• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
Dibaca : 437 Kali
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
Dibaca : 427 Kali
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
Dibaca : 419 Kali
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
Dibaca : 393 Kali
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
Dibaca : 395 Kali

  • Home
  • Sosialita

Di Festival Sastra Internasional Gunung Bintan

Kunni Dinobatkan Sebagai Ketua PPI

Redaksi
Rabu, 05 Desember 2018 17:14:53 WIB
Cetak
Kunni Masrohanti dipercaya sebagai Ketua PPI.
Pekanbaru, Hariantimes.com - Festival Sastra Internasional Gunung Bintan (FSIGB) melahirkan kelompok Penyair Perempuan Indonesia (PPI).

Dan Kunni Masrohanti dipercaya sebagai ketua. Sedangkan Datuk Seri Lela Budaya Rida K Liamsi selaku penggagas FSIGB dan kritikus sastra Indonesia serta Maman S Mahayana dipercaya sebagai Pembina.

Festival Sastra Internasional Gunung Bintan (FSIGB) ini berlangsung di Gedung Aisyah Sulaiman,  Tanjungpinang Kepulauan Riau,   Sabtu (01/12/2018) pekan kemarin.

Festival ini juga dihadiri enam penyair perempuan lainnya yakni, Rini Intama (Banten), Ratna Ayu Budhiarti (Jawa Barat), Ade Novi (Jawa Barat), DM Ningsih (Riau), Ummi Rissa (Jawa Barat) dan Yuanda Isha (Kepulauan Riau), Kunni membacakan teks deklarasi yang dibuatnya sendiri tersebut di hadapan puluhan penyair dari Indonesia, Malaysia dan Singapura di gedung pertunjukan Aisyah Sulaiman, Tanjungpinang. Presiden Penyair Indoensia, Datuk Seri Lela Pujangga Utama, Sutardji Calzoum Bachri, juga menyaksikan sejarah baru kesusasteraan Indonesia itu.

Kunni yang juga baru ditabalkan sebagai Ketua Wanita Penulis Indoneaia (WPI)  beberapa bulan Lalu,  mengatakan, PPI dideklarasikan untuk mengingat kembali peran dan kekuatan perempuan dalam perjalanan kepenyairan Indonesia seperti pengaruh dan peran perempuan dalam kerajaan Melayu. Antara lain Tun Fatimah, Tengku Tengah, dan Siti Kamariah seperti yang mereka fahami selama mengikuti FSIGB. 

"Hendaknya penyair perempuan juga memberi pengaruh besar bagi Indonesia. Ini tidak terlepas dari begitu banyak pengaruh perempuan dalam kebesaran kerajaan Melayu dengan segala lika-liku, kesadaran dan kebesaran jiwanya. Begitu juga dengan Pujangga Aisyah Sulaiman dengan karya-karyanya yang turut mewarnai kesusasteraan Indonesia di masanya. Lanntas seperti apakah pengaruh dan peran penyair perempuan bagi Indonesia,” tutur Kunni seraya menyampaikan,  saat itu dirinya juga membacakan salah satu alenia puisi yang dibuatnya yakni "Jika laut berpalung dalam,  berbatu karang,  mala palung puisi Itu bernama perempuan''.

Kunni melanjutkan, dengan adanya deklarasi PPI tersebut, dirinya berharap agar Penyair Perempuan Indonesia mampu memberikan inspirasi kepada perempuan lainnya untuk tetap menyusu pada tradisi dan mewariskannya pula kepada generasi selanjutnya melalui puisi.

Perempuan tambahnya, dari rahimnyalah lahir segala cinta. Dari bibirnya pula lahirlah segala aksara. Dondang, dodoi, nandung, batimang, nyanyi panjang, maratik, di dalamnya segala pesan dan harap kepada anak digantungkan saat dalam buaian.

“Ingatkah? Itulah sastra lisan yang juga puisi. Jika laut berpalung dalam, berbatu karang, maka palung puisi itu bernama perempuan. Karena itu, kami kukuhkan PPI untuk menginspirasi perempuan-perempuan lain agar kembali kepada tradisi sebagai sumber inspirasi puisi,'' katanya dengan tegas.

Ide lahirnya PPI sendiri bermula dari bincang-bincang kecil bersama Datuk Rida K Liamsi dan Kang Maman S Mahayana. 

''Alhamdulillah mereka sangat mengapresiasi,” kata Penyair yang dikenal dengan slogannya salam Puisi bertubi-tubi ini lagi.

Sementara itu, Rida K Liamsi, Pembina PPI, pengaggas FSIGB, Hari Puisi Indonesia (HPI) serta penggagas berbagai ivent besar kesusasteraan di Indonesia,  berharap agar PPI bisa memberikan ruh positif bagi kesusasteraan Indonesia. 

‘’Ya, dengan adanya PPI perempuan-perempuan penyair Indonesia diharapkan lebih bersemangat, lebih memberi arti dan berpengaruh serta mewarnai perkembangan kesusasteraan di Indonesia ke depannya,’’ katanya.(*/ron)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai

Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai

Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Meski WFA Pasca Idul Fitri, KUA Tenayan Raya Tetap Layani Nikah di Balai dan Luar Balai
27 Maret 2026
Rapat Bersama BKD, Bupati Siak Afni Dorong Optimalisasi Peningkatan PAD
27 Maret 2026
Apel Perdana Pasca Lebaran, Afni: Kita Wajib Survive dalam Kondisi Apapun
25 Maret 2026
Terima Tokoh Lintas Agama, Muliardi: Kerukunan yang Telah Terjalin Harus Terus Kita Rawat dan Tingkatkan
26 Maret 2026
Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA
25 Maret 2026
Safari Ramadhan di Masjid Al-Adzim Polda Riau, Kapolri Imbau Semua Pihak Swaspada Terhadap Narasi-Narasi Provokatif
17 Maret 2026
Syahrial Abdi: Kebijakan Ini Mewajibkan Setiap Pegawai untukTtetap Produktif Meski Tidak Berada di Kantor
16 Maret 2026
Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
24 Maret 2026
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Dedikasi Pekerja PHR yang Setia Menjaga Energi di Hari Kemenangan
  • 2 Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
  • 3 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 4 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 5 Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
  • 6 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 7 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 8 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 9 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved