• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 246 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 531 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 536 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 462 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 593 Kali

  • Home
  • Sosialita

Merajut Hubungan Antar Etnik

FPK Berperan Memupuk Rasa Kebersamaan

Redaksi
Jumat, 29 November 2019 20:13:21 WIB
Cetak
Seminar Penguatan Organisasi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Riau, Kamis (28/11/2019).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Sikap toleransi penting bagi orang Melayu yang sangat terbuka sejak dulu dan  tak perlu diragukan lagi.

Dan bagi orang Melayu Riau, kalau ada perselisihan di antara warga biasanya dapat dipahami dan diselesaikan penuh kearifan dengan mengedepankan nilai adat dan budaya. Bahkan ini hanya dipandang sebagai 'bermain adik beradik.'

"Disinilah Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dapat berperan dalam memupuk rasa kebersamaan dalam membangun," ujar Ketua Penasehat FPK Riau yang juga Ketua majelis Kerapatan Adat LAMR, Datuk Seri Al Azhar MA dalam Seminar Penguatan Organisasi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Riau, Kamis (28/11/2019).

Pada seminar ini, tampil beberapa pembicara. Antara lain Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dan Kasi Pembauran Kemendagri Rakhmad Rahadian SIp dengan moderator budayawan dan dosen UIR Ir Fakhrunnas MA Jabbar, Akademisi yang juga Ketua FPK Riau Ir AZ Fachri Yasin MAg dan Dr Hinsatopa Simatupang  dengan moderator Sri Petri Haryanti (Kesbangpol Riau).

Seminar yang dibuka Gubernur Riau diwakili Kaban Kesbangpol Riau Dr Chairul Rizki diikuti sekitar 300-an peserta dari 42 Paguyuban dan utusan FPK Kabupaten/Kota se Riau.

Tampak hadir, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Riau, Ketua Dewan Penasehat FPK Riau yang juga Ketua majelis Kerapatan Adat LAMR, Datuk Seri Al Azhar, Pengurus FPK Riau, Pengurus FPK Kabupaten/Kota se Riau sertap pimpinan Paguyuban yang tergabung di FPK Provinsi Riau.

Kaban Kesbangpol dalam pengarahannya mengatakan, keberadaan FPK sangat  strategis dalam merajut hubungan antar etnik dalam masyarakat di Riau yang sangat majemuk.

Sementara Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dalam pemarannya mengungkapkan arti penting keberadaan FPK dalam ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat yang beragam dengan semangat pluralitas dan penuh toleransi.

Kapolda yang baru bertugas selama dua  bulan di Riau ini banyak menceritakan kondisi Riau yang secara ekonomi kurang menggembirakan dalam hal tingkat pertumbuhan yang hanya 2,7 persen dibandingkan pertumbuhan nasional 5,1 persen dan penerimaan pajak terendah di Sumatera. Padahal kekayaan SDA Riau luar biasa berupa migas dan bahan tambang lainnya serta perkebunan kelapa sawit terluas di Indonesia.

Sedangkan Rakhmad Rahadian, putra Melayu kelahiran Tembilahan ini banyak menceritakan peran Kemendagri dalam usaha pembauran masyarakat lintas etnik,  termasuk peran FPK dan  keberadaan paguyuban suku dan etnis di Provinsi Riau.

"Diharapkan, keragamam etnis akan melahirkan energi positif bagi pembangunan di Bumi Lancang Kuning ini," harapnya.

Ketua FPK Provinsi Riau, AZ Fachri Yasin mengaku bangga dengan suksesnya seminar yang ditaja FPK Riau.

Menurutnya, kehadiran pembicara dari Kemendagri RI dan Kapolda Riau menjadi magnet tersendiri. Sehingga peserta membanjiri acara. Di samping peran besar panitia yang mengkoordinir kegiatan sedemikian rupa, utusan Paguyuban hadir sesuai yang diinginkan.

Dikesempatan yang sama, Dr Hinsatopa Simatupang  memaparkan berbagai gagasan dalam penguatan organisasi FPK di tengah kemajemukan masyarakat Riau.(*)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 2 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 3 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 4 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 5 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 6 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 7 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 8 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 9 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved