• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Sekjend PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat, Achmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik
Dibaca : 273 Kali
SKK Migas Perwakilan Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjend PWI Zulmansyah Sekedang
Dibaca : 224 Kali
Sekjend PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat, Sumber Rajasa Ginting: Mohon Dimaafkan Segala Kesalahan Almarhum
Dibaca : 250 Kali
Menuju Pasar Ekspor, Pucuk Rebung-PHR Sukses Berkolaborasi Berdayakan UMKM Riau
Dibaca : 294 Kali
Pemkab Siak Dorong Petani Jemput Program PSR
Dibaca : 343 Kali

  • Home
  • Kuantan Singingi

Meriahkan FPJ 2018

Manyakok Kembali Ke Kuantan Singingi

Redaksi
Kamis, 30 Agustus 2018 14:10:26 WIB
Cetak
Sekda Kuansing Dr. H. Dianto Mampanini, SE.,MM didampingi Kadis Parbud Marwan, S.Pd.,MM dan Kadis Kominfo Ir. Syamsir Alam, M.Si serahkan cindera mata ke Himakusi Padang Panjang
TELUKKUANTAN, HarianTimes.Com - Perhelatan pacu jalur pada tahun 2018 ada yang berbeda, dilihat dari pembukaan Festival Pacu Jalur (FPJ) Kabupaten Kuantan Singingi Tahun 2018 yang di buka langsung oleh Gubernur Riau Ir. H. Arsyadjuliandi Rachman, MBA didampingi Staf Ahli Menteri Pariwisata RI Dra. Esty Reko Astuti, Bupati Kuansing Drs. H. Mursini, M.Si dan Wabup H. Halim beserta Forkopimda di Lapangan Limuno Teluk Kuantan. Salah satunya di hadiri dan dimeriahkan oleh Institut Seni Indoneisia - Padang Panjang (ISI PADANG PANJANG) dengan menampilkan tari "Manyakok" yang dibawakan oleh Himakusi Padang Panjang, pada Rabu (29/08).

Tari manyakok merupakan  salah satu tari tradisional masyarakat Kecamatan Pangean Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau. Terciptanya Tari ini dilatar belakangi oleh kegiatan masyarakat pada masa lampau. Tari ini menggambarkan rutinitas kehidupan masyarakat pangean sehari hari dalam menangkap ikan.

Awalnya Tari ini sangat berperan di dalam masyarakat. Sesuai dengan perkembangan tekhnologi, tari Manyakok banyak mengalami pergeseran bahkan nyaris akan punah. Selain dari itu, apabila ditinjau dari segi estetikanya, tari ini masih sangat sederhana dan belum memiliki pola yang tertata sesuai dengan ilmu komposisi tari.

Sehubungan dengan kodisi demikian, sebagai dosen di bidang seni, merasa bertanggung jawab untuk melestarikan kembali tari tradisi manyakok melalui hibah penelitian strategis  Ristek Dikti, tersebut dengan cara mengembangkan tari ini dari komposisinya, sehingga melahirkan bentuk baru karya komposisi tari yang diberi judul tari Manyakok Ceria. Tim peneliti tersebut terdiri dari: Idun Ariastuti, S.Sn,.M.Sn. Risnawati,  S.Sen,.M.Hum dan Dra. Yarlis, M.Sn. 

Penelitian tersebut diberi judul "Pemodernan tari tradisi Manyakok Sebagai Upaya Pelestariannya Melalui Program Wisata Pacu Jalur Pada Masyarakat Pangean Kabupaten Kuantan Singingi Riau". Penelitian ini bertujuan untuk melestarikan kembali tari tradisi Manyakok sehingga dapat meningkatkan Ekonomi masyarakat.

Selain dari itu, tari ini sebagai budaya masyarakat dapat hidup dan berkembang kembali dalam masyarakat pendukungnya. 
kita berharap bentuk baru karya komposisi tari tradisi manyakok yang diberi judul berdasarkan kesepakatan dengan bapak Bupati dan ibu beserta jajarannya dengan judul "Tari Manyakok Ceria" secara umum dapat di terima oleh masyarakat Kuantan Singingi. Karena pada dasarnya bisa menjadi karakteristik Kabupaten Kuantan Singingi, bahwasanya Kuansing memiliki tarian khas yang bisa menjadi ikon dan penambahan PAD Kabupaten Kuansing, khususnya dibidang Pariwisata," sebut Dra. Idun Ariastuti, M.Sn., didampingi Risnawati, S.Sen.,M.Hum dan Dra.Yarlis, M.Sn., saat berbincang dengan wartawan seusai penampilan.

Pada tanggal 03 Agustus 2018 lalu, sebelum produk baru karya komposisi tari Manyakok dikembalikan kepada masyarakat pendukungnya, Bupati Kuansing Drs. H. Mursini, M.Si, didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Marwan, S.Pd,.MM, Ketua DKKS Dra. Hj. Emi Safitri Mursini beserta jajaran dan Ali Yusmi selaku Nara Sumber Tari Manyakok berkunjung ke ISI Padang Panjang dalam rangka pra penampilan Tari Manyakok Ceria. Ketika itu, Bupati berharap tarian ini bisa tampil pada saat pembukaan pacu jalur dan malam apresiasi seni di taman jalur. Karena pada saat itu bupati merasa puas dan bangga terhadap Himakusi Pekanbaru yang membawakan Tari Manyakok Ceria, Karena tarian manyakok ini ialah karakteristik daerah yang harus dikembalikan dan harus hidup di Kabupaten Kuantan Singingi seperti tarian yang lainnya," sebutnya.

Pada malam penampilan seni budaya di Taman Jalur Teluk Kuantan, Sekda Kuansing Dr. H. Dianto Mampanini, SE.,MT didampingi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan, Marwan, S.Pd.,MM dan Kadis Kominfo Ir. Syamsir Alam, M.Si menyerahkan cindera mata kepada Himakusi Padang Panjang.

Ditempat berbeda, seniman Rahmadani, S.Sn, saat ditemui wartawan menyebutkan bahwasanya tarian manyakok memang tarian dari Kecamatan Pangean, yaitu digunakan pada saat menangkap ikan, dan tarian ini memang sudah lama tidak dibawakan karena tradisi menangkap ikan dengan bambu yang berbentuk bulat sudah mulai bergeser, dan kita berharap tarian ini bisa dilestarikan dan dikembangkan di Kuansing," tutupnya.***(hrp)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Upacara HAB ke-80 di Kuansing, Menag: Mari Kita Satukan Tekad

HAB ke-80 Jadi Momentum Refleksi bagi Seluruh ASN Kemenag

Penobatan 12 Bunda Inklusi Kabupaten/Kota, Tina Mailinda: Titik Awal Penguatan Komitmen Bersama

Semangat Toleransi Menguat, Kemenag Riau Gelar Doa Bersama Lintas Agama di Taluk Kuantan

Apel Hari Santri di Kuansing, Muliardi: Dunia Digital Harus Jadi Ladang Dakwah

Tinjau Lokasi PETI di Kuansing, Abdul Wahid: Kalau Tidak Ditata, Penambangan Bisa Menjadi Bencana

Upacara HAB ke-80 di Kuansing, Menag: Mari Kita Satukan Tekad

HAB ke-80 Jadi Momentum Refleksi bagi Seluruh ASN Kemenag

Penobatan 12 Bunda Inklusi Kabupaten/Kota, Tina Mailinda: Titik Awal Penguatan Komitmen Bersama

Semangat Toleransi Menguat, Kemenag Riau Gelar Doa Bersama Lintas Agama di Taluk Kuantan

Apel Hari Santri di Kuansing, Muliardi: Dunia Digital Harus Jadi Ladang Dakwah

Tinjau Lokasi PETI di Kuansing, Abdul Wahid: Kalau Tidak Ditata, Penambangan Bisa Menjadi Bencana



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Sekjend PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat, Achmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik
18 April 2026
SKK Migas Perwakilan Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjend PWI Zulmansyah Sekedang
18 April 2026
Sekjend PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat, Sumber Rajasa Ginting: Mohon Dimaafkan Segala Kesalahan Almarhum
18 April 2026
Menuju Pasar Ekspor, Pucuk Rebung-PHR Sukses Berkolaborasi Berdayakan UMKM Riau
17 April 2026
Pemkab Siak Dorong Petani Jemput Program PSR
16 April 2026
Tanamkan Pendidikan Penuh Kasih, Guru RA Didorong Terapkan KBC
16 April 2026
Jawaban Pemerintah Atas LKPJ 2025: Wabup Siak Tekankan Efisiensi Anggaran dan Sinergi Program Nasional
16 April 2026
Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih dan Profesional, Kemenag Riau Dorong Implementasi GEMAH ASRI di KUA
16 April 2026
Jaga Kerukunan Umat Beragama, Gugun Gumilar: Komunikasi dan Kolaborasi dengan Toga Harus Terus Diperkuat
16 April 2026
Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja
16 April 2026
TERPOPULER +
  • 1 Perjanjian Kerja Bersama Harus Dikawal, Menaker: Tantangan Ada pada Implementasi
  • 2 Sukses Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, UIR Perkuat Aqidah dan Literasi Digital Mahasiswa Orang Asli
  • 3 Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas
  • 4 Polwan Polres Siak Gelar Trauma Healing bagi Siswa SMP Sains Tahfizh Siak
  • 5 Aksi Goro Massal di Siak, Mahadar: Ini Wajib Kita Pertahankan
  • 6 Nakhodai Hanura Riau, Arsadianto Rachman: Saya Berjanji akan Bekerja All Out
  • 7 Versi EduRank dan UniRank, UIR Tiga Tahun Berturut Sukses Duduki Peringkat 1 PTS se Riau
  • 8 Tak Kunjung Tuntas, DPRD Pekanbaru Bawa Kasus Mafia Tanah Sudirman ke Jamintel, DPR dan Menteri ATR
  • 9 Dorong Produktivitas Petani, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Dua Unit Mesin Panen Padi
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved