• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
Dibaca : 266 Kali
Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
Dibaca : 185 Kali
Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta
Dibaca : 181 Kali
Libatkan 1.711 Peserta, Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Gaungkan Toleransi dan Siak Hijau
Dibaca : 186 Kali
Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri
Dibaca : 234 Kali

  • Home
  • Wisata

Wisata Sejarah di Tepian Sungai Siak

Rumah Singgah Tuan Kadi Magnet bagi Wisatawan Berwisata

Zulmiron
Selasa, 11 Januari 2022 14:57:25 WIB
Cetak
Rumah Singgah Tuan Kadi Magnet bagi Wisatawan Berwisata.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Belum lengkap jika tidak berkunjung ke Rumah Singgah Raja Siak dan makan sedap di pelantaran Wan Coffee & Resto di tepian sungai Siak, Kota Pekanbaru. 

Dua tempat objek wisata itu akan disungguhkan situs sejarah Cagar Budaya di masa silam sembari menikmati hidangan khas Melayu di tepian sungai Siak.

Jika Anda seorang traveling sejati yang ingin menggabungkan konsep wisata sejarah dan sekaligus menyantap kuliner di bawah jembatan Siak III dengan ditemani matahari terbenam. Nah, tunggu apalagi? 

Disinilah tempatnya. Ada empat jembatan membentang sungai Siak di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Kemegahan keempat jembatan ini menjadi objek bagi wisatawan yang bertandang ke Kota Pekanbaru.

Terutama di bawah Jembatan Siak III bernama Jembatan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah, membentang sepanjang 1.196 meter, ini menjadi magnet bagi wisatawan berwisata Situs Cagar Budaya, Rumah Tuan Kadi.

Selain pesta kuliner khas melayu dan makanan kekinian di bawah bayang-bayang matahari terbenam sambil menikmati keindahan ribuan ikan-ikan liar di alam bebas Sungai Siak.

Selfie? Inilah sudut pandang menarik bagi Anda dengan ditemani temaran lampu-lampu hias di antara hamparan sungai Siak yang terkenal terdalam di Indonesia ini.

Destinasi ini berada di sepanjang Jalan Perdagangan, Kelurahan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru. 

Wisata Sejarah Rumah Tuan Kadi
Objek wisata ini sangat menarik untuk dikunjungi. Kita akan dibawa bernostaligia oleh pemandu dari Dinas Pariwisata Kota Pekanbaru, saat mengunjungi Rumah Singgah Tuan Kadi. 

"Rumah singgah tuan Kadi ini juga sudah ditetapkan sebagai Situs peninggalan bersejarah oleh Balai Pelestraian Cagar Budaya," terang Andre kepada Hariantime.com.

Rumah ini merupakan rumah adat tradisional Melayu berbentuk panggung dan berdinding papan yang masih tersisa dan bertahan di kota Pekanbaru.
Rumah beratap limas ini merupakan rumah singgah bagi Sultan Siak Sri Indrapura apabila beliau berkunjung ke Senapelan (Pekanbaru).

"Rumah Singgah Tuan Kadi ini adalah situs Cagar Budaya, yang dahulu sebagai tempat persinggahan Raja Siak Sri Indrapura ke-12, Sultan Syarif Qasim II, saat mengunjungi Kota Pekanbaru atau dahulu disebut Senapelan," kata Andre, pemandu dari Dinas Pariwisata Pekanbaru kepada Hariantime.com.

Seperti dijelaskan oleh Andre, saat Sultan Syarif Qasim II turun dari Kapal Kato (Jenis Kapal Uap bermuatan 6-8 orang), beristirahat setelah melewati perjalanan melelahkan dari Kota Siak ke Pekanbaru, yang tempuh mencapai 9-10 jam (dahulu), sekarang 3 jam menaiki kapal speed.
"Dari Rumah Kadi inilah, Sultan Siak menyusuri perjalanan ke hulu di wilayah Tapung dan hilir ke Istana Siak Sri Indrapura," jelas Andre. 

Semasa kerajaan, H Zakaria bin H Abdul Muthalib dipercaya sebagai Ketua Kerapatan Syariah Kerajaan Siak Sri Indrapura bergelar Kadi. Beliau bertugas mendampingi Sultan Siak sebagai “Tolan Masyarakat Terakah Pusaka Hhukum Allah” seperti yang tertuang dalam Bab Al Qawa'id (Kitab Segala Pegangan), sebuah pranata hukum Kerajaan Siak Sri lndrapura semasa itu.

Rumah Tuan Kadi ini dibangun sekitar tahun 1895 oleh H Nurdin Putih, seorang saudagar terkenal di Senapelan. Tuan Kadi H Zakaria wafat di Siak dan dimakamkan di dalam kawasan Makam Koto Tinggi, Kampung Dalam Siak Sri Indrapura.

Lokasi objek wisata sejarah ini sering diadakan acara atau festival oleh Pemerintah Kota Pekanbaru, setiap akhir pekan di malam hari, dengan serangkaian alunan musik dan lagu-lagu tradisional Melayu. 

Yang hobi dengan berbalas pantun, puisi, sajak ataupun berdendang (bernyanyi) sambil berjoget, tidak ada salahnya mengunjungi objek wisata sejarah ini.

Wisata Kuliner Wan Coffee
Setelah Anda lelah menyusuri Sungai Siak, di bawah Jembatan Siak III ini, tentunya menu minuman segar dan santapan makanan khas Melayu sudah terhidang di salah satu tempat yang unik, yakni Wan Coffee & Resto.

Parkiran yang luas dan tempat Cafe yang bersahaja, menjadikan tempat ini sebagai lokasi favorit untuk dikunjungi rombongan wisatawan yang berjumlah hingga ratusan orang.

Wan Coffee & Resto ini berada di Jalan Perdagangan, Kelurahan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru.

Kedai semi cafe ini, dikenal memiliki konsep unik menawarkan pemandangan Jembatan Siak III dan IV serta melihat potensi ikan-ikan khas Riau yaitu ikan juara atau ikan juaro, dan ikan baung yang masih hidup dan beranak-pinak di alam liar, sungai Siak.

Sambil menyantap hidangan istimewa itu, Anda bisa memandangi jembatan dan air sungai Siak yang berbinar menghiasi hamparan matahari di sore hari. Sementara di malam hari, temaram lampu-lampu hias menambah keharmonisan senandung musik dan lagu setiap malam Sabtu dan Minggu. 

"Datang ke Wan Coffee saat malam hari ya? Semakin malam biasanya semakin ramai. Banyak pengunjung yang datang untuk nongkrong bareng teman, keluarga atau sekadar foto-foto," kata Uyun, salah seorang penyaji di Wan Coffee dan Resto ini kepada Hariantime.com. 

Selain harga yang terjangkau, berbagai gerai makanan dan minuman khas Melayu dan Jawa, hingga modern tersedia di sini. Tinggal pesan saja mana yang paling cocok dengan selera Kamu. 
Tidak hanya menawarkan tempat asyik untuk menghabiskan waktu malam untuk makan dan minum di tepi sungai Siak ini, namun wisatawan pun bakalan menyaksikan ribuan ikan-ikan Juaro dan ikan Baung yang menunggu makanan dari pengunjung. 

"Pengunjung bisa menebarkan pakan ikan ke sungai siak ini. Ribuan ikan-ikan itu akan siap menyambarnya," kata Uyun.
Nah, Anda akan terlena dan berdecak kagum melihat ribuan ikan-ikan ini saling menyantap makanan.(*)

Penulis: Doris Mahmud Yahya


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Lubuk Larangan Garuda Mas Manggopoh Jadi Destinasi Wisata Alam dan Edukasi

Pererat Silaturahmi, Neutron Lancang Kuning Riau Deklarasi dan Touring ke Harau

Peserta SNA ke-29 Jelajah Budaya di Siak

Gerakkan Kesejahteraan Desa, Masyarakat Sejahtera Astra Kemiren Jaga Budaya Osing

Jemaah Haji Siak di Arafah, dr Atika: Semua dalam Kondisi Stabil

Aksi “Jemput Bola”, Petugas Medis Pantau Jamaah Lansia dan Risti ke RS King Abdul Aziz

Lubuk Larangan Garuda Mas Manggopoh Jadi Destinasi Wisata Alam dan Edukasi

Pererat Silaturahmi, Neutron Lancang Kuning Riau Deklarasi dan Touring ke Harau

Peserta SNA ke-29 Jelajah Budaya di Siak

Gerakkan Kesejahteraan Desa, Masyarakat Sejahtera Astra Kemiren Jaga Budaya Osing

Jemaah Haji Siak di Arafah, dr Atika: Semua dalam Kondisi Stabil

Aksi “Jemput Bola”, Petugas Medis Pantau Jamaah Lansia dan Risti ke RS King Abdul Aziz



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
24 Oktober 2026
Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
24 Oktober 2026
Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta
24 Oktober 2026
Libatkan 1.711 Peserta, Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Gaungkan Toleransi dan Siak Hijau
24 Oktober 2026
Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri
23 Oktober 2026
Edison Manik: Momen Pulang Kampung untuk Mengabdi di Riau
23 Oktober 2026
Rudi Hendra Pakpahan Titipkan Estafet Kepemimpinan ke Edison Manik
23 Oktober 2026
Nel Ikhwan: Jejak Langkahnya Mampu Membawa Energi Baru dan Memperkuat Sinergi Lintas Sektoral
23 Oktober 2026
Kemenag Siak Gelar Kemah 2026 Kerukunan, Kemah Madrasah, dan Kemah Ekoteologi
22 Oktober 2026
BDS 2026, KPP Pratama Rengat Perkuat Ekosistem UMKM
21 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Koalisi Masyarakat Sipil Riau Gandeng Fraksi Partai Demokrat Dorong Kaukus Parlemen Hijau
  • 2 Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperwako Strategi Sanitasi Kota Pekanbaru 2025–2029
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi Melalui Inovasi PASIH PERDA
  • 4 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pembahasan Penyempurnaan Pedoman Pemeriksaan Protokol Notaris
  • 5 SK 2.994 ASN PPPK Paruh Waktu Diperpanjang, Afni: Bekerjalah dengan Baik, Loyal pada Rakyat
  • 6 Akselerasi Kinerja dan Konsolidasi Program Strategis, Kakanwil Pimpin Rapat Kinerja Kemenkum Riau
  • 7 IKAN PATIN Permudah Pengambilan Paspor, Pemohon Bisa Cek Status Secara Online
  • 8 SPS Riau Pelajari Strategi Pengembangan Media ke Batam News
  • 9 Pemkab Siak Terima Alokasi Anggaran Dukungan Verval untuk Penguatan KDKMP
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved