• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Pecahkan Rekor MURI, Dave Hendrik dan Iwet 11 Jam Live TikTok Tanpa Putus Bareng Indosat
Dibaca : 162 Kali
Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas
Dibaca : 221 Kali
Resmi Buka Prodi Magister Pendidikan Matematika, UIR Hadirkan Kurikulum Machine Learning
Dibaca : 200 Kali
Lantik 60 Pejabat Administrator dan Pengawas, Bupati Siak Afni Tekankan ASN Melayani Masyarakat
Dibaca : 287 Kali
Menag Larang ASN Kemenag Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran
Dibaca : 293 Kali

  • Home
  • Kuantan Singingi

Meriahkan FPJ 2018

Manyakok Kembali Ke Kuantan Singingi

Redaksi
Kamis, 30 Agustus 2018 14:10:26 WIB
Cetak
Sekda Kuansing Dr. H. Dianto Mampanini, SE.,MM didampingi Kadis Parbud Marwan, S.Pd.,MM dan Kadis Kominfo Ir. Syamsir Alam, M.Si serahkan cindera mata ke Himakusi Padang Panjang
TELUKKUANTAN, HarianTimes.Com - Perhelatan pacu jalur pada tahun 2018 ada yang berbeda, dilihat dari pembukaan Festival Pacu Jalur (FPJ) Kabupaten Kuantan Singingi Tahun 2018 yang di buka langsung oleh Gubernur Riau Ir. H. Arsyadjuliandi Rachman, MBA didampingi Staf Ahli Menteri Pariwisata RI Dra. Esty Reko Astuti, Bupati Kuansing Drs. H. Mursini, M.Si dan Wabup H. Halim beserta Forkopimda di Lapangan Limuno Teluk Kuantan. Salah satunya di hadiri dan dimeriahkan oleh Institut Seni Indoneisia - Padang Panjang (ISI PADANG PANJANG) dengan menampilkan tari "Manyakok" yang dibawakan oleh Himakusi Padang Panjang, pada Rabu (29/08).

Tari manyakok merupakan  salah satu tari tradisional masyarakat Kecamatan Pangean Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau. Terciptanya Tari ini dilatar belakangi oleh kegiatan masyarakat pada masa lampau. Tari ini menggambarkan rutinitas kehidupan masyarakat pangean sehari hari dalam menangkap ikan.

Awalnya Tari ini sangat berperan di dalam masyarakat. Sesuai dengan perkembangan tekhnologi, tari Manyakok banyak mengalami pergeseran bahkan nyaris akan punah. Selain dari itu, apabila ditinjau dari segi estetikanya, tari ini masih sangat sederhana dan belum memiliki pola yang tertata sesuai dengan ilmu komposisi tari.

Sehubungan dengan kodisi demikian, sebagai dosen di bidang seni, merasa bertanggung jawab untuk melestarikan kembali tari tradisi manyakok melalui hibah penelitian strategis  Ristek Dikti, tersebut dengan cara mengembangkan tari ini dari komposisinya, sehingga melahirkan bentuk baru karya komposisi tari yang diberi judul tari Manyakok Ceria. Tim peneliti tersebut terdiri dari: Idun Ariastuti, S.Sn,.M.Sn. Risnawati,  S.Sen,.M.Hum dan Dra. Yarlis, M.Sn. 

Penelitian tersebut diberi judul "Pemodernan tari tradisi Manyakok Sebagai Upaya Pelestariannya Melalui Program Wisata Pacu Jalur Pada Masyarakat Pangean Kabupaten Kuantan Singingi Riau". Penelitian ini bertujuan untuk melestarikan kembali tari tradisi Manyakok sehingga dapat meningkatkan Ekonomi masyarakat.

Selain dari itu, tari ini sebagai budaya masyarakat dapat hidup dan berkembang kembali dalam masyarakat pendukungnya. 
kita berharap bentuk baru karya komposisi tari tradisi manyakok yang diberi judul berdasarkan kesepakatan dengan bapak Bupati dan ibu beserta jajarannya dengan judul "Tari Manyakok Ceria" secara umum dapat di terima oleh masyarakat Kuantan Singingi. Karena pada dasarnya bisa menjadi karakteristik Kabupaten Kuantan Singingi, bahwasanya Kuansing memiliki tarian khas yang bisa menjadi ikon dan penambahan PAD Kabupaten Kuansing, khususnya dibidang Pariwisata," sebut Dra. Idun Ariastuti, M.Sn., didampingi Risnawati, S.Sen.,M.Hum dan Dra.Yarlis, M.Sn., saat berbincang dengan wartawan seusai penampilan.

Pada tanggal 03 Agustus 2018 lalu, sebelum produk baru karya komposisi tari Manyakok dikembalikan kepada masyarakat pendukungnya, Bupati Kuansing Drs. H. Mursini, M.Si, didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Marwan, S.Pd,.MM, Ketua DKKS Dra. Hj. Emi Safitri Mursini beserta jajaran dan Ali Yusmi selaku Nara Sumber Tari Manyakok berkunjung ke ISI Padang Panjang dalam rangka pra penampilan Tari Manyakok Ceria. Ketika itu, Bupati berharap tarian ini bisa tampil pada saat pembukaan pacu jalur dan malam apresiasi seni di taman jalur. Karena pada saat itu bupati merasa puas dan bangga terhadap Himakusi Pekanbaru yang membawakan Tari Manyakok Ceria, Karena tarian manyakok ini ialah karakteristik daerah yang harus dikembalikan dan harus hidup di Kabupaten Kuantan Singingi seperti tarian yang lainnya," sebutnya.

Pada malam penampilan seni budaya di Taman Jalur Teluk Kuantan, Sekda Kuansing Dr. H. Dianto Mampanini, SE.,MT didampingi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan, Marwan, S.Pd.,MM dan Kadis Kominfo Ir. Syamsir Alam, M.Si menyerahkan cindera mata kepada Himakusi Padang Panjang.

Ditempat berbeda, seniman Rahmadani, S.Sn, saat ditemui wartawan menyebutkan bahwasanya tarian manyakok memang tarian dari Kecamatan Pangean, yaitu digunakan pada saat menangkap ikan, dan tarian ini memang sudah lama tidak dibawakan karena tradisi menangkap ikan dengan bambu yang berbentuk bulat sudah mulai bergeser, dan kita berharap tarian ini bisa dilestarikan dan dikembangkan di Kuansing," tutupnya.***(hrp)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Upacara HAB ke-80 di Kuansing, Menag: Mari Kita Satukan Tekad

HAB ke-80 Jadi Momentum Refleksi bagi Seluruh ASN Kemenag

Penobatan 12 Bunda Inklusi Kabupaten/Kota, Tina Mailinda: Titik Awal Penguatan Komitmen Bersama

Semangat Toleransi Menguat, Kemenag Riau Gelar Doa Bersama Lintas Agama di Taluk Kuantan

Apel Hari Santri di Kuansing, Muliardi: Dunia Digital Harus Jadi Ladang Dakwah

Tinjau Lokasi PETI di Kuansing, Abdul Wahid: Kalau Tidak Ditata, Penambangan Bisa Menjadi Bencana

Upacara HAB ke-80 di Kuansing, Menag: Mari Kita Satukan Tekad

HAB ke-80 Jadi Momentum Refleksi bagi Seluruh ASN Kemenag

Penobatan 12 Bunda Inklusi Kabupaten/Kota, Tina Mailinda: Titik Awal Penguatan Komitmen Bersama

Semangat Toleransi Menguat, Kemenag Riau Gelar Doa Bersama Lintas Agama di Taluk Kuantan

Apel Hari Santri di Kuansing, Muliardi: Dunia Digital Harus Jadi Ladang Dakwah

Tinjau Lokasi PETI di Kuansing, Abdul Wahid: Kalau Tidak Ditata, Penambangan Bisa Menjadi Bencana



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Pecahkan Rekor MURI, Dave Hendrik dan Iwet 11 Jam Live TikTok Tanpa Putus Bareng Indosat
14 Maret 2026
Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas
13 Maret 2026
Resmi Buka Prodi Magister Pendidikan Matematika, UIR Hadirkan Kurikulum Machine Learning
13 Maret 2026
Lantik 60 Pejabat Administrator dan Pengawas, Bupati Siak Afni Tekankan ASN Melayani Masyarakat
12 Maret 2026
Menag Larang ASN Kemenag Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran
12 Maret 2026
Perdana Digelar, Kakanwil Kemenag Riau Harap Lomba Kaligrafi Mampu Hidupkan Seni Al-Qur’an di Masyarakat
12 Maret 2026
Pemkab Siak Bahas Kesiapan Hadapi Arus Mudik dan Inflasi Jelang Lebaran
12 Maret 2026
Sekdakab Siak Mahadar Minta Masyarakat tidak Membakar Sampah Sembarangan
12 Maret 2026
Safari Ramadhan Pemkab Siak di Tualang, Wabup Ajak Masyarakat Dukung Program Pemerintah
11 Maret 2026
Buka Puasa Bersama, PWI Riau Hadirkan UAS dan Santuni Anak Yatim
11 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 BBKSDA Riau Dua Truk Bermuatan Kayu Olahan di Kawasan Suaka Margasatwa Teluk Meranti
  • 2 Rapimnas SMSI Bahas Penguatan Media Siber dan Kedaulatan Digital
  • 3 Milad Perak, Ketum IKLA Riau Tekankan Netralitas Politik Demi Persatuan
  • 4 Milad ke-25 IKLA Riau akan Digelar Bersamaan Halalbihalal pada 19 April 2026
  • 5 Hoaks hingga Malinformasi Ancam Integritas Demokrasi
  • 6 Selasa Pekan Depan, PWI Riau Gelar Buka Puasa dan Tausiyah Ramadhan Bersama UAS
  • 7 Hadirkan Warteg Gratis Ramadhan, Alfamart Bagikan 60.000 Paket Berbuka Puasa di 34 Kota
  • 8 Wadah Baru bagi Para Advokat, Harris: Peradi Profesional Bukan sebagai Kompetitor
  • 9 KWQ Serahkan Mantuan Mushaf Al-Qur'an ke Pelajar Tahfidz Sekolah Al Huda Pekanbaru
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved