• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
Dibaca : 328 Kali
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
Dibaca : 325 Kali
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
Dibaca : 319 Kali
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
Dibaca : 298 Kali
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
Dibaca : 302 Kali

  • Home
  • Kuantan Singingi

Kembangkan Destinasi Wisata

Pemkab Kuansing Lakukan Audiensi Ke Asosiasi Kepariwisataan dan Dinas Pariwisata Riau

Redaksi
Sabtu, 09 Februari 2019 20:48:11 WIB
Cetak
Bupati Kuansing H Mursini didampingi Sekda Dianto Mampanini dan Waka I DPRD Sardiyono saat Audiensi Pariwisata di Pekanbaru
Pekanbaru, HarianTimes.com - Guna meningkatkan pengembangan pengelolaan kepariwisataan yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi, Pemerintah Daerah melalui OPD terkait, pada Jumat (08/02/2019) mengadakan audiensi dengan para asosiasi bidang kepariwisataan yang ada di Provinsi Riau dan Dinas Pariwisata Provinsi Riau.

Kegiatan ini bertujuan mendapatkan berbagai masukan cara mengelola dan mengembangkan destinasi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Kuansing agar terkelola secara baik dan konfrehensif sehingga nantinya dapat meningkat kunjungan wisatawan ke Kabupaten Kuansing.

Audiensi Pemkab Kuansing dengan asosiasi bidang kepariwisataan dan Dinas Pariwisata Provinsi Riau yang di selenggarakan di Pekanbaru ini, di hadiri Bupati Drs H Mursini MSi, Wakil Ketua I DPRD Sardiyono AMd, Sekda DR Dianto Mampanini SE MT, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan DR H Indra Suandy ST, dan Kepala OPD terkait lainnya.

Sedangkan dari Dinas Provinsi Riau langsung dihadiri Kadis Pariwisata Provinsi Riau Fahmizal Usman. Kemudian dari Asosiasi Kepariwisataan tampak hadir Indonesia Chef Asosiation, Bangun Suryoto, Ketua Asosiasi Peramu Wisata Indonesia Osvian Saputra, Ketua Lembaga Sertifikasi Nasional 

Acara Audiensi ini dikemas dalam bentuk diskusi yang dipimpin oleh Sekda Dianto Mampanini. Sebelum diskusi dilakukan, terlebih dahulu dilakukan ekspos oleh Bupati H Mursini. Dalam ekspos tersebut Mursini menyampaikan potensi pariwisata Kabupaten Kuansing.

Semua potensi tersebut mulai dari budaya seperti festival pacu jalur, perahu baganduang, silat Pangean, destinasi wisata alam seperti air terjun yang jumlahnya mencapai 23 lokasi disampaikan oleh Mursini dihadapan asosiasi kepariwisataan Riau yang hadir pada kesempatan tersebut.

Kemudian Mursini juga menyampaikan bahwa Kuansing juga memiliki ekowisata Bukit Rimbang Baling, tradisi mamucuak atau menangkap ikan di Desa Pangkalan Indarung Kecamatan Singingi, sumber air panas di Sungai Pinang Kecamatan Hulu Kuantan, hutan kota dan rumah godang di Teluk Kuantan Kecamatan Kuantan Tengah.

"Daerah kami banyak sekali potensi wisata baik religius, budaya maupun alam. Persoalannya belum terkelola secara baik sehingga kami sangat memerlukan  masukan dari berbagai pemangku kepentingan dan pelaku usaha kepariwisataan yang ada di Riau sehingga semua potensi wisata tadi bisa menarik kunjungan wisatawan ke daerah kami, begitu juga dengan kerjasama, pelayanan dan keterampilan sumberdaya manusia di bidang kepariwisataan juga bisa semakin meningkat," terang Mursini.

Kadis Pariwisata Riau Fahmizal Usman mengakui bahwa potensi wisata di Kabupaten Kuansing sangat prospek untuk dikembangkan. Dicontohkannya penyelenggaraan pacu jalur yang sudah berusia 115 tahun dan dihadiri puluhan ribu pengunjung menurutnya perlu dikembangkan lagi pengelolaannya.

"Saya melihat di tepian Nerosa sangat banya tenda berwarna hijau (terpal), seakan-akan kita melihatnya seperti kumuh. Sebaiknya atap pondok tersebut diganti saja dengan yang lebih menarik dan natural misalnya atap dari daun rumbia atau sejenisnya sehingga dapat menghilangkan kesan kumuhnya," saran Fahmizal.

Agar terkelola secara konfrehensif lagi pelaksanaan festival pacu jalur tersebut, dirinya menyarankan Pemkab Kuansing dapat melakukan kerjasama dengan pihak swasta.

 "Saya mendengar ada pihak swasta yang ingin membantu pengelolaan penyelenggaraan pacu jalur agar menjadi lebih baik lagi dan menarik wisatawan untuk datang. Saya kira Pemkab Kuansing dapat menjajaki dan bekerjasama dengan pihak swasta untuk itu," saran Fahmizal kembali.

Sementara itu Ahmad Fadli dari Asosiasi yang bergerak di bidang penyelenggara even dan pameran menyarankan, Pemkab Kuansing membuat kalender pariwisata dan  dalam menyelenggarakan sebuah even, harus sudah pasti waktu dan tanggal penyelenggaraan minimal satu tahun sebelum even dilaksanakan. Sehingga calon wisatawan bisa merancang skedul mereka untuk berkunjung menyaksikan pacu jalur.

Karena Kuansing belum ada organisasi di bidang perhotelan dirinya juga menyarankan agar di Kabupaten Kuansing juga harus segera dibentuk organisasi tersebut. Dari organisasi itu  nantinya diminta mereka turut memberikan kontribusi sumbang dan saran kepada Penkab Kuansing untuk penyelenggaraan sebuah even pacu jalur atau kegiatan kepariwisataan lainnya.

Begitu juga dengan Ketua Gempi Riau, Osvian Putra. Dia mengatakan Kuansing selain potensi budaya dan alam, Kuansing juga memiliki potensi wisata sejarah. Dia mengaku sudah beberapa kali membawa wisatawan asal Belanda yang ingin rel keretapi api mulai dari Lubuk Ambacang ke Pekanbaru. 

Wisatawan Belanda tersebut dulunya pernah dipekerjakan sebagai romusa oleh tentara Jepang untuk membangun rel kereta api dari Muaro Sijunjung hingga ke Pekanbaru. 

"Jadi wisatawan Belanda itu ingin melihat langsung bagaimana kondisi rel kereta api itu sekarang karena mereka juga bagian dari sejarah pembuatan rel keretapi tersebut," kata Osvian.

Sekda Kuansing Dianto Mampanini menambahkan agar menjadikan segala potensi destinasi wisata yang dimiliki Kuansing ini bisa di lihat dan dinikmati oleh wisatawan, memang diperlukan penanganan secara konfrehensif. Saat ini dirinya telah merancang agenda kegiatan wisata yang diberi nama dengan 'Semalam di Kuansing'. Ada beberapa parian agenda wisata yang disajikan kepada pengunjung atau wisatawan.

Mulai dari mengunjungi air terjun Guruh Gemurai di Lubuk Jambi, kemudian air terjun 7 tingkat Batang Koban di Lubuk Ambacang, kesenian Randai pada malam harinya di kota Teluk Kuantan, sampai kepada menyaksikan keindahan alam di Desa Pangkalan Indarung di Kecamatan Singingi dan berbagai tempat lainnya akan disajikan kepada para wisatawan.

"Ini sudah pernah kami buat beberapa waktu lalu saat rombongan Sekda Inhil berkunjung ke Kuansing. Kedepan tentunya akan kita kemas menjadi lebih varian lagi sehingga menjadi lebih kompleks dan menarik," terang Dianto Mampani. (hrp)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Upacara HAB ke-80 di Kuansing, Menag: Mari Kita Satukan Tekad

HAB ke-80 Jadi Momentum Refleksi bagi Seluruh ASN Kemenag

Penobatan 12 Bunda Inklusi Kabupaten/Kota, Tina Mailinda: Titik Awal Penguatan Komitmen Bersama

Semangat Toleransi Menguat, Kemenag Riau Gelar Doa Bersama Lintas Agama di Taluk Kuantan

Apel Hari Santri di Kuansing, Muliardi: Dunia Digital Harus Jadi Ladang Dakwah

Tinjau Lokasi PETI di Kuansing, Abdul Wahid: Kalau Tidak Ditata, Penambangan Bisa Menjadi Bencana

Upacara HAB ke-80 di Kuansing, Menag: Mari Kita Satukan Tekad

HAB ke-80 Jadi Momentum Refleksi bagi Seluruh ASN Kemenag

Penobatan 12 Bunda Inklusi Kabupaten/Kota, Tina Mailinda: Titik Awal Penguatan Komitmen Bersama

Semangat Toleransi Menguat, Kemenag Riau Gelar Doa Bersama Lintas Agama di Taluk Kuantan

Apel Hari Santri di Kuansing, Muliardi: Dunia Digital Harus Jadi Ladang Dakwah

Tinjau Lokasi PETI di Kuansing, Abdul Wahid: Kalau Tidak Ditata, Penambangan Bisa Menjadi Bencana



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
27 Maret 2026
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
27 Maret 2026
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
25 Maret 2026
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
26 Maret 2026
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
25 Maret 2026
Safari Ramadhan di Masjid Al-Adzim Polda Riau, Kapolri Imbau Semua Pihak Swaspada Terhadap Narasi-Narasi Provokatif
17 Maret 2026
Syahrial Abdi: Kebijakan Ini Mewajibkan Setiap Pegawai untukTtetap Produktif Meski Tidak Berada di Kantor
16 Maret 2026
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
24 Maret 2026
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
  • 2 Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
  • 3 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 4 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 5 Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
  • 6 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 7 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 8 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 9 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved