• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kakanwil Kemenag Riau Terima Dua Penghargaan dari Kanwil DJPb
Dibaca : 165 Kali
ASN Kemenag Berperan Wujudkan Agama Maslahah bagi Bangsa dan Negara
Dibaca : 159 Kali
Melalui Pendampingan Perlindungan Merek di Hari Jadi Riau ke-69, Kemenkum Riau Dorong UMKM Naik Kelas
Dibaca : 156 Kali
Kakanwil Kemenkum Riau Pimpin Upacara Tabur Bunga dan Ziarah di Taman Makam Pahlawan
Dibaca : 148 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Satukan Proses Harmonisasi Ranperda dan Ranperkada
Dibaca : 154 Kali

  • Home
  • Meranti

Festival Sagu Nusantara, Lestarikan Peradaban Ekologi Sagu di Meranti

Redaksi
Sabtu, 14 Maret 2020 19:41:57 WIB
Cetak
Wakil Bupati H Said Hasyim juga bersama rombongan Kementerian untuk melihat hasil kerajinan rakyat.
Meranti, Hariantimes.com - Meranti memiliki lahan gambut yang cukup luas dan harus terus dijaga serta dilestarikan.

Untuk itu perlu campur tangan pemerintah daerah hingga pusat untuk menjaga ekosistem gambut agar terus lestari. 

"Sejauh ini Badan Restorasi Gambut (BRG) telah banyak berbuat untuk melestarikan ekosistem gambut khususnya yang berada di Desa Sungai Tohor, Kecamatan Tebing Tinggi Timur. Dengan lestarinya ekosistem gambut, akan memberikan dampak besar dalam mengantisipasi lahan dari kebakaran hutan dan lahan," terang Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Said Hasyim saat membuka Festival Sagu Nusantara dalam rangka Melestarikan Peradaban Ekologi Sagu di Bumi Meranti yang dipusatkan di Lapangan Sanggar Seni Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Desa Sungai Tohor, Sabtu (14/03/2020).

Hadir pada acara ini Dirjend Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup RI RM Karliansyah, Deputy 4 BRG RI Dr Haris Gunawan, Deputy Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi RI Ir Victoria Boru Simanjuntak, Staf Khusus Kementerian LHK RI, Kepala Bappeda Meranti Dr H Makmun Murod, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Meranti Drs H Irmansyah, Kepala Dinas Perkebunan Meranti T Efendi, Kepala Dinas Perindag Meranti Drs Azza Fahroni, Camat Tebing Tinggi Timur Saiful Ikram, Kabag Humas dan Protokol Meranti Rudi MH, Kabag Kesra Sekdakab Meranti Hery Saputra SH, Pabung Bengkalis Mayor P Girsang, Kades Sungai Tohor Efendi, tokoh masyarakat/agama/adat serta ratusan masyarakat yang memadati lokasi acara.

Pembukaan kegiatan Festival Sagu Nusantara di Desa Sungai Tohor, Kecamatan Tebing Tinggi ditandai dengan pembelahan tual Sagu oleh Wakil Bupati bersama Dirjend Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementrian Lingkungan Hidup dan tamu lainnya yang dilanjutkan dengan pembukaan Stand Bazar.

Festival Sagu Nusantara tahun 2020 kali ini mengusung tema "Urung, Rembuk, Konsolidasi dan Silahturahmi Pemangku Kepentingan Dalam Melestarikan Peradaban Ekologi Sagu pada Hutan Gambut demi keberlanjutan Kemandirian dan Kesejahteraan Masyarakat.

"Kami mengucapkan apresiasi kepada panita khususnya masyarakat yang sangat bersemangat untuk memperkenalkan Sagu Meranti, melestarikan dan menjaga ekosistem Gambut dari kerusakan. Festival Sagu Nusantara ini merupakan kali kedua dilaksanakan setelah sebelumnya di tahun 2014 digelar di Jakarta. ini merupakan wujud dukungan Pemkab Meranti dalam mendukung kebijakan pemerintah mewujudkan ketahanan Nasional melalui pengembangan Sagu Meranti," ujar Wabup.

Melalui Festival Sagu Nusantara ini, harap Wabup, mampu menggali potensi pangan lokal khususnya Sagu yang sangat melimpah untuk mendorong ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan Nasional, Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ekosistem gambut dengan tidak merusaknya karena merusak ekosistem sama saja dengan merusak kehidupan. Jika kita merusak ekosistem, maka secara tidak langsung kita sudha merusak kelangsungan kehidupan kita, jadi mari kita jaga alam ini," ajak Wabup.


Selanjutnya Wabup juga bercerita tentang sentra industri Sagu seluas 5 hektare (ha) yang sudah dibangun di wilayah Desa Sungai Tohor, meski sudah ada namun belum dapat difungsikan karena masih ada beberapa fasilitas yang belum selesai. 

"Saat ini Centra Sagu masih butuh beberapa fasilitas lagi seperti gudang untuk menyimpan hasil produksi juga tenaga ahli yang mampu mengelolanya," kata Wabup. Seraya berharap pembangunan sentra Sagu ini dapat segera dituntaskan dan tentunya dengan bantuan Kementrian terkait. Kita masih butuh sekitar 6 hingga 9 miliar lagi. Semoga pusat dapat membantu menuntaskannya," jelas Wabup sembari berharap dengan beroperasinya sentra Sagu Sungai Tohor dapat menjawab harapan masyarakat akan keberadaan pabrik Sagu yang dikelola langsung oleh masyarakat. Sehingga masyarakat benar-benar memperoleh manfaat maksimal dari produksi sagunya.

Selanjutnya kepada Dirjen Kementerian Lingkungan Hidup, Wabup juga mengusulkan bantuan bibit untuk ditanam pada lahan-lahan tidur yang ada diseluruh Meranti, adapun bibit diusulkan adalah yang sesuai untuk lahan Gambut seperti Nenas, Lidah Buaya, Pinang dan tanaman produktif lainnya.

"Gunanya agar lahan tidur ini biaa terus dipantai dan diawasi selain menghasilkan juga bisa mencegah terjadinya kebakaran," pungkas Wabup.

Usulan Wabup tersebut mendapat tanggaan dari Deputy Produksi dan Pemasaran Kementrian Koperasi RI Ir Victoria Boru Simanjuntak. Diakuinya Kementrian Koperasi sangat komit mendukung terwujudnya kedaulatan pangan di Iindonesia dan Meranti sebagai pemasok 80 persen kebutuhan Sagu Nasional sangat layak untuk mendapat perhatian dan dukungan.

Victoria berharap kedepan, Sagu Meranti lebih diberdaya gunakan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat agar masyarakat setempat dapat menikmati manfaat Sagu sebagai karunia tuhan dengan sebesar-besarnya.

Menurut Victoria, mengelola sagu bukan hanya sekedar mengelola tapi harus memikirkan juga dampak lingkungan dan budaya yang sudah menjadi kearifan untuk itu selain memberikan manfaat ekonomi pengelolaan Sagu harus memikirkan juga daat lingkungan.

Menyinggung soal sentra Sagu, dikatakan Viktoria, Kementrian Koperasi siap mensuport asalkan sentra Sagu dikelola oleh Koperasi dan UKM menurutnya dikelola oleh koperasi tentunya akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

"Jika dikelola oleh Koperasi Kementrian dapat memberikan bantuan dana selain itu memberikan pendampingan share pengetahuan tentang bagaimana cara menjalankan bisnis," jelasnya.

Manfaat lainnya jika dikelola Koperasi menurut Victoria akan membuat posisi tawar produk kepada pihak swasta lebih kuat yang otomatis akan dapat menaikan harga Sagu dipasaran.

Untuk hasip produksi sendiri agar dapat dipasarkan secara global sesuai standar Internasional, Kementrian Koperasi diakui Victoria juga siap mengeluarkan sertifikat produk.

"Jadi intinya untuk sukses tidak bisa bekerja sendiri-sendiri tapi harus ada kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan Pusat," paparnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Dirjend Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementrian Lingkungan Hidup RI RM. Karliansyah, atas nama Kementrian LHK, dirinya sangat mengapresiasi terselenggaranya Festival Sagu Nusantara ini sebagai salah satu upaya melestarikan ekosistem Gambut melalui tanaman Sagu.

"Menjaga ekosistem Gambut ini sangat penting karena Gambut dapat menyimpan 90 persen air tanah, jika ini tidak dijaga dan terjadi kekeringan maka dapat memicu Kebakaran Hutan dan Lahan, untuk itu penting dilakukan tata kelola Gambut,"paparnya seraya mengaku sangat setuju atas usulan Wakil Bupati yang mengusulkan bantuan Bibit Nenas dan Lidah buaya untuk menjaga ekosiste, Gambut dari kekeringan guna mencegah karhutla.

Dan yang paling penting dikatakan Karliansyah adalah bagaimana Sagu dapat mendorong terwujudnya swasembada pangan Nasional. Dan setuju jika kedepan Pemerintah Pusat lebih fokus mengembangkan Sagu dibandingkan beras. Alasanya, Sagu dinilai lebih cepat mewujudkan ketahanan pangan Nasional karena produksinya lebih besar dibandingkan beras.

"Jika dibandingkan beras dengan luas lahan yang sama produksi Sagu jauh lebih besar, dan jika dikaji dari segi kesehatan Sagu juga jauh lebih baik," jelasnya.

Dari hasil kajian kesehatan ternyata Sagu dapat menjadi sumber energi, mencegah darah tinggi, meningkatkan kesehatan tulang dan sendi, artinya sangat disarankan bagi orang berusia lanjut.

Sekedar informasi, usai mengikuti kegiatan pembukaan Festival Sagu Nusantara, Wakil Bupati H Said Hasyim juga berkesempatan mengajak rombongan dari Kementerian untuk melihat secara langsung sentra Sagu Desa Sungai Tohor, pada kesempatan itu Wabup sangat mengharapkan dukungan dana dan fasilitas sehingga sentra Sagu tersebut dapat beroperasi dan memberikan manfaat seperti yang diharapkan.(*)

Penulis : Tengku Harzuin


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti

Lantik Pengurus PWI Meranti, Raja Isyam: Jaga Integritas dan Tingkatkan Kompetensi

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Kunker ke Meranti Bersama Gubri, Kapolda Riau: Satkamling Garda Terdepan Menjaga Keamanan Lingkungan

Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti

Dorong Solusi Pemberdayaan Umat, Penaiszawa Kemenag Riau Lakukan Pendampingan Kampung Zakat di Sungai Cina

Tokopedia bersama IZI Riau Salurkan 100 Paket Ramadhan di Wilayah 3T Kepulauan Meranti



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kakanwil Kemenag Riau Terima Dua Penghargaan dari Kanwil DJPb
05 Agustus 2026
ASN Kemenag Berperan Wujudkan Agama Maslahah bagi Bangsa dan Negara
05 Agustus 2026
Melalui Pendampingan Perlindungan Merek di Hari Jadi Riau ke-69, Kemenkum Riau Dorong UMKM Naik Kelas
05 Agustus 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Pimpin Upacara Tabur Bunga dan Ziarah di Taman Makam Pahlawan
05 Agustus 2026
Kanwil Kemenkum Riau Satukan Proses Harmonisasi Ranperda dan Ranperkada
05 Agustus 2026
Dinilai Beratkan Media Startup, SMSI Riau Minta Permenkum 49 Tahun 2025 Dikaji Ulang
05 Agustus 2026
Lagi, UIR Pertahankan Juara 1 Pengelola Laman dan Sosial Media Terbaik Dilingkungan LLDIKTI XVII
05 Agustus 2026
Usai 34 Hari Perawatan Intensif, Gajah "Jovi" Tutup Usia di PLG Minas
04 Agustus 2026
PWI Pusat dan AFPI Bahas Pindar, Inklusi Keuangan dan Perlindungan Publik
04 Agustus 2026
PPI Lestarikan Kekayaan Budaya Melalui Karya Sastra
04 Agustus 2026
TERPOPULER +
  • 1 Pianisril-Zulkifli Ali Juarai Fun Pingpong Competition SKK Migas-EMP-PWI Riau
  • 2 1 Agustus, Menag Ajak Masyarakat Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
  • 3 Perambah Mangrove Ditangkap, Bupati Rohil: Harus Jadi Efek Jera
  • 4 Geram Lihat Mangrove Dirusak, Kapolda Riau: Tidak Ada Toleransi
  • 5 Irjen Pol Herry: Tak Ada Ampun bagi Perusak Alam
  • 6 Ingatkan Calon Komisioner KI Riau Bekerja Penuh Waktu, Zufra Irwan: Jangan Ada Kerja Sambilan
  • 7 Zufra Irwan: Harus Bersih, Tanpa Diwarnai Jatah Fraksi atau Partai Politik
  • 8 Kemenkum Riau Dorong Penyesuaian Regulasi Desa
  • 9 Kemenkum Riau Sinergikan Layanan Hukum Desa
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved