• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Dua Babinsa Koramil 0321- 02/TP Patroli Siskamling di Rantau Kopar
Dibaca : 483 Kali
Raih 27 Suara, HR Mambang Mit Terpilih Nahkodai FKPMR
Dibaca : 435 Kali
Kanwil Kemenkum Bentuk Tim Kerja Divisi Pelayanan Hukum Bidang AHU dan KI
Dibaca : 465 Kali
Semarakkan HAB ke-80, Kemenag Pekanbaru Gelar Jalan Sehat Kerukunan
Dibaca : 1568 Kali
Dengan Berkebaya Laboh Kekek, IKWI Riau Turut Berperan Pecahkan MURI Tari Zapin Massal
Dibaca : 651 Kali

  • Home
  • Meranti

Semiloka KAT Rancang Berdayakan Masyarakat Terpencil

Sekda Meranti: Komunitas Suku Terpencil Kita Petakan

Redaksi
Rabu, 17 Juli 2019 19:06:51 WIB
Cetak
Semiloka Komunitas Adat Terpencil (KAT) Kabupaten Kepulauan Meranti di aula Dinsos P3KB Kepulauan Meranti, Rabu (17/07/2019).
Meranti, Hariantimes.com - Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3KB) Kepulauan Meranti menggelar Semiloka Komunitas Adat Terpencil (KAT) Kabupaten Kepulauan Meranti di aula Dinsos P3KB Kepulauan Meranti, Rabu (17/07/2019).

Kegiatan ini Sekda Kepulauan Meranti H Yulian Norwis, Kepala Dinsos P3KB Kepulauan Meranti Asroruddin, narasumber dari perguruan tinggi dan provinsi.

Acara yang dibuka langsung oleh Sekda Meranti H Yulian Norwis SE MM diikuti sekira 30 orang peserta dari OPD terkait dan perangkat desa.

"Semiloka ini merupakan tahapan dari pemetaan sosial komunitas adat terpencil," ujar Yulian seraya menjelaskan, pemetaan yang dilakukan dengan penjajakkan awal. 

"Komunitas suku terpencil di Kepulauan Meranti kita petakan. Setelah itu kita lakukan studi kelayakan baik rumah huniannya," ujar Yulian sembari mengatakan, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 12 Tahun 2015 tentang Pelaksanaan Peraturan Presiden No 186 Tahun 2014 Tentang Pemberdayaan Sosial Terhadap Komunitas Adat Terpencil, telah jelas bahwa untuk meningkatkan taraf kesejahteraan sosial Komunitas Adat Terpencil (KAT) diperlukan dukungan dan kerjasama keterpaduan pemberdayaan dengpwran aktif instransi yang terkait, dan dunia usaha.

"Oleh karena itu pada kegiatan semiloka ini beberapa instansi yang terkait dengan mensejahterakan KAT ikut serta dengan tujuan untuk meningkatkan kerjasama yang berkelanjutan serta membangun," tutur Sekda

Sementara itu, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan selain Pemetaan Sosial (PS) dilakukan untuk dan mengenali keberadaan dan pejagangaran KAT PS Ini telah dilakukan pada tangal 11/12 Febuari 2019, di Dusun Sungai Labu Desa Tanjung Padang Kecamatan Tasik Putri Puyu. Hasil dari PS tersebut adalah ditemukanya KAT sebanyak 52 KK Penjajagan Awal (PA) dilakukan untuk menilai dan Studi Kelayakan (SK) dilakukan di lokasi yang sama

"Saya berharap melalui semiloka ini kita menyusun rencana strategis. Saya berharap seluruh OPD yang ada lintas sektor ini merencanakan mengembangkan KAT. Tahun ini kita sudah membangun Bungur. Saya berharap kepada seluruh OPD nanti kita juga dari BPN mendata status lahan untuk bisa diberdayakan tidak lagi berpindah-pindah," harap Yulian.

Tahun 2020, katanya, tahapan semiloka ini peta sosial keberadaan penyerahan adat terpencil di Kepulauan Meranti yakni di Kecamatan Putri Puyuh dan di Tanjung Padang ada dua dusun.

"Peluang masih tersebar di kecamatan yang ada. Peta sosial yang ada kementerian untuk bisa membantu kita memetakan peta sosial," ujar Yulian.

Selama ini dikatakan Yulian masyarakat di daerah terpencil kerap melakukan pembukaan lahan dengan sembarangan. "Supaya mereka tidak melakukan pembukaan lahan yang berpindah-pindah itu. Selama ini mereka menebang hutan sembarangan lalu pindah lagi," ujar Yulian.

Saat ini, sebut Yulian, pembangunan fisik sudah dilakukan sekitar 60 persen 
di Desa Bungur. Dimana telah dibangun rumah sebanyak 38 kepala keluarga. Lalu perencanaan tahun 2020 di Desa Tanjung Padang.(*)

Penulis : Azwin
Editor   : Zulmiron


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Jelang Ramadhan, IZI Riau Laksanakan Program Benah Musholla di Desa Teluk Samak

Hari Lahan Basah se Dunia, PHR Turut Serta Jaga Ekosistem Gambut di Pulau Terluar Indonesia

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Jelang Ramadhan, IZI Riau Laksanakan Program Benah Musholla di Desa Teluk Samak

Hari Lahan Basah se Dunia, PHR Turut Serta Jaga Ekosistem Gambut di Pulau Terluar Indonesia



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Dua Babinsa Koramil 0321- 02/TP Patroli Siskamling di Rantau Kopar
12 Januari 2026
Raih 27 Suara, HR Mambang Mit Terpilih Nahkodai FKPMR
12 Januari 2026
Kanwil Kemenkum Bentuk Tim Kerja Divisi Pelayanan Hukum Bidang AHU dan KI
12 Januari 2026
Semarakkan HAB ke-80, Kemenag Pekanbaru Gelar Jalan Sehat Kerukunan
11 Januari 2026
Dengan Berkebaya Laboh Kekek, IKWI Riau Turut Berperan Pecahkan MURI Tari Zapin Massal
11 Januari 2026
Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek Riau Pecahkan Rekor Dunia sebagai Warisan Budaya Takbenda
11 Januari 2026
Masuk MURI, SF Hariyanto: Zapin akan Terus Menari di Bumi Lancang Kuning
11 Januari 2026
1.026 Karateka se Riau Bertarung di Ajang Forki Riau Open Championship
10 Januari 2026
Demokrasi Lokal Berbiaya Mahal (Bagian I)
10 Januari 2026
749 Karya Terbanyak dalam Lima Tahun, Dewan Juri Tetapkan Peraih Anugerah Adinegoro 2025
10 Januari 2026
TERPOPULER +
  • 1 Semarakkan HAB ke-80, Kemenag Pekanbaru Gelar Jalan Sehat Kerukunan
  • 2 Dengan Berkebaya Laboh Kekek, IKWI Riau Turut Berperan Pecahkan MURI Tari Zapin Massal
  • 3 Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek Riau Pecahkan Rekor Dunia sebagai Warisan Budaya Takbenda
  • 4 Masuk MURI, SF Hariyanto: Zapin akan Terus Menari di Bumi Lancang Kuning
  • 5 1.026 Karateka se Riau Bertarung di Ajang Forki Riau Open Championship
  • 6 Demokrasi Lokal Berbiaya Mahal (Bagian I)
  • 7 749 Karya Terbanyak dalam Lima Tahun, Dewan Juri Tetapkan Peraih Anugerah Adinegoro 2025
  • 8 Deadline AJP PWI Award 2025 Diperpanjang hingga 15 Januari 2026, Segera Kirimkan Karya Terbaik!
  • 9 Percepat Pembangunan Daerah, Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Pembiayaan Syariah dengan BRK Syariah
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved