PILIHAN
+
Kemenag Riau Launching Gerakan Wakaf Uang di Meranti
Dibaca : 214 Kali
Dewan Pers Keluarkan Seruan Terkait Pemberitaan Unjuk Rasa di Jakarta
Dibaca : 203 Kali
Rektor Unri Terima Baznas Award Kampus Mitra Terbaik 2025
Dibaca : 292 Kali
PT APGWI Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba Bersama Polsek Rokan IV Koto
Dibaca : 210 Kali
Menag: Jangan Diam, Bangun Citra Lembaga Lewat Humas!
Dibaca : 245 Kali
Wakapolresta Pekanbaru Hadiri Pelantikan Pengurus ISNU

Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata, S.I.K saat menghadiri Pelantikan Pengurus ISNU Pekanbaru di Hall Bapedda Kantor Walikota Pekanbaru Jalan Sudirman
PEKANBARU, HarianTimes.Com - Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata, S.I.K menghadiri kegiatan Pelantikan Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Pekanbaru di Hall Bapedda Kantor Walikota Pekanbaru Jalan Sudirman, Sabtu pagi (18/08) pukul 09.00 WIB.
Selain menghadiri acara, Wakapolresta Pekanbaru sebagai narasumber seminar yang diadakan oleh ISNU dengan tema Menangkal Redakalisme dan Terorisme Dalam Dunia Pendidikan. Narasumber selanjutnya yaitu Rektor UIN Suska Riau Prof. Dr. K.H. Akhmad Mujahidin, MA dan Ketua umum ISNU DR. H. Ali Masykur Musa, M.Si.
AKBP Edy Sumardi P SIK dalam memberikan materinya menyampaikan tentang apa itu Redikalisme, Indikasi terjadinya Radikal, Radikalisme Keagamaan, Faktor yang dapat menyulut Radikalisme, Faktor yang dapat menimbulkan Radikalisme, bagaimana cara pencegahan Terorisme, tentang strategi lanjutkan, Bagaimana peran tokoh agama dan tentang bagaimna peran pemuda.
Selanjutnya, mantan Kapolres Kampar ini mengajak kepada peserta seminar untuk dapat mengambil strategi secara sosial budaya yaitu dengan menguatkan nilai-nilai yang berkembang didalam masyarakat sebagai identitas bangsa Indonesia yang cinta damai, rukun, saling menghormati dan mencintai bangsanya.
Terus dengan cara Psikologi yaitu menguatkan sikap mental masyarakat agar memiliki jiwa yang tegar dan pantang menyerah, tidak mengulangi aksi bagi mantan teroris, dan tidak memiliki rasa dendam di kemudian hari.***(rls/hrp)
Tulis Komentar