• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan
Dibaca : 187 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Pelindungan Rahasia Dagang
Dibaca : 187 Kali
Mediasi Berujung Damai, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan IG Kopi Liberika Meranti
Dibaca : 193 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Hadiri Pelantikan 107 Advokat PERADI Pekanbaru
Dibaca : 191 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Tiga Rancangan Peraturan Kabupaten Rohil
Dibaca : 184 Kali

  • Home
  • Meranti

Semiloka KAT Rancang Berdayakan Masyarakat Terpencil

Sekda Meranti: Komunitas Suku Terpencil Kita Petakan

Redaksi
Rabu, 17 Juli 2019 19:06:51 WIB
Cetak
Semiloka Komunitas Adat Terpencil (KAT) Kabupaten Kepulauan Meranti di aula Dinsos P3KB Kepulauan Meranti, Rabu (17/07/2019).
Meranti, Hariantimes.com - Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3KB) Kepulauan Meranti menggelar Semiloka Komunitas Adat Terpencil (KAT) Kabupaten Kepulauan Meranti di aula Dinsos P3KB Kepulauan Meranti, Rabu (17/07/2019).

Kegiatan ini Sekda Kepulauan Meranti H Yulian Norwis, Kepala Dinsos P3KB Kepulauan Meranti Asroruddin, narasumber dari perguruan tinggi dan provinsi.

Acara yang dibuka langsung oleh Sekda Meranti H Yulian Norwis SE MM diikuti sekira 30 orang peserta dari OPD terkait dan perangkat desa.

"Semiloka ini merupakan tahapan dari pemetaan sosial komunitas adat terpencil," ujar Yulian seraya menjelaskan, pemetaan yang dilakukan dengan penjajakkan awal. 

"Komunitas suku terpencil di Kepulauan Meranti kita petakan. Setelah itu kita lakukan studi kelayakan baik rumah huniannya," ujar Yulian sembari mengatakan, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 12 Tahun 2015 tentang Pelaksanaan Peraturan Presiden No 186 Tahun 2014 Tentang Pemberdayaan Sosial Terhadap Komunitas Adat Terpencil, telah jelas bahwa untuk meningkatkan taraf kesejahteraan sosial Komunitas Adat Terpencil (KAT) diperlukan dukungan dan kerjasama keterpaduan pemberdayaan dengpwran aktif instransi yang terkait, dan dunia usaha.

"Oleh karena itu pada kegiatan semiloka ini beberapa instansi yang terkait dengan mensejahterakan KAT ikut serta dengan tujuan untuk meningkatkan kerjasama yang berkelanjutan serta membangun," tutur Sekda

Sementara itu, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan selain Pemetaan Sosial (PS) dilakukan untuk dan mengenali keberadaan dan pejagangaran KAT PS Ini telah dilakukan pada tangal 11/12 Febuari 2019, di Dusun Sungai Labu Desa Tanjung Padang Kecamatan Tasik Putri Puyu. Hasil dari PS tersebut adalah ditemukanya KAT sebanyak 52 KK Penjajagan Awal (PA) dilakukan untuk menilai dan Studi Kelayakan (SK) dilakukan di lokasi yang sama

"Saya berharap melalui semiloka ini kita menyusun rencana strategis. Saya berharap seluruh OPD yang ada lintas sektor ini merencanakan mengembangkan KAT. Tahun ini kita sudah membangun Bungur. Saya berharap kepada seluruh OPD nanti kita juga dari BPN mendata status lahan untuk bisa diberdayakan tidak lagi berpindah-pindah," harap Yulian.

Tahun 2020, katanya, tahapan semiloka ini peta sosial keberadaan penyerahan adat terpencil di Kepulauan Meranti yakni di Kecamatan Putri Puyuh dan di Tanjung Padang ada dua dusun.

"Peluang masih tersebar di kecamatan yang ada. Peta sosial yang ada kementerian untuk bisa membantu kita memetakan peta sosial," ujar Yulian.

Selama ini dikatakan Yulian masyarakat di daerah terpencil kerap melakukan pembukaan lahan dengan sembarangan. "Supaya mereka tidak melakukan pembukaan lahan yang berpindah-pindah itu. Selama ini mereka menebang hutan sembarangan lalu pindah lagi," ujar Yulian.

Saat ini, sebut Yulian, pembangunan fisik sudah dilakukan sekitar 60 persen 
di Desa Bungur. Dimana telah dibangun rumah sebanyak 38 kepala keluarga. Lalu perencanaan tahun 2020 di Desa Tanjung Padang.(*)

Penulis : Azwin
Editor   : Zulmiron


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI

Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI

Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Lindungi Anak di Ruang Digital, Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan
18 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pemahaman Pelindungan Rahasia Dagang
18 September 2026
Mediasi Berujung Damai, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pelindungan IG Kopi Liberika Meranti
18 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Hadiri Pelantikan 107 Advokat PERADI Pekanbaru
18 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Tiga Rancangan Peraturan Kabupaten Rohil
18 September 2026
Lubuk Larangan Garuda Mas Manggopoh Jadi Destinasi Wisata Alam dan Edukasi
18 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris
17 September 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Berikan Masukan Perubahan Permenkum Nomor 11 Tahun 2026
17 September 2026
Kanwil Riau Perkuat Layanan AHU melalui Koordinasi dengan Ditjen AHU
17 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengawasan IG Sagu Meranti dan Dorong Pembentukan Sentra KI
17 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Direktur PKH Kemenhut Apresiasi Kolaborasi Siak Tangani Karhutla
  • 2 Jajaran Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pendalaman Materi Edisi ke-14
  • 3 Kabut Asap Bukan Bencana Alam, Ini Kejahatan Lingkungan Tahunan Berulang
  • 4 PT Arara Abadi dan IKPP Kolaborasi dengan TNI/Polri-Upika Padamkan Api di Lahan Masyarakat
  • 5 Assoc Prof Dr Dodi Sukma Dekan Terpilih Fahutsain Unilak
  • 6 Melalui Perseroan Perorangan, Kanwil Kemenkum Riau Dorong UMKM Dumai Naik Kelas
  • 7 Evaluasi IRH 2026, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Reformasi Hukum Daerah yang Lebih Substantif dan Berdampak
  • 8 Pimpin Apel Pagi, Kakanwil Kemenkum Beri Penghargaan Pegawai Teladan
  • 9 Karhutla Belum Terkendali, Tiga Titik Kebakaran di Riau Masih Jadi Fokus Penanganan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved