• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
Dibaca : 313 Kali
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
Dibaca : 308 Kali
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
Dibaca : 304 Kali
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
Dibaca : 285 Kali
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
Dibaca : 289 Kali

  • Home
  • Kuantan Singingi

Taggapi Komentar Suhendri Royrik Kuansing Banyak Pejabat Plt, Pemerhati Pembangunan Angkat Bicara!

Redaksi
Selasa, 31 Mei 2022 15:51:20 WIB
Cetak
Foto : Ir Irman Oemar

TELUK KUANTAN, HarianTimes.com — Terkait statemen salah seorang Tokoh Masyarakat Perantauan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Suhendri Royrik disalah satu media lokal terkait banyaknya pejabat Pelaksana Tugas (Plt) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau yang dimulai sejak kepemimpinan Mantan Bupati H Mursini dan Wakil Bupati (Wabup) H Halim hingga sekarang.

Hal itu ditanggapi Ir Irman Oemar, dimana beliau merupakan Pemerhati Pembangunan sekaligus salah seorang masyarakat Perantauan Kuansing yang saat ini bertugas di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut), Jum’at (27/05/2022) lalu.

Menanggapi pandangan Bung Suhendri Royrik yang merupakan salah seorang mantan pejabat senior dan berpengalaman di Provinsi Riau serta juga putra Kuansing, saya ingin memberikan pandangan kepada beliau, ujarnya.

“Apa yang disampaikan beliau adalah sebagai rasa tanggung jawab moral kepada daerah asalnya. Tentu kita menghargai walau saat ini beliau berdomisili di Kepri (Kepulauan Riau) tapi masih tetap peduli dengan Kuansing,” ucap Irman.

Dimana hal itu, sambung Irman Oemar yang merupakan Mantan Kepala Bappeda Provinsi Sumut, secara umum apa yang disampaikan beliau merupakan analisa dari pengalaman empirisnya sebagai mantan birokrat, yang ingin berkontribusi agar cita-cita masyarakat Kuansing Bermarwah segera terwujud

“Saya yang juga lahir di Kuansing tepatnya di Baserah, namun sudah lebih dari 40 tahun berdomisili dan bertugas sebagai pamong di Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara, pada awalnya juga berpendapat demikian, dan hal ini sudah saya tuangkan dalam tulisan di media cetak dan online 6 bulan yang lalu,” ujarnya.

Namun setelah mendengar, melihat secara langsung, pandangan awal tadi berubah dengan sejumlah pertimbangan, kata Irman, dimana saat ini Kabupaten Kuansing dipimpin oleh seorang Plt Bupati, dengan demikian banyaknya kekosongan jabatan yang terdapat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun pada pemerintahan tingkat kecamatan dan setingkatnya menjadi suatu kesulitan dalam birokrasi dikarenakan harus berkonsultasi terlebih dahulu ke pemerintah pusat di Jakarta sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang (UU) yang berlaku.

“Kekosongan jabatan khususnya eselon 2 termasuk jabatan Sekda adalah warisan dari pemerintahan sebelumnya yang tidak mendefinifkan, jadi tidak dapat serta merta disalahkan kepada duet pimpinan Andi Putra dan Suhardiman Amby, apalagi saat ini roda pemerintahan dipimpin oleh seorang Plt Bupati, Terbatasnya kuantitas dan kualitas sumber daya ASN (Aparatur Sipil Negara) Kuantan Singingi pada disiplin ilmu tertentu khususnya latar belakang, seperti halnya Teknik Sipil, Akutansi dan Kesehatan, sehingga menyulitkan untuk menerapkan The Man On The Right Place sesuai harapan kita,” ungkapnya.

“Posisi pemerintahan yang masih dipimpin oleh seorang Plt Bupati, pada prinsipnya, tugas dan wewenang Plt itu sama dengan seorang kepala daerah, yang membedakannya terletak pada kewenangan yang dibatasi, dimana pada Pasal 132A ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2008, seorang Plt dilarang untuk melakukan mutasi pegawai, membatalkan perijinan yang telah dikeluarkan pejabat sebelumnya dan/atau mengeluarkan perijinan yang bertentangan dengan yang dikeluarkan pejabat sebelumnya, membuat kebijakan tentang pemekaran daerah yang bertentangan dengan kebijakan pejabat sebelumnya, dan membuat kebijakan yang bertentangan dengan kebijakan penyelenggaraan pemerintahan dan program pembangunan pejabat sebelumnya,” papar Irman Oemar yang saat ini merupakan Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi Informatika (Kominfo) Provinsi Sumut.

Namun demikian, sambungnya lagi, pada Ayat (2) Peraturan Pemerintah (PP) ini juga menulis tentang Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dikecualikan setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI.

“Bisa dilihat, berdasarkan regulasi tersebut kewenangan seorang pejabat sementara kepala daerah atau pelaksana tugas kepala daerah sangat terbatas, terutama pelarangan untuk empat hal tersebut di atas.
Hanya saja, seorang Plt atau Pjs kepala daerah dapat melanggar ketentuan ini jika mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri. Informasi yang saya dapat usulan Plt Bupati untuk melakukan asesment dan mutasi eselon 3 dan 4, masih dikaji oleh Kemendagri, walau pejabat terkait sudah melakukan konsultasi, dengan saran agar mutasi dilakukan secara bertahap,” jelas pria yang pernah menjadi Kepala Balitbang Provinsi Sumut itu.

Kendati demikian, Irman Oemar juga berpesan, agar Pemerintah Kabupaten Kuansing harus tetap bersikap terbuka dan jangan alergi terhadap saran dan kritik dari berbagai pihak khususnya yang punya darah Kuansing.

“Kita apresiasi kepada Plt Bupati Suhardiman Amby yang dalam berbagai kesempatan pertemuan dengan masyarakat dimanapun itu menyampaikan tekadnya untuk mewujudkan "Good and Clean Government" di Kuantan Singingi, oleh karena itu beliau sangat terbuka dengan saran dan masukan dari para pihak yang ingin Kuansing Bermarwah,” ujarnya.

Dimana saat ini, Irman mengatakan bahwa Kabupaten Kuansing bak di ibaratkan manusia yang sudah berusia mulai beranjak dewasa pasca pemekaran dari kabupaten induk, masih sangat jauh dari cita-cita para pejuang pemekaran dahulu.

“Pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kuantan Singingi masih jauh dari harapan dan cita cita pejuang pemekaran, tidak salahlah kita tetap perkuat kebersamaan, kekompakan semua yang peduli dengan kampung kita. Jangan pernah berhenti dan menyerah memberikan saran dan masukan. Bersama dan bersatu saja kita belum tentu berhasil, apalagi jika kita terbelah,” pesan Irman seraya mengakhiri dengan penutup “Salam Kayuah,” tandasnya.

Plt Bupati Kuansing H Suhardiman Amby Jelaskan Pejabat Plt di OPD Segera di Asesmen

Sementara itu, Plt Bupati Kuansing Drs H Suhardiman Amby Ak MM juga menyampaikan bahwa kegaduhan-kegaduhan yang timbul melalui berita di media-media tentang banyaknya pejabat Pelaksana Tugas atau Plt di Pemda Kabupaten Kuansing, itu memang benar adanya.

“Apa yang menjadi kegaduhan kegaduhan yang disampaikan melalui berita berita di media itu memang benar, dimana di Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi saat ini memang banyak, akan tetap hal ini merupakan warisan dari Pemerintahan sebelumnya,” beber Suhardiman Amby dalam arahannya ketika Halal Bi Halal IKKS Pekanbaru di SKA Co Ex Kompleks SKA Mall, Jln Soekarno - Hatta Lot 69 Pekanbaru, pada Ahad (29/05/2022) malam yang lalu.

Kendati demikian, Plt Bupati Suhardiman Amby menegaskan bahwa jika tidak ada aral melintang akan melaksanakan asesmen pejabat di lingkungan Pemda Kuansing pada minggu depan.

“Saat ini di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi ada pejabat Pelaksana Tugas atau Plt sebanyak 18 jabatan. Dimana jabatan itu di mulai juga dari Kepala Daerahnya, dan 18 pejabat lainnya, semua itu merupakan Pejabat Lillahita’alah, untuk itu insya Allah minggu depan kita akan melaksanakan asesmen pejabat nantinya,” tegas Suhardiman amby.

“Insya Allah akan dilakukan Asesmen untuk 9 OPD terlebih dahulu, sesuai kuota yang bisa dilakukan, mudah mudahan ini akan menjawab apa yang menjadi kegaduhan selama ini, sebagai bukti kita bekerja, dan satu persatu akan kita selesaikan,” tandas Suhardiman.*


 Editor : Hendra Datuk

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Upacara HAB ke-80 di Kuansing, Menag: Mari Kita Satukan Tekad

HAB ke-80 Jadi Momentum Refleksi bagi Seluruh ASN Kemenag

Penobatan 12 Bunda Inklusi Kabupaten/Kota, Tina Mailinda: Titik Awal Penguatan Komitmen Bersama

Semangat Toleransi Menguat, Kemenag Riau Gelar Doa Bersama Lintas Agama di Taluk Kuantan

Apel Hari Santri di Kuansing, Muliardi: Dunia Digital Harus Jadi Ladang Dakwah

Tinjau Lokasi PETI di Kuansing, Abdul Wahid: Kalau Tidak Ditata, Penambangan Bisa Menjadi Bencana

Upacara HAB ke-80 di Kuansing, Menag: Mari Kita Satukan Tekad

HAB ke-80 Jadi Momentum Refleksi bagi Seluruh ASN Kemenag

Penobatan 12 Bunda Inklusi Kabupaten/Kota, Tina Mailinda: Titik Awal Penguatan Komitmen Bersama

Semangat Toleransi Menguat, Kemenag Riau Gelar Doa Bersama Lintas Agama di Taluk Kuantan

Apel Hari Santri di Kuansing, Muliardi: Dunia Digital Harus Jadi Ladang Dakwah

Tinjau Lokasi PETI di Kuansing, Abdul Wahid: Kalau Tidak Ditata, Penambangan Bisa Menjadi Bencana



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
27 Maret 2026
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
27 Maret 2026
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
25 Maret 2026
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
26 Maret 2026
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
25 Maret 2026
Safari Ramadhan di Masjid Al-Adzim Polda Riau, Kapolri Imbau Semua Pihak Swaspada Terhadap Narasi-Narasi Provokatif
17 Maret 2026
Syahrial Abdi: Kebijakan Ini Mewajibkan Setiap Pegawai untukTtetap Produktif Meski Tidak Berada di Kantor
16 Maret 2026
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
24 Maret 2026
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
  • 2 Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
  • 3 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 4 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 5 Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
  • 6 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 7 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 8 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 9 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved