Pastikan Listrik Andal di Berbagai Wilayah
Dibaca : 181 Kali
Lewat PLN Mobile, PLN Promo Merdeka Day Berupa Diskon Biaya Tambah Daya 50 Persen
Dibaca : 206 Kali
Teras Kopi Jalan Sumatera Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba
Dibaca : 190 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Hadiri Penyerahan Remisi Umum
Dibaca : 199 Kali

  • Home
  • Wisata

Mempermudah Melakukan Pemantauan

Kelompok Gajah Petampahan Dipasang GPS Collar

Redaksi
Kamis, 23 Januari 2020 19:53:02 WIB
Cetak
Kelompok Gajah Petampahan.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Tim dari Balai Besar KSDA Riau, KPH Tahura Minas, YTNTN, Forum Konservasi Leuser (drh. Anhar) dan Volunteer memasang GPS Collar ke kelompok Gajah Petampahan yang memiliki homerange di Minas dan sekitarnya, Rabu (22/01/2020).

Kelompok ini wilayah jelajahnya sering bersinggungan dengan pemukiman penduduk, terutama di Desa Bencah Kelubi, Karya Indah dan sekitarnya.

"Pemasangan GPS inibntuk memantau pergerakan Gajah agar tidak mendekati perkampungan. Maka perlu dicari cara untuk melakukan pencegahan," sebut Kepala Balai Besar KSDA Riau, Suharyono didampingi Kepala Bidang Teknis, M Mahfud dan Kasubag Kehumasan Dian Indriati, Kamis (23/01/2020).

Dengan melakukan pemasangan GPS Collar, sambung Suharyoni, diharapkan pergerakan Gajah liar bersama kelompoknya dapat terpantau. Sehingga meminimalisir konflik dan kerugian material di pemukiman penduduk.

"Sebelum kelompok Gajah tersebut mendekati pemukiman, Personil Balai Besar KSDA Riau dengan dibantu Tim pencegahan dan penanggulangan konflik Satwa liar tingkat masyarakat yang telah dibentuk Balai Besar KSDA Riau akan segera menggiringnya menjauh dari pemukiman penduduk untuk masuk kembali ke hutan," terang Suharyono.

Pemasangan GPS Collar ini, merupakan pemasangan awal yang akan diikuti dengan pemasangan GPS Collar di kelompok Gajah yang lain. Sehingga seluruh kelompok Gajah dapat dipasang GPS Collar untuk mempermudah melakukan pemantauan.

"Semoga langkah ini dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan sehingga permasalahan konflik antara manusia dan Satwa liar dapat diminimalisir di Provinsi Riau," harapnya.(*)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Gerakkan Kesejahteraan Desa, Masyarakat Sejahtera Astra Kemiren Jaga Budaya Osing

Jemaah Haji Siak di Arafah, dr Atika: Semua dalam Kondisi Stabil

Aksi “Jemput Bola”, Petugas Medis Pantau Jamaah Lansia dan Risti ke RS King Abdul Aziz

3.840 Jemaah dan Petugas Percayakan Pembayaran DAM ke Addahi

Matangkan Persiapan Puncak Haji, Kloter BTH 09 Gelar Manasik Armuzna dan Sosialisasikan Skema Murur

Matangkan Persiapan Armuzna, Petugas Kloter BTH 09 Bengkalis-Pekanbaru Ikuti Pembinaan Akbar di Sektor 2 Syisyah

Gerakkan Kesejahteraan Desa, Masyarakat Sejahtera Astra Kemiren Jaga Budaya Osing

Jemaah Haji Siak di Arafah, dr Atika: Semua dalam Kondisi Stabil

Aksi “Jemput Bola”, Petugas Medis Pantau Jamaah Lansia dan Risti ke RS King Abdul Aziz

3.840 Jemaah dan Petugas Percayakan Pembayaran DAM ke Addahi

Matangkan Persiapan Puncak Haji, Kloter BTH 09 Gelar Manasik Armuzna dan Sosialisasikan Skema Murur

Matangkan Persiapan Armuzna, Petugas Kloter BTH 09 Bengkalis-Pekanbaru Ikuti Pembinaan Akbar di Sektor 2 Syisyah



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Mafirion: Jangan Berikan KSO ke Perusahaan yang Abaikan Kepentingan Masyarakat
17 Agustus 2026
PLN UID Riau dan Kepri Pastikan Listrik Andal di Berbagai Wilayah
17 Agustus 2026
Lewat PLN Mobile, PLN Promo Merdeka Day Berupa Diskon Biaya Tambah Daya 50 Persen
17 Agustus 2026
Teras Kopi Jalan Sumatera Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba
17 Agustus 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Hadiri Penyerahan Remisi Umum
17 Agustus 2026
Peringati HUT ke-81 RI, Kakanwil Kemenkum Riau Ajak Seluruh Pegawai Terus Jaga Persatuan
17 Agustus 2026
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional
16 Agustus 2026
KLH, SKK Migas dan PHR Dorong Pemulihan TTM Secara Komprehensif
15 Agustus 2026
LMC Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
15 Agustus 2026
Soal Polemik HGB STC, Agung Nugroho: Kami Tidak Pernah Menyampaikan Bapak Mendagri Memberikan Rekomendasi
15 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 Tim Perpustakaan El-Hayaah MAN 1 Pekanbaru Stand Teredukatif di Festival Literasi Provinsi Riau 2026
  • 2 Hadapi Era AI dan UU ITE, PWI Dumai Perkuat Kompetensi Wartawan
  • 3 Kemenkum Riau Perkuat Harmonisasi Rencana Kerja Perangkat Daerah Pelalawan Tahun 2027
  • 4 Karhutla Pematang Pudu Belum Padam, Ferdian: Tim Lakukan Penyekatan Agar Api Tak Merembet
  • 5 PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar
  • 6 Buka SIEXPO 2026, Plt Gubri: Kita Bersyukur Harga Sawit Sudah Kembali Sekitar Rp3.500/Kg
  • 7 PPI Lestarikan Kekayaan Budaya Melalui Karya Sastra
  • 8 Wamenkes Tekankan Inovasi dan Riset Kesehatan
  • 9 100.000 Jemaah Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved