• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
SMSI Desak Panja RUU PFII Memasukkan Klausul Ring-Fencing
Dibaca : 92 Kali
Genjot Potensi Pertanian 400 Ha, Pemkab Siak Perjuangkan Akses Teluk Lanus
Dibaca : 197 Kali
Energi untuk Masa Depan, Saatnya Indonesia Berani Bertransisi
Dibaca : 242 Kali
Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Buka Penjaringan Bakal Calon Ketua
Dibaca : 424 Kali
Dukung Penuh Kehadiran PFII, SMSI Siapkan "White Paper" untuk Pemerintah
Dibaca : 291 Kali

  • Home
  • Rokan Hulu

Program “Tembus 105” Desa se Riau

Bagus Santoso Bersama Tim SBS Banyak Menyibak Potensi

Redaksi
Selasa, 19 Februari 2019 10:33:20 WIB
Cetak
Anggota DPRD Riau Bagus Santoso saat mengunjungi Istana Kerajaan Rokan. 


Rohul, Hariantimes.com - Dalam program “tembus 105” desa se Riau, Anggota DPRD Riau Bagus Santoso yang juga Caleg DPR RI Dapil Riau 1 bersama Tim Sahabat Bagus Santoso (SBS) sudah banyak menyibak berbagai kendala, sekaligus potensi yang bisa dikembangkan.

Tidak hanya potensi wisata alam, tetapi juga situs- situs budaya dan sejarah yang menyimpan pesona nan indah dan bernilai tinggi warisan bangsa.

Salah satunya adalah Istana kerajaan Rokan, kuburan raja-raja, rumah Pogodongan suku di Kenegerian Rokan.  

Saat singgah di Desa Koto Ruang Kecamatan Rokan 4, didampingi Kepala Desa Alex Susanto, Kades Cipang Kanan Abadi serta warga, rombongan diajak berkeliling di lingkungan peninggalan Istana Kerajaan Rokan. 

Istana Raja ini yang menurut catatan sejarah dibangun pada abad 18. Kini sudah berumur 210 tahun Dan masih kokoh dengan tiang kayu balok empat persegi. Istimewanya, 4 tiang tengah konon tanpa sambungan tegak kokoh ke atas. 

Di belakang Istana tumbuh perkasa pohon beringin seakan menjaga Istana dari deburan air mengalir deras Sungai Rokan yang di zaman dulu sebagai jalur transportasi kerajaan.   

Dibagian luarnya masih terlihat dengan jelas ornamen dengan ukiran-ukiran, meski sudah kusam.

Kekokohan Istana Rokan, lambang kejayaan masa lampau itu kini atapnya dari seng yang sudah cokelat kehitaman berkarat dimakan usia. Kabarnya dulu beratap Ijuk dengan ornamen khas melengkung di tengah, sepintas seperti rumah adat Sumatera Barat.  

Di bagian dinding luar istana juga terdapat dua buah ukiran dangan motif naga yang melambangkan raja dan ratu kerajaan tersebut. Ukiran juga terdapat pada tiang-tiang beranda serta disetiap bagian anak tangga menuju pintu masuk istana.

Disebelah kanan kiri istana berdiri 10 rumah Pogodongan Suku. Sayang, situs budaya yang bernilai tinggi ini nampak sebagian sudah tak terawat dan ada bagian yang lapuk. Menurut Alex barang-barang peninggalan sudah hilang, maka dibagian dalam kosong hanya lantai dan dinding kayu.

Telisik punya telisik, meskipun Istana Raja ini tegak di Rokan Koto ternyata situs budaya masih wewenang Situs Budaya Pagar Ruyung Sumbar. Tersebab kewenangan inilah, pemerintah desa tidak bisa berbuat banyak. 

“Karena kewenangan desa tak bisa mengelolanya, kami berharap situs budaya ini bisa dilimpahkan ke Kabupaten Rohul. Sehingga melalui Dinas Pariwisata dan budaya bisa diserahkan ke pemerintah desa,” harap Kepala Desa Alex Susanto. 

Karena terbentur kewenangan, maka situs budaya ini belum tergarap dengan baik. Sarana dan prasarana pendukung juga sangat minim. Bahkan saat rombongan tersesak mau ke toilet, Pak Kades terpaksa mengarahkan ke kantor Kepala Desa menyeberang jalan di depan Istana. 

Untuk melihat peninggalan sejarah Istana Rokan, perjalanannya memang lumayan jauh. Istana Rokan terletak sekitar 300 kilometer dari Pekanbaru, sekitar 65 Kilometer dari Pasir Pangaraian, Ibukota Kabupaten Rohul, dan hanya 28 kilometer dari Kota Ujung Batu, dengan lalu lintas yang lancar dan akses jalan menuju kesana sudah diaspal.  Jalan sudah beraspal dengan pesona alam bukit dan jalan berkelok-kelok sambil memandang hamparan kebun karet dan sawit. 

Kepala Desa Alex Susanto berharap, kewenangan mengelola situs budaya menjadi wewenang pemerintah Rokan Hulu. Sehingga peninggalan sejarah ini bisa dikelola lebih baik dan menjadi potensi desa yang bisa diandalkan.(*/ron) 


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Ratusan Kepsek se Rohul Antusias Mengikuti Sosialisasi KIP, Zufra Irwan: Jangan Takut Diminta Informasi

Tatang Yudiansyah: Kelola Keuangan Sekolah dengan Transparan, Tutup Informasi yang Dikecualikan

Massif Lakukan Pengeboran, APGWI Capai Produksi Tertinggi Sejak Kelola Blok West Kampar

Masyarakat Terima Kompensasi Tanam Tumbuh Kegiatan Seismik 3D PT APGWI

Lantik Pengurus PWI Rohul 2024-2027, Raja Isyam: Jaga Etika, Kredibilitas dan Integritas

Resmikan Institut Islam Internasional Basma, Menag Berharap Kelak Jadi Episentrum Baru Peradaban Islam Dunia

Ratusan Kepsek se Rohul Antusias Mengikuti Sosialisasi KIP, Zufra Irwan: Jangan Takut Diminta Informasi

Tatang Yudiansyah: Kelola Keuangan Sekolah dengan Transparan, Tutup Informasi yang Dikecualikan

Massif Lakukan Pengeboran, APGWI Capai Produksi Tertinggi Sejak Kelola Blok West Kampar

Masyarakat Terima Kompensasi Tanam Tumbuh Kegiatan Seismik 3D PT APGWI

Lantik Pengurus PWI Rohul 2024-2027, Raja Isyam: Jaga Etika, Kredibilitas dan Integritas

Resmikan Institut Islam Internasional Basma, Menag Berharap Kelak Jadi Episentrum Baru Peradaban Islam Dunia



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
SMSI Desak Panja RUU PFII Memasukkan Klausul Ring-Fencing
11 Juli 2026
Genjot Potensi Pertanian 400 Ha, Pemkab Siak Perjuangkan Akses Teluk Lanus
11 Juli 2026
Energi untuk Masa Depan, Saatnya Indonesia Berani Bertransisi
11 Juli 2026
Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Buka Penjaringan Bakal Calon Ketua
10 Juli 2026
Dukung Penuh Kehadiran PFII, SMSI Siapkan "White Paper" untuk Pemerintah
10 Juli 2026
Jaminan Kesehatan Masyarakat, Harmonisasi Ranperwako Pekanbaru Ditingkatkan
10 Juli 2026
Perpustakaan Hukum Kanwil Kemenkum Riau Menuju Digitalisasi dan Akses Publik Luas
10 Juli 2026
PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru
10 Juli 2026
Merajut Kembali Mimpi yang Hanyut, Pengrajin Tenun Srikandi Serumpun Bangkit Bersama PHR
10 Juli 2026
Kanwil Kemenkum Riau Tingkatkan Kompetensi Perancang Peraturan Perundang-undangan
10 Juli 2026
TERPOPULER +
  • 1 Astra International Ajak Anak Muda Jadi Inisiator Perubahan
  • 2 Muliardi: MTQ Harus Lahirkan Generasi Qur’ani dan Prestasi Nasional
  • 3 Hashim Djojohadikusumo: Perempuan Harus Jadi Penggerak Kemajuan Desa
  • 4 Khitan Ceria PHR Wujudkan Senyum Sehat Generasi Masa Depan Rokan
  • 5 Kemenkum Riau Ikuti Agenda Inti Rapat Koordinasi Pengendalian Kinerja Nasional
  • 6 Kanwil Kemenkum Riau Hadiri Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional di Graha Pengayoman
  • 7 Kemenkum Riau Bersama DPRD Pastikan Transparansi APBD 2025
  • 8 Kemenkum Riau Laksanakan Pengawasan dan Monitoring Notaris
  • 9 Tinjau Final Tilawah Dewasa MTQ XLIV Riau, Zulkifli Syukur: MTQ Harus Jadi Momentum Memperkuat Pembinaan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved