• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
ASN Kemenag Berperan Wujudkan Agama Maslahah bagi Bangsa dan Negara
Dibaca : 117 Kali
Melalui Pendampingan Perlindungan Merek di Hari Jadi Riau ke-69, Kemenkum Riau Dorong UMKM Naik Kelas
Dibaca : 120 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Pimpin Upacara Tabur Bunga dan Ziarah di Taman Makam Pahlawan
Dibaca : 122 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Satukan Proses Harmonisasi Ranperda dan Ranperkada
Dibaca : 127 Kali
Dinilai Beratkan Media Startup, SMSI Riau Minta Permenkum 49 Tahun 2025 Dikaji Ulang
Dibaca : 126 Kali

  • Home
  • Sosialita

Konsep Kalsium dan Jantung Dua Hal yang Saling Berhubungan, Berikut Penjelasan dr Muhammad Hatta, SpJP-FIHA

Zulmiron
Rabu, 12 Juni 2024 20:28:22 WIB
Cetak
dr Muhammad Hatta SpJP-FIHA pada acara Media Gathering Eka Hospital Pekanbaru yang bertemakan Pencegahan Penyakit Jantung Koroner di salah satu cafe Jalan Tengku Zainal Abidin No 3A Sekip, Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru, Rabu (12/06/2024).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Kandungan zat kalsium merupakan zat yang paling melekat dalam menjaga kesehatan tulang pada masa pertumbuhan.

Meski cenderung melekat dengan kesehatan tulang, kalsium juga berperan dalam menjaga kesehatan bagian tubuh lainnya? Salah satunya yaitu kesehatan jantung.

Dokter Spesialis Jantung & Pembuluh Darah Eka Hospital Pekabaru dr Muhammad Hatta SpJP-FIHA menjelaskan, konsep kalsium dan jantung adalah dua hal yang saling berhubungan. Mungkin sedikit baru bagi orang awam. Namun ketahuilah, kehadiran kalsium ternyata berperan loh dalam jantung!

Selain menjaga kesehatan tulang, kalsium juga digunakan oleh tubuh untuk menjaga kontraksi otot jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh, serta mengatur kontraksi otot polos dalam pembuluh darah. Namun berbeda dengan tulang, penumpukan kalsium dalam pembuluh darah jantung yang tinggi justru dapat memberikan dampak yang buruk bagi jantung.

Baca Juga :
  • Melalui Pendampingan Perlindungan Merek di Hari Jadi Riau ke-69, Kemenkum Riau Dorong UMKM Naik Kelas
  • Kanwil Kemenkum Riau Satukan Proses Harmonisasi Ranperda dan Ranperkada
  • PPI Lestarikan Kekayaan Budaya Melalui Karya Sastra

Itulah mengapa banyaknya kadar kalsium di dalam pembuluh darah jantung, ternyata juga dapat menentukan kesehatan jantung di kemudian hari. Hal ini juga telah dimanfaatkan di industri kesehatan dalam membentuk sebuah prosedur untuk memeriksa kesehatan jantung pasien dengan mencari tahu banyaknya kandungan kalsium dalam jantung.

Bagaimana hal tersebut bisa dilakukan? Prosedur ini dinamakan pemeriksaan CT Calcium Score.

Pemeriksaan CT Calcium Score adalah pemeriksaan jantung menggunakan CT scan untuk melihat seberapa banyak penumpukan kalsium yang ada dalam pembuluh arteri jantung.

Penumpukan kalsium ini terjadi karena timbunan kolesterol dan lemak yang menimbulkan plak. Plak ini bisa mengeras dan membuat pembuluh darah menjadi menyempit dan kaku. Kondisi ini bisa menyebabkan seseorang berisiko tinggi mengalami penyakit jantung dan serangan jantung. Pemeriksaan CT Calcium Score berguna mendeteksi penyakit jantung dan stroke, bahkan sebelum gejalanya muncul.

Dampak penumpukan kalsium pada kesehatan jantung

Penumpukan kalsium pada arteri jantung disebut dengan kalsifikasi arteri. Kondisi ini terjadi ketika kalsium menumpuk pada dinding pembuluh arteri yang bertugas menyuplai darah ke jantung.

Penumpukan kalsium ini dapat membuat pembuluh darah menjadi kaku dan menyempit. Kondisi ini bisa yang disebut dengan aterosklerosis. Aterosklerosis sendiri diketahui dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami serangan jantung dan stroke.

"Maka dari itu, pemeriksaan CT Calcium Score dapat membantu Anda dengan mudah dan non-invasif untuk tahu seberapa banyak penumpukan yang terjadi, lokasi penumpukan tersebut, dan seberapa besar penumpukan tersebut mungkin membuat pembuluh darah menyempit," terang dr Hatta.

Kapan pemeriksaan CT Calcium Score sebaiknya dilakukan?

CT Calcium Score memiliki tujuan utama untuk mencegah dan mengetahui risiko penyakit jantung dan stroke sebelum gejalanya muncul. Artinya, waktu paling tepat untuk melakukan tes ini adalah saat belum ada gejala yang muncul.

"Jika rutin melakukan medical-check up, Anda bisa meminta CT Calcium Score dalam pemeriksaan yang Anda lakukan untuk mengetahui seberapa tinggi risiko terhadap penyakit jantung. Apabila tidak punya riwayat sakit jantung, tapi ingin mencegah penyakit jantung, menjaga kesehatan jantung, atau sekadar ingin tahu seberapa besar risiko yang dimiliki. Ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan CT Calcium Score. Terlebih jika sudah berusia 40 sampai 70 tahun, di mana memiliki risiko penumpukan kalsium di pembuluh darah arteri," beber dr Hatta.

Yang terpenting, katanya, CT Calcium Score akan memberikan manfaat paling optimal saat seseorang tidak memiliki risiko tinggi terhadap sakit jantung dan belum ada gejala yang muncul.

'Anda bisa melakukannya 3 sampai 5 tahun sekali bersamaan dengan medical check-up untuk mengetahui apakah kondisi jantung Anda masih memiliki risiko yang rendah atau sudah meningkat," saran dr Hatta

Siapa yang memerlukan pemeriksaan CT Calcium Score?

Pemeriksaan CT Calcium Score direkomendasikan pada orang yang sudah berusia di atas 40 tahun dan kemungkinan memiliki risiko penyakit jantung yang mulai meningkat atau risiko sedang.

Berikut ini adalah kelompok orang yang dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan CT Calcium Score:

? Punya riwayat sakit jantung dalam keluarga dan belum muncul gejala
? Perokok, baik saat ini atau di masa lalu
? Punya riwayat kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan diabetes
? Kelebihan berat badan atau obesitas
? Memiliki gaya hidup sedenter (kurang aktif bergerak/jarang olahraga)
? Berusia 40 tahun atau lebih dan memiliki risiko tinggi terhadap penyakit jantung
? Berusia di bawah 40 tahun dan memiliki riwayat kolesterol tinggi dalam keluarga (hiperkolesterolemia familial).

Jika memiliki berbagai kriteria di atas, dan belum memiliki gejala penyakit jantung, melakukan CT Calcium Score adalah langkah tepat untuk mengetahui risiko terhadap sakit jantung sekaligus menjaga kondisi jantung.

Terkadang, seseorang baru tahu dirinya punya masalah jantung atau pembuluh darah saat sudah terserang stroke, mengalami serangan jantung, atau mengalami gejala penyakit jantung lainnya.

Ada beberapa kelebihan CT Calcium Score dibandingkan metode lainnya, yaitu:

? Dapat dilakukan sebelum gejala penyakit jantung muncul

? Prosedur non-invasif karena menggunakan CT scan

? Tidak menggunakan cairan kontras sehingga lebih minim efek samping (mual atau timbulnya alergi)

? Sebagai alat deteksi dini dan penilaian risiko penyakit jantung di masa mendatang

CT Calcium Score akan sangat bermanfaat jika dilakukan pada orang yang memiliki risiko sakit jantung rendah hingga sedang. Sebab, apabila potensi serangan jantung atau penyakit jantung dan pembuluh darah lainnya diketahui sejak gejala belum berkembang, pengobatan yang dilakukan cenderung akan lebih efektif.

"Jika Anda termasuk ke dalam orang yang perlu menjalani CT Calcium Score, segera konsultasi ke dokter spesialis jantung dengan mengunjungi MYCardia, Eka Hospital. Tak sekadar melakukan pemeriksaan, dokter juga akan membantu Anda membacakan hasil tes yang dijalankan serta memberikan saran medis untuk menjaga kesehatan Anda dan memastikan risiko Anda terhadap penyakit jantung tetap rendah. Cek jantung sekarang!," katanya.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Melalui Pendampingan Perlindungan Merek di Hari Jadi Riau ke-69, Kemenkum Riau Dorong UMKM Naik Kelas

Kakanwil Kemenkum Riau Pimpin Upacara Tabur Bunga dan Ziarah di Taman Makam Pahlawan

Kanwil Kemenkum Riau Satukan Proses Harmonisasi Ranperda dan Ranperkada

PPI Lestarikan Kekayaan Budaya Melalui Karya Sastra

Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi Jabatan Fungsional

Ikuti Evaluasi Nasional, Kanwil Kemenkum Riau Siap Tingkatkan Kinerja Pembinaan Hukum Semester II 2026

Melalui Pendampingan Perlindungan Merek di Hari Jadi Riau ke-69, Kemenkum Riau Dorong UMKM Naik Kelas

Kakanwil Kemenkum Riau Pimpin Upacara Tabur Bunga dan Ziarah di Taman Makam Pahlawan

Kanwil Kemenkum Riau Satukan Proses Harmonisasi Ranperda dan Ranperkada

PPI Lestarikan Kekayaan Budaya Melalui Karya Sastra

Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi Jabatan Fungsional

Ikuti Evaluasi Nasional, Kanwil Kemenkum Riau Siap Tingkatkan Kinerja Pembinaan Hukum Semester II 2026



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
ASN Kemenag Berperan Wujudkan Agama Maslahah bagi Bangsa dan Negara
05 Agustus 2026
Melalui Pendampingan Perlindungan Merek di Hari Jadi Riau ke-69, Kemenkum Riau Dorong UMKM Naik Kelas
05 Agustus 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Pimpin Upacara Tabur Bunga dan Ziarah di Taman Makam Pahlawan
05 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Satukan Proses Harmonisasi Ranperda dan Ranperkada
05 Agustus 2026
Dinilai Beratkan Media Startup, SMSI Riau Minta Permenkum 49 Tahun 2025 Dikaji Ulang
05 Agustus 2026
Lagi, UIR Pertahankan Juara 1 Pengelola Laman dan Sosial Media Terbaik Dilingkungan LLDIKTI XVII
05 Agustus 2026
Usai 34 Hari Perawatan Intensif, Gajah "Jovi" Tutup Usia di PLG Minas
04 Agustus 2026
PWI Pusat dan AFPI Bahas Pindar, Inklusi Keuangan dan Perlindungan Publik
04 Agustus 2026
PPI Lestarikan Kekayaan Budaya Melalui Karya Sastra
04 Agustus 2026
Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi Jabatan Fungsional
04 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 1 Agustus, Menag Ajak Masyarakat Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
  • 2 Perambah Mangrove Ditangkap, Bupati Rohil: Harus Jadi Efek Jera
  • 3 Geram Lihat Mangrove Dirusak, Kapolda Riau: Tidak Ada Toleransi
  • 4 Irjen Pol Herry: Tak Ada Ampun bagi Perusak Alam
  • 5 Ingatkan Calon Komisioner KI Riau Bekerja Penuh Waktu, Zufra Irwan: Jangan Ada Kerja Sambilan
  • 6 Zufra Irwan: Harus Bersih, Tanpa Diwarnai Jatah Fraksi atau Partai Politik
  • 7 Kemenkum Riau Dorong Penyesuaian Regulasi Desa
  • 8 Kemenkum Riau Sinergikan Layanan Hukum Desa
  • 9 PHR Hadirkan Senyum dan Ruang Tumbuh Bagi Generasi Muda Riau
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved