• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Sasar 17 Desa di Wilayah 3T
Dibaca : 202 Kali
100.000 Jemaah Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
Dibaca : 201 Kali
SMSI Dukung PKPA dan Pendidikan Mediator
Dibaca : 207 Kali
Prabowo Ajak Jajaran Kadin Indonesia Perkuat Kolaborasi antara Pemerintah dan Dunia Usaha
Dibaca : 283 Kali
Ingin Lanjut S2 Komunikasi? UIR Buka Pendaftaran hingga 22 Agustus 2026
Dibaca : 317 Kali

  • Home
  • Nasional

Menteri Komdigi: PWI Memiliki Peran Strategis Menjaga Kualitas Jurnalistik Nasional

Zulmiron
Ahad, 05 Oktober 2025 20:55:00 WIB
Cetak
Menteri Komdigi Meutya Hafid acara Pengukuhan Pengurus PWI Pusat di Monumen Pers Nasional, Kota Solo, pada Sabtu (04/10/2025).

Surakarta, Hariantimes.com - Keberadaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) memiliki peran yang strategis dalam menjaga kualitas jurnalistik nasional.

Karena itu, pembinaan terhadap wartawan, terutama yang bekerja di media arus utama sangat diperlukan agar pemberitaan tetap akurat, berimbang dan tidak menyesatkan publik.

Hal itu disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid saat menghadiri acara Pengukuhan Pengurus PWI Pusat di Monumen Pers Nasional, Kota Solo, pada Sabtu (04/10/2025).

Di tengah derasnya arus informasi digital, menurut Meutya, media mainstream bersama PWI tetap menjadi garda terdepan dalam memastikan masyarakat memperoleh berita yang benar.

Baca Juga :
  • 100.000 Jemaah Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
  • Prabowo Ajak Jajaran Kadin Indonesia Perkuat Kolaborasi antara Pemerintah dan Dunia Usaha
  • 1 Agustus, Menag Ajak Masyarakat Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

"Mari kita kembali bersandar kepada karya-karya yang memuat atau patuh pada etika jurnalistik. Dan itu ada pada media-media mainstream, media konvensional yang telah menjaga dari lahirnya bangsa ini sampai sekarang," ujar Meutya menegaskan pentingnya sinergi antara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), pemerintah daerah dan PWI.

Mantan Ketua Komisi I DPR RI itu juga menyoroti peran media dalam memperkuat pembangunan di tingkat lokal.

Menurutnya, media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra pengawasan publik agar kebijakan pemerintah tetap berpihak kepada masyarakat. Dan kualitas demokrasi di Indonesia tidak lepas dari peran pers yang independen dan profesional.

Oleh karena itu, Meutya menilai penting bagi Kominfo dan Pemda untuk memberi ruang dialog, mendukung kegiatan PWI dan memastikan jurnalisme berkualitas tetap tumbuh di daerah.

Melalui kerjasama yang solid antara pemerintah dan insan pers, Meutya optimistis, kualitas informasi publik akan semakin baik.

Dengan demikian, masyarakat akan lebih terlindungi dari hoaks dan disinformasi yang berpotensi memecah belah bangsa.

"Maka kami di Kemkomdigi, wajib membuat regulasi yang  paling tidak memudahkan sedikit dan aspiratif terhadap harapan PWI," sebut Meutya seraya menambahkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan organisasi wartawan merupakan bagian dari upaya menjaga ekosistem informasi yang sehat. Kerjasama itu dapat memperkuat fungsi media sebagai pilar demokrasi serta mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan kebijakan publik secara transparan dan edukatif.

"Kerjasama dengan pemerintah pusat harus juga dibarengi PWI dengan pemerintah daerah, kami juga akan sampaikan juga melalui kadis Kominfo di seluruh provinsi dan meminta kepada pak Wamen Bu Dirjen agar kadis Kominfo diberikan pemahaman dan Pemerintah Daerah wajib juga kerjasama dengan temen-temen PWI di berbagai provinsi," katanya berharap kebijakan ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi diterapkan secara nyata melalui program komunikasi publik, pelatihan jurnalistik dan literasi digital di berbagai daerah.

"Saya titip pak Wamen, Bu Dirjen, bahasa wajib tidak boleh tidak pemerintah mendukung PWI dan juga ekosistem media tanah air," tegas Meutya.(*)

 


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

100.000 Jemaah Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Prabowo Ajak Jajaran Kadin Indonesia Perkuat Kolaborasi antara Pemerintah dan Dunia Usaha

1 Agustus, Menag Ajak Masyarakat Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

PWI Fest 2026 Siap Digelar, Akhmad Munir: Pers Indonesia Bersiap Hadapi Era AI

Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Menaker: Hubungan Industrial Harus Adaptif

Lewat News Room Jaga Desa, SMSI Kalteng dan Kejari Palangka Raya Perkuat Kolaborasi

100.000 Jemaah Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Prabowo Ajak Jajaran Kadin Indonesia Perkuat Kolaborasi antara Pemerintah dan Dunia Usaha

1 Agustus, Menag Ajak Masyarakat Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

PWI Fest 2026 Siap Digelar, Akhmad Munir: Pers Indonesia Bersiap Hadapi Era AI

Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Menaker: Hubungan Industrial Harus Adaptif

Lewat News Room Jaga Desa, SMSI Kalteng dan Kejari Palangka Raya Perkuat Kolaborasi



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Sasar 17 Desa di Wilayah 3T
01 Agustus 2026
100.000 Jemaah Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
01 Agustus 2026
SMSI Dukung PKPA dan Pendidikan Mediator
01 Agustus 2026
Prabowo Ajak Jajaran Kadin Indonesia Perkuat Kolaborasi antara Pemerintah dan Dunia Usaha
01 Agustus 2026
Ingin Lanjut S2 Komunikasi? UIR Buka Pendaftaran hingga 22 Agustus 2026
31 Juli 2026
Amran Tambi: Momentum Memperkuat Peran Masyarakat Perantau
31 Juli 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Komunikasi dan Transformasi Organisasi
31 Juli 2026
Penanganan Perkara Perdata, Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Bersama Tim Advokasi Ditjen AHU
31 Juli 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum "PASTI Ada Solusi" Episode 9
31 Juli 2026
Kemenkum Riau Aktif Petakan Persoalan Hukum Masyarakat
31 Juli 2026
TERPOPULER +
  • 1 Perambah Mangrove Ditangkap, Bupati Rohil: Harus Jadi Efek Jera
  • 2 Geram Lihat Mangrove Dirusak, Kapolda Riau: Tidak Ada Toleransi
  • 3 Irjen Pol Herry: Tak Ada Ampun bagi Perusak Alam
  • 4 Ingatkan Calon Komisioner KI Riau Bekerja Penuh Waktu, Zufra Irwan: Jangan Ada Kerja Sambilan
  • 5 Zufra Irwan: Harus Bersih, Tanpa Diwarnai Jatah Fraksi atau Partai Politik
  • 6 Kemenkum Riau Dorong Penyesuaian Regulasi Desa
  • 7 Kemenkum Riau Sinergikan Layanan Hukum Desa
  • 8 PHR Hadirkan Senyum dan Ruang Tumbuh Bagi Generasi Muda Riau
  • 9 Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Kolaborasi Lintas Kementerian
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved