• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Nasaruddin Umar: Saya Merasa Tidak Pantas untuk Dipilih Jadi Pimpinan Imam Besar
Dibaca : 147 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan IG
Dibaca : 135 Kali
Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB
Dibaca : 243 Kali
Lepas Kontingen PPSN VI 2026 Menuju Jatim, Syahruddin: Berkompetisi dengan Baik dan Jaga Kekompakkan
Dibaca : 273 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Kawal SKD Calon Taruna Poltekpin Hari Kedua di BKN Pekanbaru
Dibaca : 245 Kali

  • Home
  • Riau

Terancam Ditumbanghabis dan Diratakan Tanah dengan Tanah

Ratusan Petani Sawit Desa Langkan Mengadu ke Apkasindo

Redaksi
Senin, 20 Januari 2020 20:58:12 WIB
Cetak
Ketua Umum DPP Apkasindo Gulat ME Manurung (paling kanan) dan Ketua DPW Apkasindo Santa Buana (baju hitam) bersama ejumlah petani sawit asal dari Desa Langkan, Kecamatan Langgam, Pelalawan.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Ratusan petani sawit dari Desa Langkan, Kecamatan Langgam, Pelalawan, merasa resah dan gelisah.


Pasalnya, kebun sawit mereka terancam ditumbanghabis dan diratakan dengan tanah oleh perusahaan besar.

Perwakilan petani itu mengadukan nasib mereka pada Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Riau, Senin (20/1).

Di hadapan Ketua Umum DPP Apkasindo Gulat ME Manurung dan Ketua DPW Apkasindo Santa Buana, para petani sawit ini menceritakan, bahwa saat ini eksekusi lahan kebun sawit dengan cara ditumbangkan menggunakan alat berat telah berlangsung. Di mana lahan milik ratusan petani dan PT Peputra Supra Jaya (PSJ) seluas 3.323 hektare akan dieksekusi oleh PT Nusa Wana Raya dengan dikawal ratusan personel Polres Pelalawan serta Brimob Polda Riau.

''Lahan kami merupakan pola kelompok tani (KKPA) yang bekerjasama dengan PT PSJ, di Desa Gondai, Langgam, Pelalawan. Pada lahan itu kami telah menanam sawit sejak tahun 1995 silam atau sudah lebih dari 23 tahun,'' ucap Salam Paisal dari Koperasi Gonde Bersatu.

Dikatakannya, eksekusi itu merupakan pelaksanaan dari putusan Mahkamah Agung MA Nomor 1087/Pid.Sus.LH/2018 tanggal 17 Desember 2018. Total 3.323 hektare hamparan sawit yang menjadi target eksekusi. Putusan itu ditembuskan ke PT Nusa Warna Raya (NWR), perusahaan tanaman industri.

"Saya dan petani-petani lain sudah berjaga di kebun kami ini sejak beberapa hari lalu. Kami tidak pulang ke rumah, khawatir sawit kami akan diratakan juga," ujar Salam yang diamini oleh Iskandar, Sunarto dan Abdul Maryono anggota Koperasi Sri Gumala Sakti.

Dikatakannya, saat ini ratusan aparat keamanan bersiaga di lahan yang akan dieksekusi, di mana dalam hamparan perkebunan sawit tersebut terdapat ribuan hektare sawit rakyat yang dikelola oleh 625 kepala keluarga. 


''Lahan sawit kami sudah bersertifikat SKT dari kecamatan. Dan kami sudah menggarapnya puluhan tahun, dan sekarang akan ditumbangkan. Memang saat ini yang telah ditumbangkan sawit inti, tapi kalau sampai sawit kami yang bermitra dengan perusahaan yang ditumbangkan kami tidak terima,'' ucap Iskandar. 

Iskandar mengaku siap mempertaruhkan lahan sawit yang selama ini menjadi penghasilannya untuk menghidupi keluarganya. 


"Kami ini hanya petani. Makan dan biaya sekolah anak-anak kami hanya dari sawit ini. Ini akan kami pertahankan. Kalau sawit kami ditumbangkan, tentu anak tak bisa sekolah. Beli beras pun tidak bisa, makanya akan kami perjuangkan," ucap Iskandar yang juga anggota koperasi Sri Gumalang Sakti.

Menurutnya, pada lahan sawit yang akan ditumbangkan sebagian di antaranya merupakan lahan inti PT PSJ. Sementara ribuan hektare sisanya merupakan lahan plasma milik mereka dan ratusan warga setempat.

Menyikapi hal ini, Ketua DPP Apkasindo Gulat ME Manurung sangat menyesalkan adanya tindakan eksekusi dengan menumbangkan sawit produktif milik masyarakat.

''Saat ini Presiden Joko Wododo sangat fokus dan komit meningkatkan ekonomi masyarakat. Bahkan negara mengucurkan bantuan dana yang sagat besar untuk melakukan peremajaan sawit rakyat. Namun yang terjadi di sini, mengapa sawit yang ada justru ditumbangkan. Kita menghormati hukum yang sedang berjalan, namun juga perlu dipikirkan juga bagaimana selanjutnya dengan nasib masyarakat petani kecil ini, pikirkan juga dampak sosial yang akan timbul jika ini terus berlangsung. Harus dicari jalan tengah. Petani sawit harus diselamatkan,'' ucap Gulat.

Hal senada juga diungkapkan Santa Buana. Menurutnya, pihak Apkasindo akan menindaklanjuti laporan dari anggotannya.

''Penumbangan pohon sawit tidak seharusnya dilakukan dengan tergesa-gesa dengan alasan eksekusi lahan. Apalagi di lokasi tersbut sudah sejak lama berdiri pemukiman warga, bahkan sudah ada pasar dan fasilitas umum lainnya,'' ucapnya.(rls)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kanwil Kemenkum Riau Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Seleksi

Kurangi Sengketa Informasi Publik, Komisioner KI Riau Intensifkan Pembinaan PPID Kabupaten/Kota

Langgar Ketentuan Keimigrasian, Warga Malaysia Dideportasi

PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides

Syahrul Aidi Dorong Pemprov Riau Perkuat Kerjasama Pendidikan, Tenaga Kerja dan Investasi dengan Jepang

BMKG Deteksi Kabut Asap Kiriman dari Wilayah di Sebelah Selatan Riau

Kanwil Kemenkum Riau Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Seleksi

Kurangi Sengketa Informasi Publik, Komisioner KI Riau Intensifkan Pembinaan PPID Kabupaten/Kota

Langgar Ketentuan Keimigrasian, Warga Malaysia Dideportasi

PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides

Syahrul Aidi Dorong Pemprov Riau Perkuat Kerjasama Pendidikan, Tenaga Kerja dan Investasi dengan Jepang

BMKG Deteksi Kabut Asap Kiriman dari Wilayah di Sebelah Selatan Riau



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Nasaruddin Umar: Saya Merasa Tidak Pantas untuk Dipilih Jadi Pimpinan Imam Besar
28 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan IG
28 September 2026
Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB
27 September 2026
Lepas Kontingen PPSN VI 2026 Menuju Jatim, Syahruddin: Berkompetisi dengan Baik dan Jaga Kekompakkan
27 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Kawal SKD Calon Taruna Poltekpin Hari Kedua di BKN Pekanbaru
27 September 2026
Tim Dosen Unilak Bantai Kemdikdasmen dengan Skor Fantastis 10-0
27 September 2026
Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina
26 September 2026
Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan
26 September 2026
Buka IGIC 2026, Menag: Mari Kita Jadikan Masjid sebagai Meeting Point
26 September 2026
Juara Umum PORSENIJAR Riau 2026, Kontingen PGRI Siak Borong 7 Medali Emas
26 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Suara Qurani Rizki Arya Dinata dari Meranti Tembus ke Final MTQ Nasional 2026
  • 2 Siswa Kelas VI MI Assidiqiyah Siak Lolos ke Final Cabang Tartil Al-Qur’an Putra MTQ Nasional 2026
  • 3 Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan
  • 4 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Pelindungan Rahasia Dagang
  • 5 Lubuk Larangan Garuda Mas Manggopoh Jadi Destinasi Wisata Alam dan Edukasi
  • 6 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris
  • 7 Kakanwil Kemenkum Riau Berikan Masukan Perubahan Permenkum Nomor 11 Tahun 2026
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI
  • 9 FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved