• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
437 Jemaah Riau BTH 09 Menuju Madinah, Defizon: Ddampingi 2 PHD dan 4 Petugas Kloter
Dibaca : 215 Kali
Semarakkan HPN dan HUT ke-80, PWI Riau Gelar Donor Darah Senin Mendatang
Dibaca : 236 Kali
Rakerwil I PAN Riau Hasilkan Sejumlah Rekomendasi, Sahidin: Jika Kita Solid dan Kompak, Kerja Mudah Dapat Dilaksanakan
Dibaca : 320 Kali
Lindungi Hak Buruh, Pemerintah Perketat Aturan Main Outsourcing
Dibaca : 347 Kali
445 Jemaah Kloter BTH 08 Menuju Tanah Suci, Defizon: Berangkat Tanpa 'Open Seat'
Dibaca : 302 Kali

  • Home
  • Ekonomi

Hingga Desember, Pertumbuhan Ekonomi Riau 2,74 Persen

Redaksi
Selasa, 31 Desember 2019 15:07:10 WIB
Cetak
Gubri Drs H Sysmsuar MSi saat berdialog dengan para pemimpin redaksi media cetak, online, televisi dan radio.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Hingga Desember 2019, pertumbuhan ekonomi Riau saat ini baru 2,74 persen. Dimana sebelumnya 2,34 persen. Namun demikian, PDRB Riau tinggi.

Kenapa PDRB Riau tinggi? Sementara pertumbuhan ekonominya rendah? Salah satunya, karena Riau mengandalkan migas dan sawit. Sementara sawit berfluktuasi.

"Sebagian besar hidup masyarakat Riau ini adalah sawit. Makanya kedepan ini yang menjadi perhatian kami tidak hanya sawit, karena sawit ini sudah siap. Artinya masalah sawit ini terkait peremajaannya masih rendah. Dimana target peremajaan sawit pada tahun 2019 ini 26 ribu, sekarang baru 13 ribu. Kemarin Menteri nanya ke saya, kenapa begini Pak Gubernur. Saya bilang ke dia, persoalan ini Pak Menteri, masyarakat merasa sawit masih menghasilkan walaupun tidak maksimal. Yang kedua, masyarakat petani kita ini masih ngutang. Jadi, sertifikatnya masih disimpan di bank. Yang ketiga, masyarakat masih was-was kalau ini dikerjakan oleh perusahaan karena kuatir harus membayar kredit begitu besar. Inilah yang selalu menghantui para petani kita. Makanya progres peremajaan sawit ini belum sesuai harapan. Dan ini menjadi tantangan bagi kita untuk meyakinkan petani sawit agar mau replanting," beber Gubernur Riau (Gubri) Drs H Sysmsuar MSi saat berdialog dengan para pemimpin redaksi media cetak, online, televisi dan radio usai meresmikan ruang sidang Komisi Informasi (KI) Riau sekaligus pelantikan pengurus Forum Wartawan Keterbukaan Informasi (For-KI) Riau di ruang pertemuan KI Riau, Senin (30/12/2019).

Persoalan lainnya kenapa replanting ini terkendala, sebut Gubri, yakni masih banyak kebun-kebun sawit di kawasan hutan. Sementara kawasan hutan tjdak masuk dalam program replanting.

"Oleh karena itu, kami fokus ke pertanian dan juga perikanan. Khusus perikanan, Riau sudah menjadi sentra perikanan.  Salah satu Bagansiapiapi. Dan itu nanti dikolaborasikan dengan ekowisata. Dan itu sudah menjadi hasil pembahasan Dinas Perikanan dan Menteri Pertanian beberapa hari lalu di Jakarta. Bahkan kami juga mengusulkan sentra perikanan di Riau ini tidak hanya di Bagansiapiapi saja, tapi juga di daerah perairan lainnya seperti Indragiri Hilir (Inhil). Dimana di Inhil bisa dibuat budidaya lobster, termasuk juga budidaya kepiting. Di Kepulauan Meranti budidaya Kerapu dan budidaya ikan patin di wilayah daratan kita seperti di Kampar, Kuansing dan lain-lain," ulas Gubri.

Beberapa hari lalu, sebut mantan Bupati Siak dua periode ini, pihaknya didatangi pengusaha dari China. Dimana pengusaha China ini menyampaikan mereka butuh ikan patin untuk diekspor ke China. Mereka butuh 400 ton per hari. Sementara Riau hanya bisa 30 ton.

"Makanya mereka minta saya untuk membicarakannya dengan Kedutaan Besar China. Dan saya dapat gambaran, Konjen China yang ada di Medan tanggal 8 Januari 2020 akan datang ke Riau. Ssya akan sampaikan hal ini. Maksud saya, janganlah sekali 400 ton. Nanti kalau dia tahu 400 ton dia beli, kacau balau juga saya nanti. Makanya saya pikir dan bilang, tahap demi tahaplah. Dan itu nanti akan saya sampaikan ke konjen," cakap Gubri.

Kemudian untuk pengembangan ekonomi kerakyatan ini, ulas Syamsuar, Pemerintah Provinsi Riau juga akan mengembangkan UMKM. Dan ini sudah dimulai dengan melakukan kerjasama PT Sarinah. Dimana PT Sarinah ini ditugasi oleh Pemerintah untuk memasarkan dan mempromosikan produl-produk UMKM yang ada di daerah.

"Alhamdulillah kita sudah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan juga beberapa produk UKM kita sudah dipasarkan ke China. Memang waktu perdana pemasaran memang masih sedikit dari daerah. Namun kita kumpulkan dari hasil-hasil daerah baik dari segi makanan, kerajinan dan sebagainya. Saya pikir Riau ini punya potensi itu. Sehingga harapan kita kedepan, mudah-mudahan produk UKM kita ini tidak hanya dipasarkan di tingkat nasional tapi juga ke mancanegara," sebut Gubri.(*)


Penulis/Editor: Zulmiron


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Menuju Pasar Ekspor, Pucuk Rebung-PHR Sukses Berkolaborasi Berdayakan UMKM Riau

PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional

Indosat Tampilkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara

Indosat Ooredoo Hutchison Catat Pertumbuhan Double-Digit pada Laba Bersih

Hadirkan AIvolusi5G, Indosat Perkuat Kualitas dan Keamanan Jaringan di Medan

Percepat Pembangunan Daerah, Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Pembiayaan Syariah dengan BRK Syariah

Menuju Pasar Ekspor, Pucuk Rebung-PHR Sukses Berkolaborasi Berdayakan UMKM Riau

PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional

Indosat Tampilkan Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara

Indosat Ooredoo Hutchison Catat Pertumbuhan Double-Digit pada Laba Bersih

Hadirkan AIvolusi5G, Indosat Perkuat Kualitas dan Keamanan Jaringan di Medan

Percepat Pembangunan Daerah, Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Pembiayaan Syariah dengan BRK Syariah



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
437 Jemaah Riau BTH 09 Menuju Madinah, Defizon: Ddampingi 2 PHD dan 4 Petugas Kloter
01 Mei 2026
Semarakkan HPN dan HUT ke-80, PWI Riau Gelar Donor Darah Senin Mendatang
01 Mei 2026
Rakerwil I PAN Riau Hasilkan Sejumlah Rekomendasi, Sahidin: Jika Kita Solid dan Kompak, Kerja Mudah Dapat Dilaksanakan
30 April 2026
Lindungi Hak Buruh, Pemerintah Perketat Aturan Main Outsourcing
30 April 2026
445 Jemaah Kloter BTH 08 Menuju Tanah Suci, Defizon: Berangkat Tanpa 'Open Seat'
30 April 2026
Pemkab Siak Berkomitmen Jadi Garda Terdepan dalam Mmerangi Peredaran Narkoba
30 April 2026
Abaikan Sengketa Informasi, Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau
30 April 2026
Pemkab Siak Terima Bantuan 20 Traktor Roda 4, Afni: Ini Janji Bapak Menteri Pertanian
30 April 2026
Dawanus Mahmud Muhammad, Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi
30 April 2026
Lantik DPW dan 12 DPD PAN se Riau, Zulkifli Hasan: Kepengurusan Ini Harus Segera Menyentuh Aspirasi Rakyat
29 April 2026
TERPOPULER +
  • 1 Rabu Malam, Zulhas Lantik DPW PAN Riau dan 12 DPD PAN di Gelanggang Remaja
  • 2 Pererat Silaturahmi, Persatuan Matur Saiyo Pekanbaru Gelar Halal bi Halal
  • 3 443 Jemaah Haji BTH 03 Riau Diberangkatkan Menuju Madinah
  • 4 Akhmad Munir: Beliau Sangat Totalitas dalam Membesarkan PWI
  • 5 Isak Tangis Kolega Mewarnai Tahlilan Tujuh Hari Wafatnya Zulmansyah Sekedang
  • 6 Buka ICEV-MIA 2026, Agung Nugroho Tekankan Pentingnya Kolaborasi Lintas Negara
  • 7 Hadiri Wisuda UGM, Prof Junaidi Sematkan Pin Alumni ke Wisudawan
  • 8 Syahrul Aidi: KDMP Program Strategis, tapi Punya Risiko Ganggu Usaha Masyarakat Desa
  • 9 PWI Pusat Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik Masuk Revisi UU Hak Cipta
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved