• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan BKN Pekanbaru
Dibaca : 152 Kali
Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah
Dibaca : 150 Kali
Gelar Rakor Pendidikan Madrasah, Kemenag Riau Perkuat Pelaksanaan Asta Protas
Dibaca : 159 Kali
Tinjau Kondisi TPI Pasir Tiku, Mahyeldi: Keberadaan Pabrik Es Dinilai Penting
Dibaca : 195 Kali
Puluhan UMKM Ikuti Bimtek Peningkatan Kewirausahaan di Matur
Dibaca : 215 Kali

  • Home
  • Riau

Di Tengah Oversupply Global, Sambu Group Tetap Serap Kelapa Petani Inhil

Zulmiron
Rabu, 29 Juli 2026 19:44:48 WIB
Cetak
Corporate Communication Manager PT Sambu Group, Dwianto Arif W saat bersilaturahmi dengan jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau di Kantor PWI Riau, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Rabu (29/07/2026).

Pekanbaru, Hariantimes.com - PT Sambu Group menegaskan komitmennya untuk tetap menyerap seluruh hasil panen kelapa petani di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Meski industri pengolahan kelapa tengah menghadapi tekanan akibat melimpahnya pasokan (oversupply) dan melemahnya harga komoditas di pasar global.

Komitmen tersebut disampaikan Corporate Communication Manager PT Sambu Group, Dwianto Arif W saat bersilaturahmi dengan jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau di Kantor PWI Riau, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Rabu (29/07/2026).

Menurut Dwianto, kondisi panen raya membuat pasokan kelapa dari masyarakat meningkat signifikan. Di sisi lain, harga kelapa dunia mengalami penurunan akibat melimpahnya produksi di berbagai negara produsen. Kendati demikian, PT Sambu tetap membuka pintu bagi seluruh kiriman kelapa dari petani.

Baca Juga :
  • Jaga Hubungan dengan Pelanggan agar Tetap Loyal, Kunci Keberhasilan Wirausaha
  • Program MALIKA, PDC Edukasi Warga Desa Bangko dan Duri Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Lilin Aromaterapi
  • Lewat PLN Mobile, PLN Promo Merdeka Day Berupa Diskon Biaya Tambah Daya 50 Persen

"Komitmen kami adalah tetap menyerap kelapa dari petani. Kami memahami jika pasokan tidak diterima, petani akan kesulitan menjual hasil panennya. Karena itu, seluruh kiriman kelapa tetap kami tampung," ujarnya menjelaskan, penurunan harga kelapa bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga dialami negara-negara produsen seperti Malaysia, Vietnam, dan Filipina. Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah daerah penghasil kelapa di dalam negeri, seperti Sulawesi, Kalimantan Selatan, dan Palembang.

Menurut Dwianto, PT Sambu kerap menjadi sasaran kekecewaan masyarakat karena merupakan satu-satunya industri pengolahan kelapa terpadu yang masih bertahan di Inhil. Padahal, harga kelapa sepenuhnya ditentukan oleh mekanisme pasar internasional, bukan oleh perusahaan.

"Harga kelapa di seluruh dunia sedang turun karena pasokan melimpah. Di Sulawesi bahkan sempat berada di kisaran Rp1.500 per kilogram. Karena di Inhil off-taker praktis hanya kami, perusahaan sering dijadikan kambing hitam seolah-olah kami yang menentukan harga. Padahal, harga ditentukan oleh pasar global," jelas Dwianto menambahkan, kondisi saat ini berbeda dengan tahun lalu.

Pada periode sebelumnya terjadi panen kecil sehingga pasokan terbatas, sementara permintaan dari luar negeri, terutama Tiongkok dan Malaysia, sangat tinggi. Akibatnya, pembeli asing langsung turun ke sentra produksi. Sebaliknya, pada musim panen raya tahun ini, permintaan ekspor cenderung melemah sehingga memicu penurunan harga.

Untuk menjaga keberlangsungan usaha sekaligus mendukung kesejahteraan petani, PT Sambu terus melakukan berbagai inovasi. Selain itu, PT Sambu mengembangkan produk Coconut Water Concentrate untuk pasar ekspor, memproduksi air kelapa kemasan bagi sejumlah merek internasional melalui skema maklon, mengolah tempurung kelapa menjadi arang aktif sebagai bahan baku industri kosmetik di Korea Selatan, serta memanfaatkan limbah sabut kelapa sebagai biomassa untuk mengurangi penggunaan batu bara dan menekan emisi karbon.

Dwianto juga mengajak media turut memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai rantai pasok industri kelapa. Menurutnya, pembentukan harga di tingkat petani dipengaruhi banyak faktor, mulai dari kondisi pasar global hingga peran pengepul dan penyedia jasa transportasi.(*)

Penulis: Zulmiron


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kanwil Kemenkum Riau Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Seleksi

Kurangi Sengketa Informasi Publik, Komisioner KI Riau Intensifkan Pembinaan PPID Kabupaten/Kota

Langgar Ketentuan Keimigrasian, Warga Malaysia Dideportasi

PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides

Syahrul Aidi Dorong Pemprov Riau Perkuat Kerjasama Pendidikan, Tenaga Kerja dan Investasi dengan Jepang

BMKG Deteksi Kabut Asap Kiriman dari Wilayah di Sebelah Selatan Riau

Kanwil Kemenkum Riau Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Seleksi

Kurangi Sengketa Informasi Publik, Komisioner KI Riau Intensifkan Pembinaan PPID Kabupaten/Kota

Langgar Ketentuan Keimigrasian, Warga Malaysia Dideportasi

PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides

Syahrul Aidi Dorong Pemprov Riau Perkuat Kerjasama Pendidikan, Tenaga Kerja dan Investasi dengan Jepang

BMKG Deteksi Kabut Asap Kiriman dari Wilayah di Sebelah Selatan Riau



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan BKN Pekanbaru
22 September 2026
Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah
22 September 2026
Gelar Rakor Pendidikan Madrasah, Kemenag Riau Perkuat Pelaksanaan Asta Protas
22 September 2026
Tinjau Kondisi TPI Pasir Tiku, Mahyeldi: Keberadaan Pabrik Es Dinilai Penting
21 September 2026
Puluhan UMKM Ikuti Bimtek Peningkatan Kewirausahaan di Matur
21 September 2026
Juara II MTQ Nasional 2026, Afif Muhammad Thoifur Dapat Hadiah Umrah
21 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Seleksi
21 September 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Tekankan Dedikasi dan Integritas
21 September 2026
Kurangi Sengketa Informasi Publik, Komisioner KI Riau Intensifkan Pembinaan PPID Kabupaten/Kota
21 September 2026
MoU Disiapkan di Rapimprov, Kadin Riau-Pegadaian Perkuat Sinergi
21 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
  • 2 PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Perkenalkan Inovasi HARMONITAS
  • 4 Silaturahmi dengan SMSI Riau, Fikri Fardhian: Media Mitra Strategis dalam Menyampaikan Informasi yang Akurat ke Masyarakat
  • 5 Di Tengah Disrupsi AI, Syahrul Aidi: Kolaborasi Jadi Kunci Menjaga Pers
  • 6 Perkenalkan Diri ke PWI, Fikri Fardhian: Hubungan PHR dengan Insan Pers Harus Terjalin Seperti Saudara
  • 7 Syahrul Aidi Dorong Pemprov Riau Perkuat Kerjasama Pendidikan, Tenaga Kerja dan Investasi dengan Jepang
  • 8 MNK Rokan Tonggak Baru Pionir Pengembangan MNK Indonesia oleh Pertamina
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Persiapkan Mediasi Dugaan Pelanggaran Indikasi Geografis Kopi Liberika Meranti
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved