• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
15 Ribu Pelari Ramaikan Riau Bhayangkara Run, UMKM dan Pariwisata Ikut Bergeliat
Dibaca : 156 Kali
Riau Bhayangkara Run Diikuti 15.000.Peserta, Boneka Nona Seroja Jadi Souvenir Unik
Dibaca : 158 Kali
Api Belum Padam di Bengkalis, Rohul, dan Inhu, Manggala Agni Kerahkan Empat Regu Pemadam
Dibaca : 194 Kali
Soal DBH, Afni: Jangan Jadikan Sebagai Sesuatu yang Opsional
Dibaca : 266 Kali
Ketum SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa di Lampung
Dibaca : 294 Kali

  • Home
  • Sosialita

Cegah Penyakit Jantung Koroner dengan Pola Hidup Sehat, Ini Penjelasan dr Muhammad Hatta SpJP-FIHA

Zulmiron
Rabu, 12 Juni 2024 15:30:00 WIB
Cetak
dr Muhammad Hatta SpJP-FIHA pada acara Media Gathering Eka Hospital Pekanbaru yang bertemakan Pencegahan Penyakit Jantung Koroner di salah satu cafe Jalan Tengku Zainal Abidin No 3A Sekip, Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru, Rabu (12/06/2024).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Masalah gangguan jantung dapat menimbulkan sejumlah keluhan. Di antaranya nyeri dada, sesak napas hingga gejala serangan jantung. 

Selain itu, penyakit ini menjadi salah satu momok serius yang perlu diwaspadai. Sebab tanpa penanganan yang tepat, penyakit ini dapat menyebabkan gagal jantung.

Hal itu diutarakan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Eka Hospital Pekanbaru, dr Muhammad Hatta SpJP-FIHA pada acara Media Gathering Eka Hospital Pekanbaru yang bertemakan Pencegahan Penyakit Jantung Koroner di salah satu cafe Jalan Tengku Zainal Abidin No 3A Sekip, Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru, Rabu (12/06/2024).

dr Hatta menjelaskan, penyakit jantung koroner adalah jenis penyakit jantung ketika arteri jantung tidak dapat mengalirkan cukup darah yang kaya oksigen ke jantung. Kondisi ini mempengaruhi arteri koroner yang lebih besar pada permukaan jantung. 

Baca Juga :
  • 15 Ribu Pelari Ramaikan Riau Bhayangkara Run, UMKM dan Pariwisata Ikut Bergeliat
  • Riau Bhayangkara Run Diikuti 15.000.Peserta, Boneka Nona Seroja Jadi Souvenir Unik
  • Kemenkum Riau Dampingi Percepatan Permohonan Indikasi Geografis Produk Unggulan Bengkalis

"Ada banyak penyebab yang bisa menjadi pemicu penyakit ini seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), merokok, dislipidemia, diabetes melitus, kurangnya aktifitas fisik, berat badan berlebih (obesitas, red), diet tidak sehat, kolesterol, stres dan konsumsi alkohol berlebihan. Semua itu merupakan faktor utama yang melukai dinding arteri, sehingga menyebabkan penyakit jantung koroner," katanya.

Saat arteri rusak, sambung dr Hatta, plak akan lebih mudah menempel pada arteri. Sehingga lambat laun menebal dan menimbulkan penyempitan pembuluh. Kemudian akan menghambat aliran darah yang kaya oksigen ke jantung. Jika plak ini pecah, trombosit akan menempel pada luka di arteri dan membentuk gumpalan darah yang memblokir arteri. Dan ketika bekuan darah cukup besar, maka arteri akan tertekan yang menyebabkan infark miokard atau kematian otot jantung.

"Cara mencegah penyakit jantung koroner ini, dengan menjalani pola hidup sehat. Beberapa upaya lain untuk mencegah penyakit jantung koroner di antaranya berhenti merokok, membatasi konsumsi minuman beralkohol, mengelola stress dengan baik serta mempertahankan berat badan ideal. Disamping itu, pola makan sehat yang dikombinasikan dengan olahraga rutin dapat menjaga berat badan ideal. Di samping itu, olahraga rutin dapat menurunkan kadar kolesterol dan menjaga tekanan darah tetap normal " saran dr Hatta sembari mengungkapkan, penyakit jantung koroner penyebab kematian nomor satu di seluruh dunia. Dan 1 dari 10 orang di Indonesia meninggal karena penyakit jantung koroner. Oleh karena itu, jangan menghentikan pengobatan tanpa berkonsultasi dengan dokter, karena berisiko memperburuk penyakit yang diderita. Disamping itu, pastikan untuk selalu mengikuti petunjuk dokter dalam mengonsumsi obat-obatan dan lakukan pemeriksaan tekanan darah, gula darah dan kolesterol secara berkala

Gejala serangan jantung yang patut diketahui, ungkap dr Hatta, di antaranya nyeri di dada, sesak nafas, keringat dingin, cemas, pingsan dan perut tidak nyaman (seperti sakit maag dan sakit pada bagian kanan perut).

"Untuk itu, kesehatan perlu secara rutin diperiksa, atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat dan teratur, diet dengan gizi seimbang, upayakan aktivitas fisik yang aman, tidak merokok serta alkohol berlebihan dan zat karsinogenik lainnya," ungkap dr Hatta.

Untuk diketahui, saat ini Eka Hospital sudah memiliki fasilitas pemeriksaan penunjang penyakit jantung koroner. Seperti treadmill test, CT Scan Coroner, Coronary Angiography, Echocardiography, dan Calcium Score Test.

Khusus untuk Calcium Score Test, Eka Hospital memberikan promo harga sebesar Rp288.000.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Divisi P3H Kanwil Kemenkum Riau Beri Penyuluhan No Bullying di SMAN 5 Pekanbaru

Kakanwil Kemenkum Riau Pimpin Pelantikan Analis Kekayaan Intelektual Madya di Kanwil Riau

Kemenkum Riau Ikuti Transfer Knowledge Pengelolaan Pengaduan dan Keamanan Siber

Kemenkum Riau Dorong UMK Naik Kelas dan Berbadan Hukum

Hari Pajak 2026, IZI Riau dan Jamaah Masjid Asy Syakirin DJP Riau Santuni Lansia dan Penyandang Disabilitas

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pembentukan Produk Hukum Daerah

Divisi P3H Kanwil Kemenkum Riau Beri Penyuluhan No Bullying di SMAN 5 Pekanbaru

Kakanwil Kemenkum Riau Pimpin Pelantikan Analis Kekayaan Intelektual Madya di Kanwil Riau

Kemenkum Riau Ikuti Transfer Knowledge Pengelolaan Pengaduan dan Keamanan Siber

Kemenkum Riau Dorong UMK Naik Kelas dan Berbadan Hukum

Hari Pajak 2026, IZI Riau dan Jamaah Masjid Asy Syakirin DJP Riau Santuni Lansia dan Penyandang Disabilitas

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pembentukan Produk Hukum Daerah



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
15 Ribu Pelari Ramaikan Riau Bhayangkara Run, UMKM dan Pariwisata Ikut Bergeliat
18 Juli 2026
Riau Bhayangkara Run Diikuti 15.000.Peserta, Boneka Nona Seroja Jadi Souvenir Unik
18 Juli 2026
Api Belum Padam di Bengkalis, Rohul, dan Inhu, Manggala Agni Kerahkan Empat Regu Pemadam
18 Juli 2026
Soal DBH, Afni: Jangan Jadikan Sebagai Sesuatu yang Opsional
17 Juli 2026
Ketum SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa di Lampung
17 Juli 2026
Kemenkum Riau Dampingi Percepatan Permohonan Indikasi Geografis Produk Unggulan Bengkalis
17 Juli 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum "PASTI ADA SOLUSI" Episode 7
17 Juli 2026
Kemenkum Riau Terima Koordinasi BAPPERIDA Inhil
17 Juli 2026
Kanwil Kemenkum Riau Bersama Tim BSK Hukum Matangkan Analisis Implementasi Kebijakan Bantuan Hukum
16 Juli 2026
Kemenkum Riau Publikasikan Layanan Kewarganegaraan dan Roya Fidusia
16 Juli 2026
TERPOPULER +
  • 1 Lagi, UIR Sediakan Armada Mercedes-Benz Jet Bus 5 Medium
  • 2 Karhutla Kembali Melanda Rohil, Manggala Agni Padamkan 2 Ha Lahan
  • 3 Genjot Potensi Pertanian 400 Ha, Pemkab Siak Perjuangkan Akses Teluk Lanus
  • 4 Energi untuk Masa Depan, Saatnya Indonesia Berani Bertransisi
  • 5 Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Buka Penjaringan Bakal Calon Ketua
  • 6 Dukung Penuh Kehadiran PFII, SMSI Siapkan "White Paper" untuk Pemerintah
  • 7 Jaminan Kesehatan Masyarakat, Harmonisasi Ranperwako Pekanbaru Ditingkatkan
  • 8 Perpustakaan Hukum Kanwil Kemenkum Riau Menuju Digitalisasi dan Akses Publik Luas
  • 9 PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026, Konferensi Wajib Mengacu SKEP Baru
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved