• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Edison Manik Tekankan Kesinambungan Program dan Sinergi
Dibaca : 71 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Dukung Rekonstruksi Kurikulum S2 Ilmu Hukum UNRI yang Adaptif dan Berorientasi Praktik
Dibaca : 83 Kali
Koalisi Masyarakat Sipil Riau Gandeng Fraksi Partai Demokrat Dorong Kaukus Parlemen Hijau
Dibaca : 191 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Perlindungan Hukum
Dibaca : 167 Kali
Perkuat Sinergi Kampus dan Industri, UIR dan PT APGWI Teken MoU dan PKS
Dibaca : 188 Kali

  • Home
  • Sosialita

Konsep Kalsium dan Jantung Dua Hal yang Saling Berhubungan, Berikut Penjelasan dr Muhammad Hatta, SpJP-FIHA

Zulmiron
Rabu, 12 Juni 2024 20:28:22 WIB
Cetak
dr Muhammad Hatta SpJP-FIHA pada acara Media Gathering Eka Hospital Pekanbaru yang bertemakan Pencegahan Penyakit Jantung Koroner di salah satu cafe Jalan Tengku Zainal Abidin No 3A Sekip, Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru, Rabu (12/06/2024).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Kandungan zat kalsium merupakan zat yang paling melekat dalam menjaga kesehatan tulang pada masa pertumbuhan.

Meski cenderung melekat dengan kesehatan tulang, kalsium juga berperan dalam menjaga kesehatan bagian tubuh lainnya? Salah satunya yaitu kesehatan jantung.

Dokter Spesialis Jantung & Pembuluh Darah Eka Hospital Pekabaru dr Muhammad Hatta SpJP-FIHA menjelaskan, konsep kalsium dan jantung adalah dua hal yang saling berhubungan. Mungkin sedikit baru bagi orang awam. Namun ketahuilah, kehadiran kalsium ternyata berperan loh dalam jantung!

Selain menjaga kesehatan tulang, kalsium juga digunakan oleh tubuh untuk menjaga kontraksi otot jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh, serta mengatur kontraksi otot polos dalam pembuluh darah. Namun berbeda dengan tulang, penumpukan kalsium dalam pembuluh darah jantung yang tinggi justru dapat memberikan dampak yang buruk bagi jantung.

Baca Juga :
  • Edison Manik Tekankan Kesinambungan Program dan Sinergi
  • Kanwil Kemenkum Riau Dukung Rekonstruksi Kurikulum S2 Ilmu Hukum UNRI yang Adaptif dan Berorientasi Praktik
  • Koalisi Masyarakat Sipil Riau Gandeng Fraksi Partai Demokrat Dorong Kaukus Parlemen Hijau

Itulah mengapa banyaknya kadar kalsium di dalam pembuluh darah jantung, ternyata juga dapat menentukan kesehatan jantung di kemudian hari. Hal ini juga telah dimanfaatkan di industri kesehatan dalam membentuk sebuah prosedur untuk memeriksa kesehatan jantung pasien dengan mencari tahu banyaknya kandungan kalsium dalam jantung.

Bagaimana hal tersebut bisa dilakukan? Prosedur ini dinamakan pemeriksaan CT Calcium Score.

Pemeriksaan CT Calcium Score adalah pemeriksaan jantung menggunakan CT scan untuk melihat seberapa banyak penumpukan kalsium yang ada dalam pembuluh arteri jantung.

Penumpukan kalsium ini terjadi karena timbunan kolesterol dan lemak yang menimbulkan plak. Plak ini bisa mengeras dan membuat pembuluh darah menjadi menyempit dan kaku. Kondisi ini bisa menyebabkan seseorang berisiko tinggi mengalami penyakit jantung dan serangan jantung. Pemeriksaan CT Calcium Score berguna mendeteksi penyakit jantung dan stroke, bahkan sebelum gejalanya muncul.

Dampak penumpukan kalsium pada kesehatan jantung

Penumpukan kalsium pada arteri jantung disebut dengan kalsifikasi arteri. Kondisi ini terjadi ketika kalsium menumpuk pada dinding pembuluh arteri yang bertugas menyuplai darah ke jantung.

Penumpukan kalsium ini dapat membuat pembuluh darah menjadi kaku dan menyempit. Kondisi ini bisa yang disebut dengan aterosklerosis. Aterosklerosis sendiri diketahui dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami serangan jantung dan stroke.

"Maka dari itu, pemeriksaan CT Calcium Score dapat membantu Anda dengan mudah dan non-invasif untuk tahu seberapa banyak penumpukan yang terjadi, lokasi penumpukan tersebut, dan seberapa besar penumpukan tersebut mungkin membuat pembuluh darah menyempit," terang dr Hatta.

Kapan pemeriksaan CT Calcium Score sebaiknya dilakukan?

CT Calcium Score memiliki tujuan utama untuk mencegah dan mengetahui risiko penyakit jantung dan stroke sebelum gejalanya muncul. Artinya, waktu paling tepat untuk melakukan tes ini adalah saat belum ada gejala yang muncul.

"Jika rutin melakukan medical-check up, Anda bisa meminta CT Calcium Score dalam pemeriksaan yang Anda lakukan untuk mengetahui seberapa tinggi risiko terhadap penyakit jantung. Apabila tidak punya riwayat sakit jantung, tapi ingin mencegah penyakit jantung, menjaga kesehatan jantung, atau sekadar ingin tahu seberapa besar risiko yang dimiliki. Ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan CT Calcium Score. Terlebih jika sudah berusia 40 sampai 70 tahun, di mana memiliki risiko penumpukan kalsium di pembuluh darah arteri," beber dr Hatta.

Yang terpenting, katanya, CT Calcium Score akan memberikan manfaat paling optimal saat seseorang tidak memiliki risiko tinggi terhadap sakit jantung dan belum ada gejala yang muncul.

'Anda bisa melakukannya 3 sampai 5 tahun sekali bersamaan dengan medical check-up untuk mengetahui apakah kondisi jantung Anda masih memiliki risiko yang rendah atau sudah meningkat," saran dr Hatta

Siapa yang memerlukan pemeriksaan CT Calcium Score?

Pemeriksaan CT Calcium Score direkomendasikan pada orang yang sudah berusia di atas 40 tahun dan kemungkinan memiliki risiko penyakit jantung yang mulai meningkat atau risiko sedang.

Berikut ini adalah kelompok orang yang dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan CT Calcium Score:

? Punya riwayat sakit jantung dalam keluarga dan belum muncul gejala
? Perokok, baik saat ini atau di masa lalu
? Punya riwayat kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan diabetes
? Kelebihan berat badan atau obesitas
? Memiliki gaya hidup sedenter (kurang aktif bergerak/jarang olahraga)
? Berusia 40 tahun atau lebih dan memiliki risiko tinggi terhadap penyakit jantung
? Berusia di bawah 40 tahun dan memiliki riwayat kolesterol tinggi dalam keluarga (hiperkolesterolemia familial).

Jika memiliki berbagai kriteria di atas, dan belum memiliki gejala penyakit jantung, melakukan CT Calcium Score adalah langkah tepat untuk mengetahui risiko terhadap sakit jantung sekaligus menjaga kondisi jantung.

Terkadang, seseorang baru tahu dirinya punya masalah jantung atau pembuluh darah saat sudah terserang stroke, mengalami serangan jantung, atau mengalami gejala penyakit jantung lainnya.

Ada beberapa kelebihan CT Calcium Score dibandingkan metode lainnya, yaitu:

? Dapat dilakukan sebelum gejala penyakit jantung muncul

? Prosedur non-invasif karena menggunakan CT scan

? Tidak menggunakan cairan kontras sehingga lebih minim efek samping (mual atau timbulnya alergi)

? Sebagai alat deteksi dini dan penilaian risiko penyakit jantung di masa mendatang

CT Calcium Score akan sangat bermanfaat jika dilakukan pada orang yang memiliki risiko sakit jantung rendah hingga sedang. Sebab, apabila potensi serangan jantung atau penyakit jantung dan pembuluh darah lainnya diketahui sejak gejala belum berkembang, pengobatan yang dilakukan cenderung akan lebih efektif.

"Jika Anda termasuk ke dalam orang yang perlu menjalani CT Calcium Score, segera konsultasi ke dokter spesialis jantung dengan mengunjungi MYCardia, Eka Hospital. Tak sekadar melakukan pemeriksaan, dokter juga akan membantu Anda membacakan hasil tes yang dijalankan serta memberikan saran medis untuk menjaga kesehatan Anda dan memastikan risiko Anda terhadap penyakit jantung tetap rendah. Cek jantung sekarang!," katanya.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Edison Manik Tekankan Kesinambungan Program dan Sinergi

Kanwil Kemenkum Riau Dukung Rekonstruksi Kurikulum S2 Ilmu Hukum UNRI yang Adaptif dan Berorientasi Praktik

Koalisi Masyarakat Sipil Riau Gandeng Fraksi Partai Demokrat Dorong Kaukus Parlemen Hijau

Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Perlindungan Hukum

Perkuat Sinergi Pelayanan Hukum, Edison Manik Dampingi Kakanwil Kemenkum Kepri Tandatangani Nota Kesepakatan dengan Gubernur

Tingkatkan Kemampuan Qari dan Qariah, LPTQ Siak Buat Pelatihan Gratis

Edison Manik Tekankan Kesinambungan Program dan Sinergi

Kanwil Kemenkum Riau Dukung Rekonstruksi Kurikulum S2 Ilmu Hukum UNRI yang Adaptif dan Berorientasi Praktik

Koalisi Masyarakat Sipil Riau Gandeng Fraksi Partai Demokrat Dorong Kaukus Parlemen Hijau

Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Perlindungan Hukum

Perkuat Sinergi Pelayanan Hukum, Edison Manik Dampingi Kakanwil Kemenkum Kepri Tandatangani Nota Kesepakatan dengan Gubernur

Tingkatkan Kemampuan Qari dan Qariah, LPTQ Siak Buat Pelatihan Gratis



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Edison Manik Tekankan Kesinambungan Program dan Sinergi
20 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dukung Rekonstruksi Kurikulum S2 Ilmu Hukum UNRI yang Adaptif dan Berorientasi Praktik
20 Oktober 2026
Koalisi Masyarakat Sipil Riau Gandeng Fraksi Partai Demokrat Dorong Kaukus Parlemen Hijau
20 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Perlindungan Hukum
20 Oktober 2026
Perkuat Sinergi Kampus dan Industri, UIR dan PT APGWI Teken MoU dan PKS
20 Oktober 2026
Perkuat Sinergi Pelayanan Hukum, Edison Manik Dampingi Kakanwil Kemenkum Kepri Tandatangani Nota Kesepakatan dengan Gubernur
20 Oktober 2026
Tingkatkan Kemampuan Qari dan Qariah, LPTQ Siak Buat Pelatihan Gratis
19 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dalami Strategi Pemerataan Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat
19 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi 13 Ranperbup Inhil
19 Oktober 2026
Pamit Tugas ke Riau, Edison Manik Perkuat Kesinambungan Sinergi Kemenkum Kepri dengan Pemkot Tanjungpinang
19 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Pemkab Siak Terima Alokasi Anggaran Dukungan Verval untuk Penguatan KDKMP
  • 2 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar
  • 3 Keliling Empat Kampung, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Bantuan ke Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
  • 4 HUT ke-27 Kabupaten Siak, Diskominfo Salurkan Sembako ke Lansia dan Warga Membutuhkan
  • 5 Jaga Identitas dan Warisan Budaya Melayu, Disdik Siak Dorong Pelajar Mainkan Kompang dari Sekolah
  • 6 Investasi Rp1,6 Triliun Masuk KITB, Bupati Siak Afni Meminta Perusahaan Memprioritaskan Masyarakat Lokal
  • 7 PT ORI Tanam Investasi Rp1,6 Triliun di KITB Siak, Bupati Afni: Akan Banyak Investasi Lagi
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengembangan Nanas Kualu Kampar Menuju Indikasi Geografis
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Meeting Pengukuran Maturitas Kekayaan Intelektual 2026
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved