• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Dua Babinsa Koramil 0321- 02/TP Patroli Siskamling di Rantau Kopar
Dibaca : 254 Kali
Raih 27 Suara, HR Mambang Mit Terpilih Nahkodai FKPMR
Dibaca : 222 Kali
Kanwil Kemenkum Bentuk Tim Kerja Divisi Pelayanan Hukum Bidang AHU dan KI
Dibaca : 258 Kali
Semarakkan HAB ke-80, Kemenag Pekanbaru Gelar Jalan Sehat Kerukunan
Dibaca : 1363 Kali
Dengan Berkebaya Laboh Kekek, IKWI Riau Turut Berperan Pecahkan MURI Tari Zapin Massal
Dibaca : 459 Kali

  • Home
  • Kuantan Singingi

Kuliner Subuh Kota Baserah, Berciri Khas Nasi Ramas Concang Ayam Beregenerasi

Redaksi
Jumat, 06 Mei 2022 08:54:04 WIB
Cetak
Foto : Bungkusan “Nasi Ramas Concang Ayam” RM Setia Kawan “Pak Nasar”. (Edisi Khusus Kuliner Kota Baserah).

BASERAH, HarianTimes.com — Setia Kawan adalah sebuah nama Rumah Makan di Kota Baserah nan sederhana namun sangat terpopuler dengan cita rasa “Nasi Ramas Concang Ayam” (Nasi dengan Daging Cincang Ayam) dengan harga ekonomis dan terjangkau dari masa ke masa, turun-temurun, regenerasi sebuah keluarga yang di mulai dari (Alm) Pak Nasar hingga ke anak cucunya saat ini.

Ibaratnya, setiap masyarakat asal Baserah tanpa terkecuali yang rindu kampung halaman, jika belum mencicipi “Nasi Ramas Concang Ayam” ini belum afdol terasa selama di kampung halaman Kota Baserah yang terkenal selama ini melahirkan orang-orang hebat sejak dahulu kala, seperti halnya Profesor Pertama Orang Kuantan kelahiran Baserah, Profesor Mukhtar Lutfi serta Bupati Pertama Kabupaten Kuansing yang juga putra asli Kota Baserah, Rusdi S Abrus.

Ditambah lagi dengan pasca lebaran selama sebulan penuh RM Setia Kawan yang beralamat di kawasan Tugu Pemuda Baserah Kelurahan Pasar Usang Baserah itu tutup alias tidak berjualan baik di siang maupun malam hari selama bulan puasa Ramadhan. Ini juga merupakan salah satu ciri khas rumah makan nan terkenal hingga ke seluruh penjuru mata angin selama ini.

Rumah makan yang mulai di buka sejak pukul 05.00 WIB saban subuh seperti biasanya itu, ternyata sudah di tunggu berjibun masyarakat yang sudah rindu dengan “Nasi Ramas Concang Ayam” RM Setia Kawan “Pak Nasar” yang di bandrol dengan harga Rp 20.000,- saja masyarakat sudah bisa menikmati lezatnya cita rasa kuliner Kota Baserah tersebut.

Adil Panji Hendri, salah seorang wartawan senior yang juga merupakan warga Kota Baserah, pun ikut mengantri bersama wartawan asal Baserah lainnya, Jum’at (06/05/2022). Dimana hal ini sudah lumrah bagi masyarakat dan pelanggan lainnya.

“Rumah Makan ini sudah lama, dan ini sudah sangat di kenal hingga kemana mana, setiap orang Baserah pasti tau dan kenal dengan cita rasa masakan yang tidak akan di temukan di tempat lain, cuma di Baserah ini yang ada,” ujar Hendri, yang kini sudah merintis karier sebagai seorang PNS, tepatnya sebagai seorang Penyuluh Perikanan di Dinas Perikanan Kabupaten Kuansing.

Demikian juga dengan Topit, salah seorang warga yang juga merupakan pelanggan RM Setia Kawan lainnya, ia selalu setia mengantri saban subuh seperti biasannya. Namun beda halnya kali ini, ia rela menunggu dan mengantri lebih lama karena saking ramainya pengunjung yang rindu akan cita rasa kuliner Kota Baserah itu.

“Memang lama, sudah 1 jam lebih lah mengantri, tapi ya bagaimana kan harus ikut antrian, karena orang lain juga begitu, pokoknya asal kebagian nasi ramas dah lah tu,” ungkapnya.

Meski demikian, cukup banyak juga masyarakat yang tidak kebagian karena sudah kehabisan “Nasi Ramas Concang Pak Nasar” Kota Baserah tersebut. Namun tidak usah gusar, RM Setia Kawan “Pak Nasar” ini buka setiap hari dan menyediakan masakan bercita rasa khas itu setiap subuh hingga pagi.

“Kalau lewat dari jam 07.00 WIB pagi, kadang sudah habis karena banyak orang yang menjadi penikmatnya,” tukasnya.*


 Editor : Hendra Datuk

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Upacara HAB ke-80 di Kuansing, Menag: Mari Kita Satukan Tekad

HAB ke-80 Jadi Momentum Refleksi bagi Seluruh ASN Kemenag

Penobatan 12 Bunda Inklusi Kabupaten/Kota, Tina Mailinda: Titik Awal Penguatan Komitmen Bersama

Semangat Toleransi Menguat, Kemenag Riau Gelar Doa Bersama Lintas Agama di Taluk Kuantan

Apel Hari Santri di Kuansing, Muliardi: Dunia Digital Harus Jadi Ladang Dakwah

Tinjau Lokasi PETI di Kuansing, Abdul Wahid: Kalau Tidak Ditata, Penambangan Bisa Menjadi Bencana

Upacara HAB ke-80 di Kuansing, Menag: Mari Kita Satukan Tekad

HAB ke-80 Jadi Momentum Refleksi bagi Seluruh ASN Kemenag

Penobatan 12 Bunda Inklusi Kabupaten/Kota, Tina Mailinda: Titik Awal Penguatan Komitmen Bersama

Semangat Toleransi Menguat, Kemenag Riau Gelar Doa Bersama Lintas Agama di Taluk Kuantan

Apel Hari Santri di Kuansing, Muliardi: Dunia Digital Harus Jadi Ladang Dakwah

Tinjau Lokasi PETI di Kuansing, Abdul Wahid: Kalau Tidak Ditata, Penambangan Bisa Menjadi Bencana



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Dua Babinsa Koramil 0321- 02/TP Patroli Siskamling di Rantau Kopar
12 Januari 2026
Raih 27 Suara, HR Mambang Mit Terpilih Nahkodai FKPMR
12 Januari 2026
Kanwil Kemenkum Bentuk Tim Kerja Divisi Pelayanan Hukum Bidang AHU dan KI
12 Januari 2026
Semarakkan HAB ke-80, Kemenag Pekanbaru Gelar Jalan Sehat Kerukunan
11 Januari 2026
Dengan Berkebaya Laboh Kekek, IKWI Riau Turut Berperan Pecahkan MURI Tari Zapin Massal
11 Januari 2026
Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek Riau Pecahkan Rekor Dunia sebagai Warisan Budaya Takbenda
11 Januari 2026
Masuk MURI, SF Hariyanto: Zapin akan Terus Menari di Bumi Lancang Kuning
11 Januari 2026
1.026 Karateka se Riau Bertarung di Ajang Forki Riau Open Championship
10 Januari 2026
Demokrasi Lokal Berbiaya Mahal (Bagian I)
10 Januari 2026
749 Karya Terbanyak dalam Lima Tahun, Dewan Juri Tetapkan Peraih Anugerah Adinegoro 2025
10 Januari 2026
TERPOPULER +
  • 1 Semarakkan HAB ke-80, Kemenag Pekanbaru Gelar Jalan Sehat Kerukunan
  • 2 Pastikan Anggaran 2026 Akuntabel, Rudy: Saya Instruksikan Seluruh Jajaran Bergerak Cepat dan Profesional
  • 3 Terkait Program Magang Hub, Kakanwil Kemenkum Riau Tekankan Kedisiplinan dan Inovasi
  • 4 Luncurkan Tabung Harmoni Hijau, Irjen Pol Herry Heryawan: Kita Bangun Masa Depan yang Mandiri dan Sejahtera
  • 5 Wujudkan Green Policing, Polda Riau 'Sulap' Pemukiman Transmigran Jadi Kebun Buah
  • 6 HAB ke-80 Jadi Momentum Refleksi bagi Seluruh ASN Kemenag
  • 7 KUHP dan KUHAP Baru Resmi Berlaku, Yusril: Penegakan Hukum Memasuki Era Baru
  • 8 Atasi Banjir di Panam, 10 Danau di Unri Diproyeksi Jadi Embung dan Kolam Resapan Air
  • 9 Harapan SMSI Tahun 2026, Podcast Menjadi Institusi Pers
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved