• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
Dibaca : 216 Kali
RDP Pansus DPRD Riau, Koalisi Masyarakat Sipil Minta Hapus Green Policing Peninggalan Heryman
Dibaca : 249 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Konsultasi Ranperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Kabupaten Bengkalis
Dibaca : 196 Kali
Kemenkum Riau Edukasi Masyarakat Rengat
Dibaca : 192 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sentra KI Perguruan Tinggi
Dibaca : 191 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Rumah Sunting Ajarkan Puisi di Rimba Baling

Redaksi
Kamis, 13 Desember 2018 21:12:23 WIB
Cetak
DM Ningsih penyair Riau mengajarkan puisi ke anak-anak SD 124 Desa Terusan dengan teliti.
Kampar, Hariantimes.com - Komunitas Seni Rumah Sunting (KSRS) melaksanakan mengajar membaca dan menulis puisi di Desa Terusan, Rimbang Baling,  Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar.  

Selain Desa Terusan,  masih ada beberapa desa lainnya yang akan menyusul.

Pimpinan Penyair dan Sastrawan Riau, Kunni Masrohanti menyebutkan, Desa Terusan sendiri lokasinya cukup jauh. Perlu waktu dua jam dari Desa Gema. Untuk menuju ke desa ini harus menggunakan perahu mesin.  Tidak ada jalan darat dan tidak ada signal.  Berbatasan dengan Sumbar karena Sungai Subayang yang membelah kawasan Rimbang Baling ini juga berhulu ke Sumbar. 

''Yang membuat kami bahagia,  anak-anak di Terusan ini sangat antusias. Mereka senang kami datang. Mengajarkan memahami dan menulis puisi bersama mereka sangat luar biasa. Kegiatan ini merupakan kerjasama WWF Indonesia Program Sumatera Tengah dengan Rumah Sunting.  Siapapun itu,  yok bergerak bersama untuk literasi melalui puisi,'' kata Kunni. 

Rimbang Baling memang merupakan kawasan konservasi dengan status suaka margasatwa. Satwa liar seperti harimau dan beruang masih hidup di sini. Ini membuktikan hutan alamnya masih bagus dan harus Terus dijaga bersama-sama.

''Menjaga alam,  hutan dan sungai Itu kewajiban bersama.  Mengapa nenek moyang,  orang-orang dulu membangun kampung di tepi sungai,  karena sungai sumber kehidupan,  tempat minum dan di dalamnya banyak ikan. Kalau dekat sungai,  berarti juga dekat hutan yang di dalamnya juga sumber kehidupan,  tempat mencari makan.  Jadi,  kebudayaan manusia, bermula dari sana, sebuah peradaban lahir di sana. Kalau hutan dan sungai rusak, hilang kebudayaan,  hilang peradaban. Makanya belajar puisi ini temanya konservasi. Kami tidak hanya mengajarkan puisi kepada anak-anak,  tapi kami justru banyak belajar dari mereka dan orang tua mereka.  Mereka tahu betul bagaimana menjaga desa,  hutan dan sungainya.  Kami saling berbagi dan akan kami bagikan lagi lewat puisi, '' kata Kunni.

Dua kali datang ke Desa Terusan,  anak-anak sudah menghasilkan karya puisi.  Ringan,  mudah difahami sebagaimana mestinya karya anak-anak meski masih perlu bimbingan.  Untuk Itu sistem belajar yang digunakan yakni berkelompok atau face to face atau satu guru mengajar enam anak.  Puisi-puisi tersebut nantinya akan dibukukan dan dibagikan ke berbagai perpustakaan.

''Semua Warga Desa Terusan menyambut baik.  Pak wali atau kepala desa hingga masyarakatnya,  ramah semua.  Pokoknya kami banyak belajar dari mereka. Semoga karya anak-anak ini menjadi inspirasi bagi semua anak-anak di Indonesia. Dan meski mereka jauh dari kota, tinggal di pelosok, orang-orang di luar sana perlu tahu kalau mereka anak-anak Indonesia yang membanggakan, menjaga alam,  tradisi dan adatnya, '' sambung Kunni. 

Kepala Desa Terusan,  Ismail,  sejak awal menyambut gembira kedatangan tim ini. Dia mempertemukan Tim Literasi Rumah Sunting dengan perwakilan masyarakat saat sosialisasi,  seperti Datuk Pucuk, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. '' Niat yang baik,  kami sambut dengan baik. Apalagi ini untuk anak-anak kami.  Melihat mereka semangat belajar puisi,  kami sangat bangga. Ini kali pertama bagi anak-anak,'' katanya.

Tentu Kunni datang tidak sendiri.  Dia Bersama tiga guru puisi lainnya dan tim Rumah Sunting.  Ada Syamsir alias Icamp Dompas, Kasmono,  DM Ningsih,  Asmet alias Kacamata Gober,  Farid J dan Ana. 

Sementara itu, Staf Komunikasi WWF,  Syamsidar,  menyebutkan, kegiatan ini merupakan bagian program edukasi konservasi untuk anak-anak di kawasan Rimbang Baling. ''Semoga apa yang kami lakukan turut memperkuat rasa bangga yang dimiliki masyarakat terhadap pelestarian budaya dan alam Rimbang Baling, salah satunya melalui karya puisi tentang konservasi, '' katanya.(*/ron)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak

Segera Digelar, PRB 2027 Prodi Biologi FKIP Unri Siapkan 11 Cabang Lomba Sains dan Kreativitas

Prodi Doktor Sains Manajemen UIR Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA

Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri

Perkuat Sinergi Kampus dan Industri, UIR dan PT APGWI Teken MoU dan PKS

2.900 Mahasiswa Baru Unilak Ikuti PKKMB 2026

Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak

Segera Digelar, PRB 2027 Prodi Biologi FKIP Unri Siapkan 11 Cabang Lomba Sains dan Kreativitas

Prodi Doktor Sains Manajemen UIR Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA

Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri

Perkuat Sinergi Kampus dan Industri, UIR dan PT APGWI Teken MoU dan PKS

2.900 Mahasiswa Baru Unilak Ikuti PKKMB 2026



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
29 Oktober 2026
RDP Pansus DPRD Riau, Koalisi Masyarakat Sipil Minta Hapus Green Policing Peninggalan Heryman
29 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Konsultasi Ranperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Kabupaten Bengkalis
29 Oktober 2026
Kemenkum Riau Edukasi Masyarakat Rengat
29 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sentra KI Perguruan Tinggi
29 Oktober 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Lintas Sektor
29 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dorong Sentra KI Terintegrasi
29 Oktober 2026
Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Inti Telekomunikasi
29 Oktober 2026
Gusri Putra Dodi: KI Pusat Diminta Tidak Membiarkan Perbedaan Prosedur
29 Oktober 2026
PWI Siak Bekali Kepsek Literasi Jurnalistik di Era Digital
29 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
  • 2 Edison Manik: Momen Pulang Kampung untuk Mengabdi di Riau
  • 3 Kemenag Siak Gelar Kemah 2026 Kerukunan, Kemah Madrasah, dan Kemah Ekoteologi
  • 4 BDS 2026, KPP Pratama Rengat Perkuat Ekosistem UMKM
  • 5 KPP Pratama Rengat Gelar Forum Konsultasi Publik
  • 6 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Standar Layanan Bantuan Hukum
  • 7 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Landasan Hukum Pengelolaan Barang Milik Daerah Kuansing
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Koordinasikan Penyelesaian Sengketa dan Pemetaan Rawan Pelanggaran dengan Polda Riau
  • 9 Lewat Podcast Bertuah, Kanwil Kemenkum Riau Kenalkan Layanan BHP Medan ke Masyarakat
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved