• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Buka Musda V MUI Siak, Syamsurizal: Semoga Lahir Gagasan-Gagasan Besar
Dibaca : 270 Kali
139 ASN Kemenag Riau Ikuti Asesmen Pro ASN
Dibaca : 298 Kali
Lima Madrasah Kota Pekanbaru Promosikan Produk dan Budaya Riau di IES 2026
Dibaca : 327 Kali
Himpunan Siompu Kampar Riau Audiensi dengan Anggota DPD RI, Didis Mardisna: Semoga Bisa Berkolaborasi di Banyak Program
Dibaca : 328 Kali
Perkuat Pengelolaan JDIH, Kanwil Kemenkum Riau Terima Konsultasi DPRD Inhu
Dibaca : 325 Kali

  • Home
  • Rokan Hulu

Perjalanan Keliling Kampung “Tembus 125 Desa“

Bagus Santoso: Sumber Air Panas Sikebau Jaya Objek Wisata Menakjubkan

Redaksi
Kamis, 21 Februari 2019 10:44:36 WIB
Cetak
Bagus Santoso didampingi Kades Sikebau Jaya melihat potensi Alam Air Panas di tengah rimbun Hutan.
Rohul, Hariantimes.com - Banyak desa di Riau menyimpan potensi wisata. Salah satunya Desa Sikebau Jaya, Kabupaten Rokan Hulu. 

Di Desa Sikebau ini,  sedikitnya ada 3 objek wisata yang menarik. Yaitu wisata alam sumber air panas, sumber mata air dan Makam Imam Muda.

Anggota DPRD Provinsi Riau Bagus Santoso dalam perjalanan keliling kampung “Tembus 125 Desa“ mendapat kehormatan mengunjungi wisata menakjubkan. Yakni sumber air panas di Desa Sikebau Jaya yang kondisinya perlu perhatian semua pihak.

"Untuk mengembangkan potensi wisata dibutuhkan kerjasama semua pihak, terutama pemerintah agar membuat program kerja terkait anggaran yang dibutuhkan. Disamping juga kesadaran atau kepedulian masyarakat dalam mengawasi memelihara agar objek wisatanya tetap terawat," ujar Bagus Santoso Yang juga Caleg DPR RI Dapil Riau 1 ini. 

Bagus Santoso mengungkapkan,
sumber air panas di Desa Sikebau Jaya ini sebuah pemandangan yang menakjubkan telaga sumber air panas dikelilingi rimbunnya pohon hutan di tengah ratusan hekatare perkebunan karet peninggalan PTP V. 

"Memang hutan alami yang tersisa hanya tinggal 2 hektare. Sedangkan kanan kiri tegak pohon karet tua tanaman masa awal transmigrasi dan juga pohon sawit," katanya. 

Di tengah hutan dirimbuni pohon besar sumber air panas terus mengalir sejernih air mineral kemasan. Siapapun anda yang berkunjung pasti dibuat kepencut untuk mengentuh dan memercikkan air lalu merasaka hangatnya air panas nan bening. Asal anda tahu adalah keajaiban meski air panas tapi tak ada bau belerang seperti ditempat lainnya. Bening airnya sama dengan air mineral.

Sumber air panas ini juga unik, diapit sungai kecil dihiasi aneka ikan kecil dan ditumbuhi rerumputan. Aneh, ya begitulah. Air panas tapi ikan dan rumput tetap hidup. 

Bersama Kepala Desa Sikebau Jaya Warsito dan warga Tim SBS menikmati pemandangan alam dan jernihnya sumber air panas. Beningnya air bertambah nyaman dibawah rimbunnya pohon hutan dan bunyi hewan burung dan burung.

Sayang sekali, potensi wisata yang menakjubkan ini belum dikelola sehingga belum banyak dikenal dan dimanfaatkan masyarakat secara luas. Pada masa awal pembukaan perkebunan Karet sebenarnya pihak PTP V sudah memulai merawat dan mengelola sumber air panas. Setelah menuruni jalan masuk yang kini sudah bersemak belukar terdapat 2 patung rusa yang kini masih utuh. Sedangkan pada sumber air panas juga sudah di buat kotak dengan semen. Disampingnya ada bekas bak agak lebar seperti kolam untuk berendam.

Menurut keterangan sesepuh desa, Mbah Maryono oleh PTP V sumber air panas dirawat dengan mengangkat 4 orang tenaga kerja dari warga kampung yang diberikan honor. Hanya saja setelah diserahkan kepada desa sumber air panas itu sudah tak terawat lagi dan menjadi semak belukar. PTP V sekarang sudah meninggalkan perkebunan karet tersebut menjadi hak milik warga transmigrasi. 

Kepala Desa Sikabau Jaya Warsito berharap kepada pemerintah untuk membantu menggali dan menghidupkan potensi wisata air panas di desanya. 

“Kami akan berembuk dengan kepala desa tetangga untuk bersama mengelola sebagai potensi desa,” kata warsito dengan nada optimis.

Menuju sumber air panas desa Sikebau jaya hanya berjarak 3 KM dari jembatan gantung sungai Sei Asam yang melintasi desa. Karena jalannya berbukit dan jalan setapak akan lebih pas jika memakai sepeda motor jenis terabas atau trail. Anda akan merasakan sensasi perjalanan yang menegangkan, ditengah hutan karet tua jalan setapak, terjal dan licin. Tetapi anda dipastikan terbayar puas setelah meredam kaki dan mandi air hangat, anda penasaran silahkan datang ke Desa Sikebau Jaya, selamat mengguyur badan dengan air hangat.(*/ron) 


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kemenkum Riau Perkuat Layanan KI di Universitas Pasir Pengaraian

Ratusan Kepsek se Rohul Antusias Mengikuti Sosialisasi KIP, Zufra Irwan: Jangan Takut Diminta Informasi

Tatang Yudiansyah: Kelola Keuangan Sekolah dengan Transparan, Tutup Informasi yang Dikecualikan

Massif Lakukan Pengeboran, APGWI Capai Produksi Tertinggi Sejak Kelola Blok West Kampar

Masyarakat Terima Kompensasi Tanam Tumbuh Kegiatan Seismik 3D PT APGWI

Lantik Pengurus PWI Rohul 2024-2027, Raja Isyam: Jaga Etika, Kredibilitas dan Integritas

Kemenkum Riau Perkuat Layanan KI di Universitas Pasir Pengaraian

Ratusan Kepsek se Rohul Antusias Mengikuti Sosialisasi KIP, Zufra Irwan: Jangan Takut Diminta Informasi

Tatang Yudiansyah: Kelola Keuangan Sekolah dengan Transparan, Tutup Informasi yang Dikecualikan

Massif Lakukan Pengeboran, APGWI Capai Produksi Tertinggi Sejak Kelola Blok West Kampar

Masyarakat Terima Kompensasi Tanam Tumbuh Kegiatan Seismik 3D PT APGWI

Lantik Pengurus PWI Rohul 2024-2027, Raja Isyam: Jaga Etika, Kredibilitas dan Integritas



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Buka Musda V MUI Siak, Syamsurizal: Semoga Lahir Gagasan-Gagasan Besar
31 Oktober 2026
139 ASN Kemenag Riau Ikuti Asesmen Pro ASN
31 Oktober 2026
Lima Madrasah Kota Pekanbaru Promosikan Produk dan Budaya Riau di IES 2026
31 Oktober 2026
Himpunan Siompu Kampar Riau Audiensi dengan Anggota DPD RI, Didis Mardisna: Semoga Bisa Berkolaborasi di Banyak Program
30 Oktober 2026
Perkuat Pengelolaan JDIH, Kanwil Kemenkum Riau Terima Konsultasi DPRD Inhu
30 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bengkalis
30 Oktober 2026
Afni: Patut Diwariskan dan Menjadi Inspirasi bagi Generasi Sekarang
30 Oktober 2026
Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
29 Oktober 2026
RDP Pansus DPRD Riau, Koalisi Masyarakat Sipil Minta Hapus Green Policing Peninggalan Heryman
29 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Konsultasi Ranperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Kabupaten Bengkalis
29 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
  • 2 Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
  • 3 Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
  • 4 Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
  • 5 Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
  • 6 Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta
  • 7 Libatkan 1.711 Peserta, Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Gaungkan Toleransi dan Siak Hijau
  • 8 Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri
  • 9 Edison Manik: Momen Pulang Kampung untuk Mengabdi di Riau
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved