• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Paguyuban yang Tergabung di FPK Riau Sukseskan Arak-Arakkan LAM Riau
Dibaca : 206 Kali
Dorong Hilirisasi Paten, Kanwil Kemenkum Riau Gelar Webinar Road to FBPI 2026
Dibaca : 210 Kali
Kawal Lima Ranperda Dumai, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Kepastian Hukum Daerah
Dibaca : 208 Kali
Perkuat Pengawasan Notaris, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Evaluasi Kebijakan
Dibaca : 200 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Terima Audiensi DPD PAPPRI Riau
Dibaca : 205 Kali

  • Home
  • Rokan Hulu

Tetap Peduli Lestarikan Seni dan Budaya Tradisional

Bagus Santoso Puji dan Apresiasi Warga Eks Transmigrasi

Redaksi
Jumat, 31 Agustus 2018 09:49:05 WIB
Cetak
Bagus Santoso bersama warga eks transmigrasi SKPA Desa Rambah Utama Rohul menikmati pagelaran seni Tayub dan Ludruk.
Pasir Pangaraian, Hariantimes.com - Paguyuban seni Ludruk, Tayub, Kuda Lumping, Reyog, Wayang Kukit dan Jaipongan masih tetap eksis di setiap desa eks transmigrasi yang tersebar di daerah kabupaten se Provinsi Riau. 

Itu membuktikan, warga eks Transmigrasi ini tetap peduli melestarikan seni dan budaya jika dibanding di kampung tempat asalnya, Jawa.

“Warga Transmigrasi ini patut dipuji dan diapresiasi. Karena sampai saat ini tetap peduli melestarikan seni budaya. Di kampung tempat asal Jawa pentas ludruk dan Tayub boleh dikatakan sangat jarang dan sepi, wah di sini sangat semarak dan luar biasa," sebut Wakil Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia ( Pepadi ) Riau Bagus Santoso saat menghadiri undangan warga dalam acara Gebyar Seni Tayub dan Ludruk di  SKPA desa Rambah Utama, Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu, kemarin.

 Bagus Santoso mengatakan, seni budaya merupakan sarana yang efektif saling melebur dan menyatukan perbedaan. Seni bisa menghibur dan melahirkan kebersamaan untuk mewujudkan Desa yang penuh kedamaian. Berbeda beda suku dan agama serat asal  muasalnya tapi tetap satu kompak, guyub rukun memajukan desa.

Di desa- desa eks Transmigrasi , lanjut Bagus Santoso yang juga masih menjabat anggota DPRD Provinsi Riau, hampir 95 persen keturunan Jawa. Tapi jika membicarakan kemajuan desa Siapapun di sini adalah orang Riau, yang berbeda hanya keturunannya. 

"Tapi semangat, rasa kebersamaan dan rasa persatuan membangun desa adalah kewajiban bersama. Dimana bumi di pijak disitu langit dijunjung," tuturnya.

Dengan terus melesatarikan seni dan budaya, selain untuk hiburan dan tuntunan juga akan mendorong pada bergairahnya pertumbuhan ekonomi dan potensi desa. Sebab, dengan  modal kebersamaan akan merangsang warga  desa untuk maju, kreatif  dan damai seiring dengan pembangunan yang berkembang.

Turut hadir pada pagelaran tersebut antara lain kepala- kepala desa, tokoh masyarakat angkatan pertama transmigrasi tahun 1980-1990 Pakde Mujiyono, Daryanto, Handoyo, Sutarno, Siswanto, Mbah Jumadi, Sungkono, ketua Seni Tayub Heri Santoso, dan pegiat seni serta ratusan warga eks transmigrasi.(*/ron)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kemenkum Riau Perkuat Layanan KI di Universitas Pasir Pengaraian

Ratusan Kepsek se Rohul Antusias Mengikuti Sosialisasi KIP, Zufra Irwan: Jangan Takut Diminta Informasi

Tatang Yudiansyah: Kelola Keuangan Sekolah dengan Transparan, Tutup Informasi yang Dikecualikan

Massif Lakukan Pengeboran, APGWI Capai Produksi Tertinggi Sejak Kelola Blok West Kampar

Masyarakat Terima Kompensasi Tanam Tumbuh Kegiatan Seismik 3D PT APGWI

Lantik Pengurus PWI Rohul 2024-2027, Raja Isyam: Jaga Etika, Kredibilitas dan Integritas

Kemenkum Riau Perkuat Layanan KI di Universitas Pasir Pengaraian

Ratusan Kepsek se Rohul Antusias Mengikuti Sosialisasi KIP, Zufra Irwan: Jangan Takut Diminta Informasi

Tatang Yudiansyah: Kelola Keuangan Sekolah dengan Transparan, Tutup Informasi yang Dikecualikan

Massif Lakukan Pengeboran, APGWI Capai Produksi Tertinggi Sejak Kelola Blok West Kampar

Masyarakat Terima Kompensasi Tanam Tumbuh Kegiatan Seismik 3D PT APGWI

Lantik Pengurus PWI Rohul 2024-2027, Raja Isyam: Jaga Etika, Kredibilitas dan Integritas



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Paguyuban yang Tergabung di FPK Riau Sukseskan Arak-Arakkan LAM Riau
02 November 2026
Dorong Hilirisasi Paten, Kanwil Kemenkum Riau Gelar Webinar Road to FBPI 2026
02 November 2026
Kawal Lima Ranperda Dumai, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Kepastian Hukum Daerah
02 November 2026
Perkuat Pengawasan Notaris, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Evaluasi Kebijakan
02 November 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Terima Audiensi DPD PAPPRI Riau
02 November 2026
Menuju HPN 2027, PWI Half Marathon 2026 Siap Menggebrak Bandar Lampung
02 November 2026
Tujuh Dosen Unilak Raih Jabatan Lektor Kepala 2026
02 November 2026
Buka Musda V MUI Siak, Syamsurizal: Semoga Lahir Gagasan-Gagasan Besar
31 Oktober 2026
139 ASN Kemenag Riau Ikuti Asesmen Pro ASN
31 Oktober 2026
Lima Madrasah Kota Pekanbaru Promosikan Produk dan Budaya Riau di IES 2026
31 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Prodi Doktor Sains Manajemen UIR Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
  • 2 Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
  • 3 Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
  • 4 Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
  • 5 Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
  • 6 Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
  • 7 Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta
  • 8 Libatkan 1.711 Peserta, Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Gaungkan Toleransi dan Siak Hijau
  • 9 Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved