• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Tinjau Arena Perlombaan Hari Pertama MTQ XLIV, Ketua LPTQ Riau: Evaluasi akan Terus Dilakukan Setiap Hari
Dibaca : 89 Kali
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau di Sungai Batang Kuantan
Dibaca : 207 Kali
Nasaruddin Umar: Luar Biasa! Satu Kafilah Pesertanya Lebih dari Seribu Orang
Dibaca : 211 Kali
Torehkan Prestasi Nasional, Siswa SMAN 8 Pekanbaru Bawa Pulang Emas dan Perunggu
Dibaca : 239 Kali
Menag: Ruang Baru bagi Penguatan Spiritual dan Peradaban Umat
Dibaca : 260 Kali

  • Home
  • Nasional

Pemerintah Bangun Danau Toba

Menko Luhut: Masyarakat Harus Jaga

Redaksi
Ahad, 03 Maret 2019 10:51:31 WIB
Cetak
Menko Maritim RI Luhut Binsar Pandjaitan (pegang gunting)
Tobasa, HarianTimes.com - Menko Maritim Luhut B Pandjaitan meresmikan beroperasinya KMP. Ihan Batak di pelabuhan Ajibata, Toba Samosir. Kapal ini melayani lintas pelabuhan penyeberangan Ajibata – Ambarita, pada Sabtu (02/03/2019).

“Seperti disampaikan Menhub tadi, ini adalah program pemerintah pusat tetapi tidak akan ada artinya kalau masyarakatnya sendiri tidak merespon. Saya ingatkan masyarakat Batak jangan buang sampah dan kotoran lagi di Danau Toba. Karena kalau Danau Toba jorok, wisatawan tidak akan datang lagi. Dan ini tidak sehat untuk generasi yang akan datang,” ujar Menko Luhut dalam sambutannya.

Pada kesempatan tersebut Menko Luhut mengisahkan bahwa yang pertama kali mencetuskan dibangunnya kawasan Danau Toba adalah Presiden Joko Widodo.
“Beliau mengatakan empat destinasi tujuan wisata yang harus diwujudkan yang pertama Danau Toba, kedua Borobudur, ketiga Mandalika dan keempat Labuan Bajo. Presiden melihat bahwa Danau Toba ini indah sekali, dan beliau ingin Danau Toba dibuat hebat. Budayanya dikembangkan karena banyak yang bisa dijual, tapi kebersihan tetap dijaga,” ujarnya.

Ia mengatakan pemerintah juga telah membangun dua bandar udara yaitu Silangit dan Sibisa serta jalan tol untuk menunjang pertumbuhan sektor pariwisata.

Menurutnya Menhub sedang dalam proses menyiapkan kapal pariwisata yang akan mengelilingi Danau Toba. 
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang juga hadir dalam acara tersebut mengatakan pihaknya masih akan terus membangun wilayah ini.

“Sehingga wisatawan yang mau ke Toba menjadi nyaman. Ada satu titik tetapi titik-titik lain juga harus kita pikirkan. Damri sudah beroperasi dan itu menandakan bahwa kecintaan Presiden terhadap Toba itu selalu. Beliau selalu ingatkan saya Pak Menteri, itu Toba jangan sampai tidak jadi”. Makanya saya ngajak Pak Menko Luhut selaku pimpinan saya untuk ikut meresmikan supaya tambah hebat,” ujar Menhub.

Menko Luhut mengatakan nanti akan ada Dok untuk memelihara dan memeriksa kapal-kapal. â€œUntuk menghindari kecelakaan seperti KM Sinar Bangun, seperti yang terjadi beberapa waktu yang lalu,” kata Menko Luhut.

Kapal KMP. IhanBatak dengan kapasitas 300 GT, menghubungkan Pelabuhan Penyeberangan Ajibata di Kabupaten Toba Samosir, dengan Pelabuhan Penyeberangan Ambarita, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara yang berjarak 9 mil.
Bagi penumpang yang berencana menuju Bandara Silangit dapat memanfaatkan fasilitas angkutan bus Damri yang disediakan dari dan menuju Bandara Silangit pada Pelabuhan Ajibata ini.

Kuala Tanjung

Dari Tobasa, Menko Luhut meninjau Pelabuhan Kuala Tanjung di Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Pelabuhan ini direncanakan untuk menjadi pelabuhan terbesar di wilayah barat Indonesia. â€œSekarang kita sedang uji coba pemindahan dari Belawan. Pelabuhan ini bagus kedalamannya 17 meter, sementara kapal yang besar itu cukup dengan 16 meter kalau air sedang pasang bisa mencapai 21 meter. Ini kan demi efisiensi. Nanti kelapa sawit juga dikirim dari sini agar terpadu semua serta mengurangi traffic di Medan dari Belawan,” jelas Menko Luhut kepada media usai peninjauan.

Menko Luhut menyebutkan bahwa pelabuhan ini termasuk dalam pembangunan tujuh hub (penghubung) yang diharapkan dapat menekan biaya angkut. Menko Luhut mengatakan Dirjen Perhubungan Laut telah melaporkan penurunan cost nya bisa sampai 35% malah bisa sampai 55% kalau dipindahkan ke pelabuhan ini.

“Selama ini kan direct call kita ke Singapura. Transhipment. Tidak perlu kita ke situ. Bagaimana kalau misalnya kita alihkan ke Jakarta, disitu kita buat fasilitas seperti di Singapura. Itu bisa mengurangi 35% dari cost kita. Malah ada beberapa item 55% yang berkurang. Agar lebih efisien, kompetitif,” jelasnya. 
Pelabuhan Kuala Tanjung rencananya akan menjadi Pelabuhan Hub Internasional dengan berbagai fungsi. Salah satunya yaitu menyediakan lahan untuk kawasan industri.

Kedaulatan Maritim

Sebelum bertolak ke Jakarta, Menko Luhut menghadiri "Forum The Next Generation Entrepreneurs" yang dilaksanakan di Politeknik Wilmar, Medan, Sumatera Utara (Sumut). Kepada para peserta Ia memaparkan kondisi perekonomian Indonesia serta perkembangan pembangunan infrastruktur kemaritiman terkini.

“Kita ini ditakdirkan untuk untuk menjadi negara kepulauan terbesar di dunia. Kalau kita lihat di utara ini ada Samudera Pasifik, di selatan ini ada Samudera Hindia. Jadi kita harus bisa memanfaatkan kelebihan kita. Kita punya tiga ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia) yang bertahun-tahun tidak diurus. Orang lewat di tempat kita, tidak bisa kita awasi. Orang ambil aja ikan disini, sekarang kami membuat program integrated fishing industry di daerah Natuna ini. Be kerja sama dengan AL, Bakamla, KKP,” papar Menko Luhut. 
Ia menjelaskan pentingnya hal ini agar tidak ada yang mengklaim traditional fishing ground di ZEE Indonesia.

Menjawab pertanyaan seorang pelajar tentang pertumbuhan ekonomi Indonesia, Menko Luhut mengatakan bahwa saat ini pemerintah sedang mengintegrasikan dan mengharmonisasi peraturan demi efisiensi. Sehingga ia optimis pada tahun 2024 GDP Indonesia bisa berada pada USD 2 triliun dengan pertumbuhan sejuta 7%.

“Tahun 2024 mungkin bisa mencapai 8-9%. Tadi ada pertanyaan kapan negara kita bisa disebut negara maju, kalau kita bisa maintain itu selama 10 hingga 20 tahun. Saat itulah kita akan keluar dari apa yang disebut sebagai middle income trap. Kalau kita sudah keluar dari middle income trap, tinggal satu langkah lagi kita akan jadi negara maju,” ujarnya menjawab pertanyaan peserta.

Ia menjelaskan indonesia masih butuh mungkin 20 hingga 30 tahun lagi untuk mencapai itu. Badan-badan ekonomi dunia sepertinya Bank Dunia, IMF, WEF, dll mengatakan Indonesia akan masuk ke empat besar ekonomi dunia pada tahun 2030 atau 2045.

“Itu zaman kalian semua. Mereka bilang karena Indonesia ini punya semua, tapi mereka bilang dengan satu kondisi Indonesia harus stabil,” ujarnya. (*/hrp)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Firdaus: Tema yang Diusung “Fondasi Regulasi & Arsitektur Keuangan Negara”

Waka GEKIRA Herry Dahana: Dukung Setiap Kebijakan yang Benar-Benar Berpihak pada Kepentingan Rakyat

Sambut 5.000 Wartawan, PWI Pusat Matangkan Persiapan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

16 Tokoh Terima Anugerah SMSI 2026, Ketum SMSI Firdaus: Pers Merdeka Kunci Demokrasi Sehat

Tekan Penumpukan Perkara, SMSI Dukung Program Mediasi MA

Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, Tapi Kompetensi

Firdaus: Tema yang Diusung “Fondasi Regulasi & Arsitektur Keuangan Negara”

Waka GEKIRA Herry Dahana: Dukung Setiap Kebijakan yang Benar-Benar Berpihak pada Kepentingan Rakyat

Sambut 5.000 Wartawan, PWI Pusat Matangkan Persiapan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

16 Tokoh Terima Anugerah SMSI 2026, Ketum SMSI Firdaus: Pers Merdeka Kunci Demokrasi Sehat

Tekan Penumpukan Perkara, SMSI Dukung Program Mediasi MA

Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, Tapi Kompetensi



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Tinjau Arena Perlombaan Hari Pertama MTQ XLIV, Ketua LPTQ Riau: Evaluasi akan Terus Dilakukan Setiap Hari
28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau di Sungai Batang Kuantan
27 Juni 2026
Nasaruddin Umar: Luar Biasa! Satu Kafilah Pesertanya Lebih dari Seribu Orang
27 Juni 2026
Torehkan Prestasi Nasional, Siswa SMAN 8 Pekanbaru Bawa Pulang Emas dan Perunggu
27 Juni 2026
Menag: Ruang Baru bagi Penguatan Spiritual dan Peradaban Umat
27 Juni 2026
Kanwil Kemenkum Riau Koordinasikan Penguatan Tugas dan Fungsi Balai Harta Peninggalan Medan
26 Juni 2026
Rarak dan Calempong Kuansing Warnai Penerimaan Kafilah MTQ XLIV Riau 2026
26 Juni 2026
Perkuat Integritas dan Profesionalitas, LPTQ Riau Gelar Orientasi dan Pembekalan Dewan Hakim MTQ ke-44 Tingkat Provinsi
26 Juni 2026
Kemenkum Riau Dorong Ranperda Penanaman Modal yang Inklusif dan Berbasis HAM
26 Juni 2026
Melalui FGD Strategis, Kemenkum Riau Dorong Harmonisasi Perizinan Daerah
26 Juni 2026
TERPOPULER +
  • 1 Waspada Penipuan!, UIR Tegaskan Tidak Pernah Menagih UKT Melalui WhatsApp, SMS Maupun Medsos
  • 2 KLH/BPLH Perkuat Pencegahan Karhutla di Lahan Gambut Riau
  • 3 16 Tokoh Terima Anugerah SMSI 2026, Ketum SMSI Firdaus: Pers Merdeka Kunci Demokrasi Sehat
  • 4 Wadah Aspirasi Masyarakat, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik "PASTI ADA SOLUSI"
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pengawasan Protokol Notaris di Inhu
  • 6 Tinjau Inovasi CEOR Minas, Komisi VI DPR RI Dukung Langkah Pertamina Jaga Ketahanan Energi Nasional
  • 7 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Ekosistem Kekayaan Intelektual di Rohil
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau dan FH Unri Perkuat Sinergi Kukerta Berdampak
  • 9 APP Group Perkuat Kolaborasi di Pelalawan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved