• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Evaluasi Kinerja Semester I 2026, Kanim Pekanbaru Raih Penghargaan Humas Most Popular
Dibaca : 180 Kali
Pianisril-Zulkifli Ali Juarai Fun Pingpong Competition SKK Migas-EMP-PWI Riau
Dibaca : 190 Kali
Fun Pingpong Competition Perkuat Kemitraan PWI Riau, SKK Migas dan EMP
Dibaca : 185 Kali
Kemenkum Riau Dukung Percepatan Pemulihan TNTN
Dibaca : 176 Kali
Kemenkum Riau Dampingi Terasi Bagan Rohil Menuju Perlindungan Indikasi Geografis
Dibaca : 178 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Rumah Sunting Ajarkan Puisi di Rimba Baling

Redaksi
Kamis, 13 Desember 2018 21:12:23 WIB
Cetak
DM Ningsih penyair Riau mengajarkan puisi ke anak-anak SD 124 Desa Terusan dengan teliti.
Kampar, Hariantimes.com - Komunitas Seni Rumah Sunting (KSRS) melaksanakan mengajar membaca dan menulis puisi di Desa Terusan, Rimbang Baling,  Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar.  

Selain Desa Terusan,  masih ada beberapa desa lainnya yang akan menyusul.

Pimpinan Penyair dan Sastrawan Riau, Kunni Masrohanti menyebutkan, Desa Terusan sendiri lokasinya cukup jauh. Perlu waktu dua jam dari Desa Gema. Untuk menuju ke desa ini harus menggunakan perahu mesin.  Tidak ada jalan darat dan tidak ada signal.  Berbatasan dengan Sumbar karena Sungai Subayang yang membelah kawasan Rimbang Baling ini juga berhulu ke Sumbar. 

''Yang membuat kami bahagia,  anak-anak di Terusan ini sangat antusias. Mereka senang kami datang. Mengajarkan memahami dan menulis puisi bersama mereka sangat luar biasa. Kegiatan ini merupakan kerjasama WWF Indonesia Program Sumatera Tengah dengan Rumah Sunting.  Siapapun itu,  yok bergerak bersama untuk literasi melalui puisi,'' kata Kunni. 

Rimbang Baling memang merupakan kawasan konservasi dengan status suaka margasatwa. Satwa liar seperti harimau dan beruang masih hidup di sini. Ini membuktikan hutan alamnya masih bagus dan harus Terus dijaga bersama-sama.

''Menjaga alam,  hutan dan sungai Itu kewajiban bersama.  Mengapa nenek moyang,  orang-orang dulu membangun kampung di tepi sungai,  karena sungai sumber kehidupan,  tempat minum dan di dalamnya banyak ikan. Kalau dekat sungai,  berarti juga dekat hutan yang di dalamnya juga sumber kehidupan,  tempat mencari makan.  Jadi,  kebudayaan manusia, bermula dari sana, sebuah peradaban lahir di sana. Kalau hutan dan sungai rusak, hilang kebudayaan,  hilang peradaban. Makanya belajar puisi ini temanya konservasi. Kami tidak hanya mengajarkan puisi kepada anak-anak,  tapi kami justru banyak belajar dari mereka dan orang tua mereka.  Mereka tahu betul bagaimana menjaga desa,  hutan dan sungainya.  Kami saling berbagi dan akan kami bagikan lagi lewat puisi, '' kata Kunni.

Dua kali datang ke Desa Terusan,  anak-anak sudah menghasilkan karya puisi.  Ringan,  mudah difahami sebagaimana mestinya karya anak-anak meski masih perlu bimbingan.  Untuk Itu sistem belajar yang digunakan yakni berkelompok atau face to face atau satu guru mengajar enam anak.  Puisi-puisi tersebut nantinya akan dibukukan dan dibagikan ke berbagai perpustakaan.

''Semua Warga Desa Terusan menyambut baik.  Pak wali atau kepala desa hingga masyarakatnya,  ramah semua.  Pokoknya kami banyak belajar dari mereka. Semoga karya anak-anak ini menjadi inspirasi bagi semua anak-anak di Indonesia. Dan meski mereka jauh dari kota, tinggal di pelosok, orang-orang di luar sana perlu tahu kalau mereka anak-anak Indonesia yang membanggakan, menjaga alam,  tradisi dan adatnya, '' sambung Kunni. 

Kepala Desa Terusan,  Ismail,  sejak awal menyambut gembira kedatangan tim ini. Dia mempertemukan Tim Literasi Rumah Sunting dengan perwakilan masyarakat saat sosialisasi,  seperti Datuk Pucuk, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. '' Niat yang baik,  kami sambut dengan baik. Apalagi ini untuk anak-anak kami.  Melihat mereka semangat belajar puisi,  kami sangat bangga. Ini kali pertama bagi anak-anak,'' katanya.

Tentu Kunni datang tidak sendiri.  Dia Bersama tiga guru puisi lainnya dan tim Rumah Sunting.  Ada Syamsir alias Icamp Dompas, Kasmono,  DM Ningsih,  Asmet alias Kacamata Gober,  Farid J dan Ana. 

Sementara itu, Staf Komunikasi WWF,  Syamsidar,  menyebutkan, kegiatan ini merupakan bagian program edukasi konservasi untuk anak-anak di kawasan Rimbang Baling. ''Semoga apa yang kami lakukan turut memperkuat rasa bangga yang dimiliki masyarakat terhadap pelestarian budaya dan alam Rimbang Baling, salah satunya melalui karya puisi tentang konservasi, '' katanya.(*/ron)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Cegah Kekerasan di Pendidikan Keagamaan, Muliardi: Manfaatkan Aplikasi AMAN

Hadapi Tantangan Zaman, MTsN 1 Siak Diminta Terus Tingkatkan Mutu Pendidikan

Lagi, UIR Sediakan Armada Mercedes-Benz Jet Bus 5 Medium

Gelar Orientasi PPG Calon Guru Gelombang II, Unilak Siapkan Guru Tangguh Hingga ke Pelosok Negeri

Dua Mahasiswa Unilak Raih Predikat Juara Umum 2

Unilak Resmi Buka S3 Doktor Hukum

Cegah Kekerasan di Pendidikan Keagamaan, Muliardi: Manfaatkan Aplikasi AMAN

Hadapi Tantangan Zaman, MTsN 1 Siak Diminta Terus Tingkatkan Mutu Pendidikan

Lagi, UIR Sediakan Armada Mercedes-Benz Jet Bus 5 Medium

Gelar Orientasi PPG Calon Guru Gelombang II, Unilak Siapkan Guru Tangguh Hingga ke Pelosok Negeri

Dua Mahasiswa Unilak Raih Predikat Juara Umum 2

Unilak Resmi Buka S3 Doktor Hukum



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Evaluasi Kinerja Semester I 2026, Kanim Pekanbaru Raih Penghargaan Humas Most Popular
30 Juli 2026
Pianisril-Zulkifli Ali Juarai Fun Pingpong Competition SKK Migas-EMP-PWI Riau
30 Juli 2026
Fun Pingpong Competition Perkuat Kemitraan PWI Riau, SKK Migas dan EMP
30 Juli 2026
Kemenkum Riau Dukung Percepatan Pemulihan TNTN
30 Juli 2026
Kemenkum Riau Dampingi Terasi Bagan Rohil Menuju Perlindungan Indikasi Geografis
30 Juli 2026
Kemenkum Riau Perkuat Ekosistem Kekayaan Intelektual Kampus
30 Juli 2026
Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sentra KI Perguruan Tinggi
30 Juli 2026
1 Agustus, Menag Ajak Masyarakat Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
29 Juli 2026
PWI Fest 2026 Siap Digelar, Akhmad Munir: Pers Indonesia Bersiap Hadapi Era AI
29 Juli 2026
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Menaker: Hubungan Industrial Harus Adaptif
29 Juli 2026
TERPOPULER +
  • 1 Perambah Mangrove Ditangkap, Bupati Rohil: Harus Jadi Efek Jera
  • 2 Ingatkan Calon Komisioner KI Riau Bekerja Penuh Waktu, Zufra Irwan: Jangan Ada Kerja Sambilan
  • 3 Zufra Irwan: Harus Bersih, Tanpa Diwarnai Jatah Fraksi atau Partai Politik
  • 4 Kemenkum Riau Dorong Penyesuaian Regulasi Desa
  • 5 Kemenkum Riau Sinergikan Layanan Hukum Desa
  • 6 PHR Hadirkan Senyum dan Ruang Tumbuh Bagi Generasi Muda Riau
  • 7 Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Kolaborasi Lintas Kementerian
  • 8 Kemenkum Riau Terima Kunker Reses Komisi XIII DPR RI
  • 9 Cegah Kekerasan di Pendidikan Keagamaan, Muliardi: Manfaatkan Aplikasi AMAN
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved