• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB
Dibaca : 207 Kali
Lepas Kontingen PPSN VI 2026 Menuju Jatim, Syahruddin: Berkompetisi dengan Baik dan Jaga Kekompakkan
Dibaca : 232 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Kawal SKD Calon Taruna Poltekpin Hari Kedua di BKN Pekanbaru
Dibaca : 205 Kali
Tim Dosen Unilak Bantai Kemdikdasmen dengan Skor Fantastis 10-0
Dibaca : 215 Kali
Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina
Dibaca : 251 Kali

  • Home
  • Nasional

Bea Masuk Produk Baja Indonesia ke China

Menko Luhut Minta Keringanan atau Penghapusan Kebijakan Pemerintah China

Redaksi
Rabu, 06 November 2019 05:44:09 WIB
Cetak
Menko Luhut Sampaikan Keberatan Atas Bea Masuk Produk Baja Indonesia ke China.
Shanghai, Hariantimes.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan bertemu Presiden China Xi Jinping pada pembukaan China International Import Expo (CIIE) yang berlangsung pada 5 hingga 10 November 2019.

Pada pertemuan singkat sekitar tujuh menit itu, Menko Kemaritiman menyampaikan kondisi terakhir ekspor dari Indonesia. Terutama ekspor buah-buahan tropis seperti nanas, lalu sarang burung, ekspor kelapa sawit juga masih bisa kita tingkatkan. Lalu ada olahan-olahan produk hilirisasi seperti _nickel ore, tembaga, timah, bauksit dan banyak lagi. Presiden Xi tadi berjanji untuk meningkatkan investasi negaranya di bidang teknologi.

"Tentu saya sampaikan juga meminta keringanan atau penghapusan kebijakan pemerintah China yang menerapkan tarif masuk untuk impor produk baja dari Indonesia dan Presiden Xi mengatakan akan memperhatikan dan menpertimbangkan,” ujar Menko Luhut, Selasa (05/11/2019).

Menurutnya negara ini merupakan pasar yang besar dengan jumlah penduduknya 1,4 miliar, Indonesia berharap dapat meningkatkan ekspornya.

Di lain pihak menurut Menko Luhut, pemerintah Indonesia terus melakukan berbagai perbaikan di bidang regulasi dan memberi kepastian untuk memudahkan para investor dalam proses investasi.

Pameran ini bertujuan menarik komunitas bisnis dan investasi Internasional di tengah perang dagang negara tersebut dengan Amerika Serikat yang telah memperlambat pertumbuhan ekonomi dunia. Dalam pidatonya Presiden Xi mengatakan CIIE adalah bentuk usaha pemerintah China untuk mendukung liberalisasi perdagangan dan globalisasi ekonomi dan membuka pasar bagi dunia. Selain Menko Luhut, acara ini dihadiri juga oleh Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.
  
Rantai Pasok Dunia

Menko Luhut mengatakan di pameran ini bertemu dengan beberapa menteri dan pejabat China, dari dialog tersebut terungkap bahwa negara-negara jazirah Arab dan Amerika Latin merupakan mitra strategis mereka dalam berinvestasi.

Seperti diketahui, Indonesia bersama Uni Emirat Arab (UEA) sedang menjajaki pembentukan dana abadi (Sovereign Wealth Fund/SWF) sebagai alternatif pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur atau investasi. China sedang menjajaki untuk masuk juga dalam investasi ini karena kerjasama negara dengan UEA dalam bidang investasi telah terjalin cukup lama.

Pada ajang ini Menko Luhut mengatakan bahwa Tesla akan membeli nikel sulfat untuk material pembuatan baterainya.

“Tapi kita tidak berhenti di situ, kita akan terus meyakinkan Tesla untuk membuat pabrik di Indonesia. Sekarang Tesla sudah mendirikan  pabrik di China, lalu kita tawarkan China untuk membeli kebutuhan pabriknya dari Indonesia. Ini yang dimaksud rantai pasok dunia (global suppply chain),” kata Menko Luhut.

Pada kesempatan tersebut Menko Luhut juga menjadi salah satu pembicara dalam konferensi bertajuk “WTO Reform and Free Trade Agreement ; Options and Prospects”.

Pada paparannya, Menko Luhut mengatakan bahwa sistem perdagangan saat ini perlu ditinjau kembali karena merupakan hasil negosiasi yang dilakukan lebih dari 20 tahun yang lalu.

“Perdagangan bebas yang terjadi di WTO harus didasarkan pada semangat mandat Doha Development Agenda (DDA) 2001, yaitu  mengatur perdagangan multilateral yang berdimensi pembangunan serta mempertimbangkan kemampuan negara-negara berkembang. Sayangnya, hingga saat ini, mandat Doha tersebut belum sepenuhnya terlaksana,” kata Menko Luhut. 

Tarif Masuk AS

Pada acara ini Menko Luhut juga menyempatkan melakukan pertemuan makan siang dengan beberapa pebisnis Amerika Serikat (AS) dan China. Pengusaha asal AS yang menjadi pemasok baja ke AS dari Indonesia, menyampaikan permasalahan mereka yaitu produk baja yang mereka suplai terkena kebijakan tarif masuk sebesar 25%.

“Besok dalam pertemuan dengan Menteri Perdagangan Wilbur Ross, saya akan sampaikan hal ini dan minta kebijakan AS untuk memberi keringanan,” janji Menko Luhut.

Menko Luhut mengatakan bahwa kebijakan ini cukup memberatkan karena produk ini diproduksi di daerah terpencil, masyarakat kecil yang bekerja di sana yang akan merasakan dampaknya.

“Hanya Jepang, Korea Selatan dan Turki mendapat pengecualian tarif masuk ini. Kita kan negara berkembang tentu ini menyulitkan bagi Indonesia,” pungkas Menko Luhut. ***


Editor : Hendra Riko Purnomo


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB

Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina

Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan

Buka IGIC 2026, Menag: Mari Kita Jadikan Masjid sebagai Meeting Point

Kerja ke Jepang, Wamenaker: Skill Bahasa Asing Itu Penting

Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah

Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB

Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina

Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan

Buka IGIC 2026, Menag: Mari Kita Jadikan Masjid sebagai Meeting Point

Kerja ke Jepang, Wamenaker: Skill Bahasa Asing Itu Penting

Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB
27 September 2026
Lepas Kontingen PPSN VI 2026 Menuju Jatim, Syahruddin: Berkompetisi dengan Baik dan Jaga Kekompakkan
27 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Kawal SKD Calon Taruna Poltekpin Hari Kedua di BKN Pekanbaru
27 September 2026
Tim Dosen Unilak Bantai Kemdikdasmen dengan Skor Fantastis 10-0
27 September 2026
Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina
26 September 2026
Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan
26 September 2026
Buka IGIC 2026, Menag: Mari Kita Jadikan Masjid sebagai Meeting Point
26 September 2026
Juara Umum PORSENIJAR Riau 2026, Kontingen PGRI Siak Borong 7 Medali Emas
26 September 2026
Mahadar: Mari Perkuat Solidaritas dan Persaudaraan Guru
26 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Implementasi Pedoman dan Aplikasi SIKIDA
25 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan
  • 2 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Pelindungan Rahasia Dagang
  • 3 Lubuk Larangan Garuda Mas Manggopoh Jadi Destinasi Wisata Alam dan Edukasi
  • 4 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris
  • 5 Kakanwil Kemenkum Riau Berikan Masukan Perubahan Permenkum Nomor 11 Tahun 2026
  • 6 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI
  • 7 FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
  • 8 PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Perkenalkan Inovasi HARMONITAS
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved