• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 352 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 610 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 613 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 533 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 667 Kali

  • Home
  • Sosialita

Disbud Riau Ekspose Potensi Kawasan Hutan Purbakala Kabupaten Kuansing

Zulmiron
Sabtu, 20 November 2021 12:44:45 WIB
Cetak
Disbud Riau Ekspose Potensi Kawasan Hutan Purbakala Kabupaten Kuansing.

Kuansing, Hariantimes.com - Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Riau melakukan ekspose Potensi Kawasan Hutan Purbakala Kabupaten Kuantan Singingi. 

Ekspose kajian awal oleh konsultan dilakukan di Bilik Musyawarah Rahim Mby Dinas Kebudayaan Proinsi Riau dan dibuka secara resmi Kepala Disbud Riau R Yoserizal Zen, Jumat (19/11/2021).

Yoserizal menjelaskan, dengan adanya temuan manusia prasejarah dengan kronologi budaya sekitar 73.000 BP di Gua Lidah Aer muncul satu pertanyaan tentang dari mana mereka berasal dan jalur migrasi mana yang mereka tempuh untuk sampai ke Gua Lidah Aer dan produk budaya apa yang mereka gunakan dalam kehidupan pada periode budayanya.

Dan secara sinkronis, manusia pada masa itu didukung oleh teknologi peralatan batu berupa alat-alat batu serderhana yang termasuk dalam kelompok paleolitik. Sementara itu, alat-alat batu yang demikian tidak ditemukan di Gua Lidah Aer.

Untuk sementara, temuan alat-alat litik di Desa Logas dan Muara Lembu merupakan bagian perjalanan migrasi manusia dan budaya prasejarah sebelum sampai ke gua lidah aer (Payakumbuh) atau lokasi lain yang belum ditemukan atau dikembangkan penelitiannya yang masuk dalam periode prasejarah.

"Kuat dugaan, temuan alat paleolitik Muara Lembu dan Logas ini sebagai bagian dari peralatan pendukung dari manusia prasejarah yang bermigrasi dan kemudian menghuni Gua Lidah Aer pada masa lalu," katanya.

Pengembangan penelitian di daerah, menurut Yoserizal, sangat penting dilakukan. Karena temuan alat-alat litik di Desa Logas dan Muara Lembu ini dapat disimpulkan merupakan temuan baru bagi pengungkapan budaya prasejarah tidak hanya di wilayah Riau, tapi juga kawasan Sumatera.

Selama ini, katanya, di Pulau Sumatera termasuk alat litik sejenis baru terungkap di Bengkulu. Begitu juga bila temuan alat-alat litik ini dikaitkan dengan temuan manusia prasejarah di Gua Lidah Aer (Payakumbuh, Sumatera Barat) dengan pertanggalan sekitar 73.000 BP yang temuannya belum didukung dengan temuan budayanya.

“Bisa jadi temuan alat-alat litik di Desa Logas dan Muara Lembu merupakan bagian perjalanan migrasi manusia dan budaya prasejarah sebelum sampai ke Gua Lidah Aer (Payakumbuh) atau lokasi lain yang belum ditemukan atau dikembangkan penelitiannya yang masuk dalam periode prasejarah,” sebut Yoserizal mengulas kembali hasil penelitian itu.

Untuk mengungkap semua itu ungkapnya, tentu harus dilakukan penellitian yang lebih mendalam melalui serangkaian kegiatan ekskavasi arkeologi.

Dan untuk mengetahui kronologi budaya dari sebaran alat-alat litik tersebut perlu didukung oleh analisis pertanggalan secara laboratoris. Sehingga nantinya diperoleh pertanggalan dari budaya litik yang ada di daerah ini.

“Hasil awal dari penelitian ini kiranya dapat ditindaklanjuti dan didukung oleh semua pihak terutama pemerintah kabupaten dan pemerintah pusat melalui Balai Pelestarian Cagar Budaya Sumbar Riau di Batusangkar serta pihak-pihak yang peduli dengan kebudayaan daerah,” beber Yoserizal.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 2 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 3 Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
  • 4 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 5 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 6 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 7 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 8 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 9 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved