• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Pembahasan Ranperda Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Inhu
Dibaca : 183 Kali
SK 2.994 ASN PPPK Paruh Waktu Diperpanjang, Afni: Bekerjalah dengan Baik, Loyal pada Rakyat
Dibaca : 190 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Evaluasi Kualitas Layanan Bantuan Hukum bagi 13 Penerima Bantuan Hukum
Dibaca : 174 Kali
Kemenkum Riau Dorong Penguatan Kepatuhan Royalti Musik di Pekanbaru
Dibaca : 180 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Berpartisipasi dalam Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026
Dibaca : 182 Kali

  • Home
  • Siak

PMK Mewabah, Susilawati: Diprediksi Jelas akan Terjadi Peningkatan Harga Ternak Kurban

Zulmiron
Rabu, 15 Juni 2022 16:35:00 WIB
Cetak
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Siak Susilawati (kiri) meninjau kandang sapi milik warga di Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Siak.

Siak, Hariantimes.com - Seiring mewabahnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), harga hewan kurban akan diprediksi akan mengalami kenaikan harga.

Kendati terjadi kenaikan harga, stok hewan dan kebutuhan untuk kurban di Kabupaten Siak masih tergolong aman.

"Diprediksi jelas akan terjadi peningkatan harga ternak kurban. Meskipun pedomannya dari kabupaten/kota lain tidak bisa memasukkan sapi ke Siak begitu juga sebaliknya, Siak tidak bisa mengeluarkan surat keterangan sehat ternak (DKKH) atau surat izin keluar ternak dari daerah Siak," sebut Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Siak, drh Hj Susilawati kepada media, Senin (13/06/2022).

Menurut Susi, data kebutuhan kurban diambil dari tren angka kurban tahun-tahun sebelumnya. Yang mana potensi stok sapi 5.317, kerbau 145, kambing dan domba 2.879, sehingga totalnya 8.342 ekor.

Sementara kebutuhan sapi 2.798, kerbau 137, kambing dan domba 1.087. Ketika stok dikurang dengan angka kebutuhan, totalnya sapi 2.519, kerbau delapan, kambing dan domba 1.792.

"Potensial stok domba sebanyak 267 dan potensial stok Kambing sebanyak 2612 ekor," sebut Susilawati

Hingga saat ini, sambung Susilawati. pihaknya terus melakukan upaya komunikasi dan bekerjasama dengan aparat kepolisian Polres Siak, melakukan sosialisasi di kantor camat dengan mengundang penghulu dan pedagang ternak.

“Kandang ternak juga kami pantau dengan menurunkan petugas kesehatan hewan didampingi bhabinkamtibmas dan babinsa," ungkap Susilawati

Untuk penyebab penyakit PMK ini, tambah Susi, yakni sebuah virus dan penularannya melalui udara sehingga sulit untuk dikendalikan.

"Kami telah melakukan pengobatan supportif berupa peningkatan stamina pada ternak yang sakit PMK," beber Susi.

Tidak hanya itu, pengobatan simptomatis untuk menghilangkan demam dan lainnya juga dilakukan untuk menghindari efek sekunder oleh bakteri atau infeksi yang dapat memperparah penyakit tersebut kepada hewan ternak.

“Sapi yang sakit tentunya kami sarankan untuk dilakukan isolasi dengan memisahkan sapi tersebut dari yang sehat,” ucap drh Susilawati.

Diakui Susi, saat ini pihaknya belum melakukan tindakan vaksinasi.

"Karena memang belum ada vaksin di provinsi dan kabupaten kota yang terjangkit. Pihaknya masih menunggu dari pusat, karena vaksin akan didatangkan dari luar negeri," tutur Drh Susilawati.

Sedikitnya sebanyak 11 ekor hewan ternak warga jenis sapi yang terindikasi dan gejalanya sudah mengarah ke penyakit mulut dan kuku (PMK).

Jumlah tersebut merupakan hasil dari laporan petugas di laboratorium terkait kondisi terakhir hewan ternak sapi yang terindikasi PMK di Siak.

Menurut Susilawati, angka tersebut bisa saja bertambah. Adapun data kasus PMK hingga Sabtu (11/06/2022) malam sebagai berikut.

Kecamatan Dayun, satu ekor di Kampung Banjar Seminai. Di Kecamatan Tualang ada 10 ekor, delapan berada di Kampung Maredan, satu di Perawang Barat dan satu ekor di Kampung Tualang.

"Jumlah tersebut sudah masuk empat sapi di Kampung Maredan yang positif PMK hasil Laboratorium Balai Veteriner Bukittinggi," jelas drh Susilawati.(infotorial)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

SK 2.994 ASN PPPK Paruh Waktu Diperpanjang, Afni: Bekerjalah dengan Baik, Loyal pada Rakyat

Pemkab Siak Terima Alokasi Anggaran Dukungan Verval untuk Penguatan KDKMP

Keliling Empat Kampung, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Bantuan ke Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit

HUT ke-27 Kabupaten Siak, Diskominfo Salurkan Sembako ke Lansia dan Warga Membutuhkan

Jaga Identitas dan Warisan Budaya Melayu, Disdik Siak Dorong Pelajar Mainkan Kompang dari Sekolah

Investasi Rp1,6 Triliun Masuk KITB, Bupati Siak Afni Meminta Perusahaan Memprioritaskan Masyarakat Lokal

SK 2.994 ASN PPPK Paruh Waktu Diperpanjang, Afni: Bekerjalah dengan Baik, Loyal pada Rakyat

Pemkab Siak Terima Alokasi Anggaran Dukungan Verval untuk Penguatan KDKMP

Keliling Empat Kampung, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Bantuan ke Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit

HUT ke-27 Kabupaten Siak, Diskominfo Salurkan Sembako ke Lansia dan Warga Membutuhkan

Jaga Identitas dan Warisan Budaya Melayu, Disdik Siak Dorong Pelajar Mainkan Kompang dari Sekolah

Investasi Rp1,6 Triliun Masuk KITB, Bupati Siak Afni Meminta Perusahaan Memprioritaskan Masyarakat Lokal



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Pembahasan Ranperda Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Inhu
14 Oktober 2026
SK 2.994 ASN PPPK Paruh Waktu Diperpanjang, Afni: Bekerjalah dengan Baik, Loyal pada Rakyat
14 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Evaluasi Kualitas Layanan Bantuan Hukum bagi 13 Penerima Bantuan Hukum
14 Oktober 2026
Kemenkum Riau Dorong Penguatan Kepatuhan Royalti Musik di Pekanbaru
14 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Berpartisipasi dalam Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026
14 Oktober 2026
Demi Kepastian Hukum Masyarakat, Kanwil Kemenkum Riau Soroti Penguatan Layanan Roya Fidusia
14 Oktober 2026
Melalui Pemanfaatan SIMAKO, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Merek Kolektif
13 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Akurasi Data Hukuman Disiplin dan Pengaduan Masyarakat
13 Oktober 2026
Akselerasi Kinerja dan Konsolidasi Program Strategis, Kakanwil Pimpin Rapat Kinerja Kemenkum Riau
12 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Bahas Usulan Perubahan Perjanjian Kinerja untuk Perkuat Akuntabilitas
12 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Keliling Empat Kampung, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Bantuan ke Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
  • 2 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengembangan Nanas Kualu Kampar Menuju Indikasi Geografis
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Meeting Pengukuran Maturitas Kekayaan Intelektual 2026
  • 4 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi dan Transformasi Layanan Hukum
  • 5 Audiensi dengan Plt Gubri, Kakanwil Kemenkum Riau Bahas Keberlanjutan HARMONITAS
  • 6 2.900 Mahasiswa Baru Unilak Ikuti PKKMB 2026
  • 7 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pembenahan Regulasi Daerah
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Kebutuhan Penambahan Subjek Tarif Layanan RSUD Indrasari Rengat
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Finalisasi Rekomendasi SBT
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved