• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina
Dibaca : 183 Kali
Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan
Dibaca : 206 Kali
Buka IGIC 2026, Menag: Mari Kita Jadikan Masjid sebagai Meeting Point
Dibaca : 212 Kali
Juara Umum PORSENIJAR Riau 2026, Kontingen PGRI Siak Borong 7 Medali Emas
Dibaca : 205 Kali
Mahadar: Mari Perkuat Solidaritas dan Persaudaraan Guru
Dibaca : 202 Kali

  • Home
  • Sosialita

Usung Tema Penyair Merawat Bumi

KSRS Gelar Pentas Seni Konservasi

Redaksi
Ahad, 14 April 2019 17:31:38 WIB
Cetak
Salah satu adegan Teater konservasi oleh Komunitas Seni Rumah Sunting (KSRS) dalam Ngopi Literasi Konservasi.
Pekanbaru, Hariantimes.com - Komunitas Seni Rumah Sunting (KSRS) menggelar pentas Seni Konservasi di halaman Kafe J, Kantor Jikalaharidi Jalan Kamboja, Panam, Pekanbaru, Sabtu (13/04/2019) malam.

Kegiatan yang didukung Jikalahari ini diawali dengan Ngopi Literasi Konservasi.  

Kegiatan ini dilaksanakan sempena hari jadi Rumah Sunting ke-7, sekaligus memperingati Hari Bumi. 

"Terlaksananya kegiatan ini dengan baik, karena Rumah Sunting didukung oleh Jikalahari. Sehingga seluruh kegiatan dipusatkan di kantor Jikalahari tersebut," sebut Oimpinan Rumah Sunting yang juga Ketua Penyair Perempuan Indonesia (PPI), Kunni Masrohanti kepada hariantimes.com.
      
Kunni juga menyampaikan, kegiatan diawali dengan diskusi yang mengusung tema Penyair Merawat Bumi. Tema ini dipilih, karena selama ini antara pegiat lingkungan dan sastrawan serta penyair belum satu hati memainkan perannya dalam menjaga lingkungan atau merawat bumi. 
     
''Sebagian besar penyair belum menganggap persoalan lingkungan sebagai objek penting yang harus mereka dengungkan dalam karya puisi.  Mereka menganggap sudah ada  orang lain yang ngurusi itu. Begitu juga teman-teman pegiat lingkungan atau aktivis lingkungan,  mereka belum menganggap puisi atau karya sastra sebagai jalan dalam mengampanyekan pentingnya merawat bumi. Padahal persoalan lingkungan adalah persoalan bersama. Buruk lingkungan, asap dan banjir  semua merasakan dampaknya. Saya berharap  dengan diskusi dan bincang ringan seperti ini akan saling membuka mata hati penyair dan aktivis lingkungan bahwa peran mereka sama, bisa saling berkolaborasi,'' beber Kunni.

Diskusi yang dimoderatori Syamsir alias Icamp Dompas, seniman dan pegiat literasi bersama Rumah Sunting ini juga menghadirkan pembicara lain. Yakni penyair Fakhrunnas MA Jabbar, Direktur Walhi Riau Riko Kurniawan dan Wakil Koordinator Jikalahari,  Okto Yugo.  Fakhrunnas membeberkan tentang karya-karya penyair yang berhubungan dengan lingkungan dan pengaruhnya.  
     
''Upaya penyair dalam merawat bumi ya sebatas menyuarakan lewat karyanya dengan harapan akan dibaca dan didengar serta mampu mengetuk hati para pemegang kebijakan, mengajak orang banyak untuk peduli lingkungan.  Aksi langsung tidak bisa. Tapi itu sangat penting dan besar pengaruhnya, bahkan mampu memutus mata rantai kebiasaan buruk merusak lingkungan dari generasi sekarang ke generasi berikutnya,'' kata Fakhrunnas. 
     
Sementara, Riko dan Okto bercerita banyak temtang kondisi lingkungan. Tidak hanya kondisi hutan Riau yang sudah banyak hilang tapi juga perubahan iklim akibat rusaknya lingkungan tersebut. 

''Dulu, kita bisa memastikan musim hujan itu terjadi pada bulan-bulan berakhiran ber Seperti Oktober,  November dan seterusnya. Sekarang tak bisa. Iklim tak menentu karena lingkungan yang mulai tak terawat.  Suhu bumi jadi panas. Hutan habis dibabat," kata Riko yang diperjelas dengan berbagai temuan kerusakan lingkungan oleh Jikalahari seperti yang dibeberkan Okto. 
      
Penjelasan demi penjelasan tentang kondisi lingkungan dan hutan Riau ini menjadi sesuatu yang baru bagi penyair dan pegiat literasi yang hadir sehingga mengundang mereka untuk berbicara juga.  Ada penyair muda Muhammad De Putra, Ketua Sindikat Kartunis Riau (Sikari)  dan Sekjen,  Furqon Elwe dan Eko Faizin,  guru,  siswa,  Mapala,  pegiat seni dan perwakilan berbagai komunitas yang hadir termasuk dari Pelalawan dan Kampar.  Diskusi semakin hangat dan baru ditutup beberapa saat sebelum azan magrib. Kegiatan secara menyeluruh baru berakhir pukul 22.00 WIB dengan berbagai pementasan seni konservasi seperti musik,  tari,  teater dan puisi.(*/ron)


[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Implementasi Pedoman dan Aplikasi SIKIDA

Kanwil Kemenkum Riau dan Universitas Riau Tingkatkan Kapasitas ASN

Kanwil Kemenkum Riau Dukung Pemutakhiran Data dan Pengembangan Kompetensi Secara Elektronik

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Dialog Interaktif dan Penguatan Evaluasi Kinerja Kemenkum

PLN UID Riau-Kepri Gandeng Komunitas EV

Optimalisasi Capaian Kinerja B09, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Rapat Anev Kinerja Kemenkum

Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Implementasi Pedoman dan Aplikasi SIKIDA

Kanwil Kemenkum Riau dan Universitas Riau Tingkatkan Kapasitas ASN

Kanwil Kemenkum Riau Dukung Pemutakhiran Data dan Pengembangan Kompetensi Secara Elektronik

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Dialog Interaktif dan Penguatan Evaluasi Kinerja Kemenkum

PLN UID Riau-Kepri Gandeng Komunitas EV

Optimalisasi Capaian Kinerja B09, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Rapat Anev Kinerja Kemenkum



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Syahrul Aidi: Indonesia Tetap Konsisten Berdiri Bersama Rakyat Palestina
26 September 2026
Memelihara Alam Semesta, Menag Minta Para Imam Gunakan Pendekatan Keagamaan
26 September 2026
Buka IGIC 2026, Menag: Mari Kita Jadikan Masjid sebagai Meeting Point
26 September 2026
Juara Umum PORSENIJAR Riau 2026, Kontingen PGRI Siak Borong 7 Medali Emas
26 September 2026
Mahadar: Mari Perkuat Solidaritas dan Persaudaraan Guru
26 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Implementasi Pedoman dan Aplikasi SIKIDA
25 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau dan Universitas Riau Tingkatkan Kapasitas ASN
25 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Dukung Pemutakhiran Data dan Pengembangan Kompetensi Secara Elektronik
25 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Dialog Interaktif dan Penguatan Evaluasi Kinerja Kemenkum
25 September 2026
PLN UID Riau-Kepri Gandeng Komunitas EV
25 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Analisis Evaluasi Dampak Kebijakan Pemeriksaan Majelis Pengawas Notaris
  • 2 Kakanwil Kemenkum Riau Berikan Masukan Perubahan Permenkum Nomor 11 Tahun 2026
  • 3 FORMAS Bersama BSPIA akan Gelar Indonesia-China Digital City & Security Technology Application Forum 2026
  • 4 PLN Bersama Pemprov Riau Kementerian Terkait Perkuat Sinergi Mempercepat Program Lides
  • 5 Kanwil Kemenkum Riau Perkenalkan Inovasi HARMONITAS
  • 6 Silaturahmi dengan SMSI Riau, Fikri Fardhian: Media Mitra Strategis dalam Menyampaikan Informasi yang Akurat ke Masyarakat
  • 7 Di Tengah Disrupsi AI, Syahrul Aidi: Kolaborasi Jadi Kunci Menjaga Pers
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Sosialisasi Bantuan Hukum Pro Bono bagi Tahanan dan Pelaksanaan Pidana Alternatif
  • 9 Perkenalkan Diri ke PWI, Fikri Fardhian: Hubungan PHR dengan Insan Pers Harus Terjalin Seperti Saudara
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved