PILIHAN
+
MNK Rokan Tonggak Baru Pionir Pengembangan MNK Indonesia oleh Pertamina
Dibaca : 161 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Kenalkan Sejumlah Inovasi Pembinaan Hukum
Dibaca : 166 Kali
BMKG Deteksi Kabut Asap Kiriman dari Wilayah di Sebelah Selatan Riau
Dibaca : 177 Kali
5.282 Mahasiswa Baru UIR Ikuti Rangkaian Kegiatan PKKMB 2026
Dibaca : 168 Kali
Inflasi Riau 0,68 Persen
Aden Gultom: Cabe Merah, Kentang dan Bawang Putih Penyebab Utama
Kepala Badan Pusat Statistik Riau, Aden Gultom.
Pekanbaru, Hariantimes.com - Pada Mei 2019, Provinsi Riau mengalami inflasi sebesar 0,68 persen. Inflasi di Riau sama persis dengan inflasi nasional yaitu sebesar 0,68 persen.
Penyebab utama inflasi di Riau adalah cabe merah, kentang dan bawang putih. Bukan hanya itu, komoditi yang menjadi penyebab utama inflasi di Riau termasuk angkutan udara, angkutan antar kota (bus dan travel) juga menjadi penyebab inflasi.
Sementara, daging sapi pada Mei 2019 ini justru menjadi penyebab deflasi. Padahal biasanya, daging sapi menjadi salah satu komoditi yang menjadi penyebab inflasi di Riau.
"Daging sapi menjadi komoditi paling dicari konsumen saat memasuki Ramadhan dan lebaran. Hal itu menjadi salah satu penyebab utama inflasi. Tahun ini, justru daging sapi menjadi pemicu deflasi," ujar Kepala Badan Pusat Statistik Riau, Aden Gultom kepada wartawan, Senin (10/06/2019).
Lalu bagaimana dengan inflasi di Dumai dan Tembilahan yang juga menghitung indeks harga konsumen? Aden mengatakan, Dumai dan Tembilahan mengalami inflasi relatif tinggi dibanding Pekanbaru. Namun, penyebabnya sedikit berbeda. Jika di Pekanbaru pemicu utama inflasi adalah cabe merah dan harga tiket pesawat, di Dumai dan Tembilahan pemicu utama inflasi disebabkan cabe merah dan angkutan darat.(*/ron)
.jpeg)










Tulis Komentar