• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Semarakkan HAB ke-80, Kemenag Pekanbaru Gelar Jalan Sehat Kerukunan
Dibaca : 158 Kali
Dengan Berkebaya Laboh Kekek, IKWI Riau Turut Berperan Pecahkan MURI Tari Zapin Massal
Dibaca : 178 Kali
Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek Riau Pecahkan Rekor Dunia sebagai Warisan Budaya Takbenda
Dibaca : 168 Kali
Masuk MURI, SF Hariyanto: Zapin akan Terus Menari di Bumi Lancang Kuning
Dibaca : 178 Kali
1.026 Karateka se Riau Bertarung di Ajang Forki Riau Open Championship
Dibaca : 211 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Dosen FIB Unilak Paparkan Koleksi Tulis Istana Siak di SOAS London

Zulmiron
Senin, 05 Juni 2023 13:29:04 WIB
Cetak
Dosen FIB Unilak Paparkan Koleksi Tulis Istana Siak di SOAS London.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Peneliti dari Fakultas Ilmu Budaya Unilak Lik Idayanti MHum berhasil melakukan presentasi di School Of Oriental and African Studies (SOAS) London, Inggris pada 24 hingga 26 Mei 2023.

Program bertajuk Mapping Sumatra’s manuscripts Culture ini didanai The Leverhurlme Trust Funded. Topik utama progam ini mengenai adanya keikutcampuran tangan Kolonial pada keberadaan koleksi perpustakaan lokal.

Wacana umum yang ada di Asia Tenggara dan Eropa menegaskan, keberadaan koleksi naskah yang berpindah ke tangan Kolonial ini baik melalui permintaan maupun perampasan merupakan bentuk dari pencurian dan tindak kekerasan disengaja atas epistemologi lokal.

Wacana akademis dalam kajian pernaskahan Melayu cenderung tidak mengambil fokus pada bagian ini.

Dalam pertemuan yang ditaja oleh SOAS ini, para peneliti berhimpun untuk membahas topik tersebut serta dampak lain yang ditimbulkan akibat kolonialisme terhadap koleksi perpustakaan naskah di kepulauan Asia Tenggara.

Dikutip dari Wikipedia, SOAS kepanjangan dari School Of Oriental and African Studies sebuah sekolah tinggi yang merupakan bagian dari Universitas London yang terletak di Bloomsbury London. Kampus ini telah berdiri sejak tahun 1916.

Bidang studi unggulan di SOAS mencakup Hukum, Ilmu social, humaniora dan Bahasa dengan rujukan asia dan afrika. SOAS merupakan Universitas terbaik di Britania Raya yang selalu masuk dalam 10 besar.

Lik Idayanti yang juga Kepala Program Studi (Kaprodi) Sastra Daerah FIB Unilak serta sedang menempuh jenjang pendidikan S3 di Universitas Indonesia ini berhasil diundang ke SOAS bersama dengan para peneliti dari Indonesia dan Universitas Internasional lainnya.

Dari Indonesia yang ikut berpartisipasi lebih dari 10 orang, diantaranya dari Universitas Indonesia, Universitas Jambi, UIN Syarif Hidayatullah, Universitas Udayana Bali dan Universitas Padjadjaran. Sementara dari luar negeri ada SOAS Universitas London, Universitas Oxford, Universitas Hamburg, Universitas Cologne, Universitas Oslo, EFEO Perancis, Universitas Heidelberg, Universitas Koln, Kyushu University, dan Hebrew University of Jerussalem.

Dihadapan para peneliti dunia, Lik Idayanti memaparkan materi berjudul “Jejak Jejak Kolonial dalam Koleksi Khusus Istana Siak Sri Inderapura”.

Diceritakan Lik awal mulanya dapat hadir bersama peneliti dunia di London. Pada Februari 2023 Lik mengirimkan materi abstrak via email, kemudian awal Maret 2023 mendapatkan pengumuman kalau lolos menjadi panelis di London.

Dijelaskan Lik, topik yang disampaikan yaitu mengenai jejak kolonial pada koleksi khusus Istana Siak.

"Disini saya membahas jejak keberadaan kolonial yang dilihat dari dua sisi tinggalan tulis. Yaitu dokumen surat-surat dan naskah kuno. Untuk tinggalan  naskah kuno sangat sedikit informasi keberadaannya di Istana Siak. Kalaupun ada, keberadaan naskah ini terdapat di perpustakaan di Jakarta dan di perpustakaan Universitas Leiden Belanda," katanya.

Informasi ini dapat diketahui berdasarkan keterangan dari katalog naskah masing-masing lembaga tersebut. Dalam keterangannya disebutkan bahwa naskah yang Siak ini berasal dari abad 19 yang ditulis oleh orang Siak dan orang Pekanbaru.

Kemudian koleksi tersebut dipindahtangankan kepada orang Belanda. Dari keterangan tersebut juga menunjukkan bahwa abad 19 kemampuan berliterasi masyarakat Siak tidak kalah dengan masyarakat Penyengat, Tanjung Pinang, serta Lingga.

Disebutkan Lik, untuk tinggalan dalam bentuk dokumen surat berasal dari periode masa Sultan Syarif Hasim dan Sultan Syarif kasim II (abad 19 akhir hingga pertengahan abad 20).

Dalam arsip dokumen surat ini banyak hal yang bisa dibahas mengenai kehadiran kolonial. Di antaranya penggunaan dua bahasa dalam dokumen cetakan (Melayu dan Belanda), penggunaan campur kode Bahasa Belanda dan Melayu dalam surat sultan.

Selain itu, penggunaan nama jabatan berbahasa Belanda bagi pegawai, dan cap sultan Siak yang menggunakan dua Bahasa dan aksara (Melayu Belanda) serta aksara yang digunakan Latin-Arab Melayu. Dan yang terakhir terdapat pencantuman percetakan milik Belanda untuk mencetak dokumen-dokumen kesultanan Siak.

“Senang rasanya membawa nama Istana Siak ke London, menjadi pengalaman berharga bagi saya dan Unilak juga dikenal di luar negeri. Luaran dari pemaparan di London ini nantinya dibuat artikel yang akan diterbitkan di Jurnal yang bekerjasama dengan SOAS,” ujar Lik.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Panitia PRB 2026 Terus Natangkan Berbagai Persiapan, Zacky: Stand Pendaftaran Beroperasi Setiap Hari

UIR Ikut Terlibat di Riau Edutech Campus Summit Expo 2026

Perkuat Layanan Akademik, Unri Optimalisasi Pengelolaan Laboratorium

Unilak Buka Pendataran Mahasiswa Baru 2026, UKT Bisa Dicicil Hingga 3 Kali

Upaya Pengelolaan Stres Pasien, Dosen Unimus Launching Intervensi Video Self-Management Hipertensi Ber-HKI

Lulus Profesi Insinyur di Unand, Dosen UIR Akmar Efendi Soroti Pemanfaatan Metode Machine Learning

Panitia PRB 2026 Terus Natangkan Berbagai Persiapan, Zacky: Stand Pendaftaran Beroperasi Setiap Hari

UIR Ikut Terlibat di Riau Edutech Campus Summit Expo 2026

Perkuat Layanan Akademik, Unri Optimalisasi Pengelolaan Laboratorium

Unilak Buka Pendataran Mahasiswa Baru 2026, UKT Bisa Dicicil Hingga 3 Kali

Upaya Pengelolaan Stres Pasien, Dosen Unimus Launching Intervensi Video Self-Management Hipertensi Ber-HKI

Lulus Profesi Insinyur di Unand, Dosen UIR Akmar Efendi Soroti Pemanfaatan Metode Machine Learning



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Semarakkan HAB ke-80, Kemenag Pekanbaru Gelar Jalan Sehat Kerukunan
11 Januari 2026
Dengan Berkebaya Laboh Kekek, IKWI Riau Turut Berperan Pecahkan MURI Tari Zapin Massal
11 Januari 2026
Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek Riau Pecahkan Rekor Dunia sebagai Warisan Budaya Takbenda
11 Januari 2026
Masuk MURI, SF Hariyanto: Zapin akan Terus Menari di Bumi Lancang Kuning
11 Januari 2026
1.026 Karateka se Riau Bertarung di Ajang Forki Riau Open Championship
10 Januari 2026
Demokrasi Lokal Berbiaya Mahal (Bagian I)
10 Januari 2026
749 Karya Terbanyak dalam Lima Tahun, Dewan Juri Tetapkan Peraih Anugerah Adinegoro 2025
10 Januari 2026
Deadline AJP PWI Award 2025 Diperpanjang hingga 15 Januari 2026, Segera Kirimkan Karya Terbaik!
10 Januari 2026
Percepat Pembangunan Daerah, Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Pembiayaan Syariah dengan BRK Syariah
09 Januari 2026
Kunci Perkuat Kapasitas Fiskal Daerah, Syahrial Abdi: Optimalisasi PAD Harus Dilakukan Secara Serius dan Terukur
09 Januari 2026
TERPOPULER +
  • 1 HAB ke-80 Jadi Momentum Refleksi bagi Seluruh ASN Kemenag
  • 2 KUHP dan KUHAP Baru Resmi Berlaku, Yusril: Penegakan Hukum Memasuki Era Baru
  • 3 Harapan SMSI Tahun 2026, Podcast Menjadi Institusi Pers
  • 4 Tahun Berganti, Antara Optimisme dan Pesimisme
  • 5 Polres Pelalawan Ungkap Peredaran Bawang Ilegal 19,5 Ton, Toha: Bukti Nyata Kepemimpinan yang Responsif
  • 6 Lewat Pelatihan Laundry Sepatu, PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Kelompok Disabilitas
  • 7 Mulai 1 Januari, Parkir di Alfamart-Indomaret Gratis
  • 8 Lewat Penetapan RKAP, RUPS SPR Kunci Arah Bisnis 2026
  • 9 Sepanjang 2025, Astra Berupaya Ciptakan Program Unggulan Berbasis Komunitas Desa
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved