PILIHAN
+
Kemenkum Riau Hadirkan Layanan KI bagi UMKM
Dibaca : 128 Kali
Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi dengan UIR
Dibaca : 134 Kali
Wamenkes Tekankan Inovasi dan Riset Kesehatan
Dibaca : 216 Kali
Kemenkum Riau Dorong UMKM Naik Kelas
Dibaca : 232 Kali
BPK RI Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Tindak Lanjut Rekomendasi
Dibaca : 195 Kali
Kemenag Kuansing Berlakukan Aturan Penggunaan Pengeras Suara di Tempat Ibadah
Kakan Kemenag Kuansing, Drs. H. Jisman, MA saat diwawancarai di ruang kerjanya
TELUKKUANTAN, HarianTimes.Com - Pasca diluncurkannya edaran Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) terkait Pengeras Suara melalui Direktur Bimas Islam Nomor : B.3940/DJ.111/Hk.OO.7/08/2018 tanggal 24 Agustus 2018, Kantor Kementerian Agama Kuansing mengajak umat muslim di bumi basatu nagori maju ini agar bijak dalam menyikapinya.
Kepala Kantor Kemenag Kuansing, Drs. H. Jisman, MA meminta umat muslim tetap tenang, karena aturan terkait pengeras suara itu sudah ada sejak beberapa tahun silam sebagaimana tertuang dalam Instruksi Dirjen Bimas Islam Nomor: Kep/D/101/1978 tentang Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar dan Mushalla.
"Sudah sejak lama itu diatur, olehnya itu kami minta masyarakat jangan gaduh dan harus bijak dalam menyikapi surat edaran ini," tegas Jisman kepada media ini di Kantornya, Senin (03/09).
Dirinya juga meminta para ulama saat berceramah di Masjid maupun pengajian untuk memberi pemahaman kepada masyarakat supaya mengikuti aturan terkait penggunaan pengeras suara, sehingga pemahaman umat tidak menjadi bias serta tidak memperkeruh keadaan.
"Penyampaian ini juga akan di sosialisasikan dewan masjid, para ulama secara pelan-pelan dan tidak ada ketersinggungan umat muslim maupun non muslim yang berdiam di suatu kawasan, tidak boleh ada yang mengedepankan egoisme, kondisi ini bisa saja dimanfaatkan pihak-pihak yang memang mencari keuntungan dibalik polemik," katanya.Â
Sebagai bentuk keseriusan dan tanggung jawab, Kemenag Kuansing juga akan terus menggiatkan sosialisasi ke bawah melalui Kantor Urusan Agama (KUA) di setiap kecamatan, demi menciptakan suasana yang kondusif.***(hrp)
.jpeg)











Tulis Komentar