• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Buka Musda V MUI Siak, Syamsurizal: Semoga Lahir Gagasan-Gagasan Besar
Dibaca : 159 Kali
139 ASN Kemenag Riau Ikuti Asesmen Pro ASN
Dibaca : 193 Kali
Lima Madrasah Kota Pekanbaru Promosikan Produk dan Budaya Riau di IES 2026
Dibaca : 188 Kali
Himpunan Siompu Kampar Riau Audiensi dengan Anggota DPD RI, Didis Mardisna: Semoga Bisa Berkolaborasi di Banyak Program
Dibaca : 241 Kali
Perkuat Pengelolaan JDIH, Kanwil Kemenkum Riau Terima Konsultasi DPRD Inhu
Dibaca : 254 Kali

  • Home
  • Ekonomi

Pemerintah Dorong Pengembangan Kawasan Bisnis Morowali

Menko Maritim RI, Luhut B Pandjaitan : Investor Harus Gandeng Partner Lokal

Redaksi
Ahad, 13 Januari 2019 16:19:37 WIB
Cetak
Menko Kemaritiman RI, Luhut B. Pandjaitan saat melakukan pertemuan dengan para investor di Wisma IMIP, Morowali
Morowali, HarianTimes.com - Menko Maritim Luhut Pandjaitan saat berkunjung ke kawasan IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) mengadakan pertemuan makan malam dengan investor/calon investor dari Cina yang berpartisipasi dalam mengembangkan kawasan industri ini, pada Kamis (10/01) lalu.

Di depan para hadirin, Menko Luhut mengatakan bahwa pemerintah sangat mendorong upaya pengembangan kawasan industri ini tetapi ada syarat yang tidak boleh diabaikan. 

"Pemerintah akan membantu agar ini bisa dikembangkan menjadi kawasan ekonomi khusus tetapi syaratnya, Anda harus menggandeng partner lokal. Hal ini tidak boleh ditawar. Tentunya kerjasama itu harus menguntungkan kedua belah pihak," tegasnya.

Menko Luhut mengungkapkan keinginan pemerintah untuk mendekatkan industri hulu ke hilir dalam satu kawasan sehingga impor bisa dikurangi. "Kalau sekarang di wilayah ini produk yang dihasilkan sudah sampai _carbon steel_ (baja karbon) kami berharap nanti akan dihasilkan juga produk turunan lainnya. Begitu juga dengan baterai, dari industri hulu hingga produk akhirnya bisa dikerjakan di sini," ujarnya. 

Menko Luhut menyarankan produk baterai yang dihasilkan nantinya difokuskan pada baterai untuk sepeda motor, lalu baterai untuk kendaraan umum baru setelah itu baterai untuk kendaraan pribadi. 

Kerjasama dengan partner lokal bukan saja di bidang industri, menurut Menko Luhut Universitas Tsinghua dari Beijing telah menyatakan keinginan mereka untuk mendirikan pusat riset di Morowali dan tentunya akan bekerjasama dengan perguruan tinggi di Indonesia seperti ITB, atau perguruan tinggi Indonesia lainnya. 

Pada kesempatan itu hadir Direktur Utama PT Inalum, Budi Sadikin, perusahaan yang menurut Menko Luhut bisa menjadi partner lokal para investor, hadir juga Maniwanen CEO dari Busana Aparel Grup yang mewakili sektor swasta dan berbicara tentang prospek bisnis di Indonesia dan aktivis reformasi Hariman Siregar. 

Mr. Maniwanen mengatakan industri-industri di Indonesia yang membutuhkan stainless steel selama ini masih impor untuk memenuhi kebutuhan mereka, jadi dengan adanya stainless steel yang dihasilkan di kawasan IMIP ini, menurutnya, pasti akan bisa diserap oleh industri dalam negeri karena bisa menghemat biaya transportasi bahkan bisa memunculkan industri-industri hilir yang baru. Mr. Manimawen mengatakan sektor swasta siap bekerja sama dengan kawasan industri ini. Pertemuan ini diikuti oleh Mr. Xiang Guangda, Presiden Direktur Tsingshan Group, Mr. Xu Kaihua, Presiden Direktur Gelinmei, Mr. Li Changdong, Presiden Direktur CATL, Mr. Chen Xuehua, Huayou, Direktur dari BRUNP Recycling dan perwakilan perusahaan Jepang Mr. Hironari Furukawa, Presiden Hanwa. 

Mereka menyatakan komitmennya untuk bermitra dengan perusahaan indonesia, membawa teknologi terbaru serta menjaga dan memelihara lingkungan hidup sekitar dari pencemaran. 

Tenaga Kerja Asing

Setelah pertemuan, Mr. Maniwanen mengatakan kekagumannya pada kawasan industri ini. "Secara biaya, kawasan ini sangat efisien otomatis biayanya bisa dihemat banyak. Setelah berkeliling tadi, saya tidak percaya akan pernyataan orang yang mengatakan ini bentuk invasi Cina, tidak ada itu. Mereka datang ke sini membawa modal.

Tenaga kerja asing yang dari Cina itu datang ke sini kan gajinya dua kali atau tiga kali lipat. Mereka tinggalkan keluarga di sana untuk datang ke sini. Pasti perusahaan juga tidak mau berlama-lama memperkerjakan orang asing ini,” katanya. Ia yakin tenaga kerja asing tersebut tidak akan selamanya di Indonesia. 

Hariman Siregar mengatakan hal yang sama. “Para pengusaha itu pasti tidak akan lama memperkerjakan mereka di sini. Ongkosnya terlalu mahal untuk mereka. Hal-hal seperti ini tidak perlu dipolitisasi,” ujarnya. 

IMIP mengatakan dari 30.028 tenaga kerja di sana, ada 3.100 tenaga kerja asing dengan masa kontrak paling lama tiga tahun.(*/hrp)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Inti Telekomunikasi

BDS 2026, KPP Pratama Rengat Perkuat Ekosistem UMKM

IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max

Indosat 5G Hadirkan Pengalaman yang Lebih Seamless

Perkuat Koneksi Pekanbaru, Indosat Hadirkan Paket 5G, HiFi Air dan IM3 Platinum

Dukung Ekonomi Digital dan Indonesia Emas, Indosat Perluas Jaringan 5G ke Pekanbaru

Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Inti Telekomunikasi

BDS 2026, KPP Pratama Rengat Perkuat Ekosistem UMKM

IM3 Platinum Hadirkan Bundling Platinum Plus dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max

Indosat 5G Hadirkan Pengalaman yang Lebih Seamless

Perkuat Koneksi Pekanbaru, Indosat Hadirkan Paket 5G, HiFi Air dan IM3 Platinum

Dukung Ekonomi Digital dan Indonesia Emas, Indosat Perluas Jaringan 5G ke Pekanbaru



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Buka Musda V MUI Siak, Syamsurizal: Semoga Lahir Gagasan-Gagasan Besar
31 Oktober 2026
139 ASN Kemenag Riau Ikuti Asesmen Pro ASN
31 Oktober 2026
Lima Madrasah Kota Pekanbaru Promosikan Produk dan Budaya Riau di IES 2026
31 Oktober 2026
Himpunan Siompu Kampar Riau Audiensi dengan Anggota DPD RI, Didis Mardisna: Semoga Bisa Berkolaborasi di Banyak Program
30 Oktober 2026
Perkuat Pengelolaan JDIH, Kanwil Kemenkum Riau Terima Konsultasi DPRD Inhu
30 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bengkalis
30 Oktober 2026
Afni: Patut Diwariskan dan Menjadi Inspirasi bagi Generasi Sekarang
30 Oktober 2026
Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
29 Oktober 2026
RDP Pansus DPRD Riau, Koalisi Masyarakat Sipil Minta Hapus Green Policing Peninggalan Heryman
29 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Konsultasi Ranperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Kabupaten Bengkalis
29 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
  • 2 Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
  • 3 Edison Manik: Momen Pulang Kampung untuk Mengabdi di Riau
  • 4 Rudi Hendra Pakpahan Titipkan Estafet Kepemimpinan ke Edison Manik
  • 5 Nel Ikhwan: Jejak Langkahnya Mampu Membawa Energi Baru dan Memperkuat Sinergi Lintas Sektoral
  • 6 Kemenag Siak Gelar Kemah 2026 Kerukunan, Kemah Madrasah, dan Kemah Ekoteologi
  • 7 BDS 2026, KPP Pratama Rengat Perkuat Ekosistem UMKM
  • 8 KPP Pratama Rengat Gelar Forum Konsultasi Publik
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Standar Layanan Bantuan Hukum
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved