• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Produk Hukum Daerah Berkualitas
Dibaca : 150 Kali
Bekali Mahasiswa Kukerta, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Bantuan Hukum dan Posbankum
Dibaca : 155 Kali
Podcast PWI Pusat Diluncurkan, Wamen Komdigi: Jadikan PWI CHANNEL Berbeda dan Mendidik
Dibaca : 232 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Permenkumham Nomor 15 Tahun 2020
Dibaca : 207 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Diskusi Peningkatan Kapasitas Analis Hukum
Dibaca : 212 Kali

  • Home
  • Riau

Mural Pekan Budaya Melayu Serumpun 2025 Semarakkan Hari Jadi Provinsi Riau ke-68

Zulmiron
Ahad, 10 Agustus 2025 06:39:42 WIB
Cetak
Pekan Budaya Melayu Serumpun 2025 yang dihiasi  warna cerah dan garis-garis penuh makna menyemarakkan hari jadi Provinsi Riau ke-68.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Pekan Budaya Melayu Serumpun 2025 yang dihiasi  warna cerah dan garis-garis penuh makna menyemarakkan hari jadi Provinsi Riau ke-68.

Di tengah area pameran, deretan papan multiplex berukuran 2,4 x 2,4 meter berdiri gagah, menjadi kanvas bagi para seniman mural yang menuangkan kreativitas. 

Sejak siang hingga malam, warga datang silih berganti, berhenti sejenak, lalu mengangkat ponsel mereka. Ada yang berpose santai, ada pula yang sengaja menyesuaikan outfit agar senada dengan warna mural. Tak sedikit yang rela menunggu giliran demi mendapatkan sudut terbaik

Mural yang memadukan motif Melayu, ikon sejarah Riau dan sentuhan artistik modern menjadi latar favorit para pengunjung. Setiap lukisan dinding bagaikan cerita terbuka yang siap dibaca melalui kamera. 

Baca Juga :
  • Dinahkodai Muhammad Nefos, KI Riau Siap Bangun Tim Solid dan Kuatkan KIP
  • Satgas Karhutla Riau Apresiasi Dukungan PT Arara Abadi dalam Penanganan Karhutla
  • APHI-GAPKI Dorong Penguatan Kolaborasi Multipihak Percepat Pemadaman Karhutla

Tahun ini, lomba mural mengangkat tema Melayu Serumpun Satu Warisan, dengan partisipan sebanyak 20 tim, jumlah yang sama seperti tahun lalu. Tiap tim beranggotakan maksimal tiga orang.

Ketua Juri Mural Pekan Budaya Melayu Serumpun, Arnindo, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan tentu sebagai cara seniman untuk menyemarakkan HUT Riau dan juga menceritakan proses seleksi peserta dimulai jauh sebelum lomba dimulai. 

“Awalnya, kita menerima karya awal yang dikirim lewat email Dinas Pariwisata Riau. Dari situ, kita pilih 20 tim terbaik untuk berkompetisi langsung di lokasi. Mereka punya waktu dari pukul 08.00 hingga 18.00 WIB untuk menyelesaikan muralnya,” ujarnya, Sabtu (09/p8/2025).

Arnindo menegaskan, mural bukan sekadar lukisan dinding, tetapi juga bagian dari subsektor ekonomi kreatif. Karya-karya itu, katanya, bisa menjadi media promosi yang unik. 

“Pengunjung bisa berfoto di depan mural. Itu sudah jadi bentuk pemasaran wisata sekaligus mengenalkan kebudayaan kita," tegasnya.

Dijelaskan, tahun ini unsur tradisi dan kearifan lokal Melayu begitu kental. Warna kuning mendominasi hampir semua karya, melambangkan kejayaan Melayu. Gambar siluet adat istiadat hingga motif ornamen tradisional memperkaya visual. Beberapa karya menampilkan tokoh cerita rakyat dan ikon sejarah Riau, seperti Lancang Kuning, Silat Kampar, hingga Istana Siak.

"Sejauh ini unsur tradisi Melayu terlihat jelas, dari pilihan warna hingga visualnya. Ada adat istiadat dan bahkan banyak yang bercerita lewat tokoh rakyat serta peninggalan sejarah Riau," jelasnya.

Beda dari tahun lalu, lomba mural kali ini diikuti seluruh WNI, namun tanpa peserta dari luar provinsi. Meski begitu, ada kejutan yang menyenangkan yaitu antusiasnya peserta muda dari anak sekolah.

“Banyak pelajar yang ikut, bahkan bersama gurunya. Ini tanda mural sudah digemari anak-anak,” kata Arnindo sambil tersenyum.

Arnindo menambahkan, mural sejatinya juga bisa menjadi ajang kampanye menyampaikan pesan, mendukung atau mengkritisi kebijakan dengan cara kreatif. Bagi Arnindo, ini adalah panggung untuk memperkenalkan bahwa Riau punya seniman mural dengan gaya khas Melayu.

“Kita ingin mempromosikan wisata dan budaya Riau lewat visual, bukan hanya lewat kata-kata. Ya, seperti yang dilakukan sekarang ini," lanjutnya.

Selain di kanvas, promosi budaya itu kini juga merambah dunia digital. Arnindo menyebut Instagram dan TikTok sebagai media penting untuk mempopulerkan karya.

“Visualnya kita bawa ke dunia maya, supaya orang di luar sana tahu kalau Riau punya identitas visual yang kuat,” tambahnya.

Namun, tak semua berjalan mulus. Tantangan tahun ini datang dari cuaca yang sulit diprediksi. Tidak ada tenda pelindung seperti tahun sebelumnya karena pertimbangan estetika acara.

“Kadang panas, kadang hujan. Itu bikin seniman harus ekstra hati-hati,” tuturnya.

Puncak lomba mural berlangsung meriah ketika pemenang diumumkan di panggung utama pada Jumat sore. Juara pertama diraih tim Ranjiskan, disusul tim Cak Winda di posisi kedua, dan tim Bang Alza di posisi ketiga. Hadiah tahun ini juga meningkat, Rp10 juta untuk juara pertama, Rp7,5 juta untuk juara kedua, dan Rp5 juta untuk juara ketiga, semuanya ditambah piala dan sertifikat.

Arnindo berharap ingin menjadikan Riau, khususnya Pekanbaru sebagai kota yang bercerita lewat warna dan bentuk. Arnindo, membayangkan setiap sudut kota mampu menyapa warganya melalui dinding yang hidup. Tidak sekadar gambar hiasan, tetapi karya seni yang memuat identitas, sejarah, dan kebanggaan Melayu. 

"Harapan memang kita pengen melihat Riau, khusunya Ibu Kota Pekanbaru dikenal sebagai kota yang visual. Jadi karena kita juga makhluk visual, pengen menggambarkan Melayu ini dengan suatu karya seni dan gambar tanpa menjelaskan dengan kata-kata," harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Riau, Roni Rahmat yang juga Ketua Panitia Penyelenggara Pekan Budaya Melayu Serumpun menjelaskan, pihaknya selalu memberikan ruang untuk para seniman. Terlebih, pada momentum HUT Riau, keberadaan mural itu sebagai bagian dari ruang ekspresi bagi generasi muda.

Menurutnya, karya seni ini menjadi cara kreatif untuk memperkenalkan wisata Riau dan kekayaan budaya Melayu kepada masyarakat luas.

“Mural ini bukan sekadar hiasan dinding, tapi media komunikasi visual yang kuat. Lewat gambar, kita bisa bercerita tentang sejarah, tradisi, dan jati diri Riau dengan cara yang segar. Sekaligus dari sinilah juga menggambarkan wisata Riau yang mudah diterima masyarakat,” jelas Kadispar Roni.

Ia menilai, pengembangan mural sebagai subsektor pariwisata sejalan dengan tren wisata urban yang tengah berkembang. Dengan konsep mengangkat budaya Melayu, mural di Riau bisa menjadi rute wisata baru yang menghubungkan berbagai titik seni di ruang publik. 

"Wisata itu bukan hanya alam, tapi juga visual culture. Mural bisa jadi spot foto ikonik yang mendorong orang datang, memotret, lalu membagikannya di media sosial. Efek promosi seperti ini nilainya sangat tinggi." pungkasnya.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Dinahkodai Muhammad Nefos, KI Riau Siap Bangun Tim Solid dan Kuatkan KIP

Perkuat Tata Kelola Bantuan Hukum, Kemenkum Riau Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Plt Gubri Lantik Lima Komisioner KI Riau

Dampak Kabut Asap, Kemenag Riau Dorong Satuan Pendidikan Sesuaikan Pembelajaran

Satgas Karhutla Riau Apresiasi Dukungan PT Arara Abadi dalam Penanganan Karhutla

313 Hotspot Terdeteksi, Polda Riau Intensifkan Penanganan Karhutla

Dinahkodai Muhammad Nefos, KI Riau Siap Bangun Tim Solid dan Kuatkan KIP

Perkuat Tata Kelola Bantuan Hukum, Kemenkum Riau Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, Plt Gubri Lantik Lima Komisioner KI Riau

Dampak Kabut Asap, Kemenag Riau Dorong Satuan Pendidikan Sesuaikan Pembelajaran

Satgas Karhutla Riau Apresiasi Dukungan PT Arara Abadi dalam Penanganan Karhutla

313 Hotspot Terdeteksi, Polda Riau Intensifkan Penanganan Karhutla



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Produk Hukum Daerah Berkualitas
04 September 2026
Bekali Mahasiswa Kukerta, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Bantuan Hukum dan Posbankum
04 September 2026
Podcast PWI Pusat Diluncurkan, Wamen Komdigi: Jadikan PWI CHANNEL Berbeda dan Mendidik
03 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Permenkumham Nomor 15 Tahun 2020
03 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Diskusi Peningkatan Kapasitas Analis Hukum
03 September 2026
Diskominfotik Diminta Akomodir Monev KI Riau Secara Proporsional
03 September 2026
Tujuh Siswa MAN 1 Pekanbaru Melaju ke Final OSN, Muliardi: Terbanyak ke-9 Nasional
02 September 2026
Tak Tergoyahkan, PWI Tegaskan Tetap Penyelenggara Sah HPN 2027 di Lampung
02 September 2026
HPN 2027 di Lampung Inklusif dan Kolaboratif
02 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pembekalan Diklat 200 JP
02 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Eka Saputra Terpilih Pimpin Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru
  • 2 Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW
  • 3 Workshop Jurnalistik di Yogyakarta, PWI Komitmen Bersama GAPKI Kawal Industri Sawit Nasional
  • 4 Polda Riau Tangani 37 Kasus Karhutla, 40 Tersangka Diamankan
  • 5 Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Layanan Kewarganegaraan
  • 6 Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan Kopi Liberika Rangsang Meranti
  • 7 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Perancang Peraturan Perundang-undangan
  • 8 Harmonisasi Delapan Ranperbup Inhik, Kemenkum Riau Dorong Produk Hukum Daerah Berkualitas
  • 9 Kakanwil Kemenkum Riau Pimpin Rapat Persiapan Desk Evaluasi WBBM
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved