• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Buka Musda V MUI Siak, Syamsurizal: Semoga Lahir Gagasan-Gagasan Besar
Dibaca : 281 Kali
139 ASN Kemenag Riau Ikuti Asesmen Pro ASN
Dibaca : 308 Kali
Lima Madrasah Kota Pekanbaru Promosikan Produk dan Budaya Riau di IES 2026
Dibaca : 336 Kali
Himpunan Siompu Kampar Riau Audiensi dengan Anggota DPD RI, Didis Mardisna: Semoga Bisa Berkolaborasi di Banyak Program
Dibaca : 337 Kali
Perkuat Pengelolaan JDIH, Kanwil Kemenkum Riau Terima Konsultasi DPRD Inhu
Dibaca : 335 Kali

  • Home
  • Nasional

AK-PWI Pusat Digelar Kembali

Zulmiron
Rabu, 02 Agustus 2023 22:28:58 WIB
Cetak
Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia Pusat (AK-PWI Pusat).

Jakarta, Hariantimes.com - Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia Pusat (AK-PWI Pusat) untuk Bupati/Walikota akan digelar kembali pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2024 di Jakarta.

Rangkaian proses dan puncaknya berlangsung dalam suasana pesta demokrasi Pemilihan Umum 2024.

Kegiatan ini digelar pertama kali pada HPN 2016 di Lombok, era Ketua Umum PWI Pusat H Margiono (almarhum). Kemudian diteruskan oleh Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari, yakni pada HPN 2000 di Banjarmasin, HPN 2021 di Jakarta, HPN 2022 di Kendari, HPN 2023 di Medan dan HPN 2024 mendatang, kembali di Jakarta.

Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari bersama Ketua Pelaksana AK PWI Yusuf Susilo Hartono secara internal sempat membahas secara khusus AK-PWI 2024. Mengingat banyak bupati/walikota yang habis masa jabatannya, kemudian diganti Plt. Informasi dari berbagai pihak, khususnya dari Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), memberikan data bahwa masih ratusan bupati/walikota yang menjabat hingga 2024.

"Bupati dan walikota yang masih aktif ini, merupakan modal utama. Sebab, bupati dan walikota yang ikut Anugerah Kebudayaan PWI, dari awal, mereka harus masih aktif," tandas Atal S Depari di kantor PWI Pusat, Lt.4 Dewan Pers Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (01/08/2023).

Ketua Pelaksana AK-PWI Yusuf Susilo Hartono menambahkan, konsep sejak awal dicetuskan 2015 pasca Temu Redaktur Kebudayaan se Indonesia di Siak, Riau 2014 fokusnya pada bupati/walikota, bukan daerahnya.

"Penghargaan ini sejak awal diniatkan untuk mengapresiasi kepala daerah. Sejauhmana yang bersangkutan melek kebudayaan, syukur-syukur menjadikan kebudayaan sebagai landasan pemajuan pembangunan daerah tempatan, sehingga hasilnya bisa terlihat secara konkret di daerah yang bersangkutan," tutur Yusuf seraya menambahkan, yang tak kalah penting di era informasi ini, bagaimana bupati/walikota bersama media dan wartawan memajukan kebudayaan lokal/nasional. Hal ini penting karena Presiden Joko Widodo selalu mengatakan DNA Indonesia itu kebudayaan. Bahkan UNESCO tahun 2017 jelas-jelas menegaskan bahwa Indonesia adalah super power kebudayaan. Dunia global pada 2022 menyadari dan sepakat bahwa kebudayaan itu sesuatu yang terbarukan.

Sejak AK-PWI pertama pada HPN 2016 di Lombok, Sulawesi Utara sampai dengan ke lima pada HPN 2023 di Medan, Sumatera Utara, sudah 58 bupati/wali kota yang telah mendapat penghargaan. Di antaranya Bupati Banyuwangi, Jawa Timur, Abdullah Azwar Anas periode 2010-2015, yang kini menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia (PAN-RB), dan Walikota Bandung Periode  2013-2018. Ridwan Kamil, yang kini menjadi Gubernur Jawa Barat.

Yusuf menambahkan, AK-PWI pertama digelar tidak dengan tema. Baru yang ke dua sampai  ke lima, menggunakan tema berbeda-beda, dengan mempertimbangkan konteks dan tujuan yang hendak dicapai. Adapun AK-PWI pada HPN 2024, bertema: Inovasi budaya lokal unggulan, untuk memperkuat identitas daerah.

"Inovasi tersebut mengacu pada 10 objek pemajuan kebudayaan, dalam UU Pemajuan Kebudayaan; yakni tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, seni, bahasa, ritus, permainan rakyat, olahraga tradisional, pengetahuan tradisional, dan teknologi tradisional," urainya.

Secara khusus, yang ingin dicapai dengan tema ini adalah mendorong kerja-kerja inovatif kepala daerah terhadap budaya lokal unggulan untuk menjawab tantangan masa depan, dengan tetap mengutamakan kemanusiaan dan kelestarian alam.

Adapun syarat pendaftarannya, antara lain bupati/walikota masih aktif, dan tidak sedang berurusan dengan masalah hukum (KPK). Mendaftarakan diri, dengan mengirim proposal dan video. Pendaftaran dibuka 02 Agustus sampai 02 November 2023.

Pertengahan Juli lalu, PWI Pusat sudah mengirim surat dan TOR AK-PWI 2024 ke PWI Provinsi seluruh Indonesia untuk diteruskan ke PWI Kabupaten dan Kota. Selain itu informasi yang sama juga sudah dikirim ke APKASI dan APEKSI.

"Agar para pemerintah daerah, pengurus PWI daerah bisa lebih jelas, terutama secara teknisnya, Panitia Pelaksana AK-PWI Pusat akan menggelar sosialisasi via luring (tatap muka langsung) maupun daring via zoom meeting, pada Jumat (11/08/2023) pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB," tutur Yusuf. (*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Jaga Ketahanan Nasional, PWI Perkuat Sinergi dengan Lemhannas

PWI Luncurkan Website Terintegrasi, Cak Munir: Diharapkan Bergulir Konsisten

RUPSLB Perpanjangan Masa Jabatan Presdir dan CEO Indosat

Nasaruddin Umar: Saya Merasa Tidak Pantas untuk Dipilih Jadi Pimpinan Imam Besar

Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB

Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina

Jaga Ketahanan Nasional, PWI Perkuat Sinergi dengan Lemhannas

PWI Luncurkan Website Terintegrasi, Cak Munir: Diharapkan Bergulir Konsisten

RUPSLB Perpanjangan Masa Jabatan Presdir dan CEO Indosat

Nasaruddin Umar: Saya Merasa Tidak Pantas untuk Dipilih Jadi Pimpinan Imam Besar

Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB

Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Buka Musda V MUI Siak, Syamsurizal: Semoga Lahir Gagasan-Gagasan Besar
31 Oktober 2026
139 ASN Kemenag Riau Ikuti Asesmen Pro ASN
31 Oktober 2026
Lima Madrasah Kota Pekanbaru Promosikan Produk dan Budaya Riau di IES 2026
31 Oktober 2026
Himpunan Siompu Kampar Riau Audiensi dengan Anggota DPD RI, Didis Mardisna: Semoga Bisa Berkolaborasi di Banyak Program
30 Oktober 2026
Perkuat Pengelolaan JDIH, Kanwil Kemenkum Riau Terima Konsultasi DPRD Inhu
30 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bengkalis
30 Oktober 2026
Afni: Patut Diwariskan dan Menjadi Inspirasi bagi Generasi Sekarang
30 Oktober 2026
Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
29 Oktober 2026
RDP Pansus DPRD Riau, Koalisi Masyarakat Sipil Minta Hapus Green Policing Peninggalan Heryman
29 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Konsultasi Ranperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Kabupaten Bengkalis
29 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
  • 2 Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
  • 3 Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
  • 4 Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
  • 5 Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
  • 6 Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta
  • 7 Libatkan 1.711 Peserta, Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Gaungkan Toleransi dan Siak Hijau
  • 8 Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri
  • 9 Edison Manik: Momen Pulang Kampung untuk Mengabdi di Riau
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved