• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 269 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 290 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 243 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 351 Kali
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
Dibaca : 353 Kali

  • Home
  • Sosialita

UAS Apresiasi Hasil Riset EDC Tim Peneliti Unri

Zulmiron
Rabu, 19 November 2025 19:50:00 WIB
Cetak
Assoc Prof Dr Rahmad Kurniawan bersama Prof Dr H Abdul Somad Lc DESA PhD pada Uji Coba Aplikasi Evaluasi Dakwah Cerdas.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Ustadz Prof Dr H Abdul Somad Lc DESA PhD (UAS) mengapresiasi hasil riset “Evaluasi Dakwah Cerdas” (EDC) yang dikembangkan oleh tim peneliti Universitas Riau (Unri) yang bermitra dengan Majelis Ulama Indonesia Provinsi Riau.

Sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) tersebut dirancang untuk mengukur kualitas dakwah secara lebih objektif, partisipatif dan berbasis data.

Dalam kunjungan langsung ke kediaman UAS di Pesantren Ma’had Az-Zahra, Ketua Tim Peneliti Assoc Prof Dr Rahmad Kurniawan ST MIT mendemonstrasikan cara kerja aplikasi Evaluasi Dakwah Cerdas (dapat diakses di https://eval.expert.web.id) yang terintegrasi dengan Peta Dakwah Cerdas yang sebelumnya telah dikembangkan timnya di tahun 2024.

“Alhamdulillah, sekarang saya bersama Tuan Guru Ustaz Prof H Abdul Somad, Lc.DESA PhD. Kami sedang melakukan User Acceptance Test Evaluasi Dakwah Cerdas yang merupakan lanjutan penelitian kita tahun 2014. Sekarang berkembang menjadi Evaluasi Dakwah Cerdas,” ujar Dr Rahmad dalam pemaparan di hadapan Ustaz Abdul Somad.

Baca Juga :
  • Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Dr. Rahmad menjelaskan, melalui aplikasi ini jamaah dapat memberikan penilaian berupa rating dan komentar setelah ceramah atau khotbah selesai. Umpan balik tersebut kemudian dianalisis secara otomatis menggunakan algoritma kecerdasan buatan (AI), topic modeling dan sentiment analysis untuk merangkum ribuan komentar menjadi topik-topik utama yang sedang “trending” secara real time.

“Rating dan komentar jamaah akan diproses oleh Artificial Intelligence (AI) sehingga tersimpul tema-tema utama yang muncul. Hasilnya bisa dilihat oleh penceramah, pengurus masjid dan juga pengurus MUI di kabupaten/kota hingga provinsi. Tujuannya hanya satu: meningkatkan kualitas dakwah dan menguatkan hubungan da’i dengan jamaah,” tambahnya.

Menanggapi pemaparan tersebut, UAS menyatakan bahwa aplikasi Evaluasi Dakwah Cerdas menjadi solusi penting untuk membantu para penceramah melakukan muhasabah dan peningkatan kualitas dakwah.

“Penelitian yang dibuat oleh Dr. Rahmad dan kawan-kawan sangat bagus, saya sebagai Ustaz tidak bisa menilai diri saya, yang menilai saya orang lain. Tapi jamaah juga segan, sungkan untuk menilai Ustaz. Jadi aplikasi EDC ini, saya sebagai Ustaz bisa mengukur diri saya tentang kualitas, tentang efisiensi waktu, tentang tema-tema yang saya sampaikan.” ujar UAS.

Menurut beliau, aplikasi tersebut menjadi “penengah” antara berbagai pihak dalam ekosistem dakwah. “Dia menjadi penengah komunikasi yang muncul antara pengurus masjid, antara jemaah dan ulama” lanjutnya.

UAS juga mencontohkan bagaimana algoritma pada sistem ini dapat mengungkap makna tematik yang lebih dalam dari ceramah. “Saya sebagai Ustaz mungkin hanya cerita tentang akhlak atau hal-hal haram. Ternyata, EDC bisa mengungkapkan bahwa saya juga dinilai tentang kepedulian terhadap lingkungan. Saya bisa pernah menyampaikan tentang alam, tentang menjaga ekosistem. Jadi, amat sangat baik,” tuturnya.

Bagi Dr. Rahmad dan tim peneliti UNRI, apresiasi dan dukungan langsung dari Ustaz Abdul Somad menjadi penguatan moral sekaligus legitimasi penting bahwa riset yang mereka lakukan tidak berhenti di tataran akademik, melainkan menyentuh kebutuhan nyata lapangan.

Ke depan, Sistem Evaluasi Dakwah Cerdas diharapkan dapat terintegrasi penuh dengan Peta Dakwah Cerdas, sehingga pengelolaan penugasan ulama, pemetaan isu sosial, serta evaluasi kualitas dakwah dapat dilakukan dalam satu ekosistem digital yang terpadu, transparan dan akuntabel.
(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Perdana Digelar, Kakanwil Kemenag Riau Harap Lomba Kaligrafi Mampu Hidupkan Seni Al-Qur’an di Masyarakat

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Perdana Digelar, Kakanwil Kemenag Riau Harap Lomba Kaligrafi Mampu Hidupkan Seni Al-Qur’an di Masyarakat



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 2 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 3 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 4 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 5 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
  • 6 Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim
  • 7 Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
  • 8 Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM
  • 9 Buka Puasa Bersama, Ketum PWI Ajak Wartawan Jaga Kejernihan Berpikir
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved