• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kakanwil Kemenkum Riau: Seorang Ayah di dalam Keluarga Harus Hadir Secara Emosional
Dibaca : 74 Kali
Temui Bupati Kampar, Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Layanan Posbankum Desa dan Sinergi Kukerta
Dibaca : 95 Kali
Nahkodai APTISI Riau, Rektor UIR Admiral Siap Perkuat Mutu Perguruan Tinggi Swasta
Dibaca : 133 Kali
Dominasi Kejurnas Tenis Junior, Dua Atlet Muda Siak Bawa Pulang Enam Medali Emas
Dibaca : 152 Kali
Manggala Agni Berjibaku Padamkan Karhutla di Inhu, Luas Terbakar Capai 8 Ha
Dibaca : 174 Kali

  • Home
  • Riau

Terancam Ditumbanghabis dan Diratakan Tanah dengan Tanah

Ratusan Petani Sawit Desa Langkan Mengadu ke Apkasindo

Redaksi
Senin, 20 Januari 2020 20:58:12 WIB
Cetak
Ketua Umum DPP Apkasindo Gulat ME Manurung (paling kanan) dan Ketua DPW Apkasindo Santa Buana (baju hitam) bersama ejumlah petani sawit asal dari Desa Langkan, Kecamatan Langgam, Pelalawan.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Ratusan petani sawit dari Desa Langkan, Kecamatan Langgam, Pelalawan, merasa resah dan gelisah.


Pasalnya, kebun sawit mereka terancam ditumbanghabis dan diratakan dengan tanah oleh perusahaan besar.

Perwakilan petani itu mengadukan nasib mereka pada Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Riau, Senin (20/1).

Di hadapan Ketua Umum DPP Apkasindo Gulat ME Manurung dan Ketua DPW Apkasindo Santa Buana, para petani sawit ini menceritakan, bahwa saat ini eksekusi lahan kebun sawit dengan cara ditumbangkan menggunakan alat berat telah berlangsung. Di mana lahan milik ratusan petani dan PT Peputra Supra Jaya (PSJ) seluas 3.323 hektare akan dieksekusi oleh PT Nusa Wana Raya dengan dikawal ratusan personel Polres Pelalawan serta Brimob Polda Riau.

''Lahan kami merupakan pola kelompok tani (KKPA) yang bekerjasama dengan PT PSJ, di Desa Gondai, Langgam, Pelalawan. Pada lahan itu kami telah menanam sawit sejak tahun 1995 silam atau sudah lebih dari 23 tahun,'' ucap Salam Paisal dari Koperasi Gonde Bersatu.

Dikatakannya, eksekusi itu merupakan pelaksanaan dari putusan Mahkamah Agung MA Nomor 1087/Pid.Sus.LH/2018 tanggal 17 Desember 2018. Total 3.323 hektare hamparan sawit yang menjadi target eksekusi. Putusan itu ditembuskan ke PT Nusa Warna Raya (NWR), perusahaan tanaman industri.

"Saya dan petani-petani lain sudah berjaga di kebun kami ini sejak beberapa hari lalu. Kami tidak pulang ke rumah, khawatir sawit kami akan diratakan juga," ujar Salam yang diamini oleh Iskandar, Sunarto dan Abdul Maryono anggota Koperasi Sri Gumala Sakti.

Dikatakannya, saat ini ratusan aparat keamanan bersiaga di lahan yang akan dieksekusi, di mana dalam hamparan perkebunan sawit tersebut terdapat ribuan hektare sawit rakyat yang dikelola oleh 625 kepala keluarga. 


''Lahan sawit kami sudah bersertifikat SKT dari kecamatan. Dan kami sudah menggarapnya puluhan tahun, dan sekarang akan ditumbangkan. Memang saat ini yang telah ditumbangkan sawit inti, tapi kalau sampai sawit kami yang bermitra dengan perusahaan yang ditumbangkan kami tidak terima,'' ucap Iskandar. 

Iskandar mengaku siap mempertaruhkan lahan sawit yang selama ini menjadi penghasilannya untuk menghidupi keluarganya. 


"Kami ini hanya petani. Makan dan biaya sekolah anak-anak kami hanya dari sawit ini. Ini akan kami pertahankan. Kalau sawit kami ditumbangkan, tentu anak tak bisa sekolah. Beli beras pun tidak bisa, makanya akan kami perjuangkan," ucap Iskandar yang juga anggota koperasi Sri Gumalang Sakti.

Menurutnya, pada lahan sawit yang akan ditumbangkan sebagian di antaranya merupakan lahan inti PT PSJ. Sementara ribuan hektare sisanya merupakan lahan plasma milik mereka dan ratusan warga setempat.

Menyikapi hal ini, Ketua DPP Apkasindo Gulat ME Manurung sangat menyesalkan adanya tindakan eksekusi dengan menumbangkan sawit produktif milik masyarakat.

''Saat ini Presiden Joko Wododo sangat fokus dan komit meningkatkan ekonomi masyarakat. Bahkan negara mengucurkan bantuan dana yang sagat besar untuk melakukan peremajaan sawit rakyat. Namun yang terjadi di sini, mengapa sawit yang ada justru ditumbangkan. Kita menghormati hukum yang sedang berjalan, namun juga perlu dipikirkan juga bagaimana selanjutnya dengan nasib masyarakat petani kecil ini, pikirkan juga dampak sosial yang akan timbul jika ini terus berlangsung. Harus dicari jalan tengah. Petani sawit harus diselamatkan,'' ucap Gulat.

Hal senada juga diungkapkan Santa Buana. Menurutnya, pihak Apkasindo akan menindaklanjuti laporan dari anggotannya.

''Penumbangan pohon sawit tidak seharusnya dilakukan dengan tergesa-gesa dengan alasan eksekusi lahan. Apalagi di lokasi tersbut sudah sejak lama berdiri pemukiman warga, bahkan sudah ada pasar dan fasilitas umum lainnya,'' ucapnya.(rls)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Sempat Dirawat di Arab Saudi, Dua Jemaah Haji Riau Dipulangkan Melalui Mekanisme Tanazul Bersama Kloter BTH 24

Nasaruddin Umar: Luar Biasa! Satu Kafilah Pesertanya Lebih dari Seribu Orang

Rarak dan Calempong Kuansing Warnai Penerimaan Kafilah MTQ XLIV Riau 2026

Perkuat Integritas dan Profesionalitas, LPTQ Riau Gelar Orientasi dan Pembekalan Dewan Hakim MTQ ke-44 Tingkat Provinsi

Melalui FGD Strategis, Kemenkum Riau Dorong Harmonisasi Perizinan Daerah

Heboh! Ular Piton Ukuran 5 Meter Muncul di Permukiman Warga Tangkerang Labuay

Sempat Dirawat di Arab Saudi, Dua Jemaah Haji Riau Dipulangkan Melalui Mekanisme Tanazul Bersama Kloter BTH 24

Nasaruddin Umar: Luar Biasa! Satu Kafilah Pesertanya Lebih dari Seribu Orang

Rarak dan Calempong Kuansing Warnai Penerimaan Kafilah MTQ XLIV Riau 2026

Perkuat Integritas dan Profesionalitas, LPTQ Riau Gelar Orientasi dan Pembekalan Dewan Hakim MTQ ke-44 Tingkat Provinsi

Melalui FGD Strategis, Kemenkum Riau Dorong Harmonisasi Perizinan Daerah

Heboh! Ular Piton Ukuran 5 Meter Muncul di Permukiman Warga Tangkerang Labuay



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kakanwil Kemenkum Riau: Seorang Ayah di dalam Keluarga Harus Hadir Secara Emosional
29 Juni 2026
Temui Bupati Kampar, Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Layanan Posbankum Desa dan Sinergi Kukerta
29 Juni 2026
Nahkodai APTISI Riau, Rektor UIR Admiral Siap Perkuat Mutu Perguruan Tinggi Swasta
29 Juni 2026
Dominasi Kejurnas Tenis Junior, Dua Atlet Muda Siak Bawa Pulang Enam Medali Emas
29 Juni 2026
Manggala Agni Berjibaku Padamkan Karhutla di Inhu, Luas Terbakar Capai 8 Ha
29 Juni 2026
Sempat Dirawat di Arab Saudi, Dua Jemaah Haji Riau Dipulangkan Melalui Mekanisme Tanazul Bersama Kloter BTH 24
29 Juni 2026
Tinjau Arena Perlombaan Hari Pertama MTQ XLIV, Ketua LPTQ Riau: Evaluasi akan Terus Dilakukan Setiap Hari
28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau di Sungai Batang Kuantan
27 Juni 2026
Nasaruddin Umar: Luar Biasa! Satu Kafilah Pesertanya Lebih dari Seribu Orang
27 Juni 2026
Torehkan Prestasi Nasional, Siswa SMAN 8 Pekanbaru Bawa Pulang Emas dan Perunggu
27 Juni 2026
TERPOPULER +
  • 1 Heboh! Ular Piton Ukuran 5 Meter Muncul di Permukiman Warga Tangkerang Labuay
  • 2 Waspada Penipuan!, UIR Tegaskan Tidak Pernah Menagih UKT Melalui WhatsApp, SMS Maupun Medsos
  • 3 KLH/BPLH Perkuat Pencegahan Karhutla di Lahan Gambut Riau
  • 4 16 Tokoh Terima Anugerah SMSI 2026, Ketum SMSI Firdaus: Pers Merdeka Kunci Demokrasi Sehat
  • 5 Wadah Aspirasi Masyarakat, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik "PASTI ADA SOLUSI"
  • 6 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pengawasan Protokol Notaris di Inhu
  • 7 Tinjau Inovasi CEOR Minas, Komisi VI DPR RI Dukung Langkah Pertamina Jaga Ketahanan Energi Nasional
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Ekosistem Kekayaan Intelektual di Rohil
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau dan FH Unri Perkuat Sinergi Kukerta Berdampak
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved