• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
CCEP Indonesia Salurkan Beasiswa Senilai 50.000 Euro bagi Mahasiswa Terdampak Bencana di Sumatera
Dibaca : 152 Kali
Dukung Mobilitas Masyarakat Tanah Putih, Maxim Perkuat Ekspansi di Riau
Dibaca : 390 Kali
Glico WINGS Luncurkan Es Krim Frostbite Potabee, Jadi Pionir Inovasi Pertama di Indonesia
Dibaca : 510 Kali
Kemenkum Riau Perkuat Pengawasan Notaris Melalui Lanjutan Pemeriksaan Protokol
Dibaca : 383 Kali
Para 'Penjaga Energi' Malam Tanpa Tidur Selamatkan Ribuan Sumur dari Mati Suri
Dibaca : 454 Kali

  • Home
  • Sosialita

LAMR Sesalkan Pernyataan Tidak Berempati Akibat Bencana Asap

Redaksi
Selasa, 24 September 2019 17:59:34 WIB
Cetak
Datuk Seri Syahril Abubakar
Pekanbaru, HarianTimes.com - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) menyesalkan pernyataan sejumlah tokoh yang tidak memperlihatkan rasa empati mereka terhadap sebagian besar masyarakat Riau  yang  menderita akibat bencana asap. Tidak saja dipandang dari segi kemanusiaan, secara hirarki pemerintahan pun, pernyataan mereka tersebut tergolong tidak patut.

"Penderitaan warga Riau akibat asap ini makin bertambah dengan pernyataan mereka, bahkan terasa menusuk ke hati," kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (Ketum DPH) LAMR, Datuk Seri Syahril Abubakar, Selasa (24/9/2019). Dia menambahkan, mereka berusaha mempermalukan warga Riau secara nasional karena kedudukan mereka di pemerintahan pusat.

Datuk Seri Syahril Abubakar mencontohkan pernyataan Menko Polhukam Wiranto yang disiarkan sebuah online di Jakarta, pada Rabu (18/9/2019) lalu. Dia menyebutkan  kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Provinsi Riau tidak separah seperti yang beredar di pemberitaan. Kendati diliputi kabut asap, aktivitas warga dianggap normal. 

Selanjutnya, pernyataan Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Irjen Mohammad Iqbal menjelaskan kondisi udara di Pekanbaru, Riau, tidak parah seperti dikabarkan, pada Jumat (20/9/2019) lalu. Kata dia, kualitas udara di Riau bersih.

Begitu pula pernyataan Idris Laena, anggota DPR RI asal Riau. Dia menyebutkan asap Riau terlalu dibesar-besarkan. Walaupun yang bersangkutan telah mengaklarifikasi pernyataannya dengan alasan bahwa dia diwawancarai dua bulan lalu, pernyataannya memperlihatkan ketidaksensitifan sebagai wakil rakyat Riau. 

Datuk Seri Syahril Abubakar mengatakan, pihaknya tidak menuntut apa-apa dari sosok-sosok yang pernyataan mereka tidak berempati tersebut, sebab seharusnya mereka tahu. Tapi yang pasti pernyataan mereka telah melukai hati warga Riau. Malahan, perasaan tersebut bisa melebar sebagai sikap pemerintahan pusat terhadap rakyat di daerah karena mereka merupakan pejabat di pusat. 

Coba saja bayangkan, ujar Datuk Seri Syahril. Pada saat bersamaan, selain didera asap, warga Riau bersama berbagai elemen pemerintahan di daerah ditambah TNI dan Polri, berjibaku memadamkan api. Presiden Datuk Seri Setia Amanah Negara Joko Widodo, malah turun ke Riau untuk ikut menangani asap, pekan lalu.

Sekurang-kurangnya, dua pekan cuaca di Pekanbaru tergolong bahaya bahkan sangat bahaya dengan angka Ispu pada 600-an. Siswa terpaksa diliburkan dan ekonomi jadi terganggu. 

"Jadi benar, asap di Riau itu tetap sebagai sesuatu yang tidak bisa dianggap ringan apalagi terjadi setiap tahun. Tidak saja berdampak sekarang, tetapi berakibat buruk pada masa mendatang karena anak-anak terpaksa menghirup jerebu yang bisa berdampak buruk bagi paru-paru dan otak mereka," kata Datuk Seri Syahril mencontohkan.

Apresiasi LAMR
Sejalan dengan hal itu pula, lanjutnya, LAMR memberi penghargaan tinggi terhadap warga dan aparat pemerintah termasuk TNI dan Polri, yang saat ini berupaya menangani asap. Ini harus ditindaklanjuti dengan langkah pencegahannya pada masa mendatang. 

LAMR sendiri telah mengeluarkan warkah kepada Presiden Datuk Seri Setia Amanah Negara Joko Widodo. 
Di antaranya disebutkan agar Presiden  mengambil langkah maupun tindakan cepat serta progresif dalam mengatasi bencana asap dan kebakaran hutan/lahan. Di samping itu, membentuk Badan Penanggulangan Bencana Asap Nasional secara permanen berkedudukan di Provinsi Riau, bertanggungjawab langsung kepada Tuan Presiden.

Presiden juga diminta menghitung-ulang peruntukan sumberdaya agraria baik untuk kehutanan, perkebunan, pertambangan, maupun untuk penggunaan lainnya, serta mengevaluasi izin pengelolaan hutan (HTI) dan Hak Guna Usaha yang telah diberikan kepada perusahaan. Kemudian, mengembalikan hutan/tanah kepada masyarakat adat yang selama ini dikuasai oleh perusahaan.

Presiden dimibta melibatkan masyarakat adat dalam perencanaan dan pengelolaan hutan dan lahan. Tak ketinggalan menyelesaikan konflik-konflik agraria yang terjadi di tengah-tengah masyarakat adat. (*)


Editor : Dt Hendra Riko Purnomo


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

CCEP Indonesia Salurkan Beasiswa Senilai 50.000 Euro bagi Mahasiswa Terdampak Bencana di Sumatera

Dukung Mobilitas Masyarakat Tanah Putih, Maxim Perkuat Ekspansi di Riau

Glico WINGS Luncurkan Es Krim Frostbite Potabee, Jadi Pionir Inovasi Pertama di Indonesia

Kemenkum Riau Perkuat Pengawasan Notaris Melalui Lanjutan Pemeriksaan Protokol

Para 'Penjaga Energi' Malam Tanpa Tidur Selamatkan Ribuan Sumur dari Mati Suri

Raja Isyam: Menjaga Stabilitas dan Keutuhan NKRI Itu Bisa Melalui Pers

CCEP Indonesia Salurkan Beasiswa Senilai 50.000 Euro bagi Mahasiswa Terdampak Bencana di Sumatera

Dukung Mobilitas Masyarakat Tanah Putih, Maxim Perkuat Ekspansi di Riau

Glico WINGS Luncurkan Es Krim Frostbite Potabee, Jadi Pionir Inovasi Pertama di Indonesia

Kemenkum Riau Perkuat Pengawasan Notaris Melalui Lanjutan Pemeriksaan Protokol

Para 'Penjaga Energi' Malam Tanpa Tidur Selamatkan Ribuan Sumur dari Mati Suri

Raja Isyam: Menjaga Stabilitas dan Keutuhan NKRI Itu Bisa Melalui Pers



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
CCEP Indonesia Salurkan Beasiswa Senilai 50.000 Euro bagi Mahasiswa Terdampak Bencana di Sumatera
30 Januari 2026
Dukung Mobilitas Masyarakat Tanah Putih, Maxim Perkuat Ekspansi di Riau
29 Januari 2026
Glico WINGS Luncurkan Es Krim Frostbite Potabee, Jadi Pionir Inovasi Pertama di Indonesia
29 Januari 2026
Kemenkum Riau Perkuat Pengawasan Notaris Melalui Lanjutan Pemeriksaan Protokol
29 Januari 2026
Para 'Penjaga Energi' Malam Tanpa Tidur Selamatkan Ribuan Sumur dari Mati Suri
28 Januari 2026
Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan 'Retret' Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara di Bogor
28 Januari 2026
Renovasi Rampung, MAN 2 Pekanbaru Siap Perkuat Mutu Pendidikan
28 Januari 2026
Kepatuhan Platform Digital Terhadap Perpres 32/2024 Rendah
28 Januari 2026
Presiden Prabowo Siap Hadiri HPN 2026 di Banten
28 Januari 2026
MAN 1 Pekanbaru Buka PMBM 2026/2027, Tersedia Dua Jalur Penerimaan
28 Januari 2026
TERPOPULER +
  • 1 Glico WINGS Luncurkan Es Krim Frostbite Potabee, Jadi Pionir Inovasi Pertama di Indonesia
  • 2 Komisi XII DPR RI Apresiasi Inovasi Teknologi PHR dalam Menjaga Ketahanan Energi Nasional
  • 3 Kedepankan Pelayanan Humanis, Polda Riau Buka Call Center 24 Jam
  • 4 Pemilihan Gubernur, Dari Desentralisasi ke Sentralisasi (Bagian II)
  • 5 Memaknai Putusan MK, Wartawan tak Dapat Dituntut
  • 6 Sumatera Mulai Memanas, Kemenhut Turunkan Manggala Agni
  • 7 Genap 3 Tahun Beroperasi, PT APGWI Berhasil Tingkatkan Produksi Wilayah Kerja West Kampar
  • 8 PRB 2026 Diikuti 1.578 Peserta, M Job Kurniawan: Langkah Nyata Menjawab Kebutuhan Masyarakat
  • 9 Mahasiswa Spesialis Medikal Bedah Unimus Bersama Tenaga Klinik dan Dosen Kembangkan Terapi Kombinasi Aromaterapi Lavender dan Latihan Napas
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved