• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Perkuat Profesionalisme dan Integritas Wartawan, PWI Solok Orientasi ke PWI Riau
Dibaca : 179 Kali
Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
Dibaca : 253 Kali
Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
Dibaca : 273 Kali
Demi Langit Hijau di Riau, FITRA Riau Desak Evaluasi Mitigasi Karhutla
Dibaca : 235 Kali
Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
Dibaca : 264 Kali

  • Home
  • Kuantan Singingi

Masyarakat Kuantan Mudik Semangat Menuntut Sebuah Daerah Otonomi Baru

Zulmiron
Jumat, 10 Februari 2023 13:12:30 WIB
Cetak
Masyarakat Kuantan Mudik Semangat Menuntut Sebuah Daerah Otonomi Baru.

Kuansing, Hariantimes.com - Masyarakat Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi semangat menuntut sebuah daerah otonomi baru.

Terbukti, tokoh masyarakat, cerdik pandai, alim ulama, tokoh perempuan, tokoh akademisi, tokoh pemuda dan mahasiswa ersama-sama menyatukan kata sepakat dengan mendeklarasikan pembentukan Kabupaten Hulu Kuantan dari Kabupaten Induk Kuantan Singingi, Jumat (10/02/2023).

Hadir dalam acara ini Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi mewakili Bupati yaitu Dedy Sambudi SKM MKes, Asisten II Kabupaten Kuansing Ir H Maisir, Kepala DP2KBP3A Drs Rustam, Camat Kuantan Mudik Sada Risna SStp MSi, Camat Pucuk Rantau H Ali Apri SPd, Tokoh Masyarakat Hulu Kuantan Arman Lingga Wisnu SE, Tokoh Masyarakat Kuantan Mudik Drs Syafri Yoes, Drs Raja Bastian Roesli dan Drs Syafrizal Bakar MSi, Tokoh Gunung Toar Dr Irwan, Tokoh Pucuk Deprianto SH, Pengusaha Pekanbaru sebagai putra asli Lubuk Jambi Kuantan Mudik H Syarianto SE, Tokoh Perempuan Dra Hafni Ma’rifat MSc dan Nana Rahayu BComn MSi, Akademisi Dr Fikri idris SPsi MSi, Dr Syafrinal MSi, Prof Dr Evi Suryanti MPd, aktvis mahasiswa Rahul Gunawan Syafri dan Tokoh Pemuda Aditya Permana dan Rudi Husin serta tamu undangan yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kuansing dan sambutan oleh tokoh Masyarakat Kuantan Mudik Prof Dr Ir Rasoel Hamidy MS yang merupakan Guru Besar Universitas Riau.

Prof Dr Ir Rasoel Hamidy MS mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama mendukung kegiatan ini.

"Ketika kita menanam padi, pasti akan tumbuh rumput. Tetapi ketika menanam rumput belum tentu akan tumbuh padi. Oleh karena itu, saya mengingatkan untuk tetap memantap hati agar apa yang dicita-citakan yaitu membentuk Kabupaten Kuantan Hulu," ajak Prof Dr Ir Rasoel Hamidy MS.

Sedangkan akademisi Universitas Islam Riau Dr Fikri Idris SPsi MSi menyampaikan tentang permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat selama ini. Yaknj berupa jauhnya rentang kendali pemerintah dengan masyarakat. Sehingga masyarakat susah mendapatkan layanan, masih rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat dan kualitas layanan publik yang masih rendah, tingginnya tingkat kemiskinan dan pengangguran serta tidak berkembangnya potensi daerah serta pembangunan yang tidak merata.

Menurut Fikri, permasalahan ini harus dapat dicarikan solusi atau pemecahan masalahnya agar kesejahteraan masyarakat semakin meningkat. Dimana kondisi saat ini tentulah tidak sesuai dengan amanat dan tujuan mulia dari pemerintah yang tertuang di dalam Undang Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang dinyatakan dalam  Pasal 31 (1) Dalam pelaksanaan Desentralisasi dilakukan penataan daerah. (2) Penataan daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditujukan untuk: a. mewujudkan efektivitas penyelenggaraan Pemerintahan Daerah; b. mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat; c. mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik; d. meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan; e. meningkatkan daya saing nasional dan daya saing Daerah; dan f. memelihara keunikan adat istiadat, tradisi, dan budaya Daerah.

Lebih lanjut Dr Fikri Idris MSi menjelaskan, salah satu bentuk upaya menjawab permasalahan tersebut dan mencapai tujuan yang diharapkan oleh pemerintah adalah dengan membentuk sebuah daerah otonomi baru kabupaten Kuantan Hulu. Secara administratif sudah memenuhi syarat, potensi daerah sudah bagus tinggal komitmen dan keseriusan dari tokoh masyarakat, cerdik pandai, ulama, tokoh perempuan dan tokoh pemuda untuk mewujudkan pemekaran Kabupaten Kuantan Hulu Ini.

Dr Fikri mengajak semua elemen masyarakat Hulu Kuantan, Kuantan Mudik, Gunung Toar dan Pucuk Rantau untuk bersatu padu sedaya upaya, bergandengan tangan dan merapatkan barisan untuk mewujudkan cita-cita mulia ini yaitu berdirinya Kabupaten Kuantan Hulu.

Setelah pemaparan naskah akademik dilakukan sebuah Focus Group Discussion antara Tim Inisiator dengan pejabat Kuantan Singingi dan tokoh masyarakat, bahwa yang dialami oleh masyarakat Kuantan Mudik masih banyaknya masalah-masalah yang dihadapi. Di antaranya ketimpangan dan kesenjangan yang tinggi dalam mendapatkan layanan masyarakat, ketimpangan dan kesenjangan yang dirasakan.

Di antaranya: 
1. Rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat, 
2. Efektifitas penyelenggaraan pemerintah daerah yang kurang efektif karena jarak antara kecamatan dan ibu kota kabupaten yang terlalu jauh sehingga masyarakat merasa diberatkan dan susah mengurus administrasi.
3. Kualitas layanan publik yang masih rendah disebabkan pembangunan fasiltas publik seperti rumah sakit, sekolah dan perkantoran yang tidak merata.
2. Tingkat kemiskinan masyarakat masih tinggi 
3. Pembangunan sarana dan prasarana baik bangunan maupun jalan masih perlu diperhatikan.
4. Masih Tingginya atau jauhnya rentang kendali pemerintah  dengan masyarakat  sehingga pembenggunan tidak merata di masyarakat.
5. Tingginya tingkat pengangguran
6. Potensi daerah tidak teroptimalkan secara maksmal 
7. Sadat istiadat yang kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah, sehingga banyak peninggalan sejarah adat yang menjadi tidak terawatt dan tidak dilestarikan dengan baik

Kondisi permasalahan yang dirasakan masyarakat tersebut diatas tentulah tidak sesuai dengan  amanat dan tujuan muliah dari pemerintah yang tertuang di UU No. 23 tahun 2014 yang dinyatakan dalam  Pasal 31 (1) Dalam pelaksanaan Desentralisasi dilakukan penataan Daerah. (2) Penataan Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditujukan untuk: a. mewujudkan efektivitas penyelenggaraan Pemerintahan Daerah; b. mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat; c. mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik; d. meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan; e. meningkatkan daya saing nasional dan daya saing Daerah; dan f. memelihara keunikan adat istiadat, tradisi, dan budaya Daerah.

Dari hasil rapat dan permasalahan tersebut maka tokoh masyarakat, cerdik pandai, alim ulama, tokoh perempuan, tokoh akademisi, tokoh pemuda dan mahasiswa membuat sebuah dukungan sebagaiberikut:

1. Bersepakat dan menyetujui bahwa untuk memekarkan dari Kabupaten Induk Kuantan Singingi dan membentuk Kabupaten Baru yang terdiri dari Kecamatan Kuantan mudik, Kecamatan Gunung Toar, KecamatanPucuk rantau, Kecematan Singingi dan Kecamatan  Hulu Kuantan menjadi sebuah Daerah Otonomi Baru yg diberi nama KABUPATEN KUANTAN HULU.
2. Kecamatan Kuantan mudik dimekarkan menjadi DUA KECAMATAN yaitu Kecamatan Kuantan Mudik dan Kecamatan Kuantan Mudik Seberang.
3. Kecamatan Pucuk Rantau dimekarkan menjadi DUA KECAMATAN yaitu Kecamatan Pucuk Rantau dan Kecamatan Ibul Sei Besar.
4. DAERAH OTONOMI BARU, Kabupaten Kuantan Hulu akan terdiri dari 6 Kecamatan.

Yaitu: 
1. Kecamatan Kuantan Mudik
2. Kecamatan Gunung Toar
3. Kecamatan Pucuk Rantau. 
4. Kecamatan Hulu Kuantan.
5. Kecamatan Kuantan Mudik Seberang
6. Kecamatan Sei. Besar.

5. Membentuk Tim kecil yang bernama Badan Pekerja Pembentukan  Kabupaten Kuantan Hulu yang akan menindak lanjuti kegiatan pemekaran Kuantan Hulu dengan diketuai oleh H Syarianto SE, Sekretaris Dr Fikri Idris SPsi MSi Bendahara Indra Sukma SH kepada yang ditunjuk untuk dapat membuat struktur tim dengan lebih rinci.

Diharapkan dengan rapat ini dapat terwujudnya cita-cita masyarakat Kuansing kabupaten Baru Kuantan Hulu dengan tujuan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Adu Cepat di Tepian Narosa, Dua Jalur Binaan RAPP Berjuang Lanjut ke Hari Keempat

Muliardi: MTQ Harus Lahirkan Generasi Qur’ani dan Prestasi Nasional

Tinjau Final Tilawah Dewasa MTQ XLIV Riau, Zulkifli Syukur: MTQ Harus Jadi Momentum Memperkuat Pembinaan

MTQ XLIV Provinsi Riau, Bengkalis Juara I Cabang Fahmil Qur'an Putra dan Putri

Tinjau Arena Perlombaan Hari Pertama MTQ XLIV, Ketua LPTQ Riau: Evaluasi akan Terus Dilakukan Setiap Hari

Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau di Sungai Batang Kuantan

Adu Cepat di Tepian Narosa, Dua Jalur Binaan RAPP Berjuang Lanjut ke Hari Keempat

Muliardi: MTQ Harus Lahirkan Generasi Qur’ani dan Prestasi Nasional

Tinjau Final Tilawah Dewasa MTQ XLIV Riau, Zulkifli Syukur: MTQ Harus Jadi Momentum Memperkuat Pembinaan

MTQ XLIV Provinsi Riau, Bengkalis Juara I Cabang Fahmil Qur'an Putra dan Putri

Tinjau Arena Perlombaan Hari Pertama MTQ XLIV, Ketua LPTQ Riau: Evaluasi akan Terus Dilakukan Setiap Hari

Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau di Sungai Batang Kuantan



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Perkuat Profesionalisme dan Integritas Wartawan, PWI Solok Orientasi ke PWI Riau
27 Oktober 2026
Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
26 Oktober 2026
Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
26 Oktober 2026
Demi Langit Hijau di Riau, FITRA Riau Desak Evaluasi Mitigasi Karhutla
26 Oktober 2026
Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
25 Oktober 2026
Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
24 Oktober 2026
Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
24 Oktober 2026
Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta
24 Oktober 2026
Libatkan 1.711 Peserta, Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Gaungkan Toleransi dan Siak Hijau
24 Oktober 2026
Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri
23 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 BDS 2026, KPP Pratama Rengat Perkuat Ekosistem UMKM
  • 2 Kanwil Kemenkum Riau Koordinasikan Penyelesaian Sengketa dan Pemetaan Rawan Pelanggaran dengan Polda Riau
  • 3 Lewat Podcast Bertuah, Kanwil Kemenkum Riau Kenalkan Layanan BHP Medan ke Masyarakat
  • 4 Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Tiga Rancangan Regulasi Kuansing
  • 5 Edison Manik Tekankan Kesinambungan Program dan Sinergi
  • 6 Koalisi Masyarakat Sipil Riau Gandeng Fraksi Partai Demokrat Dorong Kaukus Parlemen Hijau
  • 7 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Perlindungan Hukum
  • 8 Perkuat Sinergi Kampus dan Industri, UIR dan PT APGWI Teken MoU dan PKS
  • 9 Tingkatkan Kemampuan Qari dan Qariah, LPTQ Siak Buat Pelatihan Gratis
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved