• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
Dibaca : 232 Kali
Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
Dibaca : 250 Kali
Demi Langit Hijau di Riau, FITRA Riau Desak Evaluasi Mitigasi Karhutla
Dibaca : 223 Kali
Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
Dibaca : 249 Kali
Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
Dibaca : 425 Kali

  • Home
  • Ekonomi

Hasilkan Produk Kriya, Bank Sampah Binaan Sinar Mas Agribusiness and Food Ciptakan Peluang Ekonomi

Zulmiron
Kamis, 21 Desember 2023 22:07:30 WIB
Cetak
Pengurus bank sampah Nenggala Berseri memberikan penjelasan teknis kepada nasabah terkait proses pengolahan sampah plastik.

Siak, Hariantimes.com - Bagi sebagian orang, sampah anorganik hanyalah limbah tak bermakna. Namun bagi Aminah (seorang pengurus Bank Sampah Nenggala Berseri binaan Sinar Mas Agribusiness and Food yang terletak di Desa Sam Sam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Provinsi Riau) dan para nasabah bank sampah, barang-barang yang dikumpulkan itu mengandung semangat kepedulian terhadap lingkungan dan pemberdayaan ekonomi.

Sejak disosialisasikan pada 2021, sebut Aminah, bank sampah telah memberi banyak manfaat yang luar biasa.

“Saya dan ibu-ibu lainnya mendapat ilmu baru dalam mengolah sampah anorganik. Alhamdulillah bank sampah membuat lingkungan kami menjadi lebih bersih dan kami pun mendapat manfaat ekonomi dari program ini,” ujar Perempuan asal Sibolga yang bekerja di perusahaan sebagai karyawan pemeliharaan kebun itu.

Menurut Aminah, produk kriya ini dapat memberi penghasilan tambahan bagi Bank Sampah Nenggala Berseri hingga Rp1.800.000 per tahunnya.

Baca Juga :
  • BDS 2026, KPP Pratama Rengat Perkuat Ekosistem UMKM
  • IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max
  • Indosat 5G Hadirkan Pengalaman yang Lebih Seamless

Kehadiran bank sampah juga disambut baik oleh seorang pengurus bernama Nurul Hidayah.

Nurul mengaku baru memahami konsep bank sampah setelah diperkenalkan oleh Sinar Mas Agribusines and Food.

“Sebelumnya saya tidak mengenal apa itu bank sampah meskipun saya tahu bahwa beberapa sampah itu ada nilainya. Bisa dikatakan bahwa pengetahuan saya tentang bank sampah baru saya dapatkan di program perusahaan ini,” ucapnya.

Nurul sangat tertarik untuk ambil bagian dalam program bank sampah. Hal terpenting dari program ini bukanlah keuntungan dari penjualan sampah anorganik, tetapi sebagai sarana bagi warga untuk menciptakan lingkungan hidup yang lebih bersih dan sehat.

“Program ini sangat baik. Dengan ikhlas hati, saya bersedia mengenalkan bank sampah kepada banyak orang. Sosialisasi sangat penting untuk meningkatkan keikutsertaan warga,” ujarnya.

Antusiasme warga terhadap bank sampah, seperti yang ditunjukkan Aminah dan Nurul, berkontribusi dalam penyebaran program ini.

Menurut Nurul, sejauh ini dirinya telah diundang ke tujuh area pemukiman di Kecamatan Kandis sebagai narasumber.

“Belum lama ini Kepala Desa Jambai Makmur juga mengundang kami untuk melakukan sosialisasi program bank sampah di sana. Mereka ingin tahu informasi lebih detail tentang bank sampah,” ucapnya.

Menurut Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau, mengacu Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), volume timbulan sampah di Indonesia pada 2022 mencapai 19,45 juta ton. Sementara itu, volume timbulan sampah di Provinsi Riau 578.110,01 ton atau 2,9% dari timbulan sampah secara nasional. Bank sampah menjadi cara kolektif warga dalam mengurangi angka tersebut dan mengubah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Bank sampah diterapkan dengan cara pengumpulan sampah anorganik oleh nasabah, kemudian dipilah dan ditimbang oleh pengurus. Hasil timbangan itu lalu dikonversi ke dalam rupiah sesuai harga acuan yang berlaku dan dicatat dalam buku tabungan. Nasabah dapat mencairkan hasil tabungan mereka dalam rentang waktu yang disepakati bersama pengurus, biasanya per tiga bulan.

Data Bank Sampah Nenggala Berseri tahun 2023 menunjukkan, hingga bulan Oktober, terdapat 3,4 ton sampah anorganik yang disetorkan nasabah. Volume sampah tersebut memiliki nilai jual Rp5.875.120.

Selain itu, peluang ekonomi juga hadir dari pembuatan produk kriya seperti tas dan keranjang dari sampah plastik.

Head of Circular Economy, Climate Change, and Bio Economy Sinar Mas Agribusiness and Food, Serafina T Rahayu, mengungkapkan keterlibatan warga sangat penting dalam implementasi bank sampah.

Menurutnya, dukungan warga bukan hanya terlihat pada bank sampah yang terletak di Nenggala Estate, tetapi juga di bank sampah yang berlokasi di Kijang Estate, Kabupaten Kampar.

“Kami bersama sembilan orang pengurus dan 357 nasabah bank sampah di dua kabupaten terus berproses untuk menjaga kelestarian lingkungan serta menciptakan peluang ekonomi. Kami yakin program ini dapat memberi manfaat yang lebih besar seiring bertambahnya dukungan dan keterlibatan warga di berbagai daerah,” ujarnya.

Respons dan dukungan yang baik dari warga, lanjut Serafina, membuat pihaknya yakin mempersiapkan 8 unit bank sampah baru di Kabupaten Siak dan 5 unit lagi di Kabupaten Kampar. Rencana pembukaan bank sampah baru ini tak mengurangi proses pengawasan dan evaluasi terhadap unit yang telah ada untuk terus meningkatkan kualitas pelayanannya terhadap nasabah.

“Kami senantiasa mengupayakan peningkatan kapasitas pengurus melalui berbagai pelatihan, melakukan sosialisasi program ke daerah lain, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan nilai tambah produk. Kami berharap program bank sampah ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas dalam hal kesadaran masyarkat untuk mengurangi timbulan sampah anorganik, mendukung pelestarian lingkungan.dan pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan,” tandasnya.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

BDS 2026, KPP Pratama Rengat Perkuat Ekosistem UMKM

IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max

Indosat 5G Hadirkan Pengalaman yang Lebih Seamless

Perkuat Koneksi Pekanbaru, Indosat Hadirkan Paket 5G, HiFi Air dan IM3 Platinum

Dukung Ekonomi Digital dan Indonesia Emas, Indosat Perluas Jaringan 5G ke Pekanbaru

KADIN dan Bea Cukai Buka Jalan UMKM Dumai Tembus Pasar Ekspor

BDS 2026, KPP Pratama Rengat Perkuat Ekosistem UMKM

IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max

Indosat 5G Hadirkan Pengalaman yang Lebih Seamless

Perkuat Koneksi Pekanbaru, Indosat Hadirkan Paket 5G, HiFi Air dan IM3 Platinum

Dukung Ekonomi Digital dan Indonesia Emas, Indosat Perluas Jaringan 5G ke Pekanbaru

KADIN dan Bea Cukai Buka Jalan UMKM Dumai Tembus Pasar Ekspor



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
26 Oktober 2026
Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
26 Oktober 2026
Demi Langit Hijau di Riau, FITRA Riau Desak Evaluasi Mitigasi Karhutla
26 Oktober 2026
Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
25 Oktober 2026
Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
24 Oktober 2026
Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
24 Oktober 2026
Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta
24 Oktober 2026
Libatkan 1.711 Peserta, Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Gaungkan Toleransi dan Siak Hijau
24 Oktober 2026
Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri
23 Oktober 2026
Edison Manik: Momen Pulang Kampung untuk Mengabdi di Riau
23 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kanwil Kemenkum Riau Koordinasikan Penyelesaian Sengketa dan Pemetaan Rawan Pelanggaran dengan Polda Riau
  • 2 Lewat Podcast Bertuah, Kanwil Kemenkum Riau Kenalkan Layanan BHP Medan ke Masyarakat
  • 3 Koalisi Masyarakat Sipil Riau Gandeng Fraksi Partai Demokrat Dorong Kaukus Parlemen Hijau
  • 4 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Perlindungan Hukum
  • 5 Perkuat Sinergi Kampus dan Industri, UIR dan PT APGWI Teken MoU dan PKS
  • 6 Tingkatkan Kemampuan Qari dan Qariah, LPTQ Siak Buat Pelatihan Gratis
  • 7 Kanwil Kemenkum Riau Dalami Strategi Pemerataan Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi 13 Ranperbup Inhil
  • 9 IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved