• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
Dibaca : 109 Kali
Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
Dibaca : 101 Kali
Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta
Dibaca : 101 Kali
Libatkan 1.711 Peserta, Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Gaungkan Toleransi dan Siak Hijau
Dibaca : 105 Kali
Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri
Dibaca : 222 Kali

  • Home
  • Rokan Hulu

Program “Tembus 105” Desa se Riau

Bagus Santoso Bersama Tim SBS Banyak Menyibak Potensi

Redaksi
Selasa, 19 Februari 2019 10:33:20 WIB
Cetak
Anggota DPRD Riau Bagus Santoso saat mengunjungi Istana Kerajaan Rokan. 


Rohul, Hariantimes.com - Dalam program “tembus 105” desa se Riau, Anggota DPRD Riau Bagus Santoso yang juga Caleg DPR RI Dapil Riau 1 bersama Tim Sahabat Bagus Santoso (SBS) sudah banyak menyibak berbagai kendala, sekaligus potensi yang bisa dikembangkan.

Tidak hanya potensi wisata alam, tetapi juga situs- situs budaya dan sejarah yang menyimpan pesona nan indah dan bernilai tinggi warisan bangsa.

Salah satunya adalah Istana kerajaan Rokan, kuburan raja-raja, rumah Pogodongan suku di Kenegerian Rokan.  

Saat singgah di Desa Koto Ruang Kecamatan Rokan 4, didampingi Kepala Desa Alex Susanto, Kades Cipang Kanan Abadi serta warga, rombongan diajak berkeliling di lingkungan peninggalan Istana Kerajaan Rokan. 

Istana Raja ini yang menurut catatan sejarah dibangun pada abad 18. Kini sudah berumur 210 tahun Dan masih kokoh dengan tiang kayu balok empat persegi. Istimewanya, 4 tiang tengah konon tanpa sambungan tegak kokoh ke atas. 

Di belakang Istana tumbuh perkasa pohon beringin seakan menjaga Istana dari deburan air mengalir deras Sungai Rokan yang di zaman dulu sebagai jalur transportasi kerajaan.   

Dibagian luarnya masih terlihat dengan jelas ornamen dengan ukiran-ukiran, meski sudah kusam.

Kekokohan Istana Rokan, lambang kejayaan masa lampau itu kini atapnya dari seng yang sudah cokelat kehitaman berkarat dimakan usia. Kabarnya dulu beratap Ijuk dengan ornamen khas melengkung di tengah, sepintas seperti rumah adat Sumatera Barat.  

Di bagian dinding luar istana juga terdapat dua buah ukiran dangan motif naga yang melambangkan raja dan ratu kerajaan tersebut. Ukiran juga terdapat pada tiang-tiang beranda serta disetiap bagian anak tangga menuju pintu masuk istana.

Disebelah kanan kiri istana berdiri 10 rumah Pogodongan Suku. Sayang, situs budaya yang bernilai tinggi ini nampak sebagian sudah tak terawat dan ada bagian yang lapuk. Menurut Alex barang-barang peninggalan sudah hilang, maka dibagian dalam kosong hanya lantai dan dinding kayu.

Telisik punya telisik, meskipun Istana Raja ini tegak di Rokan Koto ternyata situs budaya masih wewenang Situs Budaya Pagar Ruyung Sumbar. Tersebab kewenangan inilah, pemerintah desa tidak bisa berbuat banyak. 

“Karena kewenangan desa tak bisa mengelolanya, kami berharap situs budaya ini bisa dilimpahkan ke Kabupaten Rohul. Sehingga melalui Dinas Pariwisata dan budaya bisa diserahkan ke pemerintah desa,” harap Kepala Desa Alex Susanto. 

Karena terbentur kewenangan, maka situs budaya ini belum tergarap dengan baik. Sarana dan prasarana pendukung juga sangat minim. Bahkan saat rombongan tersesak mau ke toilet, Pak Kades terpaksa mengarahkan ke kantor Kepala Desa menyeberang jalan di depan Istana. 

Untuk melihat peninggalan sejarah Istana Rokan, perjalanannya memang lumayan jauh. Istana Rokan terletak sekitar 300 kilometer dari Pekanbaru, sekitar 65 Kilometer dari Pasir Pangaraian, Ibukota Kabupaten Rohul, dan hanya 28 kilometer dari Kota Ujung Batu, dengan lalu lintas yang lancar dan akses jalan menuju kesana sudah diaspal.  Jalan sudah beraspal dengan pesona alam bukit dan jalan berkelok-kelok sambil memandang hamparan kebun karet dan sawit. 

Kepala Desa Alex Susanto berharap, kewenangan mengelola situs budaya menjadi wewenang pemerintah Rokan Hulu. Sehingga peninggalan sejarah ini bisa dikelola lebih baik dan menjadi potensi desa yang bisa diandalkan.(*/ron) 


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kemenkum Riau Perkuat Layanan KI di Universitas Pasir Pengaraian

Ratusan Kepsek se Rohul Antusias Mengikuti Sosialisasi KIP, Zufra Irwan: Jangan Takut Diminta Informasi

Tatang Yudiansyah: Kelola Keuangan Sekolah dengan Transparan, Tutup Informasi yang Dikecualikan

Massif Lakukan Pengeboran, APGWI Capai Produksi Tertinggi Sejak Kelola Blok West Kampar

Masyarakat Terima Kompensasi Tanam Tumbuh Kegiatan Seismik 3D PT APGWI

Lantik Pengurus PWI Rohul 2024-2027, Raja Isyam: Jaga Etika, Kredibilitas dan Integritas

Kemenkum Riau Perkuat Layanan KI di Universitas Pasir Pengaraian

Ratusan Kepsek se Rohul Antusias Mengikuti Sosialisasi KIP, Zufra Irwan: Jangan Takut Diminta Informasi

Tatang Yudiansyah: Kelola Keuangan Sekolah dengan Transparan, Tutup Informasi yang Dikecualikan

Massif Lakukan Pengeboran, APGWI Capai Produksi Tertinggi Sejak Kelola Blok West Kampar

Masyarakat Terima Kompensasi Tanam Tumbuh Kegiatan Seismik 3D PT APGWI

Lantik Pengurus PWI Rohul 2024-2027, Raja Isyam: Jaga Etika, Kredibilitas dan Integritas



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
24 Oktober 2026
Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
24 Oktober 2026
Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta
24 Oktober 2026
Libatkan 1.711 Peserta, Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Gaungkan Toleransi dan Siak Hijau
24 Oktober 2026
Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri
23 Oktober 2026
Edison Manik: Momen Pulang Kampung untuk Mengabdi di Riau
23 Oktober 2026
Rudi Hendra Pakpahan Titipkan Estafet Kepemimpinan ke Edison Manik
23 Oktober 2026
Nel Ikhwan: Jejak Langkahnya Mampu Membawa Energi Baru dan Memperkuat Sinergi Lintas Sektoral
23 Oktober 2026
Kemenag Siak Gelar Kemah 2026 Kerukunan, Kemah Madrasah, dan Kemah Ekoteologi
22 Oktober 2026
BDS 2026, KPP Pratama Rengat Perkuat Ekosistem UMKM
21 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperwako Strategi Sanitasi Kota Pekanbaru 2025–2029
  • 2 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi Melalui Inovasi PASIH PERDA
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pembahasan Penyempurnaan Pedoman Pemeriksaan Protokol Notaris
  • 4 Akselerasi Kinerja dan Konsolidasi Program Strategis, Kakanwil Pimpin Rapat Kinerja Kemenkum Riau
  • 5 IKAN PATIN Permudah Pengambilan Paspor, Pemohon Bisa Cek Status Secara Online
  • 6 SPS Riau Pelajari Strategi Pengembangan Media ke Batam News
  • 7 Pemkab Siak Terima Alokasi Anggaran Dukungan Verval untuk Penguatan KDKMP
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar
  • 9 Keliling Empat Kampung, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Bantuan ke Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved