• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Ribuan Pelari Ramaikan Siak Run 2026, Pemkab Siak Dorong Sport Tourism
Dibaca : 212 Kali
LAM Riau Dorong Budaya Melayu Diakui UNESCO
Dibaca : 217 Kali
Lepas Arak-arakan Keberagaman HKN 2026, Fadli Zon Hentakkan Cokmar LAMR Tiga Kali
Dibaca : 219 Kali
Karhutla Melanda Riau, Mafirion Ajak Santri Perkuat Solidaritas dan Jaga Lingkungan
Dibaca : 199 Kali
Perhati-BKL Gelar Kaderisasi Siswa Sadar Bising di SMAN 2 Tualang
Dibaca : 188 Kali

  • Home
  • Sosialita

Dua Sastrawan Riau Bedah Novel 'Selak Bidai Lepak Subang Tun Irang'

Redaksi
Senin, 29 Juli 2019 00:44:30 WIB
Cetak
Bedah novel di Taman Sastra SMK Labor, Pekanbaru, Minggu (28/07/2019) pagi.
Pekanbaru, Hariantimes.com - Dua sastrawan Riau masing-masing Bambang Kariyawan dan DM Ningsih membedah novel sejarah Melayu 'Selak Bidai Lepak Subang Tun Irang' karya Datuk Seri Rida K Liamsi.

Acara yang diprakarsai FLP Riau ini berlangsung di Taman Sastra SMK Labor, Pekanbaru, Minggu (28/07/2019) pagi.

Sejumlah sastrawan Riau dan pegiat sastra dari kalangan siswa dan FLP Riau tampak hadir dan terlibat dalam diskusi bedah buku tersebut. Di antaranya sastrawan Fakhrunnas MA Jabbar, Azmi R Fatwa, Hening Wicara, Alam Terkembang, Zulfahmi, Kepala SMP Luar Biasa dan Kepala SMK Labor, Hendri.

Pada acara yang sama, sastrawan Fakhrunnas MA Jabbar menyerah dua buku masing-masing buku puisi 'Airmata Musim Gugur' dan buku cerpen 'Lembayung Pagi, 30 Tahun  Kemudian' kepada Kepala SMK Labor, Hendri untuk perpustakaan sekolah.

Sementara Novel sejarah Melayu 'Selak Bidai Lepak Subang Tun Irang' karya Datuk Seri Rida K. Liamsi yang dibedah ini merupakan komitmen ke-Melayuan yang berlatar sejarah yang kaya akan referensi sejarah dalam memperkenalkan sastra Melayu ke publik yang luas. 

Namun, novel Selak Bidai sebagaimana hampir ditemukan dalam novel-novel Rida terdahulu yang sarat nilai sejarah dan kara-kata arkhaik Melayu tersebut agak sulit dicerna oleh pembaca di luar Melayu Riau karena keterbatasan pemahaman mengenai sejarah Melayu. Namun keberadaan novel ini cukup berperan dalam mengenalkan nilai-nilai sejarah Melayu ke publik. Walaupun novel-novel Rida sangat baik menjadi sumber telaah bagi para sejarahwan di mana saja.

Bambang Kariyawan yang membentangkan makalah berjudul 'Perempuan, Dendam dan Haluan Sejarah' lebih menitikberatkan nilai-nilai sejarah  Melayu yang rinci dengan peran sosok perempuan di dalamnya.

Kariyawan mengakui bagi pembaca yang tidak memiliki referensi sejarah Melayu terutama di bekas Kerajaan Melayu Riau-Lingga dan Johor akan sulit memahami alur cerita dan konflik politik yang berbancuh dengan kisah percintaan dalam hubungan istana kerajaan. 

Begitu pula, kata Karitawan,  kehebatan Rida dalam mengangkat kata-kata arkhais Melayu lama yang sulit dicarikan padanan katanya dalam kamus bahasa Indonesia modern bisa menyulitkan para pembaca untuk mendalami dan menyukai novel  Rida yang keempat setelah Bulang Cahaya, Megat, dan Mahmud, Sang Pemberontak ini.

Dalam prediksi Bambang Kariyawan, ke depan Rida K. Liamsi masih tunak mengangkat sosok perempuan yang lain  dalam novel sejarah Melayunya. Sebutlah di antaranya Engku Putri Hamudah, Tengku Embung Fatimah dan masih banyak lagi.

Sementara DM. Ningsih  lebih menitiberatkan resistensi perempuan yang dalam novel Selak Bidai  ini direpresentasikan oleh  Tun Irang  dengan segala konflik politik yang dibumbui tragedi percintaan di kalangan istana dan kerajaan Melayu masa lalu.

Dalam sesi diskusi, Fakhrunnas MA Jabbar memuji ketunakan Rida dalam mengangkat nilai-nilai sejarah Melayu denfan yokoh-tokoh yang khas serta mengangkat kata-kata arkhais Melayu yang mulai tenggelam. Namun, Fakhrunnas yang juga dibenarkan Bambang Karitawan, menyayangkan Rida hampir tidak memberikan penjelasan tentang kata arkhais Melayu yang dipergunakannya itu termasuk judul novel 'Selak Bidai Lepak Subang Tun Irang.'

Hal senada diungkapkan sastrawan perempuan Hening Wicara yang membandingkan  novel Rida  ini debfan novel-novel Andrea Hirata yang berdampak dalam mengangkat aspek pariwisara daerah di Bangka-Belitung. Hal ini boleh jadi sulitnya memahami alur cerira dan tokoh-tokoh dalam novel-novel Rida K. Liamsi.

Sedangkan, Azmi R. Fatwa lebih memandang jarangnya para pengarang Riau termasuk Rida yang mengangkat aspek ekonomi seperti penggunaan mata uang dinar dan dirham pada masa kerajaan Melayu dulu. Sebutlah kisah Sultan Syarif Kasim II dari Kerajaan Siak Sriindrapura yang pernah menyumbangkan 13 juta gulden Belanda ke pemerintah Indonesia melalui Presiden Soekarno di awal kemerdekaan.(*)


Editor : Zulmiron


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

LAM Riau Dorong Budaya Melayu Diakui UNESCO

Lepas Arak-arakan Keberagaman HKN 2026, Fadli Zon Hentakkan Cokmar LAMR Tiga Kali

Karhutla Melanda Riau, Mafirion Ajak Santri Perkuat Solidaritas dan Jaga Lingkungan

Perhati-BKL Gelar Kaderisasi Siswa Sadar Bising di SMAN 2 Tualang

Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperwako Strategi Sanitasi Kota Pekanbaru 2025–2029

Kanwil Kemenkum Riau Dalami Isu Krusial Satu Data Indonesia untuk Perkuat Kualitas Regulasi

LAM Riau Dorong Budaya Melayu Diakui UNESCO

Lepas Arak-arakan Keberagaman HKN 2026, Fadli Zon Hentakkan Cokmar LAMR Tiga Kali

Karhutla Melanda Riau, Mafirion Ajak Santri Perkuat Solidaritas dan Jaga Lingkungan

Perhati-BKL Gelar Kaderisasi Siswa Sadar Bising di SMAN 2 Tualang

Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperwako Strategi Sanitasi Kota Pekanbaru 2025–2029

Kanwil Kemenkum Riau Dalami Isu Krusial Satu Data Indonesia untuk Perkuat Kualitas Regulasi



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Ribuan Pelari Ramaikan Siak Run 2026, Pemkab Siak Dorong Sport Tourism
18 Oktober 2026
LAM Riau Dorong Budaya Melayu Diakui UNESCO
18 Oktober 2026
Lepas Arak-arakan Keberagaman HKN 2026, Fadli Zon Hentakkan Cokmar LAMR Tiga Kali
18 Oktober 2026
Karhutla Melanda Riau, Mafirion Ajak Santri Perkuat Solidaritas dan Jaga Lingkungan
17 Oktober 2026
Perhati-BKL Gelar Kaderisasi Siswa Sadar Bising di SMAN 2 Tualang
17 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Harmonisasi Ranperwako Strategi Sanitasi Kota Pekanbaru 2025–2029
16 Oktober 2026
Evaluasi Realisasi APBD Per September 2026, Pemkab Siak Optimalkan Aset Daerah dan PAD
16 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dalami Isu Krusial Satu Data Indonesia untuk Perkuat Kualitas Regulasi
16 Oktober 2026
Tingkatkan Kapasitas ASN Berbasis Assessment, Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Program JELAJAH
16 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Kolaborasi Melalui Inovasi PASIH PERDA
15 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Pemkab Siak Terima Alokasi Anggaran Dukungan Verval untuk Penguatan KDKMP
  • 2 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Dampak Kebijakan Indikasi Geografis di Sumbar
  • 3 Keliling Empat Kampung, Wabup Siak Syamsurizal Serahkan Bantuan ke Lansia dan Disabilitas di Sungai Apit
  • 4 HUT ke-27 Kabupaten Siak, Diskominfo Salurkan Sembako ke Lansia dan Warga Membutuhkan
  • 5 Jaga Identitas dan Warisan Budaya Melayu, Disdik Siak Dorong Pelajar Mainkan Kompang dari Sekolah
  • 6 Investasi Rp1,6 Triliun Masuk KITB, Bupati Siak Afni Meminta Perusahaan Memprioritaskan Masyarakat Lokal
  • 7 PT ORI Tanam Investasi Rp1,6 Triliun di KITB Siak, Bupati Afni: Akan Banyak Investasi Lagi
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengembangan Nanas Kualu Kampar Menuju Indikasi Geografis
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Meeting Pengukuran Maturitas Kekayaan Intelektual 2026
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved