• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 352 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 610 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 613 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 533 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 667 Kali

  • Home
  • Sosialita

Tingkatkan Kualitas Hasil Pertanian, RAPP Bersama Tani Foundation Beri Pelatihan ke Petani

Zulmiron
Rabu, 24 November 2021 05:59:35 WIB
Cetak
PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) bersama Tani Foundation memberi pelatihan kepada petani.

Pelalawan, Hariantimes.com - PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) bersama Tani Foundation memberi pelatihan kepada petani.

Kegiatan yang berlangsung pada 19 hingga 26 November 2021 ini untuk mewujudkan kesejahteraan petani kecil.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPTPH) Kabupaten Pelalawan Tengku Nahar mengatakan, persoalan rantai distribusi pertanian yang panjang masih menjadi kendala bagi petani Desa Makmur, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Sehingga keuntungan yang didapat masih sangat rendah.

Karena itu, pemerintah telah menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak guna mengatasi persoalan klasik ini. Salah satunya melalui kegiatan pelatihan budidaya tanaman hortikultura kepada Kelompok Tani oleh Program Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), bagian dari grup APRIL bekerjasama dengan Tani Foundation, grup dari TaniHub, sebuah startup pertanian untuk mewujudkan kesejahteraan petani kecil.

“Kita memiliki banyak persoalan pemasaran pertanian, termasuk adanya permainan spekulan. Sehingga petani kita tidak menikmati hasilnya. Ini harus kita cari terobosannya. Semoga dengan adanya pelatihan dari PT RAPP bersama Tani Foundation ini, hasil produk pertanian benar-benar dirasakan manfaatnya bagi petani kita,” ujar Tengku Nahar saat membuka pelatihan yang berlangsung di Desa Makmur, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan pada 19 hingga 26 November 2021.

Adapun materi yang disampaikan dalam pelatihan ini di antaranya pengolahan lahan dan hara tanaman, Integrated Pest Management, praktik analisis kesuburan lahan, ekologi tanah hingga ke dampak perubahan iklim.

CD Strategic Manager RAPP Bertone Anwar mengatakan, pelatihan ini selain untuk memutus rantai distribusi juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas hasil pertanian para petani agar tetap kompetitif di pasaran.

“Kalau rantai distribusi terlalu banyak berada di tengah, tentu petani mendapatkan hasil yang sedikit dan konsumen membelinya juga mahal. Harapannya petani bisa langsung ke konsumen melalui sistem digital, sehingga penjualan dari petani bisa lebih tinggi dan konsumen membeli lebih murah,” kata Bertone sembari menambahkan, ada sebanyak 7 kelompok tani yang mengikuti pelatihan bersama Tani Foundation. Para petani ini akan mendapatkan pelatihan, pendampingan, informasi pendanaan hingga pemasaran hasil pertanian ke depannya.

Kepala Desa Makmur Suwardi mengatakan, semakin hari persaingan yang dihadapi oleh petani semakin tinggi. 

“Kita sangat ingin bisa memotong biaya distribusi dari petani ke konsumen, supaya petani kita meningkat perekonomiannya dan semakin bersemangat bertani,” ucap Suwardi seraya mengaku, permasalahan yang dihadapi oleh petani di desanya cukup banyak, mulai dari akses pembiayaan, pemeliharaan, resiko hingga pemasaran.

“Untuk pembiayaan kita ada fasilitas dari BUMDes, itu dihitung sesuai kadar kemampuan petani, ada dari agen KUR, namun ada juga yang akhirnya terpaksa mengambil dari rentenir karena proses lebih mudah dan pencairan lebih cepat, tapi bunga sangat besar,” tuturnya. 

Salah satu fasilitator dari Tani Foundation Rizki mengatakan, dinamika pasar pertanian saat ini seringkali konsumen harus membayar mahal dan petani hanya memperoleh sedikit keuntungan. 

“Kita memfasilitasi kelompok tani mulai dari membuat RAB (rencana anggaran biaya) dan pengelolaan keuangan, aspek yang perlu dikendalikan dalam bertani, proses pendampingan selama bertani hingga pendanaan dan pemasaran yang langsung ke konsumen,” katanya.  

Rizki menambahkan, pola kemitraan yang diterapkan Tani Foundation mengedepankan kesejahteraan petani dengan pertanian yang berkualitas. Salah satunya melalui akses pembiayaan P2P lending yang dapat diajukan oleh kelompok tani.

 “Kita himpun dana dari investor untuk petani lokal mulai dari modal kecil dengan perhitungan bunga yang adil yang membantu petani melalui akses permodalan dan pasar, serta didampingi oleh pakar pertanian di lapangan agar lebih aman,” imbuhnya. 

Diharapkan melalui pelatihan ini, para petani dapat menjalankan praktek pertanian yang lebih baik, menghasilkan produk berkualitas, meningkatkan pendapatan dan dapat langsung dijual ke konsumen. Hal ini sejalan dengan komitmen kemajuan inklusif APRIL2030 dengan target menghapus kemiskinan ekstrem dalam radius 50 km dari wilayah operasional perusahaan.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 2 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 3 Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
  • 4 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 5 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 6 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 7 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 8 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 9 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved